NovelToon NovelToon
Mendadak Menikah

Mendadak Menikah

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:521.7k
Nilai: 5
Nama Author: Myhani

Ashallina cerry, gadis yatim piatu yang sejak kecil tinggal di panti asuhan.

Karena kebaikan hatinya yang pernah menolong seorang kakek. Lalu suatu hari kakek itu memintanya menikah dengan cucu nya. Pewaris kelurga Prasetya. Darrel Arka Prasetya.

Akankah Ashallina gadis yang baru berumur 17 tahun dan kini masih duduk di bangku SMA itu menerima permintaan kakek tersebut?

Dan

Akankah Darrel, sang tuan muda yang kini sudah berumur 27 tahun mau menuruti keinginan kakeknya dengan menikahi gadis kecil yang sama sekali tidak ia kenal?

Bagaimana kisah mereka selanjutnya??

Ikuti kisahnya!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Myhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

"Sha, aku minta maaf, aku gak ngertiin keadaan kamu! " Darrel berlutut di depan Cerry yang tengah duduk di sofa yang ada di kamar mereka.

Cerry hanya melirik suaminya. Bibirnya masih terkatup rapat, ia sama sekali tak berniat menjawab perkataan Darrel.

"Iya aku salah, dengan memudahkan segalanya dengan uang tanpa memikirkan bagaimana perjuangan di balik itu semua. " Darrel menggenggam tangan Cerry "aku ijinin kamu sekolah sampai UAN, tapi setelah itu kamu harus di rumah, lagian masa kamu gak malu sekolah dengan perut buncit. "

"Ih kamu belum apa-apa udah ngatain aku buncit, " Cerry melepaskan tangannya dari genggaman Darrel.

"Ya, bukan itu maksud aku, " Darrel menunduk memukul keningnya sendiri "salah ngomong lagi deh. " Gumamnya pelan.

"Gini loh, Sha! Kamu boleh kok lanjutin sekolah sampai kehamilan kamu terlihat, gimana? "

Mata Cerry berbinar, ia menatap Darrel yang tengah menatapnya juga dengan serius.

"Boleh? " Ulang Cerry meyakinkan perkataan Darrel.

"Tentu, apapun buat kamu! " Jawabnya, yang praktis mendapat sebuah pelukan dari Cerry.

"Makasih mas, aku seneng usaha aku buat nyelese-in sekolah dengan kerja keras aku sendiri tidak sia-sia. "

Darrel hanya mengangguk dengan tangan mengusap lembut punggung istrinya. Darrel melepaskan pelukannya, ia beralih mengusap perut Cerry yang masih rata.

"Kamu baik-baik ya di dalam perut Mama! Jangan bikin Mama susah! Apalagi selama Papa pergi! Papa sayaaaang sama kamu! " Katanya pada perut Cerry, membuat si empunya perut tertawa mendengar perkataan Darrel.

"Kamu tuh lucu, dia belum ngerti kali mas. " Ujar Cerry masih dengan tawanya, namun seketika wajahnya berubah sendu "harus banget ya kamu pergi ninggalin aku? "

"Hm, " Darrel mendongak mendengar ucapan Cerry "iya aku sudah tidak bisa merubah kepergian aku besok, maaf ya? Bukannya aku tega ninggalin kamu, aku janji aku gak lama kok! " Darrel mengusap lengan istrinya.

Dengan berat Cerry mengangguk, ia tidak mungkin egois dengan menahan suaminya di sini bersamanya. Karena tanggung jawab suaminya bukan hanya pada dirinya, tapi juga pada perusahaan yang sudah menghidupi ribuan karyawan di bawah naungan perusahaan suaminya.

Darrel tersenyum melihat Cerry yang mau mengerti kondisinya. Ia berdiri dan pindah duduk di samping Cerry.

"Kamu mandi gih, kan kita mau seneng-seneng sama yang lain malam ini. Masa tuan rumahnya diam di kamar terus! "

Cerry mengangguk dan bangkit dari tempat duduknya, meninggalkan Darrel yang masih duduk di sana. Pandangannya lurus menatap punggung sang istri yang bahkan telah hilang di balik pintu.

"Aku gak nyangka dengan menikah hidupku jadi lebih berwarna, di tambah kini aku akan menjadi seorang ayah. Tuhan terimakasih sudah memberi kesempatan berharga ini padaku! "

~

"Ngapain aja lo di kamar? Lama banget, bantuin kek? " Rio memang paling lemes diantara ke empat pria bersahabat itu.

BUKK

Darrel menimpuk Rio dengan sendal yang ia pakai, yang tengah mengatur panggangangan di bawah pohon di belakang rumah.

"Lemes banget mulut lo, mak-mak komplek aja kalah ama mulut lemes lo. Najjis gue! "

Dengan santainya Darrel kembali mengambil sendal yang jatuh tidak jauh dari lelaki itu. Rio yang tak terima di timpuk, menggerutu dengan segala umpatannya.

"Mas, Cerry-nya mana? " Tanya Nina, yang tak melihat ke datangan sahabatnya.

"Lagi mandi, sebentar lagi dia turun kok. " Jawab Darrel yang kembudian duduk di ayunan bersama Kama yang lebih dulu sudah berada di sana, bersama semangkuk buah di pangkuannya.

Tangan Darrel terulur hendak mengambil sepotong apel dari mangkuk itu. Namun dengan tega-nya Kama memukul lengan Darrel tanpa belas kasih.

"Sakit, Kama. Tega banget lo sama kakak lo sendiri? " Darrel mengusap tangannya yang sudah memerah.

"Kalau mau beli aja sana, jangan minta punya aku! " Ketus Kama.

"Beuh, gak nyadar diri, sekarang dia lagi ada di rumah siapa? " Gerutu Darrel "Sel, binik lo nih! Rese banget, ini yang tuan rumah siapa sih sebenarnya? " Pekiknya pada Ansel yang sedang menatap meja bersama Ivan.

"Adek lo juga tuh, " jawab Ansel di sertai kekehan kecil.

"Laki-binik, sama aja. " Darrel bangkit dan menghampiri Sandi, ia mengajak Sandi ke ruang kerjanya. Karena masih banyak yang harus ia siapkan buat kepergiannya besok.

~

Malam ini semua orang berkumpul di halaman belakang. Mereka mengadakan pesta barbaque kecil ala-ala mereka sendiri.

Darrel dengan telaten menyuapi sang istri, yang hanya mau makan dari tangannya. Entah dia harus seneng atau sedih jika mengingat istrinya sedang hamil tapi besok ia harus meninggalkannya untuk sebuah pekerjaan.

Semua orang terlihat bahagia malam ini. Sandi dan Nina yang awalnya canggung pun kini sudah busa beradaptasi dengan semua orang di sana.

Hingga pukul dua belas malam acara barbaque berakhir. Para perempuan sudah tidur lebih dulu. Apalagi para bumi dua, mereka yang lebih dulu masuk ke kamar dari satu jam yang lalu.

Kini di taman itu hanya menyisakan para lelaki yang tengah mengelilingi satu meja di temani beberapa gelas minuman soda.

"Berapa lama lo pergi? " Tanya Ansel, yang lebih dulu membuka suara setelah beberapa saat mereka terdiam.

"Entahlah. Gue jadi males pergi, setelah tau Asha hamil! " Darrel menyandarkan punggungnya wajah menengadah ke atas, menatap langit malam yang bertabur bintang.

"Kenapa gak lo ajak aja dia sekalian? " Tanya Ivan, seakan ia juga merasakan kegundahan sahabatnya itu.

"Ya gak mungkinlah, dia kan masih harus sekolah. "

"Nah itu berarti elo harus kuat jauh dari binik, salah lo sendiri nyari binik yang masih sekolah. " Timpal Rio.

"Beuh omongnnya, rasanya pengen gue tutup aja tuh mulut pake lakban, biar mingkem sekalian! " Kesal Darrel, di sertai lirikan tajam pada Rio.

"hahaha.. " Tawa ketiga sahabatnya itu pecah mendengar gerutuan Darrel. Bahkan Sandi pun ikut menertawakannya.

"Elo ngapain ikut-ikutan ngetawain gue? " Darrel menatap tajam Sandi. Lelaki itu diam dan langsung menggeleng dengan cepat.

Semua orang ikut diam, menatap Darrel dan Sandi bergantian.

"Tidak pak! " Jawabnya dengan gelagapan.

"Hahaha.. " Kini giliran Darrel yang menertawakan kepanikan asistennya itu "biasa aja muka lo," Ia mengusap wajah Sandi yang masih cengo menatapnya.

.

.

.

Selamat hari ayah semuanya!

Semoga kita bia menjadi anak yang berbakti dan bisa membalas segala perjuangan dan pengorbanan kedua orang tua kita, terutama ayah yang sudah rela melakukan apapun demi anak-anaknya.

1
Nnek Titin
aku penasaran niih lanjutan nya si Fariz
Nnek Titin
aku cari cari d NT ko gada thooor
Nnek Titin
sayap pelindung tuuh awalnya aja udah bikin hati teremas remas
bikin penasaran bgt
Nnek Titin
terkadang lupa buat ngelike nya karena fokus baca ceritanyaa
jgn d bikin sad dong thoor kasian Cheryl
Nnek Titin
duuh aku udah deh degan lhontjor takut darel kejebak cewek seksi kan kasian Cherryl
Nnek Titin
pasti si Dito lemes mulutnya
Nnek Titin
waah sepertinya ceryl hamidun
gawaatt dia kan msh sekolah
Nnek Titin
visual Daren kurang macho
Nnek Titin
Dito baru berbunga alamat langsung layuuu PES kempes Iki yooow
Nnek Titin
Hah ko ceryy gitu apa dia amnesia yaa
dia kan udah punya suami...???
Nnek Titin
sukaaaa jadi berasa remaja lagi hahahah
Qaisaa Nazarudin
Cantik banget visual Nina,cocok sama Sandi..👍👍🥰
Qaisaa Nazarudin
Kayaknya Sandi bener2 serius dgn Nina,Mau di jadiin isterinya..Wah untung Sandi dan Darrel dapat daun muda, Apalagi isteri mereka sahabatan lg .👏👏👍👍
Qaisaa Nazarudin
Waaahh gentle banget Sandi,to the point aku suka..🥰🥰😍😍💃💃
Qaisaa Nazarudin
Cari yg gambang namanya thor,Terbelit lidah ku menyebut namanya 😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Trauma Daffin ditinggal Nara selama 4 tahun..
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah akhirnya Darrel udah pulang,Semoga Darrel bisa memberikan pelajaran ke Dito,kesel aku..
Qaisaa Nazarudin
Cinta dan Dendam lebih menguasai diri Dito,Harusnya kalo dia tulus sama Cerry dia pasti merelakan Cerry,Aku tau disini emang Cerry yg salah,Tapi begini kah sikap seorang SAHABAT???!! Ck miris banget,Atta juga ikut ikutan sok tersakiti, seharusnya sebagai seorg sahabat Atta cari tau apa yg sebenarnya berlaku,Atta yg harusnya jadi penengah,Tapi ini apa?? 🙄🙄🙄🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Senjata makan tuan..
Qaisaa Nazarudin
Udh ku duga saat Sandy berbisik ke Darrel,pasti Sandi punya rencana licik,mampos tuh jalang..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!