Sumin terpaksa menikah dengan setyo akibat hamil duluan, hal itu mengakibatkan sumin mau tidak mau harus berpindah ke desa suaminya karena orang tuanya tidak mau menanggung malu atas perbuatan putrinya.
"Gak gak! Jangan tinggal di sini, kena sial aku punya anak kayak kamu. Bisa bisanya malah meteng disek, kalau prianya sugeh gak papa. La ini? Udahlah min minggaten ae seko kene, setres aku punya anak kayak kamu!" Maki mak jum sambil berkacak pinggang.
*****
"Silahkan dipilih! Mau pesugihan yang bagaimana? Menyusui tuyul? Babi ngepet? Kawin sama buaya? Uang balen? Kandang bubrah Atau pesugihan ikan bandeng dengan cara mengorbankan anak kesayanganmu? Dijamin! Kamu akan kaya mendadak dalam hitungan hari!"
selengkapnya>>>>>
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mermaidku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 25 malam Jumat legi
Siti mendatangi rumah jeng arni pukul setengah tujuh malam, "aduh hujan gini, untung gak deres banget,"
Siti langsung masuk ke pekarangan rumah megah tanpa gerbang itu, dengan tangan mencincing jarik dan tangan kanannya memegang payung.
"jeng, jeng arni.... Saya siti jeng," panggil siti pelan sambil mengetuk pintu beberapa kali.
Tak lama pintu kayu itu terbuka, "cari jeng arni? Tunggu ya," ucap emak emak dengan tubuh kecil.
"ya buk,"
Mini banget tu orang
"masuk ti," ucap jeng arni.
"ya jeng, permisi ya,"
Siti mengikuti jeng arni menuju lantai dua, ia melihat di ujung tangga ada dupa dan kembang kantil yang tercecer, "jeng kenapa ada beginian?"
"ya ini untuk memanggil mereka, lagipula ini syarat yang di berikan dukunku. Saat aku beli tuyul tuyul itu sudah lengkap dengan ritual dan printilannya. Kamu yakin?"
"....anu buk,"
"sekali menyusui tuyulku kamu bisa dapat 10jt lebih, tergantung kepuasan mereka. Bagaimana? Aku akan adakan ritual khusus untukmu,"
"10jt itu di bagi sama jeng arni?" tanya siti.
"ya kamu 5jt lah itukan tuyulku, mahal loh aku belinya. Semalam saja dapat 5jt, kapan lagi? Mau tidak?" tanya jeng arni.
"mau mau, mau jeng saya,"
"yasudah telan^jang sana kamu di kamar itu, cukup tiduran saja nanti tuyulku akan datang kalau aku sudah siap bacakan ritual," titah jeng arni yang langsung di turuti siti.
Hampir pukul 10 malam siti belum juga di datangi tuyul jeng arni, ia sampai menarik selimut karena merasa dingin, "hih mana sih, masa gagal dapat duit banyak. Jadi lonte kalau mukanya kayak aku juga paling dapet dua puluh ribu sama nasi bungkus, prek lahhh,"
Di depan ruangan yang siti tempat, jeng arni tengah menyiapkan ritual khusus untuk malam jumat legi kali ini, "yess bisa dapet ratusan juta aku karena malam ini sepesial. Dan tuyul itu akan menyusu sampai subuh, maaf ya siti. Kan kamu sendiri yang menawarkan diri hehehe....."
Malam hingga pagi hari itu terdengar jeritan yang luar biasa memekakkan telinga, namun orang di luar rumah jeng arni tak akan bisa mendengarnya, "emak, udah banyak uangnya?"
Mak odah sedang asik menghitung uang yang muncul dari karung goni lusuh pemberian ki sastro, saat tuyul sedang menyusu kantong itu akan penuh dengan uang sesuai kepuasa tuyul itu, "hampir seratus juta! Aduh walaupun kuping ini mau pedot, gak papa lah kalau gantinya sebanyak ini. Yakan ni?"
"betul mak, nih kapas biar makin asik hitung uangnya,"
......................
"toni.... Emak mana?" tanya sumin di pelataran rumah siti.
"nggak tau budhe, dari tadi malam tidak pulang jadi aku tidur sama kakung," jawab toni sambil menyendoki pasir.
"lahh.... Gak di rumah nenekmu?"
"gak tau budhe, pokoknya gak ada,"
"ihh yaudahlah," sumin beralih menuju rumahnya, ia membuka semua tirai yang ada agar rumah itu tidak suram.
"mbak sumin,"
"astaga, ranum! Kamu kok tiba tiba disini?" sumin kaget saat melihat ranum tiba tiba sudah ada di pintu depan rumahnya.
"mas aris gak disini mbak?" tanya ranum dengan nada datar.
"gak lah num, cari di rumah mak yem lah... Emang mas aris suamiku?" kekeh sumin sambil membuka jendela.
"mbak, aku boleh minta makan?"
Sumin menoleh, ia mendapati ranum yang tampak pucat, "masuk dulu num, aku masak dulu ya kebetulan aku juga baru aja pulang dari rumah bu eko,"
"iya mbak terimakasih,"
"ih anehh banget," gumam sumin sambil membawa barang belanjaannya ke belakang.
"bikin sambel kentang deh, dah lama kan gak makan itu. Ya allah semoga tidak ada halangan apapun di aktivitas ku kali ini... aamiin,"
"mbak," panggil ranum.
"ya ada apa?"
"ada mas aris di depan,"
"hmmm baru juga berdoa sudah ada gangguan aja, kamu tolong kupasin kentangnya ya biar cepet," pinta sumin.
"ya mbak,"
Sumin langsung melangkahkan kakinya keluar untuk menemui aris, "ada apa mas?"
"kamu harus bantu aku, ranum kemarin...."
"aku kenapa mas?" tanya ranum dari pintu dapur.
"kok kamu disini? Kamu mau aneh anehin sumin ya? Num sudahlah kamu jangan sembrono, aku kan sudah bilang akan membantumu,"
"aku hanya minta makan mas hehe,"
"sudah sudah nih aku kasih uang, kamu pergi... Num aku akan mengusahakannya bersama sumin, jangan ganggu kami lebih dulu saat kami sedang berusaha,"
"apa mas jaminannya?" ranum mendekati aris dan sumin dengan mata bolong mengeluarkan darah dan belatung. Sumin sampai hampir pingsan karena melihat penampakan menakutkan di depannya.
Aris mundur dengan perlahan, "aku akan memberimu makan, tenang saja.... Kamu hanya perlu menunggu,"
"janji ya mas hehehe, mana uangnya?" ranum menengadahkan tangannya di hadapan aris.
"nih nih seratus ribu, buat dua hari ya," ucap aris dengan mata tertutup.
"ya mas, terimakasih.... Mbak sumin aku pulang dulu ya, jangan macam macam denganku loh ya cantik, ganteng. Aku selalu mengawasi kalian hehe," ucap ranum dengan nada melengking, sumin dan aris yang mendengarnya sampai merinding.
"mas aris," panggil sumin ketakutan.
"astaghfirullah, ya allah.... Itu min yang mau aku sampaikan, santi sudah menggadaikan sukma ranum. Kita harus membantunya jika kita mau selamat, karena dia sudah menyelamatkan mu dari pesugihan setyo," ucap aris membuat sumin melotot.
"apa mas? Mas Setyo menumbalkan aku?" tanya sumin dengan suara bergetar.
"iya karena kamu termasuk jajaran orang yang dia sayangi, sebenarnya ada santi dan emak. Tapi tidak mungkin kan? Aku mendengar percakapan santi dan setyo waktu itu, jadi aku tau,"
"mas aku salah apa sih sama keluarga mas setyo? Anakku sudah di ambil, sekarang mau mengambil nyawaku juga? Kebangetan! Aku akan kirim balik santet ke mereka!" ucap sumin berapi api, ia benar benar tak bisa menahan rasa sakit dan kesal di hatinya.
"jangan min, ngapain di kirim begitu? Kamu mau bermain dengan demit? Jangan coba coba meskipun kamu sudah sangat emosi. Kita balas mereka pelan pelan sambil membantu ranum, kasihan dia,"
"tapi bagaimana caranya?"
"kamu masak dulu, aku laper," ucap aris tiba tiba.
"yeee kesini mau minta makan ya? Modus," cerca sumin.
Aris terkekeh pelan, "laper, aku belum makan,"
"yasudah tunggu situ saja jangan masuk masuk nanti di grebek warga loh,"
"aku tunggu di teras saja," putus aris.
Saat ia sedang asik duduk di teras sambil memakan gorengan yang baru ia beli, tak sengaja netranya menangkap sosok siti yang baru saja keluar dari gang dengan wajah tertunduk, "siti, darimana? Lesu amat? Di tolak cowok lagi?"
"lambemu mas, aku gak pernah ya nembak cowok duluan. Aku sebenarnya lagi seneng, tapi aku juga lagi sakit," keluh siti sambil berjalan mendekati aris.
"minta mas, laper aku,"
"nih, jangan habisin.... Sumin belum makan,"
"kamu ngapain sih mas ngapelin sumin terus, malu lah sudah beristri. Nanti sumin dapet masalah loh dari istrimu itu,"
"urusan duit ini, penting, lagipula aku kan di sini tidak di dalam berduaan," elak aris.
"heleh sama aja, aku yang pertama bakal gebukin mas aris kalau di gep warga,"
"hilihh.... Emang berani? Bayar ke polisi mahal loh," kekeh aris.
"pulang dulu aku mas, makasih loh ini,"
"ya sana,"
"payu*daranya bengkak gitu sampe bajunya kayak gak muat, abis implan kali ya," kekeh aris, bukan bermaksud cabul karena melihat area dada siti, namun siti beberapa kali mendesah sakit sambil memegang dadanya sendiri.
lah kamu hanya dpt 5jta,mana skt dan bengkak pula gandulmu
Kek aq loh tiap hari konsen krja jaga toko gtu alhamdulillah ada yg diandelin tiap buln.
Tpi aq jga pny hobi nyanyi jadi mayan lah ada tmbhan dri mgamen diapps sebelah bwt jajan skincare 🤭🤣🤣
Gak ngoyo woles aja klo gk mood ato gk enk badn ya rehat .
Semngt , jaga keshatan & enjoy ur life 🥰