NovelToon NovelToon
LEGENDA PENDEKAR PETIR

LEGENDA PENDEKAR PETIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Trauma masa lalu / Murid Genius / Kebangkitan pecundang / Mengubah Takdir / Ahli Bela Diri Kuno / Masalah Pertumbuhan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.7
Nama Author: DisconnectID

Halo Teman - Teman Sekalian ini novel pertama saya semoga banyak dukungan dan menghibur teman2 sekalian terimakasih


Di sebuah desa terdapat seorang anak berumur 12 tahun yang sudah tidak mempunyai keinginan untuk hidup setelah milihat orang tua nya tewas di depan mata nya tapi ketika merasa putus asa dia pun bertemu seorang yang menjadikan nya seorang pendekar



Kira kira bagai mana kelanjutan nya ikuti terus novel saya jangan lupa Like/Komen

Foloww IG @eri.hermawan14

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DisconnectID, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali Ke Sakte Naga Langit

Mereka pun mempercepat lari mereka setelah sampai mereka langsung membantu para pengawal kerajaan untuk membunuh para perampok

para perampok itu kebanyakan hanya di tahap pendekar mahir dan pendekar Kelas II sedangkan pemimpin nya pendekar raja

dengan di bantu oleh Huang Zi dan Yui dengan cepat para perampok itu dapat dikalahkan

Saat pertempuran sudah selesai keluarlah pemuda yang masih muda dan terlihat tampan berpenampilan yang layak nya seorang bangsawan membuat dia terlihat bigitu tampan

dia pun menghampiri Yui Dan Huang Zi

"Terimakasih pendekar sudah mau membantu kami" ucap pemuda itu

"Tak masalah karna kewajiban manusia harus selalu menolong orang yang membutuhkan" Ucap Huang Zi dengan senyum ramah

Yui hanya tersenyum melihatnya

"Perkenalkan saya Chu Tian dan ini Jendral Gou Salah satu Jendar Kaisar Han" Ucap pemuda itu dan Jendral sambil memberi hormat

"Salam Pengeran Tian, Jendral Guo saya Huang Zi dan ini TetuaYui guru saya kami dari sakte Naga langit" Ucap Huang Zi sambil memberi hormat dan di ikuti oleh guru nya

Seketika Pangeran Tian dan Jendral Guo mematung dan terkejut karna mereka tau sakte Naga Langit adalah sakte terkuat aliran putih dan lagi orang didepan mereka adalah Tetua Yui kebanyakan orang tau Tetua termuda Di Sakte Naga Langit anak dari Patriak Naga Langit dan memiliki sepak terjang luar biasa di dunia persilatan

"Maaf Tetua sudah merepotkan Tetua dan jika Tetua berkenan kami akan menjamu Tetua di istana" Ucap Pangeran Tian

"Kami akan sangat terhormat pangeran menerima jamuaan dari pangeran tapi aku dan murid ku sedang buru buru mungkin lain waktu kami akan mampir ke istana" Ucap Tetua Yui menolak dengan halus karna dia ingin segera kembali ke Sakte Naga langit

"Baik lah mungkin lain kali Tetua sedang ada sekitar istana dan hendak untuk mampir berikan lah ini kepada para penjaga" Ucap Pangeran Tian yanang memberikan lencana kepada Tetua yui

Huang Zi yang melihat itu tak tau kenapa hati nya begitu kesal apalagi melihat guru nya tersenyum kearah pangeran Tian

"Kalo begitu kami pamit undur diri pangeran" Ucap Huang Zi memberi hormat dan menarik lengan Yui

Yui hanya mengangkatkan alis melihat tingkah murid nya itu

"Hua'er kenapa kau menarik guru seperti tadi bukan nya itu tidak sopan bahkan guru belum memberi hormat kepada pangeran" Ucap Yui yang bingung dengan tingkah murid nya

Seketika pun Huang Zi menghentikan larinya

"Maaf kan murid guru kalo murid berlaku tidak sopan murid hanya lelah dan ingin segera sampai di sakte tapi jika guru masih ingin disana murid akan pergi duluan ke sakte" Ucap Huang Zi yang berjalan dengan cepat

Yui pun semakin bingung dengan sikap yang di tunjukan murid nya dan hendak menyusul murid nya tapi tanpa di sangka murid nya sudah meninggalkan nya begitu jauh

Yui pun merasa kagum dengan ilmu meringankan tubuh yang dimiliki oleh Huang Zi dia pun terus berlarlari mengejar murid nya itu

Huang Zi yang begitu kesal tak memikirkan lagi Yui dia berlalari dengan cepat agar bisa kembali ke sakte Naga langit

Selama Dua hari Huang Zi tak berhenti dan dia pun sampai di sakte naga langit

Ketika dia sampai dia berjalan dari gerbang ke kediaman nya dan dia pun bertemu dengan Tetua Zo

"Hua'er kau kemana saja kami semua panik saat kau tiba tiba pergi meninggalkan sakte" Ucap Tetua Zo

"Salam Tetua Zo, Maaf membuat kalian panik saya hanya ingin melihat dunia luar saja" Ucap Huang Zi dengan Sopan

"Lain kali jika kau mau pergi kau bisa memberi tahu salah satu Tetua dan meminta dia menemani mu bagai mana pun sekarang kau adalah bagian muris dari Sakte Naga Langit kami harus melingdungi kalian" Ucap Tetua Zo yang Geram dengan tingkah laku Huang Zi

Sebenar nya tetua Zo itu merasa cemas dan hawatir apalagi dia tau kalo Huang Zi pergi demi mencari guru nya, Tetua Zo sebenar nya sudah menggap Huang Zi sebagai adik kandung sendiri dan dia tidak ingin terjadi sesuatu padanya

"Sskali lagi saya minta maaf Tetua Zo" Ucap Huang Zi dengan Tulus

"Baik lah lain kali jangan kau ulangi sekarang kau pergi dan beristirahat lah aku tau kau pasti lelah" Ucap Tetua Zo sambil memalingkan wajah nya yang masih terlihat begitu kesal

Huang Zi pun memberi hormat dan berjalan ke arah Vila nya setelah sampai di dalam vila dia pun merebahkan tubuh nya dia kamar nya dan terlelap tidur

Ketika Huang Zi terbangun langit sudah gelap dan dia pun belum melihat keberadaan guru nya dia pun kembali hawatir dia begitu menyesal karna sudah marah kepada guru nya

Huang Zi pun berniat pergi kembali untuk menjemput guru nya ketika baru keluar rumah tampak Gurunya memasuki vila

"Hua'er mau kemana kau malam malam begini apa kau masih marah sama guru" Ucap Yui yang baru tiba di Vila

Huang Zi pun langsung berlutu

"Maaf murid meninggalkan guru murid menyesal guru" Ucap Huang Zi sambil berlutu

"Sudah lah beediri sebenar nya guru oun tak tau kenapa kau marah kepada guru tapi yasudah lupakan saja sekarang istirahat lah besok kita akan menemui Patriak" Ucap Yui Sambil membangunkan Huang Zi

Mereka pun kembali masuk ke dalam Vila dan beristirahat sebenar nya Huang Zi tidak tidur dia malukakan meditasi sampai pagi

Saat pagi Huang Zi pun memasak banyak makanan untuk guru nya yang baru pulang

"Hua'er ini kau yang masak" Ucap Yui yang baru keluar kamar

"Iya guru, murid tau guru pasti lapar jadi murid menyiapkan makanan untuk guru sarapan" ucap Huang Zi Sambil mempersilahkan guru nya untuk duduk

"Ah aku akan membersihkan diri dulu setelah itu baru makan kau makan lah dluan" Ucap Yui sambil berjalan ker arah dapur

Setelah selesai mereka pun pergi ke kediaman Patriak sebelum pergi ketempat misi untuk mengambil upah dari misi yang sudah di jalankan

Sesampai nya di kediaman Patriak Li,

Langsung memrluk putri satu satu nya itu

"Yui'er kenapa kau berani sekali mengambil misi itu kau membuat ayah merasa bersalah karna tak bisa menjaga mu" Ucap patriak Li

"Sudah lah ayah yang penting aku sudah kembali" Ucap Yui sambil tersenyum ke arah ayah nya

Patriak pun membawa mereka untuk masuk kedalam kediaman nya

"Yui'er ayah begitu bahagia melihat mu bisa kembali dengann selamat" Ucap Patriak dengan mata berkaca kaca

"Aku sebenar nya sudah tertangkal oleh mereka ketika aku menintai disana salah satu tetua menyerangku dan aku pun bertarung dengan nya tapi tak lama para tetua pun datang dan mengepung ku mereka menangkap ku dan memenjarakaan aku" Ucap Yui Dengan tatapan sedih mengingat kejadian ketika dia di tahan

"Apa meraka berlaku kasar padamu apa yang merka lakukan terhadap mu" Ucap Patriak Li dengan mengepal tangan dengab tatapan marah

"Mereka mencambuku dan mereka mencari informasi siapa yang menyuruhku untuk mengintai mereka" Ucap Tetua yui

"Kelakuan aliran hitam emang sungguh menjijikan menyakiti wanita layak nya binatang" ucap Huang Zi dalam hati dengan perasaan marah

Tanpa di sadari Aura pembunuh dan petir yang ada di tubuh nya keluar membuat tanah bergetar dan dan meja bergoyang menyadari itu patriak langsung menotok Huang Zi membuat dia Pingsan

"Haiss bocah ini begitu menakutkan bagai mana bisa dia memiliki tubuh yang bisa mengeluarkan petir" Ucap Patriak

1
Bucekjohn.22 Bucekjohn
lagi lagi sayang harta menanag perang sia sia ditinggal, padahal kultivator buron byk swkte ... 0asti byk harta, hambar hambar...
Bucekjohn.22 Bucekjohn
tampa hadiah dari penguasa ... kultivator yg berjasa... kaisar pelit.. hambar...
Bucekjohn.22 Bucekjohn
harta menang perang cuama sia sia kantong spaci..
Bucekjohn.22 Bucekjohn
pendekar anyar sangat dermawan..
kay
izin promosi🙏saya baru buat novel siapa tahu ada yang mau baca bisa mampir
dede eti wahyuni
kedermawanannya pelu diapresiasi tapi saya malas membacanya maaf thor saya mundur nyari cerita lain
Arjuna Singit
masa seorang jendral tiidak mengenal tuan puteri nya
Arjuna Singit
jadi bingung saya ma MC nya 😇😇😇
Arjuna Singit
yg bener aja Thor, dermawan sih dermawan.sungguh terlalu bikin cerita nya 😔😔😔
Saut Sitorus
Mc nya goblok pinsan mulu
Saut Sitorus
👍Thor sudah di tingkat apa jagoannya thor tdk jelas
Pendi
mc lemah di gadang2 hebat tapi preeett skip muak cerita gk mutu
𝙕𝙯𝙯: mampir kak, judulnya Iblis penyerap darah, kali aja suka🙏
total 1 replies
Abi
up
Lintang Putri
CM nya lebay
Lintang Putri
seharusnya pedekarnya berkelana jgn
ngintilinbgurunya gurunya mulu thor
Lintang Putri
nah mcnya mending sendiri
jgn ngikutin gurunya mulu
Lintang Putri
ini mcnya
terlalu lebay
Lintang Putri
ditingkat apa kekuatan mcnya thor
azizan zizan
cehh lemah kali masa tingkat raja tak mampu melawan tingkat mahir cehhh mahir sama raja berapa jauh perbezaan Thor.. ibarat kerikil sama langit tu Thor kau yang bener buat alur ceritanya..l apa kau mau para pembaca mengutuk,memaki kau kah...
azizan zizan
sebentar Thor... ini desa apa kota yang sebenarnya Thor.. di awal kau nulis desa semakin kebawah jadi kota.. jangan terlalu teburu buru nulisnya Thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!