NovelToon NovelToon
Alexander

Alexander

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Duda / CEO / Tamat
Popularitas:404.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: momian

Alexander pria yang dingin dan sangat susah untuk di sentuh. Dan semenjak meninggalnya sang istri, Alexander tidak lagi membuka hati untuk siapapun. Karena hati dan cintanya juga ikut mati dengan istri tercintanya.

Dan karena satu insiden membuat Alex terpaksa menikahi wanita yang bernama Kartika.

Mampukah Kartika meluluhkan hati Alex, atau malah sebaliknya?


"Cinta? Bagiku hanya ada satu cinta untuk satu wanita saja."


"Cinta? Bagiku, selama kau bisa membuat orang bahagia maka itulah yang di sebut cinta." Kartika Wijaya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

"Bagaimana? Apa kau sudah mendapat data tentang wanita itu?" Tanya Alex yang saat kini sedang duduk di kursi kebesarannya.

"Maaf tuan, tapi..." Ucapan Aris terpotong kala Alex langsung menggebrak meja.

Brannngggkkkkk....

"Bagaimana bisa? Pekerjaan sekecil ini saja kau tidak becus Aris!" Kata Alex dengan nada yang sangat keras, sehingga menggema mengisi seisi ruangan kerja miliknya.

Aris menunduk, ia hafal betul dengan pria yang saat ini sedang ada di hadapannya. Pria yang saat ini sedang marah karena tugas yang ia berikan tidak dapat di selesaikannya dengan baik.

"Maaf tuan. Tapi memang tidak ada data terkait tentang nyonya Kartika."

Branggggkkkk. Kali ini Alex kembali menggebrak meja.

"Ingat! Dia bukan nyonya, tapi wanita gi*la yang ingin sekali mengambil posisi istriku. Jadi jangan sebut wanita itu sebagai nyonya di hadapanku."

"Baik tuan." Ucap Aris dengan kepala yang menunduk.

"Jelaskan! Kenapa seroang Aris tidak bisa mengerjakan tugas sekecil ini?"

"Maaf tuan. Selama dua hari ini, saya sudah berusaha, tapi hasilnya tetap nihil. Tidak ada data tentang satupun keluarga Kartika."

"Siapa dia sebenarnya?" Gumam Alex sembari duduk sambil memijat keningnya yang mendadak pusing memikirkan siapa Kartika, wanita yang berani menjebaknya untuk menikah dengannya.

"Saya hanya dapat informasi tentang sahabat Kartika yang bernama Juli."

"Dimana dia? Berikan alamatnya padaku"

"Baik tuan." Ucap Aris.

Alex menganggkat tanganya memberikam kode pada Aris agar keluar dari ruangan kerjanya.

"Tunggu" ucap Alex saat Aris hendak berjalan keluar.

"Berikan apa pun pada teman wanita itu, dan gali informasi padanya."

"Baik tuan."

"Jangan kecewakan aku Aris. Aku tunggu kabar baik darimu."

"Baik tuan."

Setelah itu, Aris keluar dari ruangan, menyisahkan Alex seorang diri.

"Lihat saja. Aku akan membongkar kebusukanmu." Kata Alex dengan sudut ujung bibir yang menyuntai naik ke atas, membuat seutas senyum tipis yang sangat sulit untuk di lihat..

••••••

"Bagaimana kabarmu Sahara? Kau baik-baik saja kan di atas saja. Yah' kau pasti baik-baik saja. Tapi aku? Huffff, kau pasti tertawa melihat ku dari atas. Kau tahu Sahara, aku pusing, harus menghadapi pria dingin itu. Dia sangat menjunjung tinggi egonya. Aku sepertinya akan lelah dengannya." Ucap Kartika saat sedang duduk di samping pusaran Sahara.

"Kau meninggalkan banyak beban untukku Sahara.. Sekarang kau sudah tidur dalam damai. Lalu aku? Tiap hari harus beperang dengan perasaanku. Entah aku harus maju, atau mundur di tengah jalan. Aku pusing Sahara. Tapi untungnya, kau memiliki malaikat yang bisa membuatku kuat. Molki dan Mora. Ya, mereka berdua menjadi sumber kekuatanku."

"Aku janji akan menjaga Molki dan Mora dengan baik. Tapi aku tidak bisa janji padamu, jika aku akan bertahan sampai akhir." Gumam Kartika.

Lalu beberapa saat kemudian ponsel Kartika berdering. Ponsel yang hanya Kartika hidupkan kala dirinya hanya sendiri.

"Ada apa?" Tanya Kartika saat panggilan sudah terhubung.

"Tuan Alex mencari tahu semua data tentang anda nyonya, dan saat ini asistennya yang bernama Aris sedang menuju kosan teman anda, Juli."

"Apa dia tahu siapa aku? Dan aku dari mana?"

"Tidak nyonya. Semua data tentang anda aman. Hanya tinggal nona Juli saja."

"Biarkah lah. Juli temanku yang baik, dia tidak tahu apa apa tentangku."

"Baik nyonya."

"Ingat, terus awasi anak-anakku dari kejahuan. Jika ada yang berani membully mereka, maka jangan segan-segan berikan mereka pelajaran."

"Baik nyonya."

Kartika memutuskan sambungannya. Lalu tersenyum dan berkata

"Kau lihat Sahara, pria dingin itu sedang berusaha mencari tahu siapa aku." Kartika menghembuskan nafasnya secara perlahan.

"Dia mengira aku wanita matre. Padahal tidak semua wanita itu sama. Ahhh, sudahlah aku harus pulang. Ingat jangan tertawa melihat ku dari atas. Tapi masuklah dalam mimpi pria dingin itu dan cekik lehernya." Ucap Kartika sambil tertawa.

1
Dwi Vella
Luar biasa
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Nadine Nabila
Luar biasa
nobita
yuup.. aku mampir thor
Vero Octav
Luar biasa
Ananda Manginte
ngaduk2 perasaan bacax ,tpi ending x sll nanggung 😢
Ibrahim Efendi
author, boleh kasih tambahan scene?
"rumah yang tadinya gelap, kini menjadi terang kembali. suasana yang tadinya sunyi, kini kembali diisi suara obrolan, candaan dan tak jarang terdengar tawa riang. hingga akhirnya beberapa jam kemudian kembali terdengar sunyi. tak terasa waktu bergulir, matahari kembali menampakkan diri di ufuk timur. kegiatan manusia kembali nampak di lingkungan rumah itu. termasuk truk sampah yang rutin singgah mengambil sampah dari rumah itu. ketika sang awak truk turun untuk memindahkan sampah dari dekat pagar rumah, beberapa serpihan kertas coklat jatuh dari tong sampah yang dibawa sang awak truk. ya, serpihan kertas sampul coklat yang berisi surat gugatan cerai yang kini sudah koyak hancur tak bersisa. hanya menyisakan kenangan di secuil tempat di sudut hati. untuk menjadi pelajaran menatap masa depan yang bahagia. TAMAT.
Ibrahim Efendi
ditunggu s2-nya....
Aidah Djafar
posesif boleh2 aj lex pada ank2, mu tpi ya jngn berlebihan🤔 nanti mengganggu pola pikir ank2 mu lho 🤔🤦
Aidah Djafar
mampir thor 🙏
Zudiyah Zudiyah
Mau miskin baru sadar
Zudiyah Zudiyah
emang apa ya isi amplop coklat itu hingga ht Ales luluh sampai" memboyong Kartika saat tidur?
Zudiyah Zudiyah
Ale kelimpungan kn?
Zudiyah Zudiyah
bingung ya Lex nikotin Kartika? usah g usah capk" nyari" siapa Kartika itu cukup terima keberadaan Kartika sbg istrimu maka dg sendirinya kau akan tau siapa istrimu sbnarnya
Zudiyah Zudiyah
hai Lex, klo katamu itu soal kecil knp g kmu sendiri yg nyari tau siapa Kartika?
Zudiyah Zudiyah
bisa jadi Aris banda 😜
Zudiyah Zudiyah
haha.....masak orang mati bisa nyekek, ada" aja kmu Tika 🤗
Zudiyah Zudiyah
Oh, trnyata Kartika bukn orng sembrgn 👍👍👍
Zudiyah Zudiyah
Jangn ngmong gitu dong Lex! entar yg nangs mlah kmu mohon" agar Kartika tdk mningglknmu?
Zudiyah Zudiyah
Apa Sahara mengaku klo dirinya adlh Kartika kan Alex g tau wajah Kartika hanya melalui pesan surt sj hubngn mrk LDR an?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!