Kiara Tasya, seorang gadis yang di temukan saat masih bayi di reruntuhan bangunan dan di selamat kan seseorang yang sedang bekerja membersihkan sisa reruntuhan, dan di angkat oleh seorang gadis yang baik dan kini ia memiliki tiga saudara dari ke dua orang tua angkat nya, ia tak pernah sekali pun iri kepada ketiga saudara nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SAHRIani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 25
" pagi ma... ? Sapa Kiara di kala ia sudah rapih dan wangi
" Pagi sayang, mau kemana sudah rapih..? Tanya Hani ketika melihat Kiara sudah rapih
" Mau main dengan Davina ma..? Kiara menarik Davina sebagai alasan nya agar bisa keluar dari rumah ketika hari libur begini
" Davina..? Ulang Hani sambil mengerut kan kening heran
" Iya.. ma,, kemarin,, sudah janji dengan Davina..? Ucap Kiara melirik ke arah sang mama yang menatap wajah nya heran
" Kok tumben,, ada janji apa..? Tanya Hani penuh selidik
" Hanya pergi ke mall saja kok ma,, hhmm ma.. Kiara boleh minta uang jajan tidak...? Dengan hati-hati Kiara bertanya sambil melirik ke arah sang mama
" Mau berapa..? Tanya Hani langsung
" Sedikasih nya aja ma..? Ucap Kiara
" Tunggu sebentar ya..? Hani bangkit dari duduk nya, dan berlalu ke kamar untuk mengambil uang kes pada Kiara
" Segini cukup..? Hani meletak kan dua Lembar uang merah di hadapan Kiara
" Sudah ma,, ini sudah lebih dari cukup..? Ucap Kiara mengambil uang yang ada di hadapan nya
" kan gak beli yang aneh-aneh kan..? Tanya Hani lagi
" Enggak ma.. cuman mau jajan aja kok.. gak lebih..? Ucap Kiara lagi
Kenan yang memperhati kan antara mama dan Kiara hanya bisa menghela nafas dalam, ia tidak tau apa yang sudah Kiara rencana kan di belakang nya
Tidak pernah Kiara pergi dengan Davina, kanapa sekarang mereka bermain bersama, selama ini mereka tidak pernah bersama, biasa hanya jumpa sekedar nya saja
" Jam berapa berangkat nya kak..? Kania menoleh ke arah Kiara
" Bentar lagi, sehabis makan,, kenapa. Kamu mau ikut..? Tanya kiara kepada Kania
" Gak mau ah... Nanti ke temu devan..? Kania yang menolak ajakan Kiara
Yang membuat Kiara terkekeh geli melihat Kania yang sangat membenci devan,
" Ini ada uang jajan Kenan lebih.. kakak pakai saja..? Kenan menyerah kan dua lembar uang merah kepada Kiara,
" Tapi kakak sudah ada kok..ini dari mama..? Kiara menolak pemberian Kenan dan menunjuk kan uang yang di beri Hani
" Pakai saja... Kenan lagi lebih..? Ucap kenan tidak mau di tolak
" Aku mama kak..? Tuntut Kania pada Kenan sambil mengadah kan ke dua tangan nya
" Mau berapa..? Tanya Kenan menghela nafas dalam dan merogoh saku celana nya kembali
" Kamu kan mau di rumah saja Kania,, kenapa meminta uang pada Abang..? Protes Hani pada anak gadis nya
" Tambahan untuk jajan besok ma..? Cengir Kania Tampa dosa
" Dasar.. besok kan lain lagi cerita nya.. jangan boros-boros begitu..? Ucap Hani menatap tidak suka ke arah anak nya
Kenan tidak mau ambil pusing ia pun memberikan ke tangan Kania satu lembar uang merah, yang mana Kania tersenyum senang menatap sang Abang
" Makasih Abang..? Ucap Kania Lalau berdiri dan menciumi seluruh wajah sang Abang
" Geli Kania... Kau sudah dewasa.. mau sampai kapan Abang kau buat seperti ini..? Kenan berdecak kesal menatap Kania yang telah menciumi seluruh wajah nya
" Abang sendiri saja kok..? Saut Kania Tampa menghirau kan amukan sang Abang
Setelah makan, Kiara pun pamit kepada Hani dan Aldo, ia kemudian pergi meninggal kan pemberian Kenan yang berada di atas meja Tampa ia sentuh sedikit pun
Yang membuat Kenan menghela nafas dalam ketika Kiara menolak pemberian nya, Kenan tidak mungkin mengikuti Kiara pergi hari ini, ia ada janji dengan teman nya yang akan membeli burung peliharaan nya
Membuat kenan tidak bisa berkata apa pun selain melihat kepergian Kiara, Tampa pengawasan nya, lagi-lagi Kiara pergi dari rumah seorang diri Tampa di temani dan Tampa dia antar seperti biasa nya
Sudah satu Minggu berlalu Kiara berlaku sedekimian rupa, pergi pagi, pulang larut malam, begitu lah seterus nya sampai satu Minggu Kenan melihat nya sudah tak sabar
Kini Kenan tak lagi menunggu Kiara berada di dalam rumah, tapi ia menunggu di depan pagar rumah mereka, sudah satu jam berlalu, namun Kiara belum juga menunjuk kan batang hidung nya di hadapan kenan
Sudah larut malam pun tak kunjung kembali ke rumah, membuat Kenan menghela nafas dengan sabar, dan akhir nya penantian Kenan kini sudah tercapai
Sebuah mobil taksi berhenti tepat di depan pagar rumah nya, kini Kenan menatap si penumpang dengan tajam nya
" Sudah pulang..? Tanya Kenan mendekat dan berkata dengan nada dingin nya
" Kenan...? Terkejut Kiara ketika ia ingin membuka pintu gerbang sudah di hadang oleh kenan yang menatap nya tajam
" Kenapa, terkejut melihat ku di sini..? Tanya Kenan dengan nada sinis
" Kenapa kamu ada di sini.. ini sudah larut malam..? Ucap Kiara memberanikan diri menatap ke arah Kenan
" Seharus nya,, aku yang bertanya kepada mu.. dari mana kamu.. kenapa baru pulang sudah larut malam..? Ucap Kenan masih dengan tatapan nya yang tajam
" Aku hanya ke tempat Davina saja... Tidak kemana-mana..? Ucap Kiara berbohong
" Bohong... Aku tau kau sedang berbohong pada ku,, selalu saja Davina sebagai alasan mu, aku tau kau sedang memamfaat kan nya sebagai alasan mu kepada mama dan papa kan,, agar ke bohongan mu tertutupi,, tapi tidak dengan ku..? Sela Kenan dengan cepat
Kenan pun menarik tangan Kiara ke arah motor yang sedari tadi terparkir di sebelah pohon mangga dekat pagar rumah
" Kau mau membawa ku kemana..? Kiara mencoba berontak akan tarikan Kenan pada Nya, namun itu hanya menjadi sia-sia saja, tenaga Kenan lebih besar dari nya
" Diam dan ikut dengan ku,, jangan sampai kebohongan mu.. ku ungkap kan kepada mama dan papa..? Ujar Kenan menarik Kiara ke atas jok motor nya,
" Kau selalu saja mengancam..? Ucap Kiara menyentak kan tangan nya, namun tidak terlepas sama sekali
Setelah Kiara duduk di boncengan, Kenan pun melajukan motor nya ke suatu tempat, yang belum pernah Kiara ketahui
" Cepat turun..? Dengan nada dingin Kenan menyuruh Kiara untuk turun dari motor nya
" Ini di mana..? Kiara menatap lain pada bangunan yang kini ada di hadapan nya
" Masuk dan jangan banyak bertanya..? Ucap Kenan tegas, yang membuat Kiara sedikit takut dengan ketegasan Kenan
" Aku hanya bertanya saja,, sudah marah begitu..? Dengan nada sewot Kiara menjawab perkataan Kenan
" Kau banyak bertanya... Itu yang membuat ku marah pada mu..? Ujar Kenan membalik kan badan nya menghadap. Kiara
" Hanya bertanya saja marah..? Kiara merenggut kesal pada Kenan
Kenan tak banyak bicara, ia hanya melajukan langkah kaki nya masuk ke dalam setelah pintu terbuka lebar