pernikahan yang tidak didasari sama-sama mencintai akan lah sulit untuk kita.
begitu pun dengan Myranda, awalnya dia sangat bahagia menikah dengan lelaki cinta pertama nya, Namun Afandy tidak pernah mencintai nya. pernikahan mereka terjadi karena perjodohan kedua orangtua mereka. akankah Afandy membuka hatinya untuk myranda??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myranda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 25
" saya seorang anggota militer, saya ingin memeriksa sebuah ruangan" kata Kapten itu menunjukkan kartu pengenal nya
" baiklah pak,, lalu ruangan yang mana yang mau bapak periksa?" kata Kapten itu
" saya ingin memeriksa kamar tamu yang berasal dari Indonesia" kata Kapten itu
" tamu yang dari Indonesia lumayan banyak, ada yang langsung membeli apartemen ini, dan ada 6 orang yang mengontrak apartemen ini hanya 1 tahun saja, dan ada juga tamu dari Indonesia yang pulang pergi indonesia-korea. lalu kamar mana yang akan bapak periksa" kata penjaga gedung tersebut.
seketika Kapten itu kebingungan, dia tidak mungkin memeriksa semua gedung ini. dan tiba-tiba tiga orang teman mira yang dinas pagi kini mereka sudah sampai di gedung apartemen mereka.
" permisi nona,,,, bapak ini ingin memeriksa ruangan kalian, dia dari Militer" kata penjaga gedung itu menggunakan bahasa Inggris
" ada apa pak kenapa bapak itu melakukan pemeriksaan terhadap ruangan kami?" kata Lidya teman Mira
" maaf Nona saya ada kehilangan barang, barang saya tersebut berada di apartemen ini" kata Kapten itu
" bapak menuduh kami mencuri?" kata Johan
" maaf tidak seperti itu.... kebetulan yang menemukan barang saya orang Indonesia dan tinggalnya di tempat ini juga. dan saya harus memeriksa tempat yang ditinggali tamu dari Indonesia" kata Kapten itu
" ok baiklah.... mari kita masuk ke ruangan kami terlebih dahulu" kata Martin
ketika mereka berempat masuk ke dalam lift dan Martin menekan tombol lift nomor15. kini lift berhenti di lantai 15, dan mereka berempat keluar.
" kami sebenarnya berenam datang dari Indonesia , kami datang kemari dari kedokteran untuk membantu beberapa masyarakat yang membutuhkan medis" kata martin
" tapi 2 teman kami Lagi dinas malam, jadi kami hanya berempat yang ada di ruangan kami. karena satu teman kami sedang istirahat kebetulan dia kurang sehat." kata Lidya
" apa yang satunya lagi seorang wanita?" kata kapten itu
" iya.. dia dokter spesialis bedah saraf" kata Johan
" mari ke ruangan saya dulu pak" kata Martin
"maaf saya ingin bertemu dengan wanitanya saja. karena saya mengenal yang mendapatkan barang saya itu, tapi saya tidak tau namanya"
" bisakah saya bertemu dengan teman kalian yang satunya lagi" kata Kapten itu
" ayo pak ini ruangan teman kami" kata Martin
kemudian Martin menekan bel kamar nomor 5, yaitu kamar yang ditempati oleh Mira. Mira yang mendengar bel nya berbunyi, akhirnya dia keluar dan membuka pintu.
" Mira....." kata ketiganya langsung memeluk Mira
" aduh...aduh..sakit " kata Mira kepada ketiga temannya.
" maaf.... kami lupa kamu sedang terluka, kami memelukmu begitu kuat. maafkan kami" kata Johan
" kami sangat merindukanmu, kamu tahu kami sangat khawatir tentang kehilanganmu" kata martin
" kalau kamu tidak kembali hari ini juga kami akan melapor ke pihak pusat" kata Lidya
" maafkan aku teman-teman.... gara-gara aku ceroboh, aku jadi membuat kalian khawatir padaku" kata Mira
mereka melupakan keberadaan Kapten itu. kapten itu mengerti bahasa Indonesia, karena ibunya adalah orang Indonesia.
" syukurlah kamu bisa kembali... kami sangat senang pada saat Dodi dan Amanda memberitahukan kepada kami bahwa kamu sudah kembali dengan selamat" kata Lidya
" sekali lagi, jika kamu ingin pergi maka beritahu kami, jangan pernah pergi sendirian lagi. bagaimanapun kita hanya orang baru di sini" kata Martin
" maafkan aku teman-teman" kata Mira
" maaf saya ingin berbicara dengan teman kalian" kata kapten itu
" saya??" kata mira menujuk dirinya
Tapi seru kok cerita y. Makasih da menyuguhkan cerita ini jak author