NovelToon NovelToon
Diam - Diam Suka

Diam - Diam Suka

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Dosen
Popularitas:25.3k
Nilai: 5
Nama Author: Hijab Art

Seorang gadis yang diam-diam suka dengan seorang tentara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hijab Art, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 25 Hukuman Buat Reyhan

"Vi!" Panggil Reyhan sambil berjalan ke arah Vivi yang terlihat kaget.

"Aduh!, ada Reyhan lagi" Batin Vivi. Sontak Vivi langsung menjauhkan tangannya dari CCTV itu.

"Kamu mau ngapain?" Tanya Reyhan sembari berpura-pura baru datang dan melihat Vivi.

"Ini, aku di suruh lap jendela, heheh..." Bohong Vivi, sambil mencoba membersihkan kaca jendela itu dengan tangannya.

"Awas loh!, nanti ada tai cicaknya !" Ucap Reyhan sambil menatap jijik Vivi.

Vivi yang mendengar Reyhan langsung menatap Reyhan tidak percaya, dan langsung melihat tangannya yang terlihat kotor itu,

"Eww! Kotor, " Ucap Vivi dan langsung pergi meninggalkan Reyhan.

"Sebenarnya, Vivi mau ngapain nih cctv!," Ucap Reyhan secara berbisik setelah Vivi cukup jauh darinya.

"Rey!" Panggil Iyan yang dari tadi ditunggu-tunggu kedatangannya oleh Reyhan.

"Ye baru datang, aku udah tungguin kamu dari tadi loh!"

"Maaf!, maaf! Ada rapat OSIS tadi"

"Hei! Kalian! Sini!" Panggil kepala sekolah kepada Iyan dan Reyhan.

"Waduh!," Ucap mereka bersamaan.

Mereka tau, kalau sudah dipanggil oleh kepala sekolah di bagian halaman depan TU pasti disuruh membersihkan.

Mereka pun dengan rasa pasrah hanya berjalan mendekat.

"Cabut rumputnya di situ!" Ucap Kepala sekolah kemudian kembali berbincang-bincang bersama laki-laki yang terlihat sudah tua.

"Gara-gara kamu nih! Iyan, jadinya kena bks pagi-pagi" Ucap Reyhan dengan wajah sedikit kesal.

"Hah?, bks?" Tanya Iyan penasaran.

"Berkah Kepala Sekolah" Jawab Reyhan dengan becanda.

Mereka berdua pun sedikit tertawa,

"Heh! Apa ketawa-ketawa, cabut cepat!"

"Iya Pak!"

"Btw, Aku udah minta izin sama pihak sekolah, nanti kita langsung cek ajah!" Ajak Iyan kepada Reyhan.

Setelah beberapa menit mencabut rumput, akhirnya mereka diperbolehkan pergi oleh kepala sekolah.

Mereka pun berjalan kearah TU, dan masuk kedalam salah satu ruangan.

"Assalamu'alaikum, pak!"

"Waalaikumsalam, mau ngapain nak?"

"Saya udah mendapat izin dari pihak sekolah, mau lihat rekaman CCTV dibagian parkiran belakang kelas, boleh pak?" Ucap Iyan meminta kepada seorang lelaki tua yang tengah duduk didepan layar monitor itu.

"Owh, boleh!" Jawab pak tua itu sambil menggerakkan mousenya.

"Boleh langsung lihat waktu beberapa hari lalu?, di waktu jam pulang pak?" Pinta Reyhan

Tanpa berkata, pak tua itu nampak menggerakan lagi mousenya itu.

Nampak di layar monitor itu suasana di tempat parkiran cukup ramai, semuanya terlihat baik-baik saja tidak ada yang mencurigakan.

"Coba putar sebelumya pak!" Pinta Reyhan lagi.

Tapi, tetap sama. Tidak terjadi apapun di situ. Nampak di monitor Rahma langsung mengambil motornya dan melaju keluar sekolah.

Iyan dan Reyhan pun saling menatap satu sama lain, seakan mereka berdua saling melemparkan pertanyaan, "kenapa bisa tidak ada?"

***beberapa menit sebelumnya

Vivi berlari meninggalkan Reyhan di parkiran belakang kelas. Dan langsung mencuci tangannya yang telah kotor.

"Jangan sampai Reyhan curiga, dan mengecek cctv nya." Batin Vivi,

Vivi kemudian masuk di salah satu ruangan TU dengan tergesa-gesa.

"Pak!" Panggil Vivi kepada bapak tua di ruangan itu.

"Eh! Nak Vivi, mau ngapain ?" Pak tua itu cukup kenal dengan Vivi, karena ayah Vivi merupakan ketua komite sekolah yang cukup terkenal.

"Boleh minta tolong ngkk pak?"

"Boleh, mau apa?"

"Aku mau ngecek rekaman CCTV di parkiran belakang kelas."

"Owh, iya tunggu bapak carikan"

"Biar saya saja pak, bapak tadi dipanggil sama kepala sekolah, mendingan bapak ke sana saja!"

"Owh, baiklah" Ucap pak tua itu tanpa ada rasa curiga pada Vivi.

Setelah pak tua itu keluar, Vivi buru-buru mencari rekaman cctv itu dan memotong bagian video yang memperlihatkan dirinya melakukan sesuatu pada motornya Rahma.

***

Beberapa minggu telah berlalu, Rahma kini sudah sembuh setelah beberapa hari lalu pulang dari Rumah Sakit. Walaupun begitu, lukanya masih belum tertutup dengan sempurna, dan masih basah. Sehingga masih harus diperban.

Sekarang, dia bisa ke sekolah seperti biasanya.

"Wah!, Rahma sudah datang!" Teriak Deby dari dalam kelas.

"Yey!, Rahma sudah sembuh" Deby sepertinya bahagia dengan kedatangan Rahma, tidak seperti yang lainnya yang biasa-biasa saja melihat kedatangan Rahma.

Deby menghampiri Rahma dan membantunya untuk duduk di bangkunya.

"Terima kasih!" Ucap Rahma kepada Deby

"Sama-sama"

"Aku senang deh, akhirnya kamu bisa ke sekolah lagi. Aku kesepian tau, nggk ada kamu. Nggk ada yang temani aku pergi ke perpus, nggk ada temani aku dikelas..."

"Eh!, kan banyak orang Deby di kelas, masa nggk ada yang temani kamu"

"Heheh...nggk becanda. Kangen!" Ucap Deby sambil memeluk Rahma. Dan dibalas Rahma, karena kedua sahabat ini jarang bertemu semenjak Rahma kecelakaan. Mungkin Deby bisa saja selalu datang ke RS menjenguk Rahma, tapi sayangnya Deby tidak bisa naik motor, ke sekolah pun harus ngikut sama kakaknya.

"Owh iya, kenapa kamu bisa kecelakaan?" Tanya Deby melepas pelukannya pada Rahma.

"Nanti ajah aku ceritain, itu pak guru udah mau masuk" Jawab Rahma pelan karena melihat gurunya sudah mau masuk kelas.

***

Di kelas Reyhan hari ini ada mata pelajaran olahraga, hampir bersamaan dengan kelasnya Rahma. Kalau kelasnya Reyhan jam pertama sampai jam ketiga, kelasnya Rahma baru masuk pelajaran olahraga jam ketiga.

Sepanjang pelajaran berlangsung, Reyhan hanya nampak termenung memikirkan apa yang sebenarnya terjadi pada motor Rahma beberapa waktu lalu sehingga membuatnya kecelakaan. "Dia memang sering dibully, tapi kalau sudah kelewat batas hingga membuatnya kecelakaan seperti itu, itu kejahatan namanya." Batin Reyhan.

"Reyhan!" Panggil pak guru. Tapi Reyhan masih belum sadar.

"Reyhan!" Panggil pak guru lebih keras

"Eh!, iya Pak?"

"Sekarang giliranmu!"

Reyhan mendapatkan giliran untuk praktik melemparkan bola. Yaitu bola kasti yang dilempar berpasangan. Reyhan melemparkan bolanya kepada teman pasangannya, tapi tanpa sengaja bola itu malah mengenai kaca jendela perpustakaan.

"Krek!" Kacanya pecah.

"Reyhan!" Marah pak guru.

Tanpa sengaja, kejadian itu dilihat oleh Rahma yang sudah bersiap untuk masuk pelajaran olahraga. Rahma hanya menggelengkan kepalanya, "Reyhan!, Reyhan!" Ucap Rahma sambil sedikit menertawakan sahabatnya itu.

"Sekarang juga push up 100 kali!" Perintah pak guru

"Tapi pak!, nggk sengaja" Ucap Reyhan.

"Cepat turun!"

Reyhan hanya pasrah dan mengikuti perintah gurunya itu. Tanpa sengaja mata Reyhan melihat Rahma yang sedang menertawakannya itu. Rahma yang sadar Reyhan menatapnya, kemudian berhenti tertawa. Reyhan memanyunkan sedikit bibirnya kedepan, tanda dia lagi bete.

"Satu, dua, tiga, empat....." Reyhan mulai menghitung push up nya sendiri.

Sedangkan di kelas Rahma, mulai pemanasan terlebih dahulu sebelum masuk praktik. Dengan guru yang mengajar dikelaanya sama dengan guru yang mengajar dikelasnya Reyhan.

"50, 51....heh!" Reyhan kelelahan dan melemahkan tubuhnya sambil tengkurap.

"Masa gitu ajah nggk bisa!, bagaimana mau jadi tentara" Ejek pak guru kepada Reyhan.

Dan siswa-siswi yang mendengarnya pun tertawa.

"Hah, huh...aduh! Pak! Udah nggk kuat" Ucap Reyhan dengan nafas ngos-ngosan.

"Ya udah!, berhenti!" Ucap pak guru.

"Alhamdulillah!" Ucap Reyhan akhirnya dia bisa lepas dari hukuman itu. Ketika Reyhan ingin bangkit dari push up,

"Aduh!" Ucap Reyhan sambil memegang lengannya.

"Kenapa?" Tanya Pak guru.

"Sakit pak!"

***next

1
Ana Nurjanah Hsb
nex kak 🥰
Ana Nurjanah Hsb
Thor belum ada lanjutannya ya?
Hijab Art: hai kak, kami udah update yah!, jangan lupa baca🤗, happy Reading🥰
total 1 replies
AwanMendung26
Author kapan update nih?
AwanMendung26
Lanjut Thor semangat. 🔥🔥
Semoga secepatnya bisa update lagi.
AwanMendung26
Thor, updatenya jangan lama-lama, ya. 🌻Semangat selalu untuk author 🔥
AwanMendung26
Hampir mirip, ya? sedikit terpeleset dari namaku. hhhh
AwanMendung26
Jangan lama-lama, ya, thor updatenya.
Semangat 🌻
Hijab Art: siap kak👍🥰
total 1 replies
Ana Nurjanah Hsb
kak jangan lama lama dong up nya 🥺 udah nungguin ceritany 😁
Hijab Art: siap kak👍🥰
total 1 replies
AwanMendung26
Semangat author ku 🌻🌻
AwanMendung26
Hmm hmmm kayak kenal.
Gimana nih Thor?
Hijab Art: waduhh 🥲
total 1 replies
AwanMendung26
hhhhh
Hijab Art: halo kak, saling support yuk!🥰
total 1 replies
tuan angkasa
lanjut up nya thor, jangan lupa mampir ya
Hijab Art: Siap kak!😉
total 1 replies
Hijab Art
Terima kasih Kak udah mampir🥰🙏
Ana Nurjanah Hsb: kak lanjut dong ceritanya
total 1 replies
Andi Fitri
👍👍👍
Hijab Art: weh! iye kak, to Bone ka, heheh...😅
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!