NovelToon NovelToon
HOW CAN I NOT LOVE YOU

HOW CAN I NOT LOVE YOU

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:161.5k
Nilai: 5
Nama Author: REZ Zha

Anindita menjalani pernikahan keduanya bersama Ricky Pratama, pria yang dulu pernah merengut kesuciannya, pria yang dulu dia anggap adalah penghancur masa depannya. Namun, siapa menduga jika saat ini dia justru telah menjadi istri executive assistant perusahaan properti milik Angkasa Raya Group itu.

Walau dirasakan menjalani pernikahannya tanpa rasa cinta, namun Anindita begitu merasakan kebaikan, kehangatan dan ketulusan hati Ricky yang begitu sabar menanggapi sikap keras kepalanya.

Di tengah biduk rumah tangganya yang sedang berjalan tenang, tiba-tiba sosok dari masa lalu mereka hadir dan mengusik kebahagian rumah tangga mereka yang perlahan-lahan sedang dibangun.

Lalu,. bagaimana mereka berdua menghadapi kerikil yang menghadang perjalanan rumah tangga mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon REZ Zha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25 -- Alat Kontrasepsi

Setelah melewati empat hari menginap di sebuah resort yang ada di kawasan Bunaken, hari ini Ricky dan Anindita berencana kembali ke Jakarta. Kepulangan mereka tentu saja disambut antusias oleh Anindita, karena dia memang sudah sangat merindukan kedua anaknya, Ramadhan dan juga Arka.

Anindita duduk menunggu di sofa lobby, sementara Ricky sedang berbicara dengan petugas di meja resepsionis untuk check out dan menyerahkan kunci kamar.

" Hai, cantik. Akhirnya kita bertemu kembali ...."

Anindita menolehkan pandangannya saat mendengar suara seseorang mengajaknya rbicara kepadanya. Mata indah Anindita seketika terbelalak mendapati sosok Johan kini sudah berdiri menjulang di hadapannya.

Merasa tidak nyaman dengan kemunculan Johan, Anindita segera bangkit. Tangannya meraih dua buah handle koper untuk menjauh dari Johan, adik sepupu Koh Leo, mantan bos Anindita dulu.

" Hei, mau ke mana?" Tangan Johan mencekal lengan Anindita, membuat Anindita tersentak kaget.

" Lepaskan!" hardik Anindita dengan menepis tangan Johan yang mencengkram tangannya.

Bentakan yang diucapkan Anindita sontak membuat beberapa orang yang berada di sana membolehkan pandangan ke arah Anindita termasuk Ricky.

Ricky bergegas menghampiri Anindita saat melihat istrinya kembali diganggu oleh Johan. Dengan geram Ricky mencengkram pundak Johan lalu menghantamkan sebuah bogem mentah di wajah pria itu.

Buugghh

Braaakkk

Tubuh Johan yang baru saja menerima pukulan di wajahnya terhuyung hingga menabrak kursi di belakangnya.

" Astaghfirullahal adzim ...! Mas, jangan ...!" Melihat suaminya murka hingga sampai berbuat kasar terhadap orang lain, Anindita langsung menarik tubuh Ricky agar tidak terus menyerang Johan.

" Masih berani saja kau bersikap kurang ajar terhadap istriku!" Ricky terlihat sangat emosi dengan sikap Johan yang dia anggap mele cehkan istrinya.

" Mas, sudah! Jangan membuat keributan! Malu dilihat orang!" Anindita menahan tubuh Ricky yang hendak menyerang Johan kembali.

" Ada apa ribut-ribut, Tuan?" Petugas resort mendekati Ricky dan Anindita.

" Kenapa orang ini masih saja ada di sini?! Dia ini orang licik! Keberadaannya sangat mengganggu di sini. Saya sudah laporkan kepada pihak hotel agar mengawasi dia. Kanapa dia masih bisa bebas berada di sini dan mengganggu istri saya?!" Ricky merasa kesal karena Johan masih berkeliaran di sekitar tempatnya menginap.

" Maaf atas ketidaknyamanannya, Pak. Sebentar saya panggilkan petugas keamanan untuk membawa pria ini." Petugas resort segera menyuruh rekannya untuk memanggilkan pihak keamanan.

***

" Mama ..." Arka berlari ke arah Mamanya ketika Anindita membuka pintu kamar tempat Ramadhan dan Arka selama menginap di rumah Dessy.

" Arka, Sayang ..." Anindita merentangkan tangannya siap menerima tubuh Arka dengan membungkukkan sedikit tubuhnya.

" Mama kangen sekali sama Arka ..." Anindita segera mengangkat tubuh Arka dan menciumi pipi Arka. Beberapa tidak bertemu langsung dengan Arka maupun Ramadhan. membuat dirinya dilanda rasa rindu yang membuncah.

" Arka kangen sama Mama nggak?" tanya Anindita masih menghujani ciuman di pipi tomat Arka.

" Papa ..." Tak menghiraukan pertanyaan Anindita, Arka justru merentangkan tangannya kepada Ricky yang baru menyusul Anindita ke kamar anak-anak. Arka meminta agar Ricky segera menggendongnya.

" Arka kangen sama Papa, ya?" Ricky langsung mengambil tubuh Arka dari tangan Anindita. Kali ini giliran pipi bulat Arka terkena serangan ciuman dari Ricky beberapa kali.

" Aka tangen Papa ..." celoteh Arka dengan merangkulkan tangan mungilnya ke leher Ricky.

" Kok Arka kangennya sama Papa saja, sih? Memangnya Arka nggak kangen sama Mama juga?" Anindita memprotes sikap putranya yang lebih memilih digendong oleh Ricky ketimbang dirinya.

" Arka kangen sama Papa sama Mama juga dong, Ma." Melihat istrinya mengeluh, Ricky mencoba menjelaskan agar Anindita tidak merasa cemburu dengan sikap bayi berusia dua tahun itu.

" Eh, Kak Ricky dan Mbak Anin sudah datang rupanya. Gimana bulan madunya? Sukses nggak, Mbak?" Dessy yang baru tiba di kamar menyembulkan kepalanya di pintu.

" Sudah pasti sukses, sampai-sampai Mbakmu ini selama bulan madu maunya di kamar saja nggak mau keluar ke mana-mana " Ricky mengerlingkan matanya ke Anindita dengan senyuman terkulum di sudut bibirnya.

" Wah, wah, wah, bisa-bisa Rama sama Arka akan cepat punya adik lagi, nih." celetuk Dessy membuka lebar daun pintu kamar anak-anak.

" Kau doakan saja semoga itu benar terjadi," sahut Ricky menanggapi ucapan Dessy.

" Eh, tapi, Mbak Anin belum lepas KB, kan?" Tiba-tiba Dessy teringat jika Anindita belum lepas menggunakan alat kontrasepsi.

" Iya, Mbak." sahut Anindita seraya melirik ke arah suaminya yang sedang memperhatikannya..

" Kapan jadwal suntik lagi?" tanya Dessy kemudian.

" Dua Minggu lagi, Mbak." jawab Anindita kembali.

" Ya sudah, sebaiknya Mbak Anin nggak usah pasang KB lagi. Arka 'kan sudah lepas ASI Mbak Anin. Jadi nggak masalah kalau Mbak Anin mau hamil lagi." Dessy memberikan sarannya.

" Kalau pakai memang tidak mungkin hamil, Des?" tanya Ricky penasaran.

" Nggak menjamin seratus persen, Kak. Tapi memang banyak yang berhasil menunda kehamilan. Ya, kalau memang sama Allah nya dikasih anak, biarpun pasang KB tetap saja bisa hamil. Siapa yang bisa menentang kehendak Allah?" Dessy menjelaskan bagaimana peran alat kontrasepsi sebagai alat penunda kehamilan, tapi tetap takdir dari Allah SWT lah yang menentukan.

" Arka kita ke bawah, yuk! Papa beli oleh-oleh mainan untuk Arka." Ricky kemudian berjalan keluar meninggalkan kamar membawa Arka

Anindita mende sah. Dia merasa jika suaminya itu pasti kecewa dengan sikapnya yang masih menunda kehamilan.

" Sebaiknya Mbak ikutin saran saya, deh. Kak Ricky itu kayaknya kepingin banget Mbak Anin hamil lagi. Kelihatan sekali wajahnya sepertinya kecewa banget." Dessy seolah memprovokasi membuat Anidita semakin merasa bersalah.

" Iya, Mbak." Anindita hanya mengiyakan apa yang diucapkan oleh Dessy kepadanya.

Malam harinya setelah mereka kembali ke rumah mereka. Anindita menemani Arka dan Ramadhan tidur terlebih dahulu sebelum kembali ke kamarnya.

Ricky menoleh ke arah pintu saat Anindita masuk ke dalam kamar. Ricky yang tadi sedang membaca buku langsung menutup buku di tangannya lalu menaruh di atas nakas. Kemudian dia merebahkan tubuhnya dan menarik selimut hingga batas lehernya.

Sikap Ricky yang seperti itu membuat Anindita berpikir jika suaminya itu memang benar marah terhadapnya. Dia bahkan memperhatikan Ricky yang tidur memunggunginya.

Anindita menghela nafas panjang lalu ikut merebahkan tubuhnya menghadap ke arah punggung Ricky. Dia ingin berkata, namun terasa ragu untuk diucapkannya.

" Mas marah ya sama aku?" Akhirnya pertanyaan itu keluar juga dari mulut Anindita setelah sejak tadi tertahankan untuk dia lontarkan.

" Untuk?" Tak menolehkan pandangan ke arahnya, namun Ricky membalas apa yang ditanyakan Anindita kepadanya.

" Aku masih pakai KB," lirih Anindita.

" Menurut kamu?" Ricky masih tidak mengubah posisi tidurnya.

" Sepertinya memang begitu," jawab Anindita.

" Lalu?"

" Aku akan berhenti memakai alat kontrasepsi, Mas. Kalau Mas ingin punya anak lagi dalam waktu dekat." Anindita memutuskan menghentikan penggunaan alat kontrasepsinya yang dia pakai sejak menikah dengan Ricky.

" Yakin?"

" Iya, Mas."

Ricky langsung membalikkan tubuhnya dengan mengembangkan senyuman.

" Nah, gitu, dong! Itu baru namanya istri idaman ..." Ricky mengakhiri perkataannya dengan kekehan.

Melihat wajah sumringah Ricky membuat Anindita seketika curiga.

" Mas pura-pura marah ya tadi?" tanya Anindita curiga.

" Iya, dong! Kalau aku benar-benar marah, nanti aku nggak dikasih jatah sama kamu. Kan aku sendiri yang rugi." Ricky tertawa kencang karena berhasil menjebak istrinya sendiri.

" Mas Ricky curang!" Anindita langsung memberikan pukulan ke tubuh Ricky, namun hal itu tidak berlangsung lama karena Ricky sudah berhasil melumpuhkan Anindita hingga membuat istrinya itu tidak berdaya dalam kungngkungannya.

*

*

*

Bersambung ...

Happy Reading❤️

1
Lia Nurlaila
sebenarnya ini baca udah berulang kali karena memang suka
Chu Shoyanie
di dunia nyata mh byk istri yg ditinggal mati suaminya ketika nikah lg udah lupa wh kyknya th ma alm,apalagi kl suaminya yg skrg BS SGT mencukupi kebutuhan lahir batinnya,beuh ke mkm mantan suaminya aja GK prnh lagi!
Chu Shoyanie
Anin terkesan bodoh bukan polos...
di dunia nyata SDH GK ada kyknya wanita desa yg polos apalagi kl SDH kaya...
Ayo Ricky asah terus kepolosan Anindita biar GK jadi plong* kyk pemimpin Konoha tuh;pl*ngo tp menyengsarakan rkyt!
👸 Naf 👸
yahhh Thor knp udh Tamat, aku baca ini ngebut ga sampe seharii udh tamat, masih pengen liat apa mm Anin yg ga jutek sm Papa Ricky 😅😄
👸 Naf 👸: anyway makasih kak Rez Zha udh bikin cerita inii walo bab nya pendek,, krn sbnnya blm pengen move on dr Papa Ricky.
Tapi cerita kak Rez Zha baguss semuaa dr 4 novel yg udh kubaca, ga ada yg gagal mnrt akuu, thank u otor sayang ❤️❤️
total 1 replies
👸 Naf 👸
papa Rocky mmg ter the best
👸 Naf 👸
Bagus Papa Ricky, sesekali mmg harus bersikap tegas sm Anin biar Anin tau salahnya. Terus terang gemes n kesel sm Anin, secara Ricky udh total loh sayangnya ke Anin tp Anin masih aja blm move on
👸 Naf 👸
kenapa kesel sm Anin ya, padahal Ricky udh all of banget ke Anin, tp sikap Anin ga kaya pas ke Aryaa
👸 Naf 👸
keren Cik Luci
Vicka Byl
alurnya slow enk d bc
Dafila Nurul
bagus ceritanya. cm ga suka sm sifat keras kepala nya anin
gia nasgia
Akhirnya yg di nantikan papa Ricky 😍😍🥰 makasih Otor untuk kebahagiaan papa Ricky dan mama Anin 😘👍
gia nasgia
Next
gia nasgia
Tetap curiga dengan niatnya Ria dan Lanny
gia nasgia
Boleh tapi ada syaratnya mama Anin harus memakai lingerie yg berwarna mint itu 🤣🤣🤣🤭
gia nasgia
lanjutkan 👍
gia nasgia
Semoga mama Anin benar "menyadari kesalahannya 🤦
gia nasgia
Kenapa aku senang klau Si boss somplak memprovokasi papa Ricky 😂😂
gia nasgia
Mama Anin benar"belum mengikhlaskan kepergian papanya Arka 🤦aku mendukung dgn sikapnya papa Ricky, agar mama Anin menyadari kesalahannya 😏
gia nasgia
Ampun deh mama Anin 🤦🤦
gia nasgia
Tdk salah papa Ricky memilih mama Anin yg berhati malaikat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!