NovelToon NovelToon
Secret Marriage

Secret Marriage

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Pernikahan Kilat / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:23.8k
Nilai: 5
Nama Author: Farradita

"apaan tiba tiba ngelamar gue didepan mama papa gue,lo gila ya Sa",teriak Alula yang terkejut dengan lamaran Angkasa.
"Baiklah besok kalian bisa langsung menikah",jawab singkat Frans Abraham Papa Alula.
"Masa depan kamu akan terjamin jika kamu memilih Angkasa La,percaya sama mama...karena mama kenal dekat dengan mama nya Angkasa",imbuh Donita.

brakkkk,
Alula pingsan.

Akankah Alula menerima lamaran Angkasa,dan bagaimana jika mereka menikah diusia yang masih belia dan masih sekolah?
Yuk simak kisahnya,jangan lupa dilike,komen nd follow author ya gaes🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Farradita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lulus

Tiga tahun telah berlalu,kini mereka berenam tengah menanti hasil pengumuman guna mengetahui lulus atau tidaknya.Selama tiga tahun mereka lalui dengan banyaknya cobaan yang bahkan membuat Hans hampir dikeluarkan dari HIS karena memukul seorang siswa yang memaksa Luna menjadi kekasihnya.

Clara?gadis itu ketahuan hamil oleh kedua orang tuanya dan kini ia tinggal diluar negeri bersama orang tuanya.

Pasutri kecil itu terlihat sangat bahagia layaknya sepasang kekasih.Jika pasutri pada umumnya mereka akan saling menikmati surga dunia,namun keduanya tampak santai tanpa harus melakukan itu.Pasalnya mereka sama-sama saling berjanji untuk menjaga diri mereka.Sebatas tidur dalam satu ranjang dan atap yang sama tidak membuat mereka hilang kendali.

Ya meskipun membuat Angkasa kelimpungan hampir gila menahan hasratnya,namun Alula selalu mengingatkan pada sang suami untuk selalu sabar menunggu hari itu tiba.

Pagi tadi,sebelum berangkat sekolah Alula sempat mengatakan jika ia punya kejutan untuk sang suami jika suaminya lulus."Kalau nilai kamu lebih tinggi dari aku,aku janji bakalan kasih kamu hadiah luar biasa...kejutan yang bakalan kamu ingat seumur hidup kamu sayang",ucap Alula sambil menoel hidung mancung Angkasa.

Angkasa yang mendengar itu hanya menautkan alisnya seolah bertanya'apa',namun Alula malah mengangkat kedua bahunya."Ckkk,sayang please jangan bikin aku jadi makin gila..udah cukup tiap malam selama tiga tahun ini kamu siksa aku",rengeknya manja pada Alula.

Sampai di sekolah,ternyata keempat sahabat mereka sudah menunggu di parkiran sekolah.

"Kalian tidur disekolah apa gimana sih,kok udah disini aja?",tanya Alula sambil terkekeh."Enak aja,lo gak liat La ini udah jam berapa",sungut Della yang kini makin berani bergelayut dilengan kekar Brian.

"Udah gak usah ribut,yuk cabut keburu telat nih",sahut Luna dan menarik lengan kedua sahabatnya.

Karena kelas mereka berbeda otomatis ya terima pengumumannya beda juga.Terlihat para wali murid mulai berdatangan untuk turut mengambil hasil ujian kelulusan anak mereka selama sekolah di HIS.

Waktu sudah menunjukan pukul 09.00 WIB,dimana sudah saatnya para guru memberikan amplop coklat yang tentu saja isinya bukan uang.

Satu persatu murid di HIS dinyatakan lulus 100% dengan nilai yang begitu memuaskan.Disinilah puncak yang Angkasa nanti,melihat hasil ujian nya dan menunjukan pada sang istri."Gak sabar mau pamer sama ayang",katanya sambil melirik sana sini mencari keberadaan sang istri."Hmm,dimana sih orang nya?masa udah pulang",gumamnya sambil terus mencari-cari batang hidung seseorang yang amat dia cintai.

Hap

Ada tangan yang kini sudah melingkar di perut Angkasa,kemudian Angkasa memutar tubuhnya perlahan sembari memegangi tangan itu.

"Clara....",Angkasa terkejut bukan main dan segera mendorong tangan itu."Selamat ya sayangku,kamu udah lulus...aku nunggu moment ini buat bisa ketemu sama kamu setelah tiga tahun",ungkapnya tanpa rasa malu sedikitpun.Pasalnya seluruh HIS tahu kasus Clara terakhir kali yang benar-benar memalukan sekolah yang mereka naungi.

"Menjijikan...",

"Gak punya malu..",

"Gak tobat-tobat..",

cibir setiap siswa yang melihat Clara disana.

Alula cs yang kini sedang ditoilet pun dibuat geram,karena sejak tadi mereka mendengar apa yang sudah Clara lakukan pada Angkasa.

"Bisa-bisanya kita kecolongan",geram Della yang sudah berapi-api."Sabar Dell,yang dipeluk kan Angkasa bukan Brian...Alula aja diem-diem bae",seloroh Luna sambil melirik ke Alula yang nampak tenang seolah tidak terjadi apa-apa pada sang suami.Fisiknya sih biasa saja,tapi hatinya jangan tanya.Dia diam sebab sedang menahan gejolak amarah yang berkobar didalam dadanya.Ingin sekali dia mencabik-cabik Clara saat ini juga jika tidak mengingat ini masih di area sekolah.Dia selalu mengatur nafas dalam ketika sedang berjalan menuju tempat dimana sang suami saat berada.

"Sejak kapan lo kembali?dan kenapa lo masih aja gak waras Ra?",tanya Hans mencibir kelakuan Clara.

Yang ditanya tidak bergeming,dia hanya fokus menatap karya Tuhan yang sempurna itu,wajah nya yang semakin tampan,badannya yang kekar atletis,mata nya yang setajam elang,semua terlihat semakin sempurna bagi Clara.

"Mendingan sekarang lo pergi,sebelum gue bikin lo nyesel udah balik kesini dan ganggu hidup kita",ucap Angkasa dengan menahan segala amarah nya.

Kini atensi siswa teralihkan dengan kedatangan ketiga gadis yang jadi idola para kaum adam di HIS.

Ya,itu adalah Alula,Della dan Luna.Ketiga nya berjalan beriringan,tiupan angin seolah secara sengaja meniup kearah wajah mereka dan membuat rambut indah mereka yang terurai indahpun terhempas layaknya iklan shampo.

"Gilak sih,tiga srikandi HIS ini bikin gue selalu iri..",

"Mereka itu ibarat lukisan yang indah dari Tuhan..",

"Daebakk,damage nya Alula bikin gue yang cewek minder seketika..",

bisik para siswa yang kini tengah melihat mereka bertiga yang hanya sekedar berjalan saja mendapat pujian.

"Minggir lo maknya biyawak...",sarkas Luna sembari melewati Clara menuju ke arah Hans sang pujaan hati.

Disusul dengan Della dan Alula yang nampak hanya diam namun tetap dengan tatapan yang tajam.

Clara bergeming tidak peduli sama sekali,dia justru akan meraih lengan Angkasa lagi namun kali ini gagal.

"Ckk,apaan sih lo..ganggu aja pertemuan gue sama calon suami gue",dia sengaja menekankan kata suami seolah dia benar-benar adalah calon istri Angkasa.

Semua yang berada disana tertawa serempak dengan tatapan meremehkan pada Clara.Ya semua tertawa dengan ucapan konyol yang dilontarkan tanpa tahu malu dari seorang Clara.Mendapat perlakuan seperti itu Clara mulai marah,tangannya mulai mengepal kuat.Setelah itu barulah dia berlari pergi tanpa memperdulikan ejekan dari para murid yang kini sudah mendapat predikat Lulus itu.

Alula tersenyum menatap ke arah Angkasa,namun alih-alih membalas senyuman itu Angkasa justru merasa ngeri.Susah payah Angkasa menelan salivanya,berusaha menetralkan pikiran buruk yang berkecamuk di kepalanya.

"Congrats sayang,lulus dengan nilai yang hampir sempurna",ucap Alula dengan wajah yang masih tersenyum tenang.Angkasa mengangguk pelan membalas senyuman itu dengan paksa,kemudian menghela nafasnya panjang dan membuangnya kasar.

"Terima kasiy ucapannya sayang dan maaf",jawabnya sambil menunduk seperti anak kecil yang tidak sengaja merusakkan mainan temannya.

"Maaf karena aku gak tahu kalau Clara akan kembali nekat mendekatiku bahkan...,ucapannya menggantung terjeda begitu saja dan menguap diudara dengan bebas.

"Bahkan...?",tanya Alula penasaran dengan penuturan Angkasa.Angkasa masih menimbang-nimbang untuk jujur apa yang sudah Clara lakukan padanya.

Keempat sahabat mereka pun turut merasa deg-degan,bahkan ini lebih menegangkan dari sebuah ujian nasional.Hans dan Brian kemudian mengajak kekasih mereka masing-masing untuk pergi,memberi ruang pada dua sejoli itu yang sedang dilanda kegundahan.

"Kita mau kemana by?",tanya Della penasaran pada Brian."Kehotel,mau?",jawab Brian menggoda.

"Hah?apa?kenapa?kamu mau ajak aku ketemu sama papa kamu?",tanya Della lagi dengan polosnya.

"Bukan by,tapi kita *** *** disana.Gak rugi deh pokoknya",ucap Brian sambil terkekeh.

"Jangan macem-macemin sahabat gue lo Ian...",ancam Luna dengan mata melotot."Kita juga kehotel kok beib,kamu maukan?",timpal Hans yang justru langsung mendapat cubitan diperut sixpack nya.

Kembali ke dua sejoli yang tadi sedang gegana:-)

Mereka kini duduk ditaman sekolah,seolah sedang menikmati hari terakhir mereka disekolah ini.Sekolah yang sudah mempertemukan mereka dan menjadikan mereka pasangan suami istri muda nan bahagia.

Tiba-tiba seorang pria datang membawa dua bucket besar,satu bucket berisi bunga aster ungu dan bucket satunya berisi lembaran uang dolar.

"Permisi,apa benar anda nona Alula?..saya mendapat titah untuk mengantar bucket ini pada nona",ucap sang kurir sembari memberikan dua bucket tersebut.

"Kalau begitu saya permisi",pamit sang kurir sebelum mendapat banyak pertanyaan.Karena saat ini Alula hanya bengong karena bingung,siapa yang kasih sedangkan suami nya saja ada disampingnya sedari tadi.

Alula kemudian menatap ke arah Angkasa,namun Angkasa malah mengangkat kedua bahunya tanda tidak tahu."Buang aja lah kalau gitu,gak tahu juga ini dari siapa",ucapnya sambil hendak membuang bucket itu.

"No Sayang,jangan dibuang",teriak Angkasa kelabakan sendiri.

"Jadi,bener ini dari kamu?",tanya Alula dengan mengangkat alis kirinya.

"Iya..ucapan selamat dan tanda maaf dariku,sebenarnya aku akan kasih pas kita udah dihotel tapi karena aku lihat kamu sedang tidak bersahabat jadi mau gak mau aku kasih sekarang",jujur Angkasa.

"Makasih Sayang...",Alula menghamburkan pelukannya pada sang suami.Angkasa terkejut bukan main,mendorong pelan tubuh Alula,"kamu gak marah sama aku honey?",tanya Angkasa dengan mengerjapkan kedua matanya.

"Lah,ngapain marah?emang kamu ada salah apa sama aku?hmm?",tanya Alula kembali memeluk Angkasa.

"Aku pikir kamu marah gara-gara Clara yang tadi tiba-tiba meluk aku",ungkap Angkasa yang kini membalas pelukan sang istri lebih dalam.Alula melepas pelukannya dan tersenyum menatap Angkasa dalam-dalam."Aku tahu kamu lebih dari siapapun hubby,jadi aku gak mungkin raguin kamu",ucapnya dan diangguki Angkasa dengan semangat.

"Oke sekarang kita ke hotel sesuai rencana",sambil menggendong sang istri ala bridal Angkasa sedikit berlari menuju dimana mobil mereka terparkir.Tidak peduli dengan semua pasang mata yang kini tengah memperhatikan mereka.

"Apa,hotel?",tanya Alula yang baru sadar kemana suaminya akan membawa.

~bersambung~

(akhirnya mereka lulus,tapi ini bukan akhir ya teman2 melainkan awal dari kisah mereka yang sebenarnya,

terima kasih sudah setia membaca Secret Marriage jangn lupa like nya,happy reading♡)

1
Thirta Nata
mampir kak😘
farradhitaa: happy reading Kak💞
kalau rame bkalan bkin kisah anak2 mreka😁
total 2 replies
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
Lanjut kak
Salam dari sang dewi merpati
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
Lanjut thor
ima Gallardiev
saya mampir kak. kayaknya menarik nih cerita nya☺
farradhitaa
Keren
Fatih Asy Syauqie
Jadi kaya cerita misteri ya
farradhitaa: hehe pantau terus Kak..jangan lupa tinggalkan like sebagai dukungan ya🥰
total 1 replies
Sofi
kak author kebiasaan deh suka ngegantungin smpe penasaran kan jadinya🥺🤭
farradhitaa: biar mau lanjut baca lagi😂🤭
total 1 replies
farradhitaa
Ramaikan novel baruku juga ya gengs..judulnya Gadis Pilihan Mama....happy readyng🥰
farradhitaa: the best emang Kakak satu ini🥳🥳🥳
total 2 replies
farradhitaa
insha Allah hari ini update ya Kak🥰
Sofi
wah jadi penasaran akankah lea menggatikan luna untuk hans..lanjut trus thorr🥰🤗
Sofi
lanjut thor makain penasaran ajja sama klnjutan ceritanya🥰🤗
farradhitaa: siap kak🥰
total 1 replies
Adeshokhaa
cepat sehat kak author...
selalu ditunggu up nya...
farradhitaa: makasih kak,hari ini update 3 bab yakkk sesuai janji😊jadi jangan lupa baca🥰
total 1 replies
Fatih Asy Syauqie
Setia menunggu up thor
Author SUPERSTAR: Permisi, baca Aku (Bukan) Wanita Murahan yuk...
total 1 replies
Fatih Asy Syauqie
Di tunggu upnya
farradhitaa: siap kak🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!