NovelToon NovelToon
Kembar Tiga Sang CEO Dingin

Kembar Tiga Sang CEO Dingin

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / CEO / Romansa / Tamat
Popularitas:459k
Nilai: 5
Nama Author: Julian_06

Alya Renatha tak pernah menyangka akan diceraikan oleh Leonhart Varellion, CEO dingin dari Leonhart Corporation yang menikahinya tanpa cinta. Saat ia pergi dari hidup pria itu, Alya tidak tahu bahwa dirinya sedang mengandung anak kembar tiga.

Bertahun-tahun berlalu. Alya kembali ke kota itu bersama ketiga putranya. Tanpa sengaja, mereka bertemu dengan Leon di sebuah lobi hotel.

“Om, mau nggak jadi Papa kami?” tanya ketiga bocah itu serempak—membuat Leonhart Varellion terpaku dengan tatapan datar, karena wajah mereka mirip dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julian_06, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keinginan Apa?

Acara makan-makan pun dimulai, di Alya mengajak si kembar ke kamar mandi untuk membasuh wajah mereka.

Mereka sangat bandel sekali sampai bermain perang-perangan kue.

"Setelah basuh langsung bilang Mama!

Mama akan lap pakai tisu basah," ucap Alya.

"Siap, Mah."

Alya menunggu di depan kamar mandi sambil memainkan ponselnya, Leon pun datang dan tersenyum melihat kekasihnya hari ini.

"Ini kamar mandi perempuan," ucap Alya.

"Ya, aku tahu. Aku tidak sabar menikah denganmu," jawab Leon.

Saat bersamaan mereka mendengar suara guyuran air, mereka membuka pintu kamar mandi dan melihat ketiga anak-anaknya basah kuyub.

Mereka pun terkejut padahal tidak ada pakaian ganti, Alya lupa jika mereka masih bicah usia 5 tahun yang sedang jahil-jahilnya.

"Ya ampun!" ucap Alya dengan mode galaknya.

"Mah, Fared dulu yang nakal, dia nyiramn aku pakai air duluan," jelas Farad kesal.

"Farid, Mah, yang mulai dulu," jelas Fared.

"Yeee.... fitnah, Farad yang mulai dulu

kok," jawab Fared.

Alya menjewer telinga mereka sampai mereka meminta ampun, Leon tertawa kecil dengan aksi kenakalan mereka.

Dia lekas meminta Alya melepaskan jeweran itu kemudian mengajak anak-anaknya untuk mengeringkan pakaian.

"Sudah! Sudah! Ikut Papa keringkan baju kalian dulu," ucap Leon sambil menggandeng mereka.

Alya memandang punggung mereka, ia tersenyum karena pada akhirnya Leon mau berubah demi mereka.

Setelah itu ia berjalan menuju ke aula dan menikmati hidangan yang ada, para pegawai hari ini sedang menikmati pesta yang jarang dilakukan.

Riana mendekati Alya, wanita itu belum sepenuhnya menerima Alya menjadi menantunya.

"Mama?" ucap Alya.

"Kamu bisa saja menikah dengan putraku, tapi aku belum menerimamu," kata Riana.

"Aku paham, Mah. Aku tahu jika Mama maunya mendapatkan menantu yang kaya serta berkelas sedangkan aku hanya wanita miskin serta pekerjaan juga sebatas pelayan."

"Untunglah sadar diri! Aku tidak sudi menerimamu apalagi anak-anak bandel mu itu tidak ada sopan santun," jelas Riana membuat Alya sakit hati jika menyangkut tentang anaknya.

Riana menjauhinya dan bergabung dengan wanita-wanita lain, sedangkan Alya terdiam sambil memegang piring yang masih kosong.

Saat bersamaan Leon dan anak- anaknya datang, pria itu langsung tahu jika Alya sedang bersedih.

"Alya? Kenapa?"

"Eh.... sudah ganti pakaian? "tanya Alya melihat ketiga anak kembarnya.

"Sudah, kenapa kamu kelihatan sedih? Apa ada yang menyakitimu?"

"Gak ada kok, mungkin aku hanya capek saja," ucap Alya.

"Apa Mamaku mengatakan hal aneh-aneh kepadamu?"

"Tidak, aku baik-baik saja. Kepalaku agak pusing, bolehkah aku masuk ruangan mu?"

Leon mengangguk lalu menyuruh salah satu asisten perempuannya mengantar Alya masuk ke kantor. Dia tahu jika sang mama mengatakan yang tidak-tidak pada Alya.

Leon lantas menghampiri sang mama yang sedang mengobrol dengan temannya.

"Mah, bisa kita bicara?" tanya Leon.

Mereka lalu berbicara berdua menjauhi semua orang.

"Apa?"

"Apa yang Mama katakan kepada Alya?" tanya Leon.

"Hah... apalagi? Mama tidak berkata apa-apa"

"Wajah Alya nampak murung setelah aku tinggal sebentar tadi."

"Kenapa Mama yang disalahkan?"

"Karena Mama yang masih menentang hubunganku dengan Alya. Tolong jangan buat Alya berubah pikiran dan tidak jadi mau menikah denganku! Sebentar lagi kami akan menikah dan Mama tak perlu ikut campur untuk urusan kami," jelas Leon.

Leon meninggalkan beliau dan menghampiri Alya di kantornya, ia melihat Alya melamun tidak jelas sambil meremas ujung dress nya.

"Sayang?"

"Pestanya masih lama, ya?" tanya Alya.

"Setelah makan-makan sudah selesai kok. Kamu kenapa?"

Alya menggelengkan kepalanya.

"Tidak usah pikirkan apa yang Mama katakan! Ini urusan kita apalagi kita akan rujuk lagi, jadi sekarang fokus pada pernikahan kita saja!"

"Benar kata Mamamu, kamu harusnya lebih pantas bersanding dengan wanita yang sama sepertimu, sedangkan aku hanya pelayan yatim piatu. "

Walau pun diantara kita sudah ada ketiga anak, tapi tetap saja tidak mengubah fakta jika aku adalah seorang pelayan," jelas Alya dengan air mata yang sudah mengalir.

Leon mengusap air mata itu. "Aku tidak peduli siapa kamu, kamu adalah ibu dari anak-anakku."

Tentu saja Alya sangat minder, dia sebatas lulusan SMA yang pernah bekerja di Resort Mewah Indraloka sebagai pelayan dan ia juga pernah menjadi pelayan di sebuah hotel.

Leon adalah seorang CEO pemegang beberapa grup perusahaan dan dia seorang yang paling sukses untuk saat ini.

"Sayang, lihat mataku! Kamu bisa lihat seberapa yakinnya aku untuk rujuk

denganmu."

Mata mereka saling berpandangan, tetap saja Alya belum yakin sepenuhnya.

"Alya, ayolah! Tidak usah pedulikan ucapan mereka yang sok mengurusi urusan kita. Kita rujuk juga demi si kembar bukan orang lain," ucap Leon.

Alya mengusap air matanya dan tersenyum mengangguk, Leon lekas memeluknya dengan erat sembari mengecup keningnya dengan lembut.

Kecupan itu turun dari kening menuju ke hidung kemudian bibir, mereka berciuman dengan mesra dan lidah yang saling terjulur.

Ciuman itu begitu dalam dirasakan, Alya juga sangat menikmatinya.

Semua ini tak tertahankan, tangan Leon membelai punggung Alya, tentu saja selama ini ia haus akan sentuhan.

Alya yang menyadari jika ini berlebihan langsung melepaskan ciumannya.

"Anak-anak di mana? Nanti mereka membuat ulah," ucap Alya.

"Mereka disana dengan kakeknya, kamu tak perlu khawatir" jawab Leon yang sudah merasakan bawahannya mengeras.

"Aku harus menyusul, aku takut mereka berbuat onar lagi," ucap Alya sambil berdiri tapi tangannya dicekal oleh Leon.

"Alya, bolehkah aku meminta sekarang?" tanya Leon.

Wajah Alya berubah kesal dan Leon menyadari hal itu.

"Baiklah, maaf jika aku lancang. Aku akan bersabar sampai kita sudah rujuk lagi, hufft... . Burungku sudah benar-benar berdiri," ucap Leon.

Alya tersenyum dan mengelus bagian itu. "Bersabarlah! Jika sudah waktunya aku akan memberikannya padamu."

Pria itu mengangguk, Alya berlari keluar dan khawatir dengan anak-anaknya.

Leon tersenyum sendiri, ia merasa senang karena kekasihnya itu sangat menggemaskan.

Sesampainya di aula, Alya merasa lega karena si kembar duduk manis memakan es krim bersama kakeknya.

Sepertinya hanya Rafael yang bisa menjadi pawang bocah-bocah genius itu.

"Alya, Leon mana?" tanya Rafael.

"Dia ada di kantor, Pak Rafael," jawab Alya.

"Kemarilah dan duduk! Ada yang harus aku katakan." Jantung Alya berdebar karena takut jika beliau mengatakan yang tidak-tidak dan berubah pikiran untuk tidak merestui hubungan mereka.

"Leon sudah membicarakan mahar untukmu?" tanya Rafael.

"Belum," jawab Alya masih heran.

"Kamu mau apa?"

"Maksudnya?"

"Kamu mau mahar apa dari kami? Kamu akan jadi istrinya Leon selamanya dan pihak kami harus memberikan mahar yang terbaik. Kamu mau apa? Emas, mobil, apartemen atau apa?" tanya Rafael.

"Pak Rafael, ini berlebihan. Kami akan rujuk secara sederhana saja dan aku tidak meminta yang aneh-aneh."

Rafael menghela nafas panjang. "Mana bisa begitu? Kamu sudah memberikan kami tiga anak kembar ini dan bahkan mereka sebenarnya tidak bisa ditukar dengan apapun.

Maka dari itu kami ingin memberikan yang terbaik untukmu. Kamu minta apa?"

1
ceuceu
opa rafael kemana kok ngilang sememjak triplets SMP?
cuma ada oma riana jd pembantu menantunya gdang salad.
Lian_06: opa Rafael hanya tokoh pelengkap aja, jadi gak terlalu sering muncul
total 1 replies
ceuceu
egois alya,anak kecelakaan teteo aj keras kepala
ceuceu
Lagian alya batu banget,udh tau sore nyuru anak" pulang,selingkuh ga di benarkan,tapi itu ga sampe selingkuh yg kebablasan,selama rujuk leon ga pernah selingkuh kn,maafin leon dong alya jg batu.
ceuceu
fared emang nakal di banding yg lain,kadang di anggao wajar oleh orangtua,tapi anak makin bandel
ceuceu
alya leon anak banyak knp ga tinggal dirumah yg besar ya?
biar nyaman ada halaman nya untuk keluarga dgn anak banyak
ceuceu
ga ada kapoknya fared
ceuceu
ampun dah bocil masih piyik cinta"an
ceuceu
Lah kocag fared katanya ga cengeng/Facepalm/
ceuceu
tega ya leon ga ngasi nafkah mamanya/Frown/
sesalah apapun ibu jgn tega begitu membiarkan dia kerja sm menantunya.
ceuceu
triplets gen leon /Grin/
ceuceu
kenapa ya alya manggil suami namanya,ga pakai bahasa santun misalnya mas gitu,aga ga sopan ke suami
Lian_06: Itu lebih ke penulisan sih, kadang pake mas kadang pake nama nya Leon gitu.
total 1 replies
ceuceu
bengek si kembar.absurd/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Lian_06: emang kelakuan kembar bikin ngakak🤣
total 1 replies
ceuceu
Mahar itu kn mas kawin bahasa arab,knp nikah di gereja pakai kata mahar thor?
klw nikah di grreja artinya agama kristen.
yg menikahkan penghulu,biasanya klw nikah di gereja pendeta
aga membingungkan
Lian_06: Ouh terimakasih ya koreksi nya nanti diperbaiki 🤗😄
total 1 replies
ceuceu
ikutan nangis sedih bgt jadi alya/Sob/
Lian_06: Jujurly iya😭, jadi makin berharap Alya bahagia rasanya :)
total 1 replies
popy suprijati
🤣🤣🤣🤣
Mazree Gati
karena leon kaya aja alya mau balikan walu pernah di sakiti,coba kere,ogah
Ida Lailamajenun
masak sekelas CEO takut jika diusir dari perusahaan nya pasti bisa mandiri la dan kita lihat apakah uang bisa membahagiakan rafael jika anak dan cucu nya gk ada
Ida Lailamajenun
banyak typo thor terutama typo nama
Lian_06: Iya terima kasih kritik nya ya, nanti saya revisi lagi😁. btw bagaimana dengan cerita nya nih
total 1 replies
Ida Lailamajenun
nah harus bgn Leon ada saingan 😄biar modar kebakaran bulu liat ada laki lakj lain yg mau sama Alya
Ida Lailamajenun
ck dah mantan aja masih meresahkan bagi Alya,harus nya othor hadirkan laki laki baik buat Alya setelah jd mantan Leon biar kebakaran bulu tuh mantan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!