Devanya putri Benata biasa yang di kenal Vanya putri bungsu Benata yang sekarang tumbuh menjadi gadis yang cantik , kulit yang putih, hidung yang mancung dan banyak yang bilang jika Vanya gadis yang sempurna.
Di balik kecantikan yang Vanya punya dia juga memiliki sifat bar-bar yang jarang di ketahui oleh banyak orang kecuali keluarga Benata .
Bagaimana kisah selanjutnya jangan lupa saksikan terus cerita Vanya !!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lili Anti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25
Tak terasa waktu begitu cepat berlalu di mana hari pernikahan Vanya dan Robert tinggi menghitung hari dan sekarang di mansion Benata sudah ramai pihak WO yang datang dan melakukan tugas nya.
Mereka sepakat di saat hari pernikahan di laksanakan di mansion mereka dan saat acara inti baru mereka lakukan di hotel Benata di mana semua keturunan Benata melangsungkan hari bahagia mereka di hotel milik keluarga mereka.
"Bunda " sapa wanita cantik yang sudah rapi dengan pakaian santai nya padahal ini masih pagi .
Dinda yang mendengar suara putri langsung membalikan badan dan lihatlah putri bungsu mereka sudah sangat cantik dan rapi pagi-pagi sekali.
"Ingin pergi " ucap Dinda .
Dengan wajah yang bahagia Vanya mengangguk dia harus ke butik miliknya menyelesaikan sedikit pekerjaan sebelum menikmati masa honeymoon .
Honeymoon ?
Jelas dong honeymoon kan mereka ingin menikah wanita mana mana yang tidak ingin honeymoon menghabiskan waktu bersama pasangan mereka .
Jelas semua wanita menginginkan tempat yang ingin di kunjungi dan di habiskan bersama orang yang sangat berarti dalam hidupnya dan begitu pun dengan Vanya .
"Ke butik sekali bawa gaun Vanya " ucap Vanya .
"Kan bisa suruh orang yang bawa Vanya di sini sana " ucap Dinda .
Vanya langsung menggapai kedua tangan Dinda dan tersenyum sebelum menjawab ucapan bunda tercinta
"Janji Vanya hanya sebentar " ucap Vanya meyakinkan .
Dinda hanya bisa menghembuskan nafas pasrah jika putrinya berkata demikian dia bisa apa.
"Baiklah janji pada bunda " ucap Dinda mengulurkan jari kelingking nya dan dengan senang hati Vanya menerima janji dari bunda tercinta.
***
Sedangkan seorang wanita yang sudah menemukan butik ternama tanpa pikir panjang dia masuk dan langsung di sambut oleh pegawai .
"Selamat datang nona " sambut pegawai, dia yang di sambut langsung menurunkan kaca nya untuk melihat orang yang menyapanya dan setelah selesai dia mengembangkan semula kaca matanya.
"Kau karyawan di sini " ucap nya .
"Iya benar nona ada yang bisa saya bantu " ucap pegawai lagi , padahal sudah jelas seragam yang doa gunakan jika dia salah satu pegawai di sini .
"Oh pantesan norak " ucap nya pedas .
"Maaf maksud anda nona " ucap pegawai butik , walau dia mendengar dengan jelas apa yang di ucapkan wanita sombong di hadapannya tapi dia ingin memperjelas lagi pendengaran nya mana tau kuping bermasalah bukan .
"Ah sudahlah " ucap nya langsung pergi meninggalkan pegawai butik yang kesal tingkat dewa .
Kenapa dia pergi Karna target yang dia cari sedang tidak berada di sana jadi dari pada dia menghabiskan waktu di sana sampai waktu yang tidak bisa di tentukan jadi dia memiliki untuk pergi.
Tapi tidak lama kemudian datang seorang wanita cantik yang langsung menghentikan langkahnya saat melihat pegawai butik yang sedang mode kesal karna sangat terlihat jelas di wajahnya .
"Kau baik-baik saja " ucap Vanya .
Iya Vanya yang datang ke butik dan melihat pegawai butik yang kesal dan tidak lupa dengan mulut yang komat Kamit sudah seperti bah dukun baca mantra saja.
"Di bilang baik tapi hati saya kesal nona " ucap nya, Vanya yang mendengar itu langsung menyernyit dahi bingung .
Why ?
"Iya nona tadi seorang wanita datang dan mencaci maki Ira " ucap pegawai lagi .
"Bagaimana bisa " ucap Vanya .
"Masa dia bilang saya norak ya ampun padahal Pakaian ini adalah pakaian termahal yang aku gunakan " ucap Ira yang masih sangat kesal .
Pakaian ?
Maksud nya seragam kerja ini norak yang benar saja demi seragam untuk pegawai butik saja Vanya harus mendesain sendiri biar tampil cantik dan berbeda dari butik lain intinya dia membuat karyawan butik menjadi istimewa.
Vanya jadi penasaran seperti apa wanita itu.
"Sudah jangan di pikirkan dan sekarang tersenyum lah " ucap Vanya menghibur pegawai toko yang sedang mood kesal.
Dan setelah melihat pegawai butik kembali pada keceriaan Vanya langsung masuk dalam ruangan ingin melihat siapa yang datang sebelumnya.
Hanya memerlukan berbeda detik Vanya sudah menemukan siapa wanita yang berkata demikian .
"Sudah ku duga jika kau akan datang "
banyak yang tidak setuju dengan visual Robert sebelumnya dan otor ganti dengan yang sekarang semoga suka
apalagi aqeela gemes banget kaya ara pas waktu kecil lucu bnget ..
tetap semangat dan sukses selalu buat semua karya2 kakak yng lain nya ,,dan aku pasti mampir jga k novel KK yng lain nya .... semangat kak dan sehat selalu 💪💪
bagaimana kl gk Dadakan, mungkin ngundang satu Propinsi 😜🤣🤣🤣