NovelToon NovelToon
Five Magic'S Girl

Five Magic'S Girl

Status: sedang berlangsung
Genre:Akademi Sihir / Fantasi / Iblis
Popularitas:376
Nilai: 5
Nama Author: bsf10

5 perempuan dengan keturunan setengah Dewa Dewi yang sangat kuat dan darah mereka yang mengalir dengan kekuatan yang melumpuhkan dan petualangan yang akan mereka hadapi di negeri ajaib Euthopia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bsf10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Olivia Xendrick

Olivia dibawa ke sebuah lembah tersembunyi yang merupakan jantung dari seluruh kehidupan alam semesta.

Kerajaan Floris-Gaia

Istananya bukan terbuat dari batu, melainkan dari pohon-pohon raksasa kuno yang saling menjalin dahan membentuk aula yang megah. Lantainya adalah permadani bunga berwarna-warni yang selalu mekar, dan air terjun nektar mengalir di setiap sudut.

Kerajaan Floris-Gaia adalah peradaban yang tidak hanya hidup di alam, tetapi secara biologis dan spiritual menyatu dengan ekosistem tumbuhan.

Berbeda dengan kerajaan manusia yang membangun dengan batu dan besi, Floris-Gaia adalah kerajaan organik. Pusat pemerintahan biasanya terletak di bawah atau di dalam pohon raksasa purba (sering disebut World Tree). Ruang-ruang di dalamnya terbentuk dari pertumbuhan alami kayu, bukan hasil pahatan.

Di Floris-Gaia, tumbuhan bukan sekadar pemandangan, melainkan sumber energi, pertahanan, dan komunikasi.Jika diserang, Floris-Gaia berubah menjadi benteng yang mematikan. Tanah akan berguncang saat akar-akar raksasa mencuat ke permukaan untuk menghancurkan kavaleri lawan, sementara spora beracun dilepaskan ke udara untuk melumpuhkan musuh tanpa perlu kontak fisik.

Hukum tertinggi di Floris-Gaia adalah Keseimbangan. Mereka tidak menebang pohon untuk bahan bakar; mereka meminta izin kepada pohon untuk melepaskan dahan yang sudah mati. Sebagai gantinya, penduduk memberikan nutrisi (dalam bentuk kompos ajaib atau energi sihir) kembali ke tanah.

"Kami tidak menguasai hutan; kami adalah bagian dari sistem pernapasan yang sama. Saat hutan terluka, Floris-Gaia berdarah."

Olivia melangkah melewati jembatan batu kuno yang melintasi sungai cahaya. Setiap langkah yang ia ambil memicu getaran lembut di bawah kakinya, seolah-olah seluruh kerajaan itu sedang menyambut kepulangannya. Mark dan Joy berjalan di sisinya, jubah kebesaran mereka berkibar tertiup angin yang membawa aroma bunga melati dan tanah basah yang segar.

Olivia merasa seperti berada di dalam paru-paru dunia. Istana pohon raksasanya berdenyut dengan kehidupan. Setiap bunga yang ia lewati membungkuk, dan aroma nektar yang manis memenuhi udara.

Mereka memasuki aula utama di mana langit-langitnya adalah kubah kristal yang menampilkan pemandangan planet biru yang indah—sebuah pengingat akan hubungan mereka dengan Bumi. Di tengah ruangan, terdapat sebuah pohon raksasa yang dahan-dahannya membentuk sebuah takhta yang megah.

"Duduklah, Olivia," perintah Mark lembut."Ini adalah tempat di mana setiap benih kehidupan bermula, Olivia," ucap Mark sambil menunjukkan pohon pusat yang dahan-dahannya menembus awan.

Begitu Olivia duduk, sulur-sulur tanaman yang bercahaya hijau lembut melilit lengannya dengan ramah. Tiba-tiba, penglihatan Olivia meluas. Ia bisa merasakan setiap benih yang sedang berkecambah di hutan Utopia, setiap bunga yang sedang mekar di Bumi, dan setiap pohon yang sedang bertahan di musim dingin Olympus.

"Aku bisa merasakannya, Pa..." ucap Olivia dengan suara bergetar. "Aku bisa merasakan haus mereka, pertumbuhan mereka... dan kesedihan mereka."

Joy, ibu Olivia, tersenyum sambil memetik buah bercahaya dan memberikannya pada Olivia. "Itu karena kau adalah putri Demeter. Kau memiliki kemampuan untuk menumbuhkan harapan di tanah yang paling gersang sekalipun. Tapi ingatlah, kau juga memiliki sisi Persephone. Di dalam dirimu ada kekuatan untuk mengendalikan siklus hidup dan mati."

"Apakah itu sebabnya aku bisa mengendalikan akar yang begitu kuat saat melawan Valerius?" tanya Olivia.

"Ya," jawab Mark. "Alam tidak hanya tentang bunga yang indah, tapi juga tentang akar yang menghancurkan beton dan hutan yang tak tertembus. Kau adalah penjaga keseimbangan. Kau bisa memberi makan jutaan orang, atau kau bisa mengurung musuhmu dalam labirin tanaman yang tak berujung. Jangan pernah remehkan kekuatan hijau."

"Kau adalah ratu yang bisa memberikan panen melimpah, tapi kau juga penjaga yang bisa menahan musuhmu di dalam kegelapan tanah yang paling dalam. Gunakan kedua sisi ini dengan bijaksana." ucap joy sambil berdiri disampingnya

Olivia memeluk pohon besar di tengah aula, dan seketika bunga-bunga berwarna ungu—bunga kesukaan Persephone—mekar di seluruh istana. "Aku akan menjaga agar kehidupan tetap tumbuh, Pa Ma. Aku akan menjadi pelindung bagi mereka yang lemah, seperti hutan yang melindungi penghuninya."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!