gadis berumur 18 tahun yang belum tamat SMA harus melewati banyak cobaan, ditinggalkan sosok sang Ayah dan setelahnya ibunya ikut mengalami sakit parah.
rasa putus asa yang membuatnya tidak memiliki pilihan lain selain menerima tawaran laki-laki berumur 37 Tahun
dan kisah mereka dimulai dari pernikahan tiba-tiba.
"jika tuan berkenan, bapak harus menikahi saya dulu". ucap Rindu ketakutan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rindu_rain, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kecelakaan
Arka yang masih terlelap dalam tidurnya karena insiden semalam kini terusik dengan deringan hapenya dan ternyata yang menelpon adalah sang bos.
"malam-malam begini!, ada apa lagi". meskipun lelah dan capek akhirnya Arka mengangkat telponnya.
"halo tuan". apanya
"......".
"baik tua...." katanya yang tiba-tiba terpotong karena suara tangisan seorang perempuan
hiks hiks
arka yang mendengar itu langsung berbalik dan alangkah kagetnya, disamping tempat tidurnya telah duduk seorang perempuan tanpa sehelai benangpun kecuali selimut yang menutupi dirinya dan yang paling membuatnya kaget karena dirinya sama-sama polos serta baju berserakan dimana-mana
deg
"tuan saya tutup dulu telponnya". arka buru-buru matikan Sabungan telponnya
"ada apa ini". batinya
dia menelisik Wajah siapa yang ada Disana dan setelah beberapa detik Arka baru sadar akan kejadian beberapa jam yang lalu.
"Siska" panggilnya sembari turun dari atas tempat tidur setelah menggunakan celananya. namun orang yang dipanggil tidak merespon
karena Merasa di abaikan akhirnya Arka turun dari tempat tidur dan berjongkok di hadapan Siska.
dia merasa bersalah atas tindakan nya yang sudah lancang merebut mahkota wanita yang beberapa tahun ini mencuri hatinya.
"Siska maafkan aku, aku khilaf". terangnya yang berusaha memegang wajah wanita yang di cintai ya tapi sama sekali tak mendapatkan respon
"aku akan bertanggung jawab tapi aku mohon maafkan aku". pintanya lagi dengan perasaan bersalah dan sedih melihat betapa menyedihkannya wanita yang ada di hadapannya.
rambut acak-acakan, di bagian leher, dada dan mungkin yang tak terlihat ada bercak kemerah-merahan.
"kenapa kaka Arka tega ngelakuin ini sama siska".setelah mengucapkan kalimat itu, tangis Siska semakin pecah.
arka yang melihat itu berusaha untuk menghapus air mata Siska tapi malah mendapatkan penolakan.
"kk akan mendaftarkan pernikahan kita besok". Arka yang tidak ingin berkalungkan dosa terlalu lama akhirnya mengeluarkan ultimatum yang kira-kira dapat menjadi peredah rasa sakit gadis dihadapannya.
"aku mau pulang dan mengakhiri hubungan bodoh ini". terang Siska yang membuat arka bingung.
"apa katanya, akhir!. oh no". wanita yang diam-diam dicintainya dan sudah berhasil masuk dalam kehidupannya bahkan telah bersatu dengannya dalam lubang dosa tidak akan Arka biarkan pergi begitu saja, persetan dengan Riko, jika sepupu sisika akan mengamuk.
"tidak akan ada perpisahan sekalipun nyawaku taruhanny dan hari ini kamu tidak akan kemana-mana sebelum kita menikah. aku akan mengurungmu". terang panjang lebara yang membuat Siska semakin terisak.
" aku tidak mau menikah dengan laki-laki tukang selingku suka gandeng perempuan sana sini. aku mau putus dan tidak akan mau menikah sama laki-laki saiko yang suka menyiksa kekasihnya". kata-kata terakhir siska membuat arka makin bingung. ' saiko dan menyiksa'. arka bingung dengan 2 pernyataan ini.
"oh jadi mau di ulangi yang beberapa jam lalu". tawar Arka memberikan ancama pada wanitanya yang di jawab gelengan kepala oleh siska.
"bukannya aku saiko, mari kita buktikan sifat saikoku". lanjutnya yang membuat siska semakin gemetaran. rasa sakit di hati dan badannya belum redah apa lagi di bagian intimnya.
"aku tidak mau. sakit, itu sakit". gumamnya sembari memegang keras selimutnya.
arka yang melihat ada guncangan di jiwa sang kekasih menghentikan dramanya dan berusaha menggapai sang kekasih sehingga siska kini berada dalam dekapannya.
"kita nikah ya". tawaran untuk sekian kali untuk nikah.
"berikan aku waktu". Siska mulai melunak dan meminta sedikit waktu.
"baiklah tapi hanya tiga hari dan dalam tiga hari ini kamu tidak akan kemana-mana". tandasnya yang tidak ingin di banta.
"kamu gila". teriaknya sembari mendorong dada sang kekasih. "ini sama saja kamu akan mengurungku dan tidak memberikan aku waktu berfikir jerni". sambung nya lagi.
"apa kami fikir aku bodoh". arka yang mulai murka akhirnya meninggikan suaranya. " membiarkanmu dialam bebas sama saja memberikan kamu kesempatan untuk melakukan hal-hal gila". lanjutnya lagi dengan senyuman menyeringai yang membuat Siska bergidik ngeri melihatnya.
"jika kamu ngebet mau keluar, hari ini juga kita akan menikah. untuk apa waktu tiga hari itu? toh kamu mau menolak atau tidaknya Aku kan tetap menikahimu meskipun harus memaksa". terangnya panjang lebara yamgbuat siska murka.
"aku tidak minta waktu tiga hari, aku butu mempersiapkan diri, lagi pula kita baru pacaran , mana bisa langsung menikah". terang Siska yang membuat arka makin geram.
"oh kamu mau tunggu hamil dulu baru mau nikah atau kamu ada rencana membunuh benih yang aku tanam". balas Arka yang suda berapi-api.
"saya rasa itu ide bagus". balas Siska yang membuat arka benar-benar murka.
MAAF YA THOR BANYAK BANGET TYPO NYA,APALAGI TULISANNYA BANYAK HURUF YG KURANG, CONTOHNYA,PERINTAH JADI PERINTA,H NYA GAK ADA..SUDAH JADI SUDA.. TOLONG DONG THOR DIREVISI..SAYANG CERITA NYA BAGUS TAPI TYPO BERTEBARAN 🙏🙏
MAMPIR THOR 🙋