NovelToon NovelToon
96 Km (S1)

96 Km (S1)

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:204.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: noejan

🧭 96 km season 1 ⏰

16+

Mina, si langit timur yang mengawali munculnya cahaya, dipertemukan semesta dengan Nagi, si langit barat yang menenggelamkan cahaya.

Mereka memiliki kisah kehidupan yang serba mudah dan megah di pulau kecil. Ambisi jiwa terhadap logika, harta, dan tahta adalah tujuan mereka. Walaupun berbeda cara meraihnya.

Namun, mereka mendapat masalah mengenai ambisi terhadap rasa!

Sekat sejauh 96 kilometer hadir di antara mereka, membuat cahaya kedua langit mulai meredup.

Suatu hari, mereka berhasil menembus jarak dan menyatu!

Tapi hal tersebut justru membuat mereka semakin jauh. Hingga muncullah rasa penyesalan dan berharap bisa membalikkan waktu.

Apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang menyebabkan semesta justru memisahkan mereka, di saat telah menyatu?

Cahaya dari kedua langit itu, adalah cinta. Ayo ikuti kisah romansa bertajuk petualangan ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noejan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tersadar_2

Semua kembali normal di bulan April 2037.

Mina dan Nagi pergi ke sekolah dan belajar untuk persiapan ujian sekolah. Besoknya lagi mereka harus menghadapi simulasi ujian. Kegiatan seperti itu berjalan terus hingga h-seminggu ujian.

Di sela-sela belajar, Leila dan Nagi mulai berdebat mengenai jurusan kuliah yang akan mereka pilih. Kemudian Gita datang dan membuat suasana semakin panas bak kobaran api. Mina cuek dan hanya diam saja mendengar perdebatan mereka.

Leila kebingungan dalam mendaftarkan dirinya, berbeda dengan Mina dan Nagi yang telah mengerti.

“Aku sudah mencobanya. Tapi bingung nih huhu,” keluh Leila sembari melihat ke layar gawainya.

“Kenapa sih? Sini sini!” ucap Mina. Lalu mereka sama-sama menatap layar gawai Leila.

“Tapi kamu sudah menyetorkan daftar pilihan jurusanmu ke guru BK, La?” tanya Mina.

“Sudah, terus aku tetap sama pilihanku... kalau kamu gimana, Min"

Mina mengangguk dan tersenyum, lalu kembali menekan apa saja yang ada di layar gawai untuk memperbaiki masalah yang dialami oleh sahabatnya itu.

“Kalian ngapain sih?” tanya Nagi yang heran dengan tingkah kedua temannya.

Membuat mereka berdua menoleh ke belakang, lebih tepatnya ke arah Nagi.

“Ini, Nag. Kenapa ya, kok ngga bisa? Apa karena internetnya?” tanya Mina sembari memberikan gawai Leila pada Nagi.

Setelah beberapa menit, Nagi berhasil memecahkan masalah Leila. Atas jasanya itu, Nagi mendapat senyuman dan ucapan terima kasih dari Leila dan Mina.

...***...

Sore harinya, di tempat les.

Mina mengintip dari luar, ternyata belum ada satu pun orang di kelas. Alhasil ia duduk sendirian di luar karena suhu di dalam kelas menurutnya sangatlah dingin. Mina membuka gawainya dan mengirim pesan kepada Leila.

Lalu Aro dan Nagi datang. Mereka menyapa Mina dan menanyakan mengapa dirinya tidak masuk ke dalam kelas. Mina menjawab bahwa belum ada seorang pun di dalam kelas. Akhirnya mereka mengajaknya masuk.

Saat di dalam, Mina memilih duduk di pojok paling depan. Lalu, Leila datang dan duduk di sampingnya.

Nagi memilih untuk duduk di belakang Mina. Ia hanya ingin menghabiskan waktu yang tersisa untuk melihat Mina. Karena ia telah memikirkan kemungkinan yang terjadi setelah lulus SMA, belum tentu dirinya dapat bertemu Mina.

Ditambah lagi hubungan dirinya dan Mina yang sebatas teman, membuatnya semakin sadar diri dan belum tentu Mina mencari-cari dirinya di masa depan.

Nagi mengernyitkan dahinya. Tak apa, sepertinya ini hanya soal waktu saja. Semoga Mina bisa mendengar suara hatiku, yang menginginkan dirinya tetap di sampingku.

...***...

Pukul 5 sore,

Ditengah-tengah menyampaikan materi, Guru les memberikan para siswa selembar kertas untuk diisi tentang jurusan dan perguruan tinggi favorit mereka masing-masing.

Mina mengisi jurusan gizi dan biologi di Universitas Kejayaan Biru, yang dekat dari rumah neneknya. Kemudian Leila mengisi jurusan matematika dan biologi di Universitas Kota Hijau.

Setelah semua anak-anak di kelas selesai mengisi, guru les meminta selembar kertas itu dikumpulkan.

Selang sepuluh menit, guru les mengecek apakah telah terisi, lalu menegur Nagi. Semua orang di kelas menoleh ke guru les dan Nagi.

Beliau bertanya pada Nagi dengan wajah heran. “Kenapa kamu cuma mengisi satu? Padahal masih ada 2 tempat yang kosong.”

“Saya hanya ingin masuk jurusan itu Bu,” jawab Nagi.

Anak-anak tertawa, termasuk juga Mina karena menganggapnya aneh.

Nagi meminta kertas tersebut dari guru les dan membacanya. Ia mencari-cari kertas milik Mina dan ia menemukannya.

Guru Les memberikan nasehat untuk selalu menggunakan kesempatan yang ada, supaya suatu hari nanti tidak menyesal dan kata-kata mutiara lainnya. Saat itu, Nagi bergumam pada dirinya sendiri ketika membaca kertas milik Mina.

Mina mendengar Nagi bergumam, bahwa seharusnya ia juga memilih kampus yang sama dengan Mina walaupun berbeda fakultas.

Mina mengerutkan dahi, jantungnya berdetak lebih cepat, dan merasa panas di ruangan yang menurutnya sangat dingin. Hatinya berbisik, Ada apa dengannya? Nagi ingin mengikutiku?

...***...

Tiga hari kemudian, setelah selesai try out masuk perguruan tinggi.

Mina melihat pengumuman nilai di mading tempat les. Ia mendapat urutan ke-7 dan kemudian melihat nilai-nilai yang ia dapatkan dari masing-masing mata pelajaran. Kelemahan Mina tetap saja di matematika dan fisika.

Lalu ia teringat Nagi, dan segera mencari nama Nagi di pengumuman itu. Ternyata Nagi berada di urutan ke-2.

Mina mulai mencari daftar jurusan serta kampus yang kemarin Nagi pilih. Ia melihat kalau Nagi hanya memilih jurusan teknik sipil di Universitas Perjuangan Hijau.

“Ah, pantas saja kemarin ditegur Bu Guru. Dia begitu percaya diri. Hm,” gumam Mina yang berbisik pada dirinya sendiri.

“Mina!”

Mina terkejut dan menoleh ke sumber suara. Ternyata Nagi berjalan menuju dirinya dan berdiri di sampingnya.

Jantung Mina berdegup kencang karena khawatir jika Nagi mengetahui dirinya yang sedang memata-matai Nagi. Mina tersenyum kepada Nagi untuk menutupi rasa gugupnya.

“Oh, ini nilainya sudah dipajang ya?”

“Iya, Nag.”

Nagi hanya melihat sekilas, lalu mengajak Mina masuk ke kelas. Namun, dia menghentikan langkah Nagi.

“Kamu... kenapa cuma pilih satu?” tanyanya dengan suara pelan.

Nagi menatapnya heran. “Aku disuruh orang tuaku, Min. Karena kakakku juga di sana, jadi aku disuruh masuk teknik sipil yang sama kampusnya seperti kakakku,” jelas Nagi.

Mina hanya mengangguk dan menunduk diam. Nagi segera melangkah menuju kelas, yang disusul oleh Mina.

Mina mulai memikirkan perasaan ini padanya. Pada Nagi.

Langit timur lupa, bahwa saat ini yang ia sukai adalah seseorang yang bisa saja menjauh darinya. Karena dirinya tidak seperti langit barat yang telah memikirkan konsekuensi saat menyukai seseorang yang berbeda impian.

...***...

Mina mulai memikirkan semuanya. Dari awal kelas tiga yang dirinya terus duduk berdekatan dengan Nagi. Ditambah lagi ia selalu satu kelompok dengan Nagi, walaupun ia tidak memilih dan dipilih.

Mina merasa, semesta sedang menyatukan dirinya dengan Nagi. Akan tetapi, mengapa ia baru menyadarinya?

Mulai dari Nagi yang tidak ingin berpindah tempat supaya bisa duduk dengan Mina. Ujian pun tetap berdekatan karena nomor absen mereka berdua yang berurutan. Terakhir, ingatannya terhadap gumaman Nagi mengenai pilihan jurusan dan kampus mereka yang tidak sama.

Semesta ingin mengajari langit timur dan langit barat mengenai arti merelakan. Hati mereka saling terpaut walaupun masih dalam hubungan pertemanan.

Ternyata suka dan teman adalah dua hal yang cukup sulit untuk dibedakan, karena sama-sama menyakitkan jika harus terpisah.

1
Yenny_Rha
Hadir ka. Semangat ya
Mei Shin Manalu
Like lagii
Darah Biru (Bangsawan)
besok-besok lagi 😅
maaf merusuh😂
salam sayang selalu ❤️
Darah Biru (Bangsawan)
💌💌💌💌
Darah Biru (Bangsawan)
next❤️❤️❤️
Darah Biru (Bangsawan)
Next❤️
Darah Biru (Bangsawan)
Udah dubbing jadi adik mulai spam kembali dari sini. Berhubung orangnya lagi Hiatus atau lagi ke Saturnus bersembunyi di balik bintang-bintang 😅
💌To: kak noejan kembaran nama Arsy
kakak dari planet Saturnus yang ketemu di bumi imajinasi
💌
Kangen selalu kak💌
Instagram diriku peluh babalope kakak 😂
Btw, jangan lupa gantian spam novel remahan biskuit Roma kelapa adik❤️
pulau kecil kisah nano-nano ~~~~~

next ❤️
Darah Biru (Bangsawan)
Mengobrak abrik hati kang nyindir 😂
otw spam biar kak noejan nyamuk😅
Darah Biru (Bangsawan)
Memutarkan balada Ja'far 😂 nggak bosen minyak Literasi 💕cubit Kaka noejan😳
lama banget hibernasi nya kak.. uhuk.. nunggu new yang tadi di chat❤️❤️❤️
Mei
Semangat kak
Dhina ♑
lagi
lagi
lagi
saling dukung dan saling mengisi
Dhina ♑
190

ayo jangan malas komen
agar semua karya bisa jadi terdepan
Dhina ♑
184
seharusnya 841
Dhina ♑
189

jejak selalu ada
Dhina ♑
202

semoga rating makin meningkat
Dhina ♑
212 bukan pendekar kaoak
tapi menuju 21200 like
Dhina ♑
201

semoga menjadi 2100 bahkan lebih
Dhina ♑
saat senggang dan tidak terganggu, pasti kembali buat sang Author
Dhina ♑
bukan komen yang tidak nyambung, tapi jejak harus di cetak
Dhina ♑
dukungan hadir buat sang penulis 👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!