Ini adalah salah satu novel adaptasi dari korea
Novel yang diperbaikki dalam bentuk bahasa indonesia
Bercerita tentang fisya yang terjerat hutang dengan keluarganya uang itu harus dikembalikan dalam waktu 3 hari
Dan secara tidak sengaja menemukan pacarnya tengah melakukan hal terlarang bersama dengan sahabat sejatinya
Seketika semua kesulittan itu berakhir sebentar dibar fisya mabuk berat
Seorang lelaki yang tidak sengaja menemukan fisya yang tergeletak dilantai bar membawanya kekamar hotel dan hampir merenggut keperawanannya.
Seiiring berjalannya waktu fisya hampir putus asa dalam mengumpulkan uang 11 juta dollar dalam waktu 3 hari
Hingga ia bekerja diperusahaan terbesar dikota
Lalu kembali ditemukan dengan lelaki yang tidur bersamanya di bar
Dan fisya terjerat kontrak dengan lelaki itu guna membayar semua hutang kepada keluarganya
Waktu telah lama berlalu hingga timbul benih benih cinta diantara keduanya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heyyo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam istimewa
Angin malam menambah kegirangan di tepi jembatan kecil itu,pantulan cahaya bulan purnama ke air danau di bawahnya menambah keindahan tempat itu
"Fisya suka?" Tanya jorgi memandang mata besar fisya
Fisya mengangguk, tak bisa menyamarkan betapa indahnya tempat ini,wangi bunga teratai menyelimuti keheningan,sangat damai
"Fisya" jorgi memegang kedua tangan fisya dan menatapnya
"Aku tau! Mungkin waktu itu aku udah nyakitin kamu,tapi beri aku satu kesempatan lagi untuk memperbaikki semua yang terjadi di masa lalu"
Apa? Kak jorgi berbicara apa?
Kenapa jantungku berdetak sangat kencang saat dia memegang tanganku
"Fisya! Jika kau butuh kaki untuk berjalan,maka aku siap menjadi kaki itu,jika kau ingin mata untuk melihat akan ku pinjamkan mataku untukmu! tapi jika kau butuh hati untuk mencintai aku tidak bisa memberikannya,karna akulah yang sepantasnya mencintaimu" ucap jorgi
Dia sedang mengungkapkan perasaannya kepadaku?
Haruskah ku terima? Setelah apa yang dilakukan cinta kepadaku dan kejadian waktu itu
Jantung fisya berdebar dengan sangat kencang, hatinya begitu senang ditambah dengan suasana malam yang menghangatkan
"Maka izinkan aku menjadi belahan hati kecilmu itu" sambung kata terakhir jorgi
Benar! Dia sedang mengungkapkan perasaannya kepadaku! Harus kah aku menerimanya? Tapi hati ini bergitu sakit akan mengenal cinta
Fisya menarik kedua tangannya dari genggaman jorgi dan memalingkan kepala nya, tak kuasa menatap jorgi yang penuh harapan kepadanya
"Fisya..." bingung, hati kecilnya tengah bingung ingin berkata apa
Jorgi menatap fisya yang tengah kebingungan, menatap mata indahnya yang hampir membuatnya hanyut dalam buaiyan
"Tapi...fisya" lagi lagi ia mengingat johan yang akan segera menikah dengan sahabat dekatnya
"Kau bisa menjawabnya kapan pun kau siap,aku tau perasaanmu sekarang,memang tidak mudah melupakan orang yang kita sayangi,apalagi di posisimu sekarang" jorgi kembali menatap danau besar didepannya
Kuharap kau mengerti keadaan ku fisya!
Seribu penyesalan menusuk jantungku saat aku menolakmu waktu itu!, tapi kau harus mengerti karna waktu itu aku sudah memiliki tunangan!
Jorgi menatap langit malam yang indah,meletakkan kedua tangannya di pembatas jembatan menikmati setiap kesunyian dan kenyamanan berada di sebelah fisya
"Kak jorgi..." fisya meletakkan jarinya di pembatas jembatan
"Fisya minta maaf!...udah buat kak jorgi kecewa tapi fisya...." Ucap fisya menatap jari jarinya penuh penyesalan
"Kau tidak perlu meminta maaf kepadaku,itu bukan kesalahan mu,aku tidak kecewa aku tengah bahagia menikmati waktuku bersamamu" jawab jorgi menatap wanita di sampingnya
Fisya meletakkan tangannya di atas tangan jorgi dan tersenyum melihat kearah jorgi
"Fisya janji! Fiaya akan jawab pertanyaan kak jorgi secepatnya" senyuman itu semakin lebar
Digenggamnya tangan fisya oleh jorgi yang menaruh harapan penuh kepada fisya,berharap suatu saat nanti saat fisya menjawab pertanyaannya dengan jawaban yang membahagiakan
Akan ku tunggu masa itu datang
Fisya melihat lelaki tinggi di sampingnya yang tengah menatap langit dengan senyuman lebar
Mengingatkan fisya tidak bisa menjawab pertanyaan itu karna hubungan kontrak dengan hans
Bagaimana jika tuan hans tau malam ini aku tengah berjalan berdua bersama lelaki lain! Dan jika dia tau! Maka aku akan mendapatkan masalah yang besar
Tunduk fisya menatap sinar rembulan yang pudar akibat angin yang membawa gelombang ke air danau itu...
Bersambung-