Bella merupakan wanita cantik, pintar dan mandiri. Sukses di usia muda dalam bisnis karena keuletan dan ketekunannya membuatnya jadi rebutan para lelaki di kotanya. Namun Bella berprinsip tak ingin menikah. Karena Bella memiliki pengalaman pahit di dalam hidupnya.
Tak disangka ia mengalami cinta 1 malam dengan seorang pria asing, ketika ia melakukan jamuan pesta di luar negeri. Alhasil di rahimnya hidup makhluk tak berdosa.
Apakah Bella akan menuntut pria asing tersebut untuk bertanggung jawab?
Ataukah Bella menggurkan janinnya?
Mau tahu lebih dalam lagi?
Yuk... baca lebih dalam lagi!
Novel ini, meski hanya khayalan untuk menghibur pembaca. Namun Penulis berharap pembaca dapat mengambil hikmah dari setiap cerita di dalamnya.
Agar novel ini selain bergenre romantis, juga bergenre edukasi bagi remaja di zaman modern khususnya.
Selamat membaca😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haura Kanza Nabilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25. Tak semulus jalan tol
***
Setelah kepulangan Mark, Bella tak langsung tidur, hatinya sangat berbunga - bunga saat ini. ia masih membayangkan saat - saat Mark melamar nya. sebenar nya Bella sangat mendamba kan lamaran nya dengan suasana makan malam romantis dan menyemat kan cincin berlian yang sederhana tetapi nampak indah, Namun fakta nya tidak.
Tapi, Bella sempat tertawa juga sih, karena fakta nya pada pesta undangan beberapa hari lalu, Mark telah memberi kan dirinya cincin berlian yang cukup indah, dan saat ini masih melingkar di jari nya, bahkan kemarin Sepulang Mark dari negara nya ia memberi kan Bella gelang bertabur kan berlian.
" hmm... sepertinya aku yang terlalu menuntut nya" ucap Bella berbica sendiri.
dengan perasaan tak enak hati, ia segera menelpon Mark, sebagai bentuk perhatian terhadap orang yang telah melamar nya beberapa jam lalu.
" Malam Mark... sudah sampai hotel kah? " tanya Bella memulai pembicaraan.
" Ya honey, baru saja sampai" jawab Mark sambil tersenyum bahagia.
" syukurlah... sudah ya." ucap Bella ingin mengakhiri teleponnya.
" tunggu honey... ada yang ingin ku bicarakan... " pinta Mark.
" Ya Mark"
" honey... yang tadi aku serius, aku ingin segera menikahi mu. "
" Ya Mark, aku juga bersedia, tapi apakah keluarga mu mau menerima ku? wanita yang mempunyai anak diluar nikah tanpa tahu siapa ayah dari anak tersebut?" tanya Bella yang tak ingin Mark menyesal nanti nya.
" justru itu honey... aku ingin minta maaf sebelum nya kepada mu honey. Sebenar nya akulah pria malam itu, aku ayah kandung Queen." ucap Mark terpaksa berusaha jujur meski harus menanggung konsekuensi.
" Jangan bercanda Mark, aku tak suka bercanda mu" sanggah Bella
" Tidak Honey, aku berkata jujur. Aku memang pria malam itu, pria yang telah merenggut kesucian mu di negara *** dan aku masih ingat nama hotel nya yaitu hotel *** kamar no *** Honey. akupun telah melakukan tes DNA terhadap Queen, dia memang anak kita honey." jelas Mark.
Bella yang baru saja merasakan jatuh cinta dan hati berbunga - bunga, tentu saja sangat syok mengetahui info tersebut. Ia hanya terdiam dan bermacam pertanyaan di pikiran nya.
" tut... tut... tut..." tiba- tiba saja sambungan telepon dari Bella terputus.
" ****... kenapa aku terlalu ceroboh. Sepertinya Bella kecewa. " sesal Mark ketika Bella memutuskan telepon nya secara tiba- tiba.
Mark sengaja berkata jujur, ketika Bella juga jujur kepada nya. sebenar nya Mark dan Bella sama -sama memiliki pikiran yang sama yaitu, sama- sama jujur dan terbuka agar tak menyesal nanti nya. Hanya saja Bella masih syok, dan takut Mark ingin mengambil Queen dari tangan nya. Bella berasumsi alasan Mark mendekati nya yaitu demi mendapat kan Queen dan merebut nya dari sisi Bella.
Mark yang tak memahami perasaan Bella sebagai seorang ibu yang telah membesar kan Queen seorang diri, tentu saja salah paham terhadap Bella. Mark berpikir Bella membenci nya karena tak bertanggung jawab terhadap Bella dan Queen.
Mark akhirnya tak bisa tidur, sama hal nya dengan Bella. Namun Bella hanya berdiam diri di kamar.
sedangkan Mark penasaran dengan keadaan Bella saat ini.
Mark dengan kondisi lelah dan ngantuk, menelpon pak sopir pribadi nya di negara kelahiran Bella untuk mengantar nya ke rumah Bella. Namun pak sopir tidak mengangkat telpon nya.
" Hmmm.. sepertinya pak supir sedang tertidur. " ucap Mark ketika melihat jam di tangan nya menunjuk kan pukul 2 dini hari.
" oke... semangat Mark, jam segini tidak ada razia. dan rumah Bella pun tak jauh dari hotel ini. " ucap Mark yang berniat mengendarai mobil nya sendiri tanpa bantuan supir, karena pak supirnya sedang tidak bisa di hubungi.
Benar saja, dalam hitungan menit, Mark telah sampai di rumah kediaman Bella.
"tin... tin... tin..." bunyi klakson mobil Mark.
pak satpam yang telah mengenali mobil Mark, kekasih majikan nya itu, segera membuka kan pintu gerbang dengan sigap nya.
" hmm... pastilah berantem nih. romeo datang jam segini sih" ucap pak satpam yang memang mengetahui hubungan si mpu mobil dan majikan nya.
" Pagi pak Mr." sapa pak sabeni, Satpam rumah Bella yang kemudian memberi hormat.
" Pagi pak... maaf ganggu ya pak." ucap Mark sopan.
" lagi berantem ya? " tembak pak satpam menodongkan pertanyaan fakta.
" iya pak, biasa." jawab Mark tak menutupi.
" Gampang itu sih Mister. cuma di rayu dikit, ntar juga diem lagi" saran pak satpam sambil tertawa kecil mengingat kejadian dulu dengan istrinya yang suka ngambek.
"siap pak, makasih sarannya. " Jawab Mark kemudian memarkirkan mobil nya di depan pintu utama rumah Bella.
" tok... tok... tok..." suara ketik pintu.
Mark pun segera menelpon Bella, tapi tak diangkat - angkat. Karena Bella sengaja tak mengangkatnya, meskipun Bella saat ini sedang tak tertidur.
Mark yang tak kehabisan akal. Bertanya kepada pak satpam.
"pak... letak kamar Bella di mana pak?"
"Di sana mister." jawab pak satpam, sambil menunjuk kamar depan di lantai dua.
" boleh pinjem tangga pak?" pinta Mark kepada pak satpam.
" tunggu sebentar Mister" jawab pak satpam kemudian berlari ke halaman belakang rumah Bella untuk mengambil anak tangga.
Pak satpam yang paham maksud Mark segera menuju bawah kamar Bella.
" mister... sini mister" panggil pak satpam yang telah siap menaruh dan memegangi anak tangga.
Mark hanya tersenyum, melihat dukungan yang di berikan oleh pak satpam rumah Bella.
Ia pun segera mengambil beberapa lembar uang kertas dan memberikan nya kepada pak satpam yang telah membantu dan mendukung hubungan nya dengan Bella.
" ini pak silahkan ambil sebagai ucapan terima kasih saya. tolong doakan semoga berhasil ya pak." ucap Mark.
"siap mister"
Mark tidak menyiakan waktu lagi, ia segera menaiki tangga tersebut, dan setelah menaiki balkon kamar Bella iapun segera mengetuk pintu jendela kamar Bella.
"tok... tok... tok... honey... honey..." suara ketukan dan panggilan Mark untuk Bella.
Bella yang mendengar suara Mark di jendela kamarnya merasa tak percaya.
" Aduh... apa segitu cinta nya aku padanya sampai mendengar suara nya di kamar ku." keluh Bella tak percaya.
" honey... ini aku... Mark... aku di jendela kamar mu" ucap Mark lagi.
Bella yang penasaran karena tak percaya, segera membuka jendela, meski di hatinya ada perasaan takut tidak takut.
Begitu membuka jendela, Mark langsung memeluk Bella, Bella yang saat itu masih dalam keadaan ngambek, berusaha memberontak, tapi Mark tetap memaksa memeluknya.
"lepaskan Mark... " ucap Bella kesal.
"Maaf Bell, biarkan aku memeluk mu, agar aku sedikit tenang. paksa Mark.
" tidak Mark... " tolak Bella yang sedikit mundur sedikit demi sedikit.
Tapi Mrk bukan lah tipe pria yang mau menyerah, terutama dalam urusan Bella dan Queen.
Dan tak lama kemudian, keberuntungan berpihak kepadanya. Tanpa disengaja Bella menginjak suatu benda yang ada di lantai kamarnya, sehingga Bella terpeleset dan jatuh menindih tubuh Mark dan akhirnya terjatuh di kasur.
kira- kira seperti ini adegan nya.
" deg... deg... deg..." detak jantung mereka berdua berbunyi tak karuan.
Mark yang memang sengaja tak mau menyia - nyiakan kesempatan demi mengikat hati Bella, segera memanfaatkan hal itu.
*** kira- kira apa yang akan di lakukan Mark terhadap Bella ya?
penasaran kan?
Yuk simak kelanjutan episode berikutnya!
Terimakasih atas like and give nya pembaca yang budiman.
Terimak akasih🙏
aku suka...👍👍👍
mamamu mau kau nikah cpat syngnya ank kesayngnnya di prkosa
maafkan terlambat nemu cerita bagus ini ☺