Raisa bailey merupakan seorang anak yang tidak di inginkan oleh keluarganya sendiri sehingga dia mendapatkan siksaan yang mengerikan.
Suatu hari ibunya membius Raisa dan menghantarnya kesebuah rumah pria tua untuk menjalin kerjasama diperusahaan.
Setelah sadar Raisa sangat kaget melihat seorang pria melihatnya dengan tatapan penuh nafsu dan ingin merobek bajunya.
Mampukah Raisa menyelamatkan dirinya dari seorang pria tua yang menginginkan tubuhnya? dan juga apakah raisa akan jatuh cinta pada pria yang sudah menolongnya selama ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hruga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tidak berubah
Alesya bangkit dari tidurnya dan melihat pria yang tidur disampingnya,dia segera masuk kedalam kamar mandi karena dia ingin segera pergi dari sana.
Ketika dia sedang mandi,pria itu terbangun dari tidurnya kemudian dia melihat kesampingnya,dimana Alesya?
“Sayang apa kau dikamar mandi?” tanyanya seraya mengetuk pintu kamar mandinya.
“Yes”
Pria itu tersenyum dan membuka pintu kamar mandi itu,Alesya memutar tubuh badanya dengan senyum diwajahnya, “apa kau ingin temani aku tuan Winston?” Alesya berjalan mendekatinya dan memeluknya.
“Siapa tidak mau menemani wanita cantik sepertimu” Winston mulai mencium bibirnya dengan sedikit kasar.
Winston mulai menyentuh seluruh tubuhnya dengan bibirnya sedangkan Alesya mendesah kerana perbuatannya.
“Kau tunggu saja Winston,setelah aku mendapatkan apa yang aku inginkan,kau pikir aku ingin tidur dan bermain denganmu?!” ucapnya dalam hati.
Kalau bukan karena ingin mendapatkan kehidupan yang senang dan harta yang banyak,mana mungkin dia mau tidur dengan seorang pria yang sudah menikah dan memiliki anak?
Demi mendapatkan Alesya dia rela menceraikan istri dan meninggalkan anaknya,karena itu Alesya akan manfaatkan dia dengan baik.
Dikediaman Jhonson,Raisa ingin mengajak Martin keluar tapi dia harus mengikuti apa yang Martin katakan.
“Martin kalau kau menyuruhku membuat kerja rumah aku boleh ikuti,tapi kalau soal itu aku tidak mau!”
“Tidak mau ya sudah,kau tunggu saja dirumah tidak usah kemana-mana”
Raisa kesal karena Martin tidak mau menemaninya jalan keluar,dia segera berjalan menuju pintu dan membukanya.
“Hai” sapa pria didepan pintu rumahnya.
“Siapa kau?” Raisa menatapnya dari atas hingga bawah.
“My name is Jhony and you?”
“Raisa”
“Apa Martin didalam?”
“Tidak dia sudah mati!” ucap Raisa seraya membanting pintu itu dan berjalan menuju mobilnya.
“Kau temani aku!” pinta Raisa kepada Jhony.
“Wow kemana?”
“Ikuti saja!”
Jhony berjalan menuju mobil dimana Raisa menunggunya sedangkan Martin baru saja membuka pintunya dan melihat Temannya bersama Raisa menaiki mobil yang sama.
“Sialan kau jhony keluar!” teriaknya diluar mobil.
“Jalan saja!” perintah Raisa kepada supirnya.
“Tapi Nona Muda,Tuan Muda tampaknya sedang marah” ucap supir itu,dia khawatir kalau dia menjalankan mobilnya Martin akan memecatnya.
“Ck jangan takut padanya,jalankan saja mobilnya!”
“Maaf Nona yang membayarku Tuan Martin bukan Nona” supir itu segera keluar dari mobilnya.
Raisa segera keluar dari mobilnya dan berjalan menjauh,Martin menatap Jhony dengan tajam kemudian berlari mengejad Raisa yang hampir tiba didepan pagar.
“Hey stop apa kau mau kemall dengan berjalan kaki?”
“Yes memang tidak boleh haa?!”
“Kenapa kau marah”
“Diam kau!”
Martin tidak mengerti kenapa Raisa marah padanya,dia hanya meminta Raisa menemaninya bermain malam ini dan sebelum pergi dia hanya meminta setiap pagi Raisa memberinya morning kiss itu saja.
“Baiklah aku tidak meminta kau melakukan itu,jadi jangan marah lagi oke?”
“Huh!” Raisa membuang wajahnya kesamping.
“Ayo aku temani”
Tampa Raisa duga Martin mengendong tubuhnya dan berjalan masuk kedalam mobil,mereka meninggalkan Jhony sendirian didepan rumahnya.
“Hey apa kalian melupakanku atau kalian tidak menganggapku ada?” gumamnya seraya melihat mobil semakin menjauh.
Dia datang kesana karena ingin mengajak Martin pergi ke bar,tapi dia salah waktu seperti nya wanita itu lebih penting dari sunny.
“Martin aku ingin lihat,disaat Sunny kembali,apa kau akan memilih dia atau Sunny” ucapnya didalam hati.
Didalam mobil Raisa menatap Martin kemudian dia segera memandang kebelakang, “Dimana Jhony,Martin?”
“Hahahaha aku melupakannya” ucap Martin seraya tertawa,dia baru ingat kalau Jhony datang kerumahnya.
“Kau kejam karena melupakannya,kau temannya atau bukan sih?”
“Aku tidak mengenalnya” ucap Martin bercanda.
Setelah itu mereka tiba didepan sebuah mall,Raisa segera turun diikuti Martin,dia membawa Raisa kesana karena dia ingin menjumpai seseorang.
Ketika Raisa berjalan masuk kesebuah toko,matanya melihat seorang wanita berjalan bersama seorang pria berumur tiga puluhan.
“Alesya?”
“Wow Kak Raisa aku tidak tahu kau akan disini juga” ucap Alesya.
“Apa yang kau lakukan disini?”
“Berbelanja” Alesya memperat pelukannya kepada Winston.
“Sayang apa dia kakakmu yang merampas pacar lamamu?”
“Iya tapi jangan mempermasalahkanya,aku sudah tidak peduli karena aku sudah ada dirimu”
Raisa melihat pasangan itu dengan pandangan menjijikkan,Alesya tidak pernah berubah selalu mendekati orang yang kaya untuk mendapatkan kesenangan.
klo bisa di benahi lg y,biar yyg bc berikutnya nyaman.🙏🙏
maaf ,sekdr mengiingatkan
serasa gak puas dgn pembalasan dr keluarga raisa karena gak sampai dibuat mati martin dan izumi itu
berasa mau mnta bantuan Monica sruh dteng trus bantai tuuhh manusia2 bejat alias izumi sama martin...
#emosi tingkat iblis ini kynya...🤯🤯🤬🤬🤬🤬🤬
KSih pertolongan donk