NovelToon NovelToon
Love And Possessive

Love And Possessive

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan
Popularitas:271.7k
Nilai: 4.6
Nama Author: Saki_chan

Menikahlah denganku......!!

Ayra Raiia, terpaksa menerima perjodohan karena keinginan orang tuanya...

Ayra perempuan cantik berumur 22 tahun harus mengakhiri kehidupan bebasnya demi menuruti permintaan orang tuanya untuk menikah dengan seorang pria anak dari sahabat sang mama.

Akankah pernikahannya berjalan dengan bahagia......?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saki_chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Puluh Empat..

Baikal masih terus mengungkung tubuh Ayra di bawahnya . Terus memaju-mundurkan kejantanannya hingga erangan-erangan nikmat keluar dari mulut mereka . Hentakan demi hentakan terus Baikal berikan hingga mereka sampai di puncak kenikmatan mereka . Mereka melakukan pelepasannya secara bersamaan.

Baikal ambruk di tubuh Ayra . Dia melepaskan penyatuan mereka , mengecup kening Ayra , mengucapkan terima kasih serta kata-kata cinta untuk istrinya dan setelah itu ia menjatuhkan tubunya di samping Ayra . Baikal kemudian memeluk erat tubuh Ayra yang masih mengatur nafasnya sambil terus memberikan kecupan-kecupan di kening Ayra.

Selang beberapa saat , Ayra juga membalas pelukan Baikal . Dia menenggelamkan kepalanya di dada bidang Baikal dan meletakkan tangganya di atas pinggang milik Baikal . Sekarang posisi mereka adalah saling mendekap satu sama lain dan saling berbagi kehangatan. Baikal merasa sangat dicintai Ayra setiap kali mendapatkan perlakuan manis dari istrinya itu .

Ayra merasa sangat nyaman sekarang berada di pelukan Baikal . Rasanya sangat menenangkan baginya . Mungkin ini adalah tempat ternyaman bagi Ayra sekarang .

Tiba-tiba saja Ayra jadi teringat tentang pil KB yang waktu itu dia beli . Baikal masih belum memberikan keputusan yang jelas apakah Ayra boleh mengkonsumsi pil KB atau tidak . Ayra masih menimbang-nimbang apa ini saatnya dia untuk menanyakan tentang hal itu lagi . Mood Baikal sedang sangat bagus sekarang , Ayra akan mencoba menanyakan hal itu lagi padanya.

"Bai...."

"Hm..." Baikal masih terus saja menciumi kening Ayra dan menunjukan betapa cintanya dia terhadap istrinya .

Ayra mulai bersyukur sekarang . Keputusan untuk menikah dengan Baikal memang tidak salah . Dia menikah dengan pria yang sangat mencintainya . Memang pilihan orang tuanya selalu yang terbaik.

Ayra mulai melonggarkan pelukannya , dia menatap Baikal sekarang .

"Bai aku boleh tidak mengkonsumsi pil KB? " tanya Ayra dengan hati-hati.

Seketika itu juga Baikal langsung menjauhkan tubuhnya dari Ayra . Lagi-lagi hal itu . Apa segitunya Ayra tak mau mengandung anaknya . Baikal kira setelah mendiamkan Ayra beberapa hari , Ayra sudah tidak ada niatan untuk mengkonsumsi pil KB .

"Kenapa Ay ?," suara Baikal sudah mulai meninggi , " kamu tidak mau mengandung anakku ?"

Mood Baikal yang tadi benar-benar sangat baik sekarang sudah berubah sangat-sangat hancur.

Ayra menghela nafasnya melihat reaksi Baikal , jadi ini yang di pikirkan Baikal selama ini . Baikal kira Ayra tak mau mengandung anaknya padahal bukan itu alasan Ayra . Pantas saja Baikal sampai mendiamkannya .

Ayra kemudian mendekatkan tubuhnya pada Baikal . Ia menarik tubuh Baikal untuk masuk ke dalam pelukannya , menenggelamkan kepala Baikal di atas dada miliknya. Baikal sempat menolak tapi Ayra terus memaksanya . Ayra terus saja mengusap-usap punggung Baikal yang masih telanjang bermaksud untuk menenangkannya agar dia tak marah lagi . Baikal hanya salah paham , Ayra akan menjelaskannya.

"Iishh...., pikiran kamu jauh banget sih Bai . Kamu sampai mikir aku gak mau mengandung anakmu , bukan itu alasan aku . "

Baikal yang sudah sedikit tenang dia mulai mengangkat kepalanya dan menatap Ayra , ia akan memastikan ucapan Ayra sungguhan atau tidak .

"Terus kenapa? ," ucap Baikal dingin , " kamu punya laki-laki yang kamu cinta ?" suara Baikal kembali meninggi lagi. Jangan sampai dugaannya itu benar , Baikal tak akan sanggup.

"Bukan , pikiran kamu buruk banget sih..." cepat-cepat Ayra menyanggahnya jangan sampai Baikal tambah salah paham.

"Dengarkan aku dulu , " Ayra menatap Baikal lekat-lekat , " aku belum ingin hamil karena kita baru menikah , aku ingin fokus mencintai kamu dulu ."

"Jadi tunggu sebentar lagi , kalau aku sudah yakin dengan perasaanku , aku akan berhenti mengkonsumsi pil KB dengan sendirinya ," jelas Ayra.

Baikal mendengarkan dengan seksama penjelasan Ayra . Dia merasa lega sekarang setelah mendengar penjelasan dari Ayra . Tapi tetap saja masih ada sedikit perasaan takut di hati Baikal kalau ucapan Ayra hanyalah alasannya saja untuk membuat Baikal mengizinkannya mengkonsumsi pil KB.

"Kamu serius kan dengan ucapanmu ? " tanya Baikal menyelidik.

"Kamu meragukanku Bai...."

Baikal diam , bukan maksud Baikal untuk meragukan Ayra . Tapi Ayra masih belum mencintainya sekarang jadi bisa saja Ayra menghianatinya .

"Bai dengarkan aku baik-baik ," Ayra mulai serius dengan ucapannya , " semenjak aku memutuskan untuk menikah denganmu , sejak itu juga aku memutuskan untuk hidup denganmu."

"Waktu itu kamu pernah bilang kalau kamu ingin cinta dariku kan? "

Baikal menganggukan kepala.

"Kalau kamu ingin aku hamil sekarang , aku juga tak apa-apa tapi mungkin nanti aku akan sibuk mengurus anak kita dan tidak ada waktu untuk memikirkan perasaanmu." Ayra menjelaskan semua alasan dia menunda kehamilannya .

"Jadi jangan ragukan aku , aku tak akan pernah menghianatimu asalkan kamu tidak menyakitiku saja ."

Baikal mengangguk , dia akan percaya dengan Ayra sepenuhnya.

"Aku tak pernah menyakitimu sayang."

"Jadi bolehkan ?" tanya Ayra memastikan.

"Iya , tapi aku tak mau menunggumu lama-lama . Cepat cintai aku ," ucap Baikal sambil mengeratkan pelukannya dan menenggelamkan kepalanya lebih dalam lagi pada dada Ayra yang menang tidak tertutup apa-apa . Ya mereka berdua masih sama-sama telanjang bulat.

"Gak lama kok...." jawab Ayra sambil mengusap-usap lembut kepala Baikal. Ayra sudah sangat nyaman sekarang dengan Baikal jadi tak akan butuh waktu lama bagi Ayra untuk menyakinkan perasaannya .

________________

Ayra melihat jam di dinding ternyata sudah pukul tujuh malam . Dia melonggarkan pelukannya pada Baikal. Dia ingin mandi sekarang , tubuhnya sudah sangat lengket.

"Sayang kenapa ? aku masih ingin dipeluk ," rengek Baikal .

"Aku mau mandi ...."

"Nanti aja ..." Baikal kembali mempererat pelukannya .

"Aku mau masak ," Ayra langsung melepas tangan Baikal yang melingkar di tubuhnya kemudian dia turun dari ranjang dan berjalan ke arah kamar mandi .

"Sayang aku ikut ," Baikal langsung mengekor di belakang Ayra dan masuk ke kamar mandi bareng .

Jika Baikal sudah mengikutinya sampai ke kamar mandi bukan hanya mandi saja yang akan terjadi tapi mungkin mereka akan bercinta dulu di sana .

Sangat lama sekali mereka di dalam kamar mandi , bahkan sudah hampir satu jam mereka di dalam sana . Mereka berdua keluar dari sana dengan handuk melekat di tubuh masing-masing .

Seperti biasa Ayra akan menyiapkan baju untuk Baikal terlebih dahulu baru dia akan berpakaian . Ayra jadi teringat tentang kemeja yang ia buat untuk Baikal . Dia kemudian mengambil paper bag yang ia taruh di sofa tadi dan memberikannya pada Baikal .

"Buat kamu ...."

Baikal mengernyitkan dahinya bingung sambil menerima paper bag itu .

"Bukankah itu paper bag yang tadi . Ayra tadi sangat melarangku untuk melihat isinya dan kenapa sekarang paper bag ini diberikan padaku ?" batin Baikal.

"Buat aku ? apa ini sayang ? " tanya Baikal masih tak percaya.

"Iya , buka aja ."

Baikal mulai membuka paper bag yang diberikan Ayra dan melihat isinya .

"Kemeja , kamu beli kemeja buat aku sayang ? " tanya Baikal antusias.

"Bukan beli tapi aku yang disain sendiri kemejanya ," jelas Ayra .

Baikal sangat senang sekali Ayra memberikan kemeja untuknya , apalagi Ayra sendiri yang mendisainnya.

"Makasih sayang ..." Baikal langsung saja memeluk Ayra erat dan menciumi keningnya.

"Ini hadiah pertama darimu pasti akan aku jaga dengan sangat baik."

_____________________

jangan lupa vote dan tinggalkan jejak juga ya.....

1
Apa Aja
novel ini emng GK adaklnjutannya
Yocky Zulkarnaen Nizar
kok gk diterusin critannya kak pdhal bagus lho...
Artati Sukreni
apa segampang itu ngancurin perusahaan punya baikal...nggaklah harusnya....
Artati Sukreni
kayaknya theo deh, soalnya felix dah pernah bilang sm baikal hati2 sm theo....
Artati Sukreni
rasain luu bai..emang enak ngegantung..
Artati Sukreni
ayra sdh tau apa yg bakal diomongin theo malah mau aja ...ga menghargai suaminya blas..
Artati Sukreni
ayra..ayra...ga ada ra sa syukurnya kamu punyai suami kaya baikal....
Artati Sukreni
ayra goblog....sebel aq bacanya....
Artati Sukreni
ayra bener2 deh ga inget suamiya posesif nih...
Artati Sukreni
ayra cari penyakit deh....
Artati Sukreni
ni kayaknya nanti ayra hamil tp suaminya meragukan deh...gara2 pergi sm theo dan bau parfumnya....
Artati Sukreni
ingat lo ayra..kamu tuh seorang istri.... jaga martabat sbg seorang istri...
Artati Sukreni
kenapa sih ayra ga terus terang sm suaminya....bs perang dunia ke 3 tuh kalau ketahuan...
Artati Sukreni
wah..bakal ada yg ngamuk.nih...sisuami posesif....
Artati Sukreni
hadeuuh....kasian sijomblo...
Artati Sukreni
bucinnyaaa....
Artati Sukreni
suami posesif bucin akut..hadeuuh...
Artati Sukreni
lo..katanya baikal blm pernah pacaran...kok ada mantan pacar2nya..gmn sih...
Artati Sukreni
gercep...
Artati Sukreni
baikal..gaspoolll....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!