NovelToon NovelToon
Pengorbanan Cinta

Pengorbanan Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Rose_Dreamers

Dear Viona,

Terima kasih, karena telah memberikan warna-warni kehidupan disisa waktuku.
Terima kasih, karena telah mencintaiku dengan tulus.
Mencintaimu adalah hal terindah yang pernah kurasakan.
Bersamamu, kurasakan seperti seorang yang paling sempurna. Memiliki segalanya, dirimu dan cintamu.

Berjanjilah, untuk tidak menangisi kepergianku!

Karena aku selalu ada didekatmu, menjagamu, memelukmu, lewat penglihatan yang kutitipkan padamu.

I Love You, Sasha....

Salam,

Galang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rose_Dreamers, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

VhieDjar 24

Seorang gadis tengah menikmati sejuknya semilir angin malam kota Semarang, sambil menikmati secangkir cokelat hangat minuman yang menjadi favoritnya.

Alunan musik yang berasal dari ponselnya menemani kesunyian malam tanpa bintang yang menemani gadis tersebut.

"*Tak akan pernah sirna

Bayang tentang dirimu

Mengharap kau kembali

Ke dalam pelukan

Hanya sisakan perih

Luka yang semakin dalam

Sampai kapan 'ku harus tangisi

Rindu yang tak terbalas?

Masih adakah cinta untukku

Walau hanya untuk kau kenang?

Andai harus kehilanganmu

'Kan kubawa hatimu ke dalam jiwaku

Ke mana cinta ini

Akan kupersembahkan?

Bila kesetiaanku

Hanyalah bagimu, kekasihku

Masih adakah cinta untukku

Walau hanya untuk kau kenang?

Andai harus kehilanganmu

'Kan kubawa…

(Masih Adakah Cinta~ADA Band*)

Lagu dari Band ini selalu menjadi favoritnya, ia tak pernah bosan mendengarkan semua lagu-lagu dari Band tersebut.

Mengingatkannya pada sebuah kenangan di masa lalu.

"hayoo, ketahuan ngelamun lagi kan?"

Seorang gadis lain yang sedari tadi berada dibelakang Viona memperhatikan sahabatnya yang sedang bermain dengan lamunannya tanpa Viona sadari.

"ish, bikin kaget aja. Untung aku gak punya riwayat sakit jantung." Viona memegangi dadanya karena kaget oleh sahabatnya.

Citra tertawa puas melihat ekspresi wajah sahabat nya saat kaget.

"siapa suruh kamu melamun." ucap Citra seraya ikut duduk di kursi sebelah Viona.

"siapa juga yang melamun" kilah Viona tak mau mengaku pada Citra sahabatnya.

"kalau gak melamun, lalu apa namanya coba? Kamu gak menyadari kan kalo aku sudah sedari tadi berada di sini." Ucap Citra tak mau kalah.

Viona tak menjawab ucapan sahabatnya. Ia meraih ponselnya lalu mematikan playlist musik yang sedari tadi menyala.

"kamu mengingat kisah masa lalu mu itu lagi ya, Sha?" ucap Citra. Namun tak ditanggapi oleh Viona.

"move on dong, Sha. Ini udah setahun loh. Kamu harus coba buka hati kamu buat pria lain." Ucap Citra lagi.

Viona masih tak mau bicara sepatah kata pun, matanya menatap kegelapan malam. Ia mengingat kembali bagaimana kisah masa lalu nya. Cinta nya yang kandas sebelum di mulai. Memaksa Viona untuk meninggalkan kota kelahirannya hingga ia berada di sini sekarang, di kota Semarang. Dengan berdalih ingin melanjutkan kuliahnya, padahal alasan utamanya adalah untuk lari dari kenyataan yang menyakitkan baginya.

Setahun lamanya Viona berada di Semarang, ia masih belum berani pulang ke kota kelahirannya.

Amara ibu nya Viona sering membujuknya untuk pulang saat libur, tapi tak pernah di dengar Viona dengan alasan sibuk dengan urusan kuliah nya. Jadilah Amara yang harus mengalah mengunjungi putrinya di Semarang saat Amara rindu kehadiran putrinya.

Semenjak Viona pergi ke Semarang, ia tak pernah mendapatkan kabar dari sahabat-sahabatnya. Viona mengganti nomor ponsel nya bahkan semua akses sosmed nya ia ganti dengan yang baru.

"Sha, dapat salam lagi tuh dari ka Galang." Ucap Citra memecah keheningan diantara mereka

Oh iya, di tempatnya sekarang Viona dipanggil Sasha oleh semua teman-temannya. Nama Sasha diambil dari nama depannya yaitu Trisha, jadilah teman-temannya memanggilnya Sasha.

Citra adalah sahabat Viona sekarang, ia yang selalu sabar dengan sikap Viona yang dingin dan acuh. Citra tak pernah gentar tetap mendekati Viona untuk menjadi sahabatnya.

Sedangkan Galang, ia adalah Kakak tingkat Viona dan Citra di kampusnya. Galang sudah menyukai Viona atau Sasha sejak pertama ia bertemu dengan Sasha saat di rumah Citra. Jadi Galang ini adalah kakak nya Citra.

Sasha mengalihkan pandangannya menatap sahabatnya yang sedang menunggu respon darinya.

"kak Galang udah balik dari Jakarta?" Tanya Sasha

"udah, kemarin."

"Sha... Apa kamu gak bisa buka hati kamu buat pria lain?" ucap Citra

Sasha menatap Citra sambil menggelengkan kepalanya.

"mungkin saat ini belum" jawab Sasha

"sampai kapan Sha? Kamu itu Cantik, baik, pinter pula. Banyak cowok di sana yang ngantri pengen jadi pacar kamu. Termasuk..." Citra tidak melanjutkan ucapan nya, ia menatap mata sahabatnya dengan tatapan yang sulit diartikan.

Sasha yang mendengar ucapan sahabatnya menggantung, mengekerutkan kedua alisnya.

"termasuk, termasuk apa?" tanya Sasha penasaran.

"termasuk kak Galang." Ucap Citra

Deg

Sasha mengalihkan pandangannya kedepan, jantung nya berdebar kencang mendengar ucapan sahabatnya.

Sasha tahu bahwa kak Galang menyimpan perasaan untuk nya, tapi Sasha berusaha menghindar dan memilih pura-pura tidak mengetahuinya karena Sasha tidak ingin menyakiti hati Galang. Dan membuat persahabatannya menjadi hancur.

"kak Galang suka sama kamu Sha." Ucap Citra meyakinkan sahabatnya

"tapi aku gak bisa Cit, kamu kan tahu sendiri aku belum bisa melupakan dia." Ucap Sasha lirih

"aku gak mau kak Galang terluka karena aku gak bisa mencintai dia sepenuhnya." Sasha melanjutkan ucapannya.

Citra melihat sahabatnya hampir menangis langsung memeluk Sasha seraya mengusap punggung sahabatnya.

"gak apa-apa, jangan nangis. Oke"

"Sha, maafin aku. Bukan maksud aku bikin kamu sedih. Justru aku gak mau melihat kamu selalu di bayang-bayangi masa lalu." Ucap Citra

"iya, justru aku yang makasih sama kamu. Karena kamu selalu ada buat aku." jawab Sasha menghapus air mata nya lalu melepaskan pelukannya.

"ya udah kita tidur yuk, udah larut nih. Besok kita kan ada kuliah pagi." Ucap Sasha seraya berdiri lalu masuk kedalam kamarnya di ikuti oleh Citra.

***

Tin, tin.

Bunyi klakson mobil terdengar nyaring kedalam kamar Sasha.

Di dalam kamar Sasha dan Citra yang sudah bersiap berangkat kuliah terlonjak kaget saat mendengar bunyi klakson tersebut.

"siapa tuh?" ucap Citra, ia buru-buru keluar di ikuti Sasha di belakang nya.

Seorang pria dengan perawakan tinggi, berkulit putih, rambut nya yang hitam dan rapi, hidung mancung, lensa mata berwarna coklat, dan senyumnya yang manis menyempurnakan ciptaan Tuhan yang kini tengah berdiri tegap dihadapan Citra dan juga Sasha.

"kak Galang" ucap Citra memanggil nama pria tersebut seraya berlari menghampirinya lalu memeluknya.

Pria itu membalas pelukan Citra dengan suka cita.

Sasha tersenyum saat menyaksikan pemandangan keakraban adik-kakak dihadapannya.

"kakak kok gak bilang mau kesini?" ucap Citra seraya melepaskan pelukannya.

"sengaja, biar jadi kejutan. Kaya di film-film itu loh yang suka kamu tonton." Ucap Galang

"So romantis" ucap Citra

Galang mengalihkan pandangan kearah gadis yang menjadi pujaan hatinya.

"kamu apa kabar Sha?" ucap Galang sambil memperlihatkan senyum nya yang manis.

"baik kak, kakak juga baik kan?" balas Sasha

Galang menatap mata Sasha teduh, ia sangat merindukan gadis yang kini berada di hadapan nya.

"ayo kak, nanti keburu telat loh" ucap Citra

"i iya, ayo" ucap Galang gugup ketika tangan sang adik menepuk pundaknya.

Sasha yang melihat kejadian itu hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala.

Mereka pun masuk kedalam mobil lalu berangkat menuju ke kampus mereka.

1
Agna
baru mampir
Nining Msb
pasti Fajar donk
Nining Msb
sedih bgeeet
Nining Msb
kasihan Fajar g prn ngerasain bahagia am Viona
Nining Msb
andaikn it galang pasti langsung nyosor cium bibir
Nining Msb
nyesek bget
Nining Msb
cintax Galang g tulus d brengi dgn nafsu
Nining Msb
kesssssseeeeeelllll.....
Nining Msb
ktax g suka tpi mau aj d cium. kesel ak
Nining Msb
Galang main cium aj deh, bkin kesel aj
Nining Msb
thanks Arka
Jenni Manullang
keren
Fa Rel
biarin salah swndiri fajar bodohhh mending ma galang lah
Fa Rel
rasain lu galang bego sih jd orang
Ervina Sitompul
ga nyambung ni cerita. dari td aku perhatiin ceritanya banyak yg di skip.. 😤
Amanda Amanda
ada lanjutannya GK kalau ada lanjut part 2 🙏 biar seru
Reni Mine
sediiihhh..nangis bombay..😭😭😭😭
Gina Savitri
kayanya sakit jantung galang, klo iya kenapa ngopi kan nggak boleh..
Gina Savitri
Fajar baik galang juga baik
tapi galang sedikit obsesi sama viona alias shasha..bukan karna galang cinta..karna klo dia cinta pasti akan bertanya gimana perasaan wanitanya..bukan dengan egoisnya bilang nggak mau di tinggalin dan nggak membiarkan wanitanya memilih siapa yang sebenarnya ada di hati wanitanya..
Gina Savitri
Rasain tuh intan nanggung malu seumur hidup karna jahat merebut tempat sahabat sendiri dengan sebuah kebohongan 😬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!