Dua golongan ini terus bermusuhan tetapi akhirnya mereka bisa berdamai karena seorang gadis bernama Maya.
Maya yang harus jadi bahan berbagi ke dua raja ini dan anehnya Maya mencintai mereka berdua.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PERUBAHAN
Waktu sudah lama berlalu sejak kejadian itu semua berubah lebih baik, tidak pernah ada lagi permusuhan dan mereka bisa hidup berdampingan.
Di padang rumput yang luas dengan angin yang berhembus lembut, Maya duduk di sana dengan Rangga yang meletakan kepalanya di pangkuannya sembari mengibas- ngibaskan ekornya.
" apa kau mengantuk ?? " tanya Maya pada Rangga.
" e eemm.. " Rangga mengangguk.
Maya membelai lembut rambut Rangga.
" tidurlah.. "
" eemm " Rangga menjawab dengan matanya yang mulai sayu.
Rangga mulai mengedip- kedipkan matanya dan perlahan mata itu tertutup, tak berselang lama Rangga sudah tertidur dia terlihat sangat lelap, angin lembut membelainya.
Maya tersenyum melihatnya dia seperti anak anjing yang lucu, dia memandangnya lama lalu tiba-tiba Maya merasa jika ada yang memperhatikannya.
Maya menoleh ke samping dan ternyata itu Lord yang berdiri memandang mereka berdua dari kejauhan, Maya tersenyum dan melambaikan tangannya pada Lord.
" sedang apa kau di situ.. ?? kemari lah " ucap Maya.
Perlahan Lord berjalan mendekat.
" duduklah.. " Maya mengisyaratkan Lord duduk di sampingnya.
Lord pun duduk di samping Maya dan pandangannya tertuju pada Rangga yang tertidur pulas.
" apa dia tertidur ? " tanya Lord.
" iya "
Lord terlihat tidak suka dan memalingkan wajahnya.
" kenapa ?? " Maya mencoba bertanya.
" tidak apa "
Maya menyadari jika Lord cemburu lalu dia langsung mencium pipi Lord, Lord sontak kaget dan Maya hanya tersenyum.
" jangan cemburu seperti itu aku juga milikmu " ucap Maya dengan menatap Lord lekat.
" hah... ya " jawab Lord dengan menghela nafas.
Lord memeluk Maya dari samping dan menyenderkan kepalanya di bahu Maya.
" apa kau lelah.. ? " tanya Maya pada Lord.
" iya, aku mau istirahat sebentar.. "
" kalau begitu jangan seperti ini... " pinta Maya.
" hnn ?? " Lord mengangkat kepalanya kembali dan melihat Maya.
Maya pun membangunkan Rangga.
" Rangga bangun angkat kepalamu sebentar " pinta Maya sembari membangunkan Rangga.
Rangga menggeliat lalu bangkit tapi dengan mata yang masih tertutup, Maya rasa dia masih sangat mengantuk.
" nah begini lebih baik.. " ucap Maya.
Lord tersenyum, Lord dan Rangga langsung tiduran di samping Maya dan Maya berada di tengah- tengah mereka, Lord memeluk Maya matanya masih terbuka sedangkan Rangga memejamkan matanya tapi dia mendesak- desak kepala Maya seperti seekor kucing.
" hahahaha Rangga hentikan itu sangat geli " ucap Maya dengan tertawa renyah.
Lalu diapun menurut dan berhenti, Rangga melanjutkan tidurnya, lalu perlahan Maya melemparkan pandangannya ke arah Lord.
" eemm.. " Maya terkejut dengan mata yang terbelalak
Tiba-tiba Lord mencium Maya singkat, Maya pun merasa malu.
" tidurlah.. " ucap Lord.
" ya.. " jawab Maya.
Dan akhirnya mereka bertiga tertidur pulas.
...****************...
Maya terbangun dengan perlahan dia bangkit dari tidurnya, itu karena Maya merasa sangat haus.
Maya putuskan untuk pergi sebentar mencari air menuju hutan dan kebetulan sekali tak berselang lama dia menemukannya.
" akhirnya ketemu.. " Maya menemukan sebuah danau kecil dan sangat tenang, airnya juga sangat jernih.
Maya perlahan mendekat, dia bisa berkaca di airnya yang benar- benar jernih itu segera Maya masukan tangannya dan meminumnya.
" haaaahh.. segar.. "
Maya memasukan tangannya lagi lalu tiba- tiba ada gelembung yang bermunculan di tengah- tengah danau itu, Maya menjadi bingung.
" hnn apa itu... ?? "
Byooooorrrrr !!!
Maya kaget bukan main, matanya melotot tiba-tiba monster muncul dari dalam danau itu, dia seperti kepiting tapi lebih menyeramkan dan mempunyai tentakel, tentakelnya melilit badan Maya dan hendak menariknya.
" tidak.... !!!! kyaaaaaaaa..... !!!!!! " Maya berteriak keras dan sialnya monster itu menarik Maya masuk ke dalam air.
Byuuuurrr!!
Maya menggeliat dan sangat ketakutan, tentakel itu melilitnya dengan kuat.
...****************...
Mata Rangga dan Lord langsung terbuka, mereka mendengar teriakan Maya.
" Maya..?! " ucap Rangga.
Tanpa bicara basa- basi mereka langsung
berpencar, Lord terbang ke atas dengan sayapnya sedangkan Rangga dengan cepat berlari ke hutan.
Rangga punya pendengaran yang tajam dan bisa mencium bau Maya, dia tau jika Maya tenggelam di danau sedangkan Lord tentu saja dia bisa melihatnya.
Rangga langsung menceburkan dirinya ke danau dia berusaha mengejar Maya dan Lord tanpa ragu langsung mengeluarkan kekuatannya.
Dhaaaarrr... !!!!! kraaaaakkkk... !!!!
Tanpa pikir panjang Lord membelah danau itu dari atas hingga tanahnya ikut terbelah, tentu saja Lord tidak akan meleset karena dia bisa melihatnya dengan jelas, serangannya tidak akan mengenai Maya dan Rangga.
Monster itu ikut terbelah menjadi dua dan air jatuh ke tanah yang terbelah hingga danaunya kering.
Rangga langsung menarik Maya dan segera melompat menggendongnya ke permukaan.
" Maya.. Maya.. kau tidak apa- apa.. ?? Rangga panik.
Maya pingsan karena terlalu banyak air yang masuk.
" Maya.. !! " Lord menghampiri mereka.
" iiihhsss.... sial.. !! " Rangga memberi nafas buatan untuk Maya.
" uhuuukkk.. uhhuuukk.. " Maya terbatuk dan airnya keluar dari mulutnya, Maya pun mulai sadar.
" Maya.. " ucap Rangga lega.
" kalian... "
" syukurlah.. aku.. aku sangat takut.. " Rangga memeluk Maya.
" Maya.. kau jangan pergi sendiri lagi.. " Lord memasang muka khawatir.
" maaf.. " ucap Maya.
" terimakasih kalian sudah menyelamatkan nyawaku " ucap Maya pada mereka.
Lord mendekat dan Maya memeluk mereka berdua.