Kisah ini mengisahkan seorang perempuan yang ditakdirkan menjadi istri ketiga untuk murid kesayangan abahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Permata_Indah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part-24 Mertua Berkunjung
Setelah sholat tahajjud selesai dan disambung sholat subuh kemudian semua jama’ah mendengarkan ceramah ustadz Ibnu. Abah Lizza sangatlah tawadhu beliau selalu menolak ketika dimintain ceramah, karena Abah berfikir bahwa dirinya tidak pantas berbicara didepan semua jama’ah dan akhirnya ustadz Ibnu yang diberikan amanah pada Abah untuk mengisi kekosongan kegiatan dimasjid salah satunya ceramah.
Setelah kegiatan selesai, Lizza dan ustadzah Imah keluar dari masjid. Berpapasan dengan Abah, Hasbi sepupu Lizza, ustadz Ibnu bersama ponakan kembarnya dan juga Ali. Lizza menyalami abahnya dengan penuh khidmat, lalu menyalami tangan Ali.
Maaf ya ka kalau Lizza punya salah, ucapnya dalam hati.
Kini langkah Lizza dirangkul oleh Abah dan disampingnya ada Ali, semoga kamu bisa mencintaiku seperti aku mencintaimu. Ucap Ali dalam hatinya.
“Abah hari ini kita mau sarapan apa?” tanya Lizza disela-sela jalannya.
“Kamu mau sarapan apa sayang?” tanya balik abah.
“Nasi goreng” jawab Lizza antusias.
“Minta sama umimu dia akan membuatkan” ucap Abah.
“Oke” jawab Lizza.
Semuanya pun sampai dirumah, Ali mendapat pesan dari Sarah mengatakan bahwa umi Ali ada dirumah dan sekarang mencari dirinya.
“Abah Ali pulang dulu karena umi ada dirumah” ucap Ali.
“Lizza kamu juga ikut pulang” suruh Abah.
“Abah.. Lizza mau sarapan dulu pulangnya nanti aja sore” ucap Lizza cembrut.
“Lizza istri yang baik dia harus ikut bersama suaminya, nanti kamu sarapan disana saja bareng mertua kamu” perintah Abah.
“Iya iya deh, Lizza ambil handphone dulu. Sayang abah” jawab Lizza memeluk Abah dan mencium pipinya.
Lizza mengambil handphonenya lalu pamit dengan Abah, kemuadian mobil melaju menuju rumah Ali.
Beberpa lama kemudian mobil sampai dihalaman rumah, Ali sudah membuka sabuk pengaman sedang Lizza masih tetap diam tidak membuka sabuk pengamannya.
"Lizza” panggil Ali.
“Iya ka?” jawab Lizza melirik kearah Ali.
“Hayo turun” ucap Ali.
“Aku takut sama umi kakak, takut beliau engga suka sama Lizza” jawab Lizza.
Tangan ali meraih tangan Lizza dengan senyuman semangat, Ali menggenggam lalu Ali membukakan sabuk pengamannya.
“Hayo kita turun, kamu jangan takut. Ketika aku menyukaimu tidak ada alasan umi tidak menyukai kamu” ucap Ali.
Hah? Ka Ali menyukaiku, masa sih apa aku cuma salah menterjemahkan atau gimana ini kata suka itu maksudnya apa ya. Ucap Lizza dalam hatinya.
Akhirnya Ali dan Lizza keluar dari mobil dan masuk kedalam rumah, setelah masuk kedalam rumah dilihatnya umi, Sarah dan Dinda sedang duduk santai ruang keluarga dilantai satu.
“Assalamu’alaikum umi” sapa Ali lalu menyalami uminya bergantian dengan Lizza.
“Wa’alaikumussalam, Ali umi mau ngomong sama kamu. Ikut umi kita kekamar Dinda” pinta umi langsung bangkit dari duduknya melangkah pergi ke kamar Dinda.
Ali hanya mengikutinya saja, anak dan ibu itu berdiri saling berhadapan. Umi menatap Ali dengan tajam sedang Ali menatap dengan cinta dan khidmat karena perempuan ini adalah wanita yang melahirkannya.
“Kenapa Ali pergi tidak ajak Sarah? Apa Ali sengaja ingin berduan dengan Lizza, kamu harus ingat Ali kamu memiliki tiga istri jadi tolong adil dengan ketiganya” ucap umi.
“Ali minta maaf umi, Ali tidak bisa menjadi suami yang baik. Ali akan ceraikan istri-istri Ali” jawab Ali langsung keluar dari kamar Dinda menuju lantai tiga ruang kerjanya.
Setelah Lizza melihat Ali yang naik kelantai tiga, Lizza langsung mengikuti Ali naik ke lantai tiga menuju kamarnya karena ini masih terlalu pagi dan mungkin bisa tidur kembali fikir Lizza.
Assalamu'alaikum gaess🤗
Maaf banget beberapa hari yang lalu engga up-up lagi aku sibuk kerja ditambah pulang kerja capek pengennya tiduran malea buat mikir, dan sekarang aku paksa deh buat up biar engga ngecewain kalian. Next.. tunggu selanjutnyaa ya, jangan lupa follow, like and comment yang positif🥳🥳 Happy New Year🌹🌹
thanks bt author dan jg NT uda ksih bacaan grts