Carla, gadis berusia 20 tahun harus menerima kenyataan kalau kehidupannya harus berubah 180 derajat setelah kematian kedua orang tuanya. Perusahaan yang bangkrut, sahabat yang menjauh, kerabat yang tak mau menampungnya, juga kekasih yang meninggalkan dirinya di kala jatuh, semakin membuat kehidupan Carla makin terpuruk. Saat itulah hanya Aska Rafasya yang mau berteman dengannya, orang yang selama ini dia rendahkan.
Mampukah Carla menyesuaikan diri dengan kehidupan barunya?
Jangan lupa untuk like, komen, vote dan rate bintang lima-nya.
Follow akun medsos otor.
fb : Samudra Lee
ig : Samudra_Lee_19
Salam sayang Otor ter--KECEH
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samudra lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
JBDC #24
Aska langsung berjalan keluar meninggalkan restoran tadi dan di depan restoran, tanpa sengaja dia bertabrakan dengan seseorang.
"Aw," ringis orang itu, dia terjerembab jatuh di atas aspal.
"Maaf maaf," ucap Aska sambil membantu orang itu berdiri.
"Aska."
"Kamu."
Ucap Aska dan orang itu bersamaan.
Kamu tidak apa-apakan, Ra?" tanya Aska pada Nara.
Orang yang barusan bertabrakan dengan Aska adalah Nara. Aska membantu Nara untuk berdiri.
"Tidak kok, As. Aku baik-baik saja, aku hanya terkejut barusan," jawab Nara.
"As, Papa belum selesai bicara." Suara seseorang dari dalam restoran.
Nara melihat ke arah Aska dan orang itu bergantian. Dia begitu terkejut mendengar orang itu memanggil dirinya Papa dan hal yang membuatnya lebih terkejut adalah orang yang memanggil dirinya Papa untuk Aska adalah Rendra Rafasya pemilik RA Grup.
"Pak Rendra, Aska, kalian …."
Aska menarik Nara masuk ke dalam restoran, dia membawanya duduk di salah satu bangku yang ada di restoran tersebut. Aska menatap Nara sebentar kemudian menghembuskan napasnya kasar.
"Dia Papa-ku," ujar Aska singkat.
Nara membungkam mulutnya dengan kedua telapak tangan, dia masih tidak percaya kalau Aska yang selama ini bekerja di keluarga Hadijaya sebagai sopir, yang katanya tuna wisma, ternyata adalah anak dari seorang pengusaha sukses Rendra Rafasya, pemilik dari RA Grup.
"Apa … apa Carla tahu soal ini?" tanya Nara lagi.
"Dia tidak tahu apapun soal ini," jawab Aska."Dia hanya tahu kalau aku adalah seorang sopir yang tidak memiliki apa-apa."
"Putraku ini demi menemukan cinta sejatinya, dia rela berpura-pura jadi miskin," imbuh Rendra.
"Ja … jadi … Aska … dia benar-benar putra Pak Rendra?" tanya Nara meyakinkan.
"Benar, dia putra bungsuku," Rendra kembali membenarkan.
"Carla benar-benar beruntung," batin Nara.
"Nara, aku harap kamu mau merahasiakan identitasku pada Carla. Aku akan memberitahu identitasku pada Carla ketika waktunya tepat," ucap Aska.
"Iya, As. Aku akan merahasiakan itu."
"Aska, Papa minta kamu segera kembali ke Perusahaan, kasihan kakakmu dia harus bolak-bolak Jakarta-Jepang hanya untuk mengurusi perusahaan yang kamu tinggalkan demi mencari gadismu itu!" seru Rendra.
"Tapi, Papa tidak akan memaksaku menjalankan perjodohan itukan?" tanya Aska. Dia kabur dari rumah selain untuk mencari keberadaan Carla, juga karena dia memang menolak untuk di jodohkan.
"As, tapi kamu belum tahu siapa jodoh yang di siapkan oleh kakekmu kan?" kembali Rendra bertanya. "Apa kamu tidak ingin melihatnya terlebih dulu?"
"Pa, aku sudah bilang. Kalau aku mencintai Carla bahkan sebelum aku bertemu dengan Papa," ujar Aska.
Aska ingat ketika dia berumur 13 tahun, dia dan ibunya terlunta-lunta di jalan dan untungnya dia di tolong oleh Hadijaya dan istrinya. Hadijaya dan istrinya, membawa Aska dan ibunya pulang ke rumah, memberikan pekerjaan dan menyekolahkan
Namun karena status Aska yang bukan dari kalangan elite, membuatnya di bully oleh teman-temannya, saat itulah Carla muncul dan menolongnya. Sejak saat itu, Aska selalu bertekad untuk menjadi pemberani seperti Carla. Dan sejak saat itu juga keduanya menjadi sahabat baik. Hingga beberapa kemudian, mereka terpaksa harus berpisah karena ayah kandung Aska berhasil menemukan mereka dan membawanya ke rumah besar keluarga Rafasya. Dan sebelum berpisah, Aska yang memang sudah menyukai Carla, terang-terangan melamar Carla. Dia bilang, dia akan kembali dan menikahi Carla saat usia Carla 20 tahun. Carla yang masih berumur 7 tahun, hanya mengangguk tanpa mengerti arti kata menikah.
6 bulan lalu, Aska kabur dari keluarga besar Rafasya karena akan di jodohkan oleh kakeknya. Aska pergi mencari Carla, namun saat Aska berhasil menemukan Carla, gadis pujaannya itu, sudah memiliki kekasih. Awalnya, Aska ingin merelakan Carla untuk Adit. Tapi saat dia tahu kalau ternyata Adit berselingkuh, tekad Aska untuk merebut hati Carla semakin bulat. Apalagi Adit semakin menunjukkan kalau dia hanya mencintai harta Carla.
karena aku lope lope sama karyamu kak..
sukaa banget..
walopun konflik datang silih berganti, tapi penyelesaian g bertele-tele, langsung to the point..
good job kakak.. 🥰
tetap semangat menulis karya2 lainnya ya kak.. 💪🏻
semoga sehat selalu.. 😘