NovelToon NovelToon
Kage No Karada Toshite Tensei Shita Node, Saikyō No Danjon Ōkoku O Tsukurimashita!

Kage No Karada Toshite Tensei Shita Node, Saikyō No Danjon Ōkoku O Tsukurimashita!

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Action / Mengubah Takdir
Popularitas:715
Nilai: 5
Nama Author: royco

menceritakan tentang seorang pemuda bernama royy yang tereinkarnasi menjadi entitas bayangan dan membangun peradaban serta menjadi raja iblis...
(Kage no Karada toshite Tensei Shita node, Saikyō no Danjon Ōkoku o Tsukurimashita!)
(reinkarnasi menjadi entitas bayangan, dan membangun kerajaan terkuat di dalam dungeon)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon royco, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

(perjalanan 2, politik Oscar)pergerakan rahasia dan pembebasan kerajaan oscar

Kondisi atmosfer di sepanjang garis perimeter wilayah perbatasan kontinental bener-bener sudah mulai memanas ekstrem, menandai roda pertempuran agresi berskala besar resmi berjalan merayap berdarah-darah.

CKREK... BLAMMM...!

Suara desingan mekanisme besi bergaung nyaring tatkala selongsong amunisi kaliber berat artileri bom divisi darat selesai terisi penuh ke dalam ruang laras baja.

"LURUSKAN KOORDINAT... TEMBAKKKKK...!!!" Teriak lantang komandan peleton pasukan artileri darat memberikan komando mutlak.

DORRRR...! DORRR...! DORRR...!

Dentuman demi dentuman meriam artileri bumi modifikasi dungeon meledak hebat, memuntahkan proyektil kompresi mana berkekuatan masif yang membelah angkasa, lalu menghantam episentrum pertahanan musuh di kejauhan hingga memicu ledakan bola api raksasa. Di medan pertempuran kolosal kali ini, pola peta konfliknya bener-bener sudah bergeser jauh; lawannya bukan lagi cuma sekadar adu rapal mantra sihir konvensional dan sabetan bilah pedang primitif belaka, melainkan sudah melompat masuk ke dalam fase peradaban perang Semi-Modern! Pasukan infanteri di bawah naungan komando empat jenderal legendaris Aethelgard kini bergerak sat-set meluncurkan adu strategi mekanis, saling pamer skill menembak menggunakan senapan rifle otomatis, bukan lagi melulu bertumpu pada skill sihir kuno.

"Jenderal Theta...!" Ucap sesosok bayangan agen pasukan divisi intelijen Zeta yang mendadak bermanifestasi muncul di dalam pos komando tengah milik Theta untuk memberikan laporan spionase darurat.

"Hmm...? Ada perkembangan anomali apa di perimeter depan? Katakan!" Tanya Jenderal Theta dengan nada suara bariton yang teramat tegas nan berwibawa.

"Siap...! Izin melaporkan situasi darurat fakta di lapangan, Jenderal...!" Ucap agen intelijen tersebut sembari meluncurkan penghormatan takzim.

"Silakan, katakan secara gamblang tanpa ada yang ditutupi!" Jawab Theta ketat.

"Laporan kali ini berpusat mengenai sirkulasi pergerakan pasukan garda tengah milik faksi musuh, Jenderal...! Jumlah personel mereka bener-bener tidak masuk akal; barisan bala bantuan musuh terus-menerus mengalir datang berdatangan menuju ke posisi garda terdepan murni untuk menambal posisi pasukan mereka yang sudah gugur diratakan oleh brondongan peluru kita... Jika mekanisme alur peperangan ini terus dibiarkan berjalan statis tanpa ada intervensi sabotase, ada kemungkinan metrik faksi kita bakal mengalami kekalahan telak akibat kehabisan pasokan jumlah total prajurit kerajaan duluan sebelum berhasil menembus benteng mereka...!" Ucap agen intelijen Zeta melaporkan kalkulasi buruk di lapangan.

"Hmm... Jadi situasi makronya sudah menyentuh titik koordinat itu ya..." Ucap Theta memicingkan mata, mengetuk-ngetuk jemari zirahnya di atas meja taktis.

Namun, bukannya panik, Jenderal angkatan darat tersebut justru perlahan menarik sudut bibirnya, memamerkan sebilah senyuman tipis.

"Tenang saja... Luapkan kepanikanmu itu. Walaupun lembaran draf rencana resmi yang diberikan oleh Yang Mulia Tuan Miko waktu pertemuan kemarin murni menyuruh Korps Shadow Assassin buat bergerak melebur bareng divisi pengintai kalian di bawah tanah... Tapi tepat di menit-menit akhir sebelum pergerakan dimulai, Yang Mulia secara jenius bener-bener telah merancang sebuah misi baru berskala radikal tanpa sepengetahuan atasan divisi jenderal militer lainnya... Detik ini, hanya aku, Jenderal Zeta, dan Komandan Elizabeth yang mengetahui rahasia makro ini. Kini, batalion hantu udara mereka bener-bener sudah bersiap penuh menanti perintah eksekusi," ucap Jenderal Theta penuh dengan kapasitas rasa percaya diri yang luar biasa mutlak.

Di sisi lain jalur belakang, tepatnya di area pos keamanan cadangan garda belakang medan pertempuran kontinental.

"DENGARRRR DAN PASANG ATENSI KALIAN SEMUANYA, UNIT ASSASSIN...!!!" Teriak Elizabeth lantang, suara kecilnya menggelegar tegas memutus keheningan di hadapan dua puluh personel aktif pasukannya yang sedang berdiri siaga membusungkan dada.

“Sudah teramat sangat cukup bagiku buat berlagak bersikap manis seolah anak-anak kecil yang polos di depan wajahnya... Hari ini, di atas tanah jahanam ini, aku bersumpah akan meratakan seisi medan pertempuran luar sampai hancur lebur menjadi pakan ternak monster dungeonku...! Karena detik ini sama sekali gak ada sosok Ibu yang mengawasi pergerakanku di tempat ini... Maka aku secara bebas bakal bertindak menjadi diriku sendiri yang sesungguhnya... Mwehehehe...!” Ucap Elizabeth bergumam kejam di dalam lubang batin tiraninya, sembari wajah imutnya perlahan mulai mengulas sebilah senyuman seringai licik yang teramat pekat—sebuah ekspresi dingin yang bener-bener memproyeksikan raut wajah seorang penjahat perang orisinil yang haus akan darah!

"DENGARRR ITIKADKU...! DALAM KURUN WAKTU BEBERAPA MENIT KE DEPAN, KITA AKAN SEGERA BERGERAK MAJU MEMBELAH ANGKASA MENUJU KE POSISI GARDA TERDEPAN... DAN AKU SUDAH MENYUSUN SEBUAH SKENARIO RENCANA PEMBANTAIAN MODERN SEPERTI YANG DIAJARKAN IBU...!" Teriak Elizabeth menatap tajam barisan peletonnya yang tersusun rapi.

"Saat raga kita mulai terlibat bentrok frontal melawan faksi musuh, posisi pertempuran kita bener-bener sudah dijamin unggul telak 100% dikarenakan faksi kita mengenakan perlengkapan perangkat penerbang modern, yaitu Jetpack Mana...!" Ucap Elizabeth sembari mengedarkan sorot sepasang mata merah delima tajamnya yang memancarkan insting predator taktis kasta tertinggi. "Oleh sebab itu, aku secara absolut akan memberikan perintah kepada kalian semua untuk membagi formasi posisi peleton ini menjadi empat bagian unit kecil [INDEX]! Masing-masing bagian divisi kecil tersebut secara mekanis wajib berisi pas 5 orang personel aktif...! INGATTT DAN TANAMKAN DI DALAM JIWAMU!!! KITA GAK BAKAL PERNAH MATI DI DALAM MISI INI... KITA GAK BAKALAN PERNAH KALAH DI DALAM MISI INI...! KITA PASTI AKAN MEREBUT KEMENANGAN MUTLAK DI DALAM MISI INI...! KARENA ITU... ABDIKANNNN DAN SERAHKAN SELURUH JIWA RAGA KALIAN DEMI KEJAYAAN TANAH AIR TERCINTA KITA, SHADOW AETHELGARD...!!!"

"SIAP, PERINTAH DITERIMA, KOMANDAN ELIZABETH!!!" Jawab dua puluh prajurit gabungan monster dan manusia itu serentak dengan teriakan yang bener-bener bergemuruh riuh menantang langit langit.

BZTT... BZTTT... CHRRK...

Tiba-tiba, perangkat mekanis pemancar alat komunikasi HT (Handy Talkie) Magis yang tersemat di bagian dada zira milik Elizabeth mendadak berbunyi nyaring, menandakan ada jalur sirkulasi panggilan darurat berskala makro yang masuk menyambung frekuensi korpsnya.

"Di sini Jenderal Theta memanggil... Jalur komunikasi dibuka..." Ucap suara bariton Theta terdengar konstan memecah deru angin dari balik speaker HT.

"Siap, panggilan diterima, Jenderal Theta! Ada instruksi darurat apa dari pos tengah?" Jawab Elizabeth sigap menekan tombol Push-to-Talk.

BZZTT... CLIKKK...

"Ini Miko ikut menyambung sirkulasi frekuensi obrolan..." Ucapku bergabung dalam panggilan.

"SIAP, PERINTAH DIPANTAU, YANG MULIA!!!" Jawab Komandan Elizabeth beserta Jenderal Theta serentak secara refleks dengan nada suara yang penuh rasa kepatuhan militer paling takzim.

"Aku bersama rombongan kecil saat ini telah berhasil meluncurkan operasi penyusupan senyap masuk menembus perimeter dalam wilayah Kerajaan Oscar... Dan berdasarkan pengamatan jeliku, sekujur sirkulasi warga sipil di sepanjang jalanan ibukota ini memang bener-bener bertindak bertingkah laku sangat aneh nan canggung... Kesadaran otak mereka fiks 100% berada di bawah pengaruh sihir hipnotis massal faksi sainganku... Namun... ada sebilah anomali taktis; barisan para petualang tingkat tinggi beserta jajaran Master Serikat Petualang lokal terbukti sama sekali tidak terpengaruh sedikit pun oleh sihir hipnotis Felix tersebut... Detik ini, posisiku sedang berada di dalam markas Serikat Petualang, kebetulan aku memiliki relasi kenalan faksi petinggi lama di tempat ini..."

BZZTT... CHRRKK...

"Kalian pasang fokus dengar baik-baik... Theta, segera instruksikan kepada agen divisi intelijen Zeta untuk langsung bergerak senyap meluncurkan pengintaian khusus ke area pos garda belakang musuh... Berdasarkan hasil analisis logistiknya, faksi aliansi musuh ternyata juga ikut menggunakan perangkat alat pengirim pesan jarak jauh yang metrik fungsinya hampir mirip seperti teknologi HT magis milik faksi kita... Cuma perbedaannya, kapasitas jangkauan sirkulasi mereka bisa berjarak sangat jauh berkali-kali lipat parah dan dimensi ukuran alatnya jauh lebih raksasa sehingga wajib diletakkan menetap di sebuah pangkalan pos keamanan garda belakang mereka... Hancurkan unit pemancar itu secepatnya...!" Ucapku dingin mendiktekan strategi makro.

BZZTT...

"Siap Yang Mulia, Theta izin menjawab jalur komunikasi..." Ucap Theta memotong via pemancar HT miliknya.

BZZTT...

"Silakan, katakan laporanmu, Jenderal," jawabku singkat.

"Siap Yang Mulia... Izin melaporkan kondisi terkini peta konflik di sektor darat... Saya, Theta selaku jenderal divisi angkatan darat pos tengah bagian barat izin melapor... Kondisi pertahanan divisi kita di titik koordinat ini bener-bener sedang didominasi ketat oleh gempuran masif pasukan infanteri Kerajaan Petra yang terus-menerus mengalir datang berdatangan bersama dengan faksi sekutu terkuat mereka dari Kerajaan Eldiana... Jika jalur logistik mereka tidak diputus, kemungkinan metrik kekalahan faksi kita dipastikan bakal meningkat drastis parah... Ditambah lagi unit peleton udara milik Delta tidak dapat masuk melakukan intervensi dikarenakan saat ini sedang terjadi bentrok perang udara berskala ekstrem di sektor perbatasan Utara... Izin laporan darurat selesai disampaikan...!" Lapor Theta bergetar ketat menahan ketegangan.

BZZTT...

"Oke, informasi intelijen dipahami dan laporan resmi tersampaikan... Elizabeth, pasang mode tempur absolut dan persiapkan seluruh silsilah personil aktif unit Shadow Assassin milikmu...! Meluncur secepat kilat membelah angkasa, langsung terjun bebas menuju ke titik koordinat garda depan wilayah barat posisi Theta...! Habisi, bantai, dan sapu bersih seluruh kepala pasukan musuh yang bisa kau habisi di sana tanpa perlu ada sebilah negosiasi palsu belaka... Ini perintah dariku...!" Ucapku tegas mengunci komando perang.

BZZTT...

"Siap...! Perintah suci diterima dan segera dieksekusi, Ibu...! Unit batalion hantu kami akan segera bergegas terbang ke titik koordinat tersebut dan langsung meluncurkan serangan badai pembantaian langsung dari atas angkasa bebas...!" Jawab Elizabeth berteriak riang penuh semangat gila tarung yang membara.

BZZTT...

"Rapat darurat via radio frekuensi selesai... Aku resmi keluar dari obrolan, sampai jumpa di titik kemenangan..." Ucapku dingin sembari memutuskan sambungan komunikasi HT.

Di sisi lain koordinat... Tepatnya jauh di dalam jantung teritorial Kerajaan Oscar, di dalam salah satu ruangan terisolasi markas Serikat Petualang.

"Bagaimana draf kelanjutan strateginya, Tuanku...?" Tanya Alpha melangkah maju mendekati posisiku, sepasang mata indahnya menatap wajah manusiaku dengan penuh kesetiaan mutlak.

"Hmm... Kondisi parameter di sektor barat bener-bener sedang tertekan ketat, unit pertahanan Theta berada di ambang krisis makro... Kita bener-bener harus meluncurkan pergerakan secepat mungkin tanpa boleh bersiap-siap terlalu lama lagi di tempat ini... Kita wajib menyelesaikan operasi infiltrasi rahasia ini dalam kurun waktu satu hari full malam ini, mengeksekusi mati sang raja palsu, dan langsung membebaskan takhta Kerajaan Oscar murni demi mendapatkan tambahan pasokan unit logistik tentara bantuan dari Serikat Petualang lokal guna memukul mundur agresi aliansi empat kerajaan musuh...!" Ucapku dengan raut wajah yang teramat serius nan dingin.

"Jika situasinya memang sudah sampai di titik koordinat seperti itu... Apa boleh buat, aku siap mengawal setiap jengkal langkah kakimu, Tuanku..." Jawab Alpha tersenyum manis penuh kepatuhan mutlak.

"Kalau begitu... Seluruh rombongan, ayok bergerak secepatnya...!" Perintahku tegas sembari menolehkan pandangan mataku ke arah wajah Alpha, Raja Oscar, beserta sisa barisan unit pahlawan buminya.

"SIAP, PERINTAH DILAKSANAKAN, YANG MULIA!!!" Jawab mereka kompak nan disiplin tingkat tinggi.

Kami berempat bersama rombongan kecil pun segera bergegas keluar merayap senyap di tengah kepungan malam pekat, berjalan mengendap-endap menyusuri koridor rahasia menuju ke arah kompleks bangunan utama Kastil Kerajaan Oscar. Begitu siluet tubuh kami sampai menapak di perimeter luar gerbang masuk kastil, pandangan jeliku langsung mengunci keberadaan dua orang ksatria suci musuh yang sedang berdiri siaga menjaga pintu gerbang.

"Hmmm... Kalau faksi kita mau meluncurkan penyusupan secara diam-diam tanpa memicu alarm darurat, berarti jalurnya murni harus menghabisi nyawa kedua penjaga gerbang kastil itu dalam sekejap mata tanpa membuat sebilah pun suara desingan sihir, ya..." Gumamku lirih menganalisis taktik.

Tanpa membuang waktu taktis lagi, tangan kananku bergerak cepat merogoh inventory dimensi bayangan, menarik keluar pistol raksasa seberat 2 kilogram sepanjang 37 sentimeter andalanku, Eaglemagia. Dengan gerakan mekanis yang sat-set, aku langsung memasang perangkat silencer peredam suara magis bumi tepat pada bagian ujung moncong laras bajanya.

"Ho... Perpaduan visual yang teramat sangat cocok nan elegan..." Gumamku lirih sembari mengangkat pistol laras panjang tersebut, menutup sebelah mataku untuk membidik jeli tepat ke arah titik koordinat tengah kening kepala kedua penjaga.

STIUU... STIUU...!

Dua kali letupan tembakan kompresi peluru mana dungeonku melesat membelah hampa udara dengan kapasitas suara redaman mencapai hampir 70% tanpa suara fisik konvensional belaka! Kecepatan pelurunya bener-bener tidak masuk nalar fana, meluncur instan hingga dalam hitungan milidetik langsung memecahkan, menghancurkan, dan meledakkan seisi batok kepala kedua ksatria penjaga gerbang kastil tersebut hingga tewas mengenaskan di tempat tanpa sempat meluncurkan teriakan darurat sedikit pun!

"Target dilumpuhkan... Ayo bergegas masuk sebelum peleton patroli lain lewat...!" Bisikku dingin.

Kami pun langsung bergerak lincah melompati genangan darah, menyusup masuk secara senyap menembus perimeter dalam kastil raksasa tanpa ada satu pun makhluk fana musuh yang menyadari keberadaan infiltrasi rahasia kami.

Sepanjang langkah kaki kami merayap menyusuri labirin koridor kastil batu kuno, kami bergerak berdarah dingin menghancurkan dan menghabisi nyawa beberapa barisan ksatria penjaga dalam secara senyap, hingga pada akhirnya, draf langkah kaki kami resmi sampai tepat berada di depan gerbang pintu kayu raksasa Ruang Takhta Utama Kerajaan Oscar.

BRAKKKKKKKKKK!!!!!!!

Aku mendobrak buka pintu takhta dengan paksa.

"JANGAN ADA YANG BERGERAK SATU LANGKAH PUN... ANGKAT KEDUA TANGAN KALIAN SEKARANG JUGA...!!!" Seru ku dengan nada suara bariton yang teramat sangat menekan batin.

Aku langsung menodongkan moncong laras pistol Eaglemagia milikku lurus ke depan, sementara di samping kiriku, Alpha dengan gerakan taktis yang tidak kalah menawan juga sudah ikut menarik keluar senjata laras pendek Glockmagia miliknya murni untuk mengunci target pergerakan musuh!

Melihat todongan senjata modern bumi yang memancarkan aura hawa membunuh predator kasta tertinggi tersebut, sesosok manusia asing yang sedang duduk di atas kursi singgasana—sang Raja Palsu boneka bentukan Felix Eldiana—seketika tersentak kaget setengah mati, wajahnya pucat pasi, dan mental pengecutnya langsung memilih menyerah kalah begitu saja tanpa meluncurkan perlawanan magis sedikit pun! Dengan tubuh gemetaran hebat, dia langsung melangkah turun melompat dari atas kursi takhta agungnya, lalu mengangkat kedua tangan kecilnya tinggi-tinggi ke udara sembari menjatuhkan lututnya berlutut pasrah di atas lantai tanah perjamuan.

"Bagus... Sebuah keputusan yang teramat sangat bijak parah... Lebih baik bersikap patuh begitu daripada kepalamu harus kuledakkan detik ini juga..." Ucapku sembari melangkah kaki maju perlahan menghampiri koordinat posisinya berlutut.

Setelah memastikan kondisi parameter ruangan benar-benar aman 100% dari ancaman jebakan rahasia, aku langsung mengulurkan tali serat kawat dungeonku murni untuk mengikat kencang kedua urutan tangan dan kaki si raja palsu tersebut sampai kaku tak berdaya, lalu memulai jalannya agenda Interogasi Berdarah Dingin.

Aku mencengkeram kerah bajunya, memicingkan sepasang mata ungu menyalaku tepat di depan wajah pucatnya. "Katakan padaku secara jujur, Sampah...! Siapa dalang yang mengontrol pergerakan politik busuk kalian dari balik layar, hah?!" Tanya ku ketat menuntut jawaban.

Namun, bukannya menjawab, si raja palsu boneka itu justru perlahan menyunggingkan sebilah senyuman tipis yang aneh nan getir dari bibirnya yang gemetaran.

"Kalian... Peleton pasukan menjijikkan dari Wilayah Timur... Detik ini juga... kalian semua dipastikan... akan... Segera musnah rata dengan tanah...!" Ucap sang raja palsu terbata-bata dengan nada suara serak dipenuhi keputusasaan yang gila.

"Haa...?! Bicara yang bener dan jelas, Bajingan...!" Ucapku yang seketika langsung tersulut emosi jiwa mendengar bualan omong kosongnya.Tanpa sebilah ampun sedikit pun, kaki kananku secara refleks langsung meluncurkan hantaman tendangan keras, menginjak telak bagian permukaan perut si raja palsu tersebut dengan kekuatan daya dorong fisik yang luar biasa masif hingga raga ringkihnya terjerembap keras ke lantai!

UHUKKK....

Si raja palsu itu seketika terbatuk-batuk hebat, memuntahkan cairan lambung bercampur semburan darah segar dari sela giginya akibat tidak sanggup menahan rasa sakit ekstrem dari injakan kaki tiraniku.

Sembari memegangi perutnya yang hancur, ia menatapku dengan sepasang mata yang bergetar hebat menahan ngeri nan puas.

"Percuma kau menyiksaku, Miko... Seluruh peleton pasukan militer andalanmu... semuanya yang saat ini sedang bertempur habis-habisan di sektor garis medan tempur barat... dalam hitungan waktu mundur yang singkat... semuanya bener-bener dipastikan... akan... bertransformasi menjadi sesajen kompresi Tumbal Altar Suci...!!!" Ucap si raja palsu Oscar berteriak parau dengan sisa tenaganya.

1
Quinnela Estesa
belum baca LN Tenshura sih. berharap ada risiko aja untuk tokoh utama. risikonya belum ada sama sekali
royco: ouhh ini genre berat aslinya kak.. ikutin teruss yaa.. ini udah sampai skala war antar kerajaan kok..🙏😍
total 3 replies
Protocetus
jika berkenan mampir ya ke novelku Blue Lock München Gaiden
royco: siapp
total 1 replies
Crimson
Semoga nggak putus di jalan ya, min. Sayang banget kalau putus di tengah jalan./Grin//Grin//Grin/
royco: amann lanjut terus sampe tamat bahkan bakal ada volume lainnya😄
total 1 replies
Crimson
tuh kan, sekali di gas, sesak nafas.🤣🤣🤣
royco: 🤭 iyya
total 1 replies
Crimson
Gini, nih, kalau karakter sok keras. Sekali di gas, sesak nafas.🤣🤣🤣🤣
royco: wkwkwkwkwkk
total 1 replies
Crimson
Gas, jangan sampai putus di jalan min. Kyk hubungan ku sama dia, anjay klas king. Wkwkwk 😅😅😅
royco: waduu
total 1 replies
Crimson
Rada" plenger jugak nih, orang.🤣🤣🤣
royco: wkwkkwkwk
total 1 replies
Crimson
Udah kyk Rimuru Jir, War di awal pakai wujud aslinya. wkwkwk 🤣🤣😁
royco: hehehee
total 1 replies
Crimson
Saran gw sih Thor, biar seru. beri MC nya bawahan thor, hehehe 😁
royco: ikuti terus kak alur cerita nya makin ke sini makin rame kok
total 1 replies
Crimson
adegan ini lagi, mirip Rimuru Jir, yang mau masuk ke kota para dwaf. /Facepalm/
royco: reall wkwkkwkwk
total 8 replies
Crimson
Good job, Thor. Nanti aku mampir lagi. /Grin/
Crimson
Wah, gw udah kyk baca novel tensura, ya, baca nih novel. /Grin/
royco: siapp
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!