NovelToon NovelToon
Pernikahan CEO Tanpa Duga

Pernikahan CEO Tanpa Duga

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:522.7k
Nilai: 5
Nama Author: Menik Kumalasari

Mengandung adegan dewasa, jadi mohon bijaklah dalam membaca ya ...!

Menceritakan tentang ketidak percayaan diri mengundang pernikahan yang tanpa diduga, pernikahan paksa dengan CEO Tampan yang posesif bernama, Xander.

Xander merasa sudah jatuh hati kepada seorang wanita cantik bernama, Sasya. Tetapi, akibat ketidak jujuran sang kakak, Sasya menjadi terjebak dalam ikatan yang tidak diinginkannya, sebab yang harus menikah dengan Xander adalah kakaknya yang bernama Rasya, bukan dengan dirinya.

Naas-nya, Sasya terpaksa menjalani pernikahan dengan Xander dan harus memutuskan hubungan dengan kekasihnya, akibat adanya ancaman.

Bagaimanakah cerita selanjutnya dari Sasya dan Xander?
Ikuti terus alur cerita selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Menik Kumalasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 23 (Banyak Masalah!!)

Ketika di perjalanan, Sasya mengetahui bahwa Sadam telah mengikutinya.

"Hentikan mobilnya, Cey!" ucap Sasya.

"Baiklah!" Langsung menepikan mobilnya.

Kemudian Sasya keluar dari mobil Ceysa untuk menemui dan berbicara kepada Sadam.

"Kenapa kamu mengikutiku?" tanya Sasya yang sudah berhadapan dengan Sadam.

"Kenapa kamu seperti menghindariku sayang? Kenapa kamu berubah?" tanya Sadam lembut.

"Ya, itu benar. Jadi tolong jangan dekati aku lagi!" seru Sasya langsung membalikkan badannya, ingin memasuki mobil kembali. Tetapi Sadam menarik tangannya dan langsung memeluk Sasya.

"Tolong jangan seperti ini, aku sangat menyayangimu," ucap Sadam sambil tetap memeluk Sasya.

Sasya yang mendengar pengakuan tulus dari Sadam, matanya langsung berkaca kaca. Tetapi semua itu ia sembunyikan.

"Lepaskan aku, tolong jangan ganggu aku untuk sementara waktu," kemudian Sasya pun langsung masuk ke mobil Ceysa. Ia pun langsung menetaskan air mata setelah melanjutkan perjalanannya.

Sadam pun merasa terpukul atas perkataan Sasya kepadanya. Lalu ia pulang dengan masih memikirkan Sasya.

"Sya, kamu baik baik saja?" tanya Ceysa.

"Tenang saja, aku merasa baik baik saja!" Sambil tersenyum kearah Ceysa. "Terimakasih untuk tumpangannya ya Cey, kamu gak mau mampir dulu?" tawar Sasya yang sudah keluar dari dalam mobil.

"Tidak Sya, aku masih ada perlu. Sampai ketemu besok ya, daaahh...!" Sembari melambaikan tangannya di dalam mobil.

Kemudian Ceysa melajukan mobilnya untuk pulang, dan Sasya pun dengan malas berjalan ke dalam rumahnya.

"Non, kenapa lemas sekali? Apa perlu saya ambilkan segelas air yang segar?" tanya Bu Jay yang melihat Sasya tampak begitu lemas.

"Tidak perlu Bu Jay, aku baik baik saja. Dimana kakak? Apakah masih kerja bersama Papa?" tanya Sasya kepada Bu Jay.

"Di kamarnya non. Nona Rasya tadi pulang lebih awal dari biasanya," jawab Bu Jay.

"Baiklah, Bu Jay boleh pergi," senyum Sasya.

"Baik non, permisi!" pamit Bu Jay.

Kemudian Sasya menghampiri kakaknya yang berada di dalam kamar.

"Kak Rasya...!" panggil Sasya membuka pintu kamar kakaknya, yang lemas sembari cemberut.

"Kenapa Sya? Kok cemberut gitu?" tanya Rasya yang sedikit kaget dengan kemunculan Sasya.

"Aku pengen cerita kak!" seru Sasya.

"Ceritalah, agar kamu bisa lega, dan jangan cemberut lagi dong," ucap Rasya.

Lalu Sasya pun menceritakan semuanya yang terjadi. Mulai dari Yama yang mengancamnya untuk menjauhi Sadam. Serta kalau ia tidak cepat memutuskan Sadam, semua sahabatnya akan celaka. Sasya juga menceritakan tindakan Yama yang keterlaluan kepadanya, dengan menculik dan melukai Sasya.

Rasya pun kaget mendengar cerita dari adiknya itu.

"Aku sungguh tidak tau apa yang harus aku lakukan kak, aku tidak mungkin membiarkan semua sahabatku celaka!" ycap Sasya bersedih.

"Dia sangat keterlaluan!! Kenapa kamu hanya diam saja sih? Biar kakak urus dia, kakak juga bisa melakukan yang lebih keji dari itu!!" seru Rasya yang juga tidak terima akan perlakuan Yama kepada adiknya.

"Tidak kak, kumohon jangan!! Aku tidak mau melibatkan orang lain dan mengakibatkan masalah semakin besar. Mungkin dia sangat terobsesi kepada Sadam, aku hanya cukup menjauhinya saja kak. Aku akan berusaha sendiri untuk menanganinya," senyum Sasya terlihat seperti di paksa.

"Baiklah, tetapi kalau kamu butuh bantuan jangan sungkan kepada, Kakak!" seru Rasya.

"Baik Kak, terimakasih telah mendengar ceritaku. Dan berjanjilah Kakak tidak akan memberitahukan kepada siapapun," ucap Sasya.

"Iya Sya," Sambil memeluknya. "Sya, Kakak boleh cerita juga nggak?" tanya Rasya seraya melepas pelukannya.

"Boleh banget kak. Pasti akan aku dengarkan," jawab Sasya senang, karena sangat jarang mendengar cerita darinya.

"Kakak menyukai seorang pria dan sekarang menjalin hubungan bersamanya, dia bernama Xander. Pemimpin dari perusahaan S.FORD," ujar Rasya mulai menceritakan semua kisah cintanya kepada adiknya. Mulai dari awal, kalau ia dan Xander hanya berhubungan lewat ponsel sampai dengan sekarang.

"Wah...! Bagus dong Kak. Perusahaan itu, setahuku bukannya terkenal dan paling besar di sini ya? Berarti seorang CEO dong, Kak?" tanya Sasya yang senang mendengar cerita kakaknya.

"Tapi masalahnya, kakak belum memberitahukan tentang jati diri kakak yang sebenarnya," ucap Rasya lagi.

"Hah? Maksud kakak apa?" tanya Sasya bingung.

"Kakak mengenalkan diri kakak sebagai kamu. Dan itu kakak belum memberitahukannya dengan sebenarnya ke Xander. Maafkan kakak ya Sya, aku terlalu tidak percaya diri untuk mengakuinya," ucap Rasya merasa bersalah dan bersedih dengan tindakannya itu.

Sasya yang mendengarnya sedikit kaget, tetapi ia berusaha tenang dengan masalah kakaknya yang melibatkan dirinya juga."Tidak apa Kak! Kakak kan bisa menjelaskannya sekarang," ucap Sasya tersenyum menenangkan Rasya.

"Masalah terbesarnya itu...!" Menatap serius ke arah Sasya.

"Apa kak?" tanya Sasya ingin mengetahuinya.

"Dia tiba tiba berkata, kalau besok ia akan kesini dengan orang tuanya. Untuk memperjelas hubungannya serta membawa hubungan yang sudah terjalin ke jenjang yang lebih serius!!" seru Rasya yang kembali bingung dengan masalahnya.

"Lebih baik kakak langsung beritahu dia jati diri kakak yang sebenarnya, sebelum hari esok. Berdoa saja kalau besok ia tak jadi datang kak. Kan dia seorang CEO, seharusnya ia sibuk dengan pekerjaannya," ucap Sasya kepada Rasya ingin menenangkannya.

"Bagaimana ini!! Kalau terjadi diluar prediksi kakak bagaimana?" ucap Rasya yang sangat kebingungan.

"Lebih baik kakak istirahat dulu, sambil memikirkan cara bagaimana mengatakannya hari ini dengan segera," ucap Sasya menenangkan Rasya.

"Baiklah, terimakasih ya sudah mendengar keluh kesah kakak. Maaf karena membebanimu dengan masalah Kakak!" ucap Rasya yang merasa bersalah.

"Iya kak, lebih baik ceritakan saja kalau ada masalah apapun itu. Aku serta Papa dan Mama akan membantumu, Kak!" Sambil memeluk kakaknya. "Istirahatlah terlebih dahulu, agar nanti Kakak bisa berpikir dengan jernih setelah istirahat," ucap Sasya, kemudian keluar dari kamar kakaknya, Rasya.

Kemudian Sasya pergi ke kamarnya untuk istirahat juga. Karena ia merasa sangat lemas, dan merasa sangat banyak masalah di harinya.

1
Fiana Cantieq GimoGirl
kasihan sasya... mengorbankan perasaannya
Fiana Cantieq GimoGirl
knpa mau menyerah sama sadam... lawan dong sasya
Annisa Nisa
Mampir...
smoga seru.
Purnama
lanjut
Rozh
💓💓
Yenny_Rha
Keluarga Cees Be Strong hadir.
Vote Done.
Semangat
Misnengsih Sukmana
pl
Renjani
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Renjani
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
pgri
⭐⭐⭐⭐⭐
pgri
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
pgri
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
pgri
♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Elisabeth Ratna Susanti
daratkan like yang tertingga 😍
👑Keluarga author
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
👑Keluarga author
❣️❣️❣️❣️❣️❣️
Sis Fauzi
cinta datang dari mata turun ke bawah 😀❤️
Sis Fauzi
dan mereka terkurung berdua di perpustakaan 😀❤️
Sis Fauzi
asyik nih ceritanya 😀❤️
Darah Biru (Bangsawan)
♥️♥️♥️♥️♥️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!