NovelToon NovelToon
Queen Kesayangan

Queen Kesayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Teen
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: JK의 할루 아내

Aruna anak keturunan Atmadja juga brata kini menjalani masa remaja nya dengan penuh warna. pertemuan nya dengan seorang pria dewasa mampu membuat pria itu langsung jatuh cinta pada aruna si gadis kecil dan imut

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JK의 할루 아내, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah....

Jam 11 siang yudis sudah bangun, ia langsung keluar dari kamarnya setelah mandi dan ganti pakaian yang sudah disiapkan oleh ethan. Keadaan rumah yang sepi membuat yudis harus bertanya pada salah satu ART yang sedang membersihkan kediaman Delhito. Dari sana ia tau kalau Hito calon ayah mertuanya sedang berada di taman samping. Tanpa berlama yudis pun pergi ke taman samping dimana hito berada setelah di tunjukan jalan nya. Di sana hito sedang berdiri di pinggir kolam melihat ikan di sana.

"om..." sapa hito berbasa-basi sambil mendekati nya

"sudah bangun...?" tanya hito setelah melihat siapa yang menyapa nya

"sudah om, sendirian om, ethan mana..?" tanya yudia melihat sekeliling

"ke dapur dia mau ambil minum"

Sambil berdiri sambil mengobrol mereka berdua memandangi kolam ikan juga taman yang di rawat sendiri oleh leana, namun tiba-tiba yudis kaget saat ada seseorang yang naik ke punggungnya dengan tiba-tiba. Beruntung kaki yudis sigap sehingga mereka berdua tidak jatuh, yudis yang awalnya ingin segera menurunkan orang yang naik itu pun urung saat mencium aroma yang familiar di hidungnya, yudis malah sengaja menahan lutut nya agar tidak jatuh dari atas tubuh nya

"dek kamu ngapain sih, turun cepet" pekik hito melihat anak perempuannya, apalagi saat ini berada di punggung orang lain selain keluarganya

"papi cemburu ya... lagian kalo aru naik ke punggung papi pasti papi ngga kuat, mangkanya aru naik ke kak ethan aja" ujar aruna percaya diri mempererat pelukan tangannya di leher yudis, tanpa aruna sadar apa yang si lakukan nya membuat telinga yudis memerah

"kakak ada di sini dek" ethan yang terkekeh di belakang melihat tingkah kembarannya pun berjalan mendekati mereka sambil membawa jus dari dapur, apalagi saat sadar ethan melihat telinga pria dewasa itu memerah karena ulah adik nya

"hah.. Kak... Koq kakak di sana jadi i...ini siapa.." gugup aruna sambil berusaha untuk turun namun tangan yang memegang kakinya tak melepaskannya

"mau turun.?" suara barito yang aruna kenal membuat aruna menghentikan pergerakannya untuk turun

"loh.. Kak yudis..? Koq ngga bilang mau ke rumah.? Terus koq bisa pake baju kak ethan.?" banyak pertanyaan yang di layangkan aruna sampai lupa niatnya untuk turun, dan melupakan tatapan tajam seorang hito

"turun dulu" ethan mengingatkan saat melihat papinya memasang wajah masam pada 2 manusia yang seakan lupa keadaan sekitar

"eh iya.. Kak turunin aru dulu" pinta aruna malu karena sudah salah orang

"lagian kebiasaan main loncat aja..." ethan mengingatkan adiknya sambil duduk

"ya, mana aru tau, lagian kak yudis mirip sama kakak dari belakang, udah gitu pake baju kakak juga" aruna membela diri "terus ini gimana kak yudis bisa ada di rumah..?" aruna masih penasaran

"tadi pagi sampai bandara kakak langsung ke sini ada urusan sama ethan juga om. Karna masih pagi jadi kakak di suruh istirahat dulu tadi dan ethan pinjemin baju buat kakak"

"ow...." ucap aruna menganggukan kepalanya seakan mengerti

"ow aja..? Kamu ngga tanya urusan apa..?" tanya ethan

"kalo urusannya sama kakak juga papi pasti seputar kerjaan, aru mana ngerti hal kaya gitu" ucap aru cuek

"kamu itu dek, padahal opa sudah bilang kalo nanti kamu yang akan jadi penerusnya" hito mengingatkan

"kan ada kak ethan sama satria pi... Aru mau yang bagian menghabiskan uang aja lah" jawab aruna membuat yudis menahan senyumnya

"tenang sayang, nanti kalo kamu sudah jadi nyonya bagaskara, kamu juga akan bisa menghabiskan isi kartu hitam suami kamu ini" Batin yudis membayangkan masa depannya nanti sambil menahan senyuman nya

"enak aja ethan itu pasti nerusin usaha atmadja sayang, paling cuma bisa bantu-bantu aja" ujar hito

"masih ada satria papi..." kembali aruna membela dirinya tak ingin terjun ke perusahan keluarga. Padahal dia sudah terjun di perusahan yang ia bangun bersama ethan juga zayyan

"masih lama aruna, kamu yang jadi kandidat utama opa kamu saat ini, kalo mau protes silahkan langsung ngomong sama opa kamu"

"haduh... Ribet banget sih, nanti aru jual aja lah aset keluarga brata biar uangnya buat modal aruna hidup foya-foya sampe mati tanpa kerja, sekalian opa nanti aruna tanggung hidupnya" celetuk aruna ngawur dan langsung mendapat jeweran dari leana yang baru saja datang dan mendengar ucapan anak perempuannya

"aduh... Aduh.. Sakit mi" rintih aruna sambil memegang telinganya yang masih di tarik leana, sedangkan 1 tangannya mencoba meminta tolong pada sang kakak

"kamu kalo ngomong ngga pernah di saring, kamu ngga tau perjuangan opa sampai opa berada di titik sekarang, opa kehilangan oma saat melahirkan mami, sampai mami di titipkan dan baru bertemu saat mami akan menikah sama papi kamu" kesal leana dengan mata berkaca-kaca menceritakan kisah pilunya

"sayang..." hito mencoba meredam kekesalan istrinya sambil mengusap punggung wanita yang sudah hampir 20 tahun bersama

"maafin aru mi..." ucap aruna sambil menunduk merasa bersalah, tak menyangka ucapan asalnya malah membuat maminya teringat kisah sedihnya, kisah yang sebenarnya sudah ia ketahui karena sang opa sudah menceritakannya padanya

"aruna..." panggil hito dengan kode agar ia mendekat ke arah leana dan meminta maaf

"mami... Maafin aru ya, aru cuma bercanda, ngga mungkin kan aru jual aset opa. Lagian sampe berapa lama jualin nya, aset opa kan banyak" kembali aruna bicara asal dan mendapat tatapan tajam dari hito "eh.. Hehehe.. Maksud aru, kita kan ngga tau opa mau kasih hartanya sama siapa, jadi kenapa harus aru yang sibuk mikirin bisnis opa"

"sudah ya sayang, kamu tau sendiri gimana anak perempuan kamu ini. Makin di bahas semakin bikin kamu pusing" sela hito yang tak ingin melihat anak perempuannya di marahi juga sang istri yang akan teringat kembali masa lalunya

"oiya om, kebetulan kemarin yudis dapet tiket ke acara lelang, barangkali om mau datang..?" yudis ikut bicara mengalihkan sedikit dari masalah yang ada

"lelang apa..?" tanya leana sedikit antusias

"lelang barang antik tante, nanti disana juga ada pameran lukisan dari berbagai pelukis"

"memangnya kamu ngga mau datang..?" tanya leana

"mau sih tan, hanya saja yudis bentrok acara lain. Jadi kalau om sama tante mau, bisa datang gantiin yudis"

"pi... Mami mau dateng..." rengek leana yang sudah lama ingin datang ke acara seperti itu

"iya boleh" jawab hito lega melihat istrinya kembali ceria

"makasih ya nak yudis. Eh mami lupa, makan siangnya udah siap ayo makan dulu" leana langsung ingat tujuannya.

1
Muji Lestari
lanjuttt thorr
Muji Lestari
lanjut thor
Muji Lestari
makin menarik ceritanya thor
Muji Lestari
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!