NovelToon NovelToon
Opps, I Married ?!

Opps, I Married ?!

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Wanita Karir / Office Romance
Popularitas:19.2k
Nilai: 5
Nama Author: Seulmi

Aku Naura Angraini, sangat menyukai pekerjaanku, aku menyukai hobbi yang aku lakukan, hidup sendiri tanpa pasangan di umur yang menginjak 28 tahun bukan masalah bagiku.

Tapi kehidupan nyamanku mulai berubah seperti rolercoster saat kedua orang tuaku mulai memaksaku untuk menikah.

Aku yang masih belum siap untuk menikah, harus mencari pria yang bisa aku nikahi atau aku akan terpaksa menikah dengan orang yang sudah orang tuaku pilihkan. Apa yang harus aku lakukan, aku masih belum bersedia kehilangan kebebasanku, aku belum mau kenyamananku yang sekarang menghilang, Apa aku menikah kontrak saja?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seulmi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Menghindar

“Naura!” Langkah kaki ku terhenti saat ada seseorang yang menyapaku, “kau mau pergi makan siang kan? Boleh aku ikut gabung bersamamu?” tanya angga

“oke boleh saja” angguk ku.

“hmm…kalau gitu kau mau ikut bersamaku, aku punya tempat yang sangat bagus, kau mau ikut?” tawar angga. Aku berpikir sebentar, tidak ada salahnya kan kalau aku makan bersama angga, toh dia sahabat arjuna.

“Boleh” angguk ku sekali lagi.

“Keren, ayo kalau gitu, ehh itu suamimu kan!” angga menunjuk pria yang sedang berjalan beberapa Langkah di depan kami. “itu benar benar suamimu, aku yakin dia akan cemburu jika kita makan berdua tanpa dia” ujar Angga.

‘tidak akan mungkin!’ bantahku dalam hati.

“Ra, sana samperin dia dan ajak dia makan bareng kita, aku tidak mau kalau dia nanti marah padamu gara gara aku” Angga mendorong tubuhku agar mendekati Arjuna yang hampir menghilang dari hadapan kami. Aku menghembuskan nafas kesal, aku sedang tidak mau bicara dengan buaya darat itu, jadi aku tidak berjalan sesuai perintah Angga, tapi aku malah melangkah menuju pantry dan malah meninggalkan Arjuna yang sudah pergi entah kemana.

“ra! Mau kemana!” teriakan angga aku acuhkan, aku benar benar tidak mau menemui pria itu, pria menyebalkan.

.

Aku berjongkok begitu sudah mencapai pantry, sebenarnya beberapa hari ini aku sengaja menghindari Arjuna, aku sedang tidak mau bertemu dengannya, aku takut masuk ke dalam rayuan mautnya, dia pasti akan terus menyuruhku untuk belajar bersikap seperti suami istri dan cara mengajarnya membuat jantungku tidak baik baik saja.

Aku takut apa yang Rina katakan benar benar terjadi, makanya aku menghindarinya selama ini.

Aku akan menganggap dalam satu tahun ini aku menumpang hidup dengan orang asing, satu tahun itu adalah waktu yang singkat aku pasti bisa melakukannya. Aku akan berpura pura sebagai sepasang suami istri di depan orang lain tapi selagi aku bisa menghindarinya aku akan terus menghindari pria itu. Lagi pula Arjuna juga tidak mempermasalahkan diriku yang berusaha menghindarinya aku yakin dia tau aku sedang menghindarinya.

📨‘Maaf Pak Angga’ aku mengirimkan pesan singkat pada Angga, agar pria itu tidak mencari aku lagi.

“Ra! Ngapain kamu di sini?” tanya seseorang tiba tiba dari balik punggungku. Perlahan aku membalikkan badan dan tersenyum canggung dengan orang yang baru saja menyapaku.

“kau terlihat sangat mencurigakan Ra” ternyata tidak hanya satu orang, karena saat ini ada 2 orang pria yang aku kenal ada di belakangku, aku lupa ini adalah pantry yang paling sering di gunakan para atasan, pantesan saja mereka kesini. Dimas dan Juan menatapku heran dan curiga.

“Ohh! Hey…?” aku gak tau mau mengatakan apa pada mereka, di pergoki seperti ini membuat otakku menjadi blank.

“Hey?! Kau kenapa ra?” seru Dimas dengan wajah datarnya.

“Tadi kami melihatmu menghindari suamimu, kau tidak ingin menyapa suamimu seperti menyapa kami?” tanya Juan. Kalau saja aku mau menyapa dia, aku tidak akan bersembunyi di sini.

“Haa?? Masak? Aku tidak melihatnya, aku sedang ingin membuat kopi untuk diriku sendiri” ucapku asal.

“Benarkah, tuhh Arjuna di sana, kenapa kau tidak menyapanya?” Dimas menunjuk seorang pria yang sedang berbincang tidak jauh dari pintu masuk pantry. “Ar_!” Aku langsung membekap mulut Dimas yang hendak memanggil Arjuna.

“Tolong hentikan!” aku memberi Dimas tatapan peringatan tidak peduli pria itu adalah atasanku, saat ini aku sedang tidak mau bertemu dengan Arjuna.

Dua pria itu saling bertatapan, dan seperti mengerti sesuatu sedang terjadi padaku.

“Apa kalian berdua sedang bertengkar lagi? Kalian itu masih dikatakan sebagai pengantin baru, tapi kenapa suka sekali bertengkar” omel Juan.

Terserah kalian mau mengatakan apapun, yang penting aku sedang tidak ingin melihat arjuna.

“Aku turut berduka cita mendengarnya, Danu itu memang sedikit aneh, aku yakin kau pasti kesal dengannya” gumam Dimas.

“apa?!” pekikku tanpa sadar.

“Dia itu lebih sulit di mengerti dari pada kelihatannya, Danu memang orang yang sangat aneh sejak dulu” jelas Dimas.

“benar, ibarat kata, dia seperti mobil rolls-royce jika di kantor, dan sebuah lemon jika di rumah” ujat juan, aku sama sekali tidak mengerti dengan perumpamaan yang dia buat, ni orang sepertinya tidak pandai dalam berbicara.

“padahal aku senang pekerjaan sebagai istri sudah diambil alih oleh orang lain_”

“Okey~ tolong tenang, aku masih tidak mengerti apa yang sedang kalian bicarakan”

“Tidak mengerti di bagian mananya?” tantang Dimas.

“Siapa yang saat ini sedang kalian bahas!”

“tentu saja Danu!” tekan Juan.

“siapa itu Danu? Kenapa kalian tiba tiba membicarakannya” ulang ku.

“Ahhh aku lupa mengatakan, kami semua berteman sejak kami kecil, kami sering bermain bersama dan dia sudah seperti abangku sendiri, kami semua sering memanggilnya Danu, sampai sekarang masih terbawa” jelas Juan.

“kalian semua berteman sejak kecil? Aku tidak tau itu” aku menatap dua pria di depanku ini, kalau begitu apa mereka tau tentang pacar pacar Arjuna? Sedekat apa mereka semua?

“selanjutnya, banyak sekali yang ingin aku tanyakan, apa maksudnya dengan pekerjaan sebagai istri sudah di gantikan oleh orang lain?” tanyaku dengan gigi yang merapat menahan amarah. Apa mereka tau aku dan Arjuna menikah kontrak.

“Kau tidak tau apapun? Padahal kalian sudah menikah! kau istrinya kan?!” jelas Juan.

Aku tidak mengerti apa yang pria ini bicarakan, emang kenapa aku yang menikah dengan arjuna?

“kau terlalu to the point Juan, aku rasa kau harusnya bisa mengatakannya lebih halus agar Naura tidak salah paham” tegur Dimas.

Aku menatap dimas dengan wajah yang sudah entah bagaimana, “bisakah kau menjelaskan padaku apa yang baru saja kamu katakan” ucapku pelan.

“Woaahh, aku tidak mengerti kenapa kau tidak tau apapun tentang Arjuna” Dimas menatapku dengan tatapan curiga, “apa kau tau, beberapa saat yang lalu sebelum menikah, dia datang ke apartemenku dan tidak pernah pergi dari apartemenku”

“tidak, aku tidak tau, kenapa dia seperti itu?”

“itu karena tempatnya sangat berantakkan dan dia tidak bisa mengatasinya sendiri, kau taukan bagaimana keadaan kamar tidurnya, dia bahkan tidak bisa menemukan pijakan untuk dia berpijak sangking kotornya, atau apa kau bisa?” Dimas menatapku intens.

“memang benar sih, kamar tidurnya terlihat seperti lautan sampah bagiku” angguk ku setuju.

“Kalau diluar dia terlihat pria yang bertalenta, tapi dia mempunyai kelemahan jika di rumah, dia tidak dapat mengurus dirinya sendiri, berantakan, jorok” Tambah Juan.

“Dia itu mau bergerak cepat hingga meletakkan benda apa saja secara sembarangan, dan membuang handuk bekas dia pakai dimana saja, kami semua sebagai teman sudah tau masalah dia yang terlalu berantakkan dan pemalas, biasanya kami selalu bergantian membantu membersihkan rumahnya, aku yang paling sering memasak untuk pria itu, kalau Juan yang sering mengingatkan dia untuk tidak meninggalkan barang sembarangan, tapi dia itu sangat pemalas jadi kami menyerah membantunya” jelas Dimas.

“bukankah kau menipu uangnya dim?” celetuk Juan.

“apa kau pikir aku pria yang jahat, aku hanya membuat sistim hukuman menggunakan uang jika dia melakukan kesalahan, itu semua untuk menolong pria itu” Dimas menatap Juan dengan tatapan marah, sepertinya uang hukuman dikumpulkan oleh Dimas makanya juan mengatakan Dimas menipu Arjuna.

Dimas menghembuskan nafas panjang, “Danu salah paham saat aku mengatakan dia harus membayar uang penalty jika rumahnya terlihat jorok lagi, jadi dia membayar ku untuk membersihkan rumahnya, dia membayar ku dengan sangat mahal hingga terus menerus menyuruhku sesuka hatinya”

“Dia memang semenyebalkan itu” angguk Juan.

“Aku capek dengan tingkahnya makanya aku mengusirnya dari rumahku, dan aku harap keluarganya dapat mengaturnya atau mempekerjakan pembantu rumah tangga dengan uang yang dia miliki, jadi aku pikir kau marah padanya karena kebiasaannya yang seperti itu, tapi menurutku dia mulai berubah sejak menikah denganmu”

Wahhh ternyata semuanya temannya tau sifatnya yang jorok, tapi apa mereka tau si buaya Arjuna?

...🎀🎀🎀🎀🎀...

1
Shai'er
saling curiga 🤧🤧🤧
Shai'er
kok bisa
Shai'er
mungkinkah, ada sangkut paut nya ama sodara tiri babang Arjuna 😳😳😳
Shai'er
tenang tenang, semua ada solusinya, Naura 💪💪💪
Shai'er
ini mau minta maaf, apa mau bikin marah😡😡😡
Shai'er
gak profesional banget 🤬🤬🤬
Shai'er
lah....
Shai'er
ada apa😦😦😦
Shai'er
hadeuh, pada kepo banget🤧🤧🤧
Shai'er
1. model (mantan)
2.3 bulanan kayaknya 🤭
3. wanita A (salah satu "pacar" babang Arjuna)
4.cincin couple
Kak Seul: jangan bercanda...
total 1 replies
Shai'er
rumit banget🤧
Shai'er
huhhhh😮‍💨😮‍💨😮‍💨
Shai'er
wajar cemburu, karena secara gak sadar, kamu dah ngeklaim babang Arjuna itu milikmu 🤧🤧🤧
Shai'er
🤧🤧🤧🤧🤧
Shai'er
👍👍👍👍👍
Shai'er
nyesek bang 🤧🤧🤧🤧🤧
Shai'er
jadwal 😳😳😳
Shai'er
wat😱😱😱
Shai'er
pastinya😏😏😏
Shai'er
kok aku jadi emosi 😤
gimana sebenarnya kehidupan, babang Arjuna dulu 😳😳😳
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!