NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Pria Lebih Tua

Mengejar Cinta Pria Lebih Tua

Status: tamat
Genre:Beda Usia / One Night Stand / Romantis / Cintamanis / Duda / Enemy to Lovers / Tamat
Popularitas:160.7k
Nilai: 5
Nama Author: Puppy Bangtan

"Enghhh hentikan," erang Savio dengan kepala yang mendongak ke atas di mana kedua tangannya memegang pinggang ramping Zoe.

Zoe menghentikan sejenak kecupan basahnya pada leher Savio, "Aku tidak peduli dengan usia kita, aku mencintaimu dengan tulus! Aku hanya akan menikah denganmu," pengakuan yang kesekian kalinya Zoe katakan pada Savio.

•••
Pertemuan tidak sengaja di Swiss ternyata menumbuhkan rasa pada gadis remaja yang tidak sengaja bertemu dengan Savio di sebuah cafe.

7 tahun berlalu, mereka dipertemukan kembali dengan usia mereka yang sudah semakin matang. Melihat peluang yang besar Zoe terus bergerak tanpa memandang perbedaan usia mereka yang terpaut sangat jauh.

Sedangkan Savio sendiri, ia ragu dan bimbang untuk menjalin hubungan dengan Zoe yang lebih pantas menjadi menantunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puppy Bangtan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 24

•••

Zoe telah sampai di club milik Savio.

Semua mata tertuju padanya.

Bak ia sebagai bintang utama club malam ini.

Namun tatapan Zoe sedang menjelajah setiap pria di dalam club untuk menemukan Savio.

Senyum manis Zoe langsung terpancar kala melihat Savio.

Dengan cepat ia langsung menghampiri Savio yang sedang asyik bermain kartu dengan teman- temannya.

"Paman!" panggil Zoe membuat seisi meja persegi panjang menoleh.

Tatapan mereka begitu terpukau dengan kecantikan Zoe.

Savio terlihat terkejut dengan kedatangan Zoe.

"Yaa sejak kapan kau memiliki keponakan secantik ini?" tanya Lio yang tidak tahu jika dia adalah wanita yang sedari tadi Robert ceritakan.

"Hei cantik, siapa namamu?" tanya Ken sembari mengerlingkan sebelah matanya.

"Zoe!" Ken mengangguk dengan manis.

"Dialah wanita yang kuceritakan, wanita yang kemarin malam menghampiri Savio," semua mata menatap Robert dengan tak percaya.

"Sungguh?" tanya Lio dan Ken bersamaan.

Savio memutar bola matanya dengan jengah, fokus dengan permainan kartunya.

Zoe mengedarkan pandangannya ke sekitar, semua mata wanita tertuju padanya.

Tatapan sinis, benci dan tak suka.

Zoe mengabaikan hal itu ia mendekati Savio untuk memberitahu semua wanita di sana jika dia miliknya.

Cup

Zoe mengecup singkat pipi kanan Savio, mengalungkan kedua tangannya di leher Savio seraya berkata, "Aku akan menunggu hingga paman selesai seraya bermain bola billiard."

Zoe lalu melenggang pergi menuju meja billiard.

Semua mata seolah tercengang dengan kejadian yang berlalu begitu cepat.

Bahkan Lio Ken dan Robert, memandang tak percaya Savio.

"Yaaa, kau baru saja dicium olehnya."

"Kau tidak ingin membalasnya?"

"Dia sedang menunjukkan jika kau miliknya."

Kira- kira itulah respon mereka bertiga pada Savio.

Savio menatap sekitarnya, di mana semua mata tertuju padanya.

"Abaikan dia, kita lanjutkan permainannya," ujar Savio yang enggan menanggapi Zoe atau teman- temannya.

Bagi Savio mereka terlalu berisik dan heboh.

Savio menatap tak percaya teman- temannya yang kini memperhatikan Zoe bermain billiard tanpa memedulikan keberadaannya.

"Andai aku jadi Savio, aku akan membalas ciumannya di depan mereka semua."

"Tidak hanya itu, aku akan mengumumkan pada mereka semua jika dia milikku!"

"Sayang sekali dia sukanya sama rubah kutub utara, coba sukanya denganku, kupastikan dia akan bahagia."

Kira-kira itulah ujaran teman- teman Savio di mana mereka mengutarakan rasa kecewanya karena respon pasif Savio tadi.

Savio berdecak, melempar semua kartunya ke atas meja.

Kini semua mata pria tertuju pada meja billiard.

Dengan gengsi Savio menoleh melihat pertunjukan apa yang tengah Zoe lakukan hingga menarik seluruh perhatian seisi club.

Savio menaikkan sebelah alisnya kala Zoe bermain bola billiard dengan Gergia, ratu billiard di clubnya.

Selama bertahun-tahun tidak ada yang bisa mengalahkan Gergia kecuali Savio.

Lalu ini Zoe?

"Apa dia sedang menarik perhatian? Itu hanya akan mempermalukan dirinya karena bertarung dengan sang juara," gumam Savio sinis kala semua pria bersorak mendukung Zoe.

Savio menaikkan sebelah alisnya kala mendapatkan tatapan dari ketiga temannya.

"Kenapa?" tanya Savio heran kala teman-temannya sedikit sensitif malam ini.

"Mulai sekarang Zoe adalah ratu di antara persahabatan kita. Kalau kau berani sakiti atau selingkuhi dia, kau akan berhadapan dengan kami," ujar Robert dengan penuh percaya diri membuat Savio menganga tak percaya.

"Kau sudah kaya hingga berani menentangku?" Robert langsung memutuskan kontak mata untuk menghindari perdebatan.

"Jika tidak suka setidaknya jangan mencela. Kau lihat sendiri permainan Zoe, dia sangat ahli bak seorang profesional," ucap Ken dengan bijak.

Savio berdecak, melihat gerak Zoe dalam bermain billiard melawan Gergia.

Beberapa kali tepuk tangan, sorak sorai bahkan cuitan pujian dilemparkan pada Zoe karena berhasil mengalahkan Gergia.

Bahkan mereka seolah mencatat jika malam ini akan menjadi sejarah untuk kekalahan Gergia yang kedua setelah melawan Savio.

Satu pantulan, Zoe berhasil memasukkan dua bola sekaligus membuat seisi club bersorak kesenangan.

Itu artinya Zoe menang.

Zoe meletakkan stiknya dengan senyum yang manis.

Ia menjulurkan tangannya pada Gergia, "Senang bermain denganmu."

Gergia menggenggam erat stiknya lalu pergi begitu saja menuju bar.

Ya mereka taruhan, siapa yang menang, maka dia yang membayar semua tagihan club.

Dan Gergia pergi untuk membayar semuanya.

Semua langsung menghampiri Zoe untuk berkenalan, meminta foto, atau bahkan hanya sekedar memberikan pujian.

Savio berdecih, memalingkan wajahnya dengan kesal.

"Wah ratu kita mendadak jadi idola club," puji Lio yang diangguki keduanya.

"Kalau begini saingan kita semakin banyak dan berat," sindir Ken seraya melirik Savio.

"Tapi lihat deh, siapa sih yang enggak jatuh cinta dengan Zoe, dia terlalu sempurna dan mempesona. Jangankan jadi kekasihnya, jadi temannya aja sudah beruntung," puji Robert yang terlihat terkesima seperti kebanyakan pria lainnya kala melihat Zoe menjedai rambutnya, melepas blazernya seraya duduk di depan meja bar.

Savio memicingkan matanya kala Zoe begitu akrab dan bercanda dengan bartender.

Bahkan mereka tertawa bersama.

Savio menaikkan sebelah alisnya kala melihat Zoe memegang segelas wine.

Apa dia akan baik- baik saja?

Terakhir kali Zoe mabuk dan mengajak Savio tidur layaknya mengajak anak kecil bermain.

Tak lama ada pria muda tinggi duduk di samping Zoe.

Mereka tampak sedang mengobrol bersama.

"Ayo kita lanjutin main kartunya," ajak Lio membuat Savio dengan jengkel langsung beranjak dari kursinya.

"Eh mau kemana kau?" tanya Lio kala Savio langsung pergi.

Tatapan mereka bertiga mengikuti kemana Savio pergi.

Menghampiri Zoe.

Savio menyambar blazer Zoe, menarik tangannya untuk keluar dari club.

"Yaelah cemburu tinggal bilang aja gengsi banget," gumam Robert heran dengan sikap Savio.

1
Angelica James
masih muda ituu, tak kirain 40+ 🤭
say't
yiiaaah kok nanggung y 🥺
say't
sdh kutebak zoe nyerah skrng savio ngera ng buat dptin zoe lg 🤣
say't
thanks y astrid berkat dirimu savio makin menunjukkan rasa cemburux n rasa cintax ke zoe 🤣 sena n astrid pastinya
say't
busyet dua bujang lapuk ni kalang kabut jg cz sdh ngrasain miss ✌️ dari kedua cegil ni 🤣
say't
klovi n ben jg pst sdh nglakuin ONS nih 🤣 pas dua cewek muda dpt dua duda 🤣
Ita Listiana
/Facepalm//Scream/
s
menatap
s
hati hati kualat loh jdi saling bucin
s
ada ada saja sebutan mama dan nenek dari mereka /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
s
awas nanti membucin loh/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
s
dasar asisten as teman lucknut /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
s
kau bahkan takkan menolak pesonanya
s
kan di kamar mandi, kok beranjak dari sofa?
Sulasmi
next Thor jg lama lama dung❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹👌👌👌👌👌👌👌👌👌👌👌👌👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Aqil Aqil
lmx br up,sklx up eh...eh..kok cm satu ya thor,lnjt dong smngt.
Mel_San12
elehhhh giliran begini aja mulai nyosor-nyosor kan, kemaren-kemaren kemana aja? sok jual mahal elahh😑🥴
Gabutz
lanjut
Reni Anjarwani
bagus sayang upnya lama
Nur Adam
lnjjt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!