NovelToon NovelToon
Terjebak Pernikahan Bersama CEO

Terjebak Pernikahan Bersama CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Nikahmuda / CEO / Romansa
Popularitas:611.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: Les07

"Kalian harus menikah jika tidak, desa kami akan terkena sial" Begitulah kata para warga yang terus mendesak.

Shasa Bella Putri yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di jenjang SMA, namun dia terpaksa menikah dengan lelaki yang tak di kenal karena terciduk berduaan di sebuah rumah kosong.

Niatnya ingin berteduh karena hujan deras, siapa sangka mala petaka terjadi. Hari itu adalah hari kesialan bagi Shasa, yang di mana kekasihnya berselingkuh di depan matanya sendiri. Dan parahnya dia berselingkuh dengan saudara tirinya sendiri.

Dan sekarang dia harus terjebak dengan pernikahan yang sangat tidak di harapkannya. Akankah dia mendapatkan akhir yang bahagia dari pernikahan ini?
Atau malah sebaliknya?.

Ikuti ceritanya yuk. "Terjebak Menikah"


IG : Lesmiyelesti_07

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Les07, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24

Jaevano memasuki mobil dengan menenteng paper bag di sebelah tangannya. Pria berwajah tampan itu mendesah pelan ketika melihat istri tengilnya tengah tertidur lelap dengan nafas naik turun teratur, sama sekali tak terusik sedikitpun.

Ia menarik nafas, seraya meletakkan paper bag ke dalam dasbor mobil. Matanya memandang wajah lelap Shasa, tak pernah berhenti ia mengagumi kecantikan alami istrinya tanpa polesan make up sedikitpun.

"Baru saja di tinggal sebentar dia sudah tertidur, pasti lelah seharian berkeliling mall." Jaevano menyingkapkan rambut yang menutupi wajah sang istri.

Setelah menghabiskan es krim, Jaevano mengajak Shasa berkeliling mall sering sekali ia menawarkan sesuatu untuk di beli, namun Shasa selalu menolak dengan alasan tidak suka, tidak penting, dan itu ini lah.

Dan pada akhirnya mereka tidak membeli apapun.

Jaevano memperbaiki posisi tidur istrinya dengan lembut, menurunkan kursi supaya lebih nyaman. Matanya terpaku sejenak, menatap lekat wajah gadis yang baru ia kenal dalam setengah bulan ini.

Bulu matanya sangat lentik, dengan alis tersusun rapi. Wajah itu sangat mulus tanpa ada noda sedikitpun. Tanpa sadar Jaevano tersenyum tipis, seraya membelai wajah yang damai itu.

"Dia terlihat cantik, jika kalem seperti ini. Dan bibir ini, sangat cerewet jika dia bangun!." gumamnya, mengelus bibir tipis Shasa dengan jemarinya.

Entah apa yang pria itu pikirkan, seperti terkena hipnotis dia mendekatkan wajahnya seakan ingin melahap bibir berwarna Cherry alami di hadapannya. Matanya terpejam perlahan di iringi dengan nafas menggebu gebu.

"Drrrrttt drrrrttt."

Mata Jaevano terbuka lebar dia seakan tertarik ke dalam dimensi lain, kesadarannya sudah kembali setelah hampir melahap bibir yang menggoda iman itu. Jaevano memalingkan wajahnya sehingga hidungnya bersentuhan dengan hidung mancung milik Shasa.

"Ah, sialan!." geram Jaevano, mengusap wajah dengan kasar.

"Apa yang kau pikirkan Jaevano?, apa aku sudah gila." erangnya tertahan merasa ada yang bangun di bawah sana.

Hampir saja dia melahap bibir berwarna merah muda yang menggoda imannya, karena mendengar suara deringan ponsel entah apa yang akan terjadi. Jaevano mengacak acak rambutnya kesal, lalu kembali melirik ke arah Shasa yang masih terlelap.

Suara deringan yang terus berbunyi kembali memecahkan lamunannya. "Ck sialan, siapa yang berani menggangguku." dengus nya dingin, seraya mengambil benda pipi dari saku celananya dengan kasar.

Tanpa melihat siapa yang menelpon, dia langsung mengangkatnya dengan raut wajah murka. Mulutnya bersiap untuk mengeluarkan ultimatum.

Tetapi suara nyaring dari seberang telpon mendahuluinya, membuat Jaevano reflek menjauhkan telinganya mendengar pekikan nyaring membuat yang telinganya berdengung.

"Jaevano sialan, beraninya kau meninggalkan segudang pekerjaan kepadaku. Aku tidak mau tau jika dalam bulan ini kau tidak segera keluar dari persembunyianmu itu, aku akan merobohkan perusahaan mu ini. Enak sekali kau malah quality time bersama istri tengil mu yang paling menyebalkan. Aku malah sangat....

"Berisik!." sahut Jaevano dingin, ia menggertakkan giginya kasar sehingga rahang tegas itu semakin mengeras.

Belum sempat Dirga menyelesaikan ucapannya, untuk melampiaskan semua kekesalannya kepada Jaevano. Namun pria dingin itu telah menyela.

"Hey kau...

"Kau berani membantahku Dirga?."

Dirga meneguk air liurnya kasar, mendengar suara yang sekarang berkali lipat lebih dingin dari biasanya, hingga membuatnya tak bisa berkutik. Mulut yang tadi terbuka lebar sekarang kembali tertutup rapat.

Dirga mendengus kesal. 'Sialan kenapa dia selalu menebar aura seperti itu, ucapan gadis penyedap rasa itu sepertinya benar.

Jika Vano sebenarnya manusia batu, bersifat keras dan tak berperasaan!' batinnya sambil mendengus, pria itu menahan nafasnya yang tercekat.

'Ah sialan kau membuatku tidak bisa bernafas, tolong ajari aku kembali bernafas woy!.' pekiknya di dalam hati.

*

Clara melemparkan tasnya ke sembarang arah, "Argh sialan, bagaimana caranya aku bisa membeli kalung itu!." geramnya murka.

Dia sangat marah merasa di permalukan di hadapan semua orang, dia berusaha menebalkan telinganya saat mendengar banyak cibiran yang mengarah kepadanya.

Mengingat kejadian tadi membuat Clara sangat geram. "Argh sialan sial, percuma jika aku mempunyai suami dari keluarga kaya. Jika uang bulanan ku saja hanya seratus juta perbulan!!." pekiknya, lalu menggebrak semua barang di atas meja riasnya.

Nafas Clara memburu, dia mencengkam erat sisi meja menatap wajahnya di cermin dengan kilatan tajam.

"Bagaimanapun caranya, aku harus bisa mendapatkan kalung itu!." gumamnya.

Lalu berlalu menghampiri lemari, mengobrak abrik semua isinya mencari sesuatu. Sehingga kamar itu berubah berantakan tak berbentuk seperti semula.

Saat ini hari sudah gelap, sebentar lagi bulan akan naik tinggi bersinar terang di temani dengan kerlap kerlip bintang.

Jaevano baru memasuki gerbang mansion, namun Shasa sama sekali belum menunjukkan tanda tanda akan bangun.

Wajahnya masih terlelap, Jaevano tak habis pikir. "Dia tidur seperti orang mati!." gumamnya, keluar dari mobil. Mau tak mau dia menggendongnya masuk ke dalam rumah.

"Badannya saja yang kecil, ternyata lumayan berat. Keliatannya banyak makan tapi dia tetap kurus."

Jaevano, terus berjalan memasuki rumah megah itu. Seperti biasanya wajahnya terus datar sedingin es tak tersentuh.

Ameera saat ini tengah duduk di ruangan utama, dengan buku novel di tangannya. Ekor mata wanita itu menatap tajam, melihat anak tirinya baru saja pulang sembari menggendong seorang gadis, yang telah membuat emosinya terus keluar akhir akhir ini.

Dia menutup bukunya kasar, "Dari mana saja kamu Jaevano?." tanya Ameera meninggikan suaranya beberapa oktaf. Jaevano sama sekali tak bergeming, dia sama sekali tak berniat menjawab pertanyaan ibu tirinya itu.

Jangankan menjawab pertanyaan wanita rubah itu, melirik sedikit saja tidak. Seakan akan suara Ameera seperti angin lalu berhembus begitu saja, dia terus berjalan sembari menggendong Shasa ala bridal style.

Suara lengkingan masih terdengar, sebelum Jaevano memasuki lift. Dia melirik ke arah Shasa, yang sama sekali tak terusik dengan suara teriakan Ameera yang terdengar nyaring bak orang kesurupan.

"Gadis ini..." gumamnya berdecak kagum.

Sesampainya di dalam kamar Jaevano langsung membaringkan tubuh istri kecilnya dengan perlahan, lalu menyelimutinya dengan lembut.

"Cup."

Dia mengecup singkat kening istrinya, entahlah dia merasa bingung dengan hatinya sendiri. Hatinya berkecamuk, sambil membelai pipi Shasa.

"Tidur yang nyenyak."

Dia langsung meninggalkan kamar menuju ruang rahasia, tanpa mengganti pakaian atau sekedar membersihkan diri terlebih dahulu.

"Informasi apa yang kau dapatkan?." tanyanya dingin.

_To Be Continue_

1
reza indrayana
kenapa kisah ini ibarat hilang tengelam Thor..., nunggu Upnya lama bangeetTt...
kenapa hidup Shas & Jaevano begitu menyedihkan sichh.., sudah cukup penderitaan mereka berdua akibat ulah dari orang2 yang serakah..
Pertemukan Shasa dengan JaeVano serta kedua anaknya agar penderitaan selama 6 Tahun bisa terobati dengan kebersamaan dalam keluarga yang seharusnya Memnag hidup bersama..😥😥💙💛💙😘😘😘
reza indrayana
lanjutannya juga bikin dredeg nichh..
reza indrayana
lama menunggu lanjutan Thor..
Samapi harus baca dr awal walau sebagian ada yg di lewati nichh.. lupa kisah awalnya shsa dn jaevano l.. 💙💛💙😘😘😘
Kasandra Kasandra
lanjut double up... up tiap hari lah
Kasandra Kasandra
lama banget ndak up
reza indrayana
kenapa selama 6 Tahun Shasa tidak ada kabar.. 🤔🤔🤔😥😥😥
reza indrayana
bikin hati nangis dengan keadaan Jae Vano & Dirga dan perjalanan kisah keluarganya .. 😥😥😥
reza indrayana
bikin penasaran aja..
reza indrayana
😥😥😥 jadi menyedihkan begini...
reza indrayana
sebenarnya makin seru ni h.., tapi kenapa tidak ada yg comant... 🤔🤔🤔😥😥😥
reza indrayana
kenap tidak ada yg comant .. 🤔🤔🤔
reza indrayana
😷😷😷
reza indrayana
mau coMant bagaimana lagi kalau alur cerita sudah bikin sesak di dada... 😥😥😥
reza indrayana
no coMant dh.. 😷😷😷
reza indrayana
males bacanya kalau endingnya penuh dengan derita... 😡😡😡
reza indrayana
bagaimna mau coMant kalau alurnya sudah begini... 😥😥😥🤦🏻‍♀️🤦‍♀️🤦🏻‍♀️
reza indrayana
Katanya seorang Queen tapi kenapa Shasa kalah dengan fitnahan receh tanpa cari tahu dulu.., mestinya waktu penyerangan dengan mudah Shasa menghubungi anggota Gank seribu bayangan.., ini malah tidak ada yang muncul satupun dari anggotanya dan kabar Jaevanopun Shasa tidak mencari tahu yang sebenarnya... 🤦🏻‍♀️🤦‍♀️🤦🏻‍♀️
reza indrayana
apa Shasa akan percaya dengan semua peristiwa yangenimpa JaeVano... 🤔🤔
reza indrayana
ini yang sangat di benci oleh para readers.., sudah tahu kalau cerita ini tidak di sukai kenapa masih di sisihkan... 😡😡😡
reza indrayana
bagaimana jadinya kalau sudah begini nichh... 😥😥😥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!