NovelToon NovelToon
4 Putri Dari Masa Depan

4 Putri Dari Masa Depan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Romansa Fantasi
Popularitas:524.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Cha_Nisa

"Aku bersumpah demi setiap tetes darah Chaca yang menyatu dengan air, demi setiap air mata yang ia keluarkan hari ini, dan demi setiap detik rasa sakit yang ia rasakan. Kau ... Devon Albara dan yang lainnya, jika suatu hari nanti kalian tahu kebenarannya, kalian akan merasakan yang namanya kematian itu lebih baik daripada hidup dalam bayang-bayang penyesalan. Dan untukmu Darent Al Jeck, semoga kau bahagia setelah menghianatiku dan memilih dia. Sekarang aku sudah tidak memiliki harapan untuk hidup, semuanya sudah terbawa bersama buih lautan darah Chaca, jadi untuk apa aku tetap tinggal di dunia ini, selamat tinggal, semoga suatu hari kita bisa dipertemukan lagi di akhirat teman-teman."

~Lisa~




"Enggak ada gunanya gue hidup, semua teman-teman gue udah pergi menyusul Chaca, dan satu-satunya orang yang gue cintain ternyata tega ingin membunuh gue karena rekaman palsu yang di buat seseorang, jadi ... selamat tinggal."

"Tidaaaakkk!"

~Lista~
__________________

JAUH JAUH SANA PLAGIAT!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cha_Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana

Sebelumnya ....

"Ok sekarang bagaimana kalau kalian berempat menceritakan siapa jati diri kalian masing-masing. Dan bagaimana kalian bisa terdampar di dalam tubuh adik-adik kami" ucap Jian Lu yang segera di iyakan oleh Chaca dkk.

"Ok, kalau begitu gue dulu yang cerita," ucap ralia mantap

"Namaku Lia, kalau dia Lisa, Lista, dan terakhir adalah Chaca." Ralia menunjuk satu persatu teman-temannya. Kedua gegenya mengangguk mengerti setelah itu.

"Kami bertiga tumbuh dan besar dalam lingkungan panti asuhan—menunjuk dirinya, Lista, dan Chaca— panti asuhan itu adalah tempat penampungan anak-anak yang tidak punya orang tua, baik itu salah satu atau keduanya. Kami bertiga tidak pernah tahu siapa orang tua kami dari kecil, kata ibu panti ... kami dititipkan oleh seorang lelaki muda yang berpakaian layaknya bangsawan kerajaan secara berangsur-angsur (maksudnya disini adalah hari ini Chaca di titipkan, lalu esoknya Lia, dan terakhir Lista). Kalau Lisa, dia di punya seorang ayah ... tapi menikah lagi setelah ibunya meninggal, dan karena ibu tirinya yang jahat, ia di titipkan oleh ayahnya saat masih berumur 5 tahun.

"Sebenarnya ... banyak yang ingin mengadopsi kami, tapi kami menolak dengan alasan ... mungkin saja orang tua kami akan datang suatu hari nanti untuk membawa kami pulang. Hingga ... hari-hari kelam itu tiba ...," lirih Ralia sedih yang entah mengapa tak sanggup melanjutkan perkataannya.

"Biar aku yang melanjutkan ceritanya." Sekarang tatapan para gegenya tertuju ke Lista.

"Hari itu, kami tengah merayakan ulang tahun panti yang ke 20 tahun, tapi ... semua kebahagiaan itu tidak berlangsung lama, karena tiba-tiba seseorang datang dan mengaku kalau tanah panti asuhan kami adalah miliknya dan bukan milik pemerintah. Panti kami terancam akan di tutup jika tidak bisa membayar ganti rugi sebanyak 5 miliyar padanya dalam waktu satu bulan.

"Ibu panti jatuh sakit karena terlalu lelah bekerja untuk mencari uang sebanyak itu, tapi semuanya sia-sia, panti kami tetap di tutup pada akhirnya. Dan kami semua menjadi gelandangan, hanya mengharapkan belas kasih dari orang-orang yang mau memberi kami sedikit makanan. Dicaci, di hina, dipukuli, dan dimasukkan ke penjara karena di tuduh mencuri sudah pernah kami alami untuk bertahan hidup. Itu semua adalah masa-masa paling buruk dalam sejarah hidup kami, bunuh diri mungkin menjadi pilihan terbaik saat itu.

"Hingga ... Chaca membawa seorang kakek yang ia temukan pingsan di tengah jalan, lalu kami semua merawatnya hingga sembuh di tempat kami yang kumuh. Kami di angkat sebagai cucunya dan di ajak untuk tinggal di rumahnya. Dan kami baru tahu kalau dia bekerja sebagai profesor untuk salah satu organisasi pembunuh bayaran. Lama-kelamaan kami mulai tertarik untuk belajar berbagai teknik bela diri dalam bertarung dan berhasil membawa nama organisasi kami menjadi nomor satu di dunia. Bahkan kami di rekrut oleh kepolisian pusat sebagai agen terbaik. Dengan gaji yang kami dapat, kami berhasil mengembalikan tempat tinggal teman-teman panti dan perlahan-lahan hidup kami mulai membaik setelah itu," jelas Lista panjang lebar.

"Ternyata adik-adik gege sangat tangguh, gege sangat senang kalian yang menggantikan adik-adik gege yang telah meninggal." Hua Luan dan Jian Lu tak sadar kalau sedari tadi air mata mereka lagi-lagi menetes karena mendengar cerita adik-adiknya yang dilanda kerasnya hidup.

Chaca dan yang lain terharu, ternyata kecemasan mereka tak berarti, buktinya mereka masih di terima baik setelah mengatakan semua kebenarannya.

"Lalu ... bagaimana ceritanya kalian bisa sampai ke zaman ini dan terjebak di dalam tubuh adik-adik kami?" tanya Jian Lu.

Flashback on

"Tut ... tut ...."

"Aaakhhhh!" Suara sorakan keras melengking membuat Lisa yang sedang fokus mencari informasi tentang targetnya sontak terkejut.

"Kalian! Gara-gara teriakan keras kalian barusan, gue harus mengulang semua usaha gue lagi dari awal. Kalian tahu enggak? Gue ngerjain ini dari pagi dan sekarang sia-sia karena teriakan kalian barusan tau enggak!" koar Ralisa mengeluarkan semua unek-uneknya.

Sedangkan Chaca dan yang lain tengah saling menyalahkan satu sama lain.

"Akhh udahlah ... gue mau refreshing otak gue dulu ke mall, daripada harus dengerin teriakan girang kalian para bucin." Ralisa langsung meninggalkan hotel tempat mereka menginap menuju tempat tujuannya.

Sedangkan Chaca yang dan lain langsung berhamburan berebut kamar mandi untuk bersiap-siap pergi kencan dengan kekasih mereka, sepertinya ocehan Lisa barusan hanya dianggap angin lalu bagi mereka.

Skip ⏩

"Apaan sih mereka semua, gak tahu apa kalau di sini lagi ada yang ngejomblo, pake pamer kemesraan mereka di depan gue lagi, kan gue jadi iri huhuhu," sedih Lisa sambil menutupi wajahnya dengan buku menu cafe yang ia tempati sekarang.

Tiba-tiba ia mendengar suara yang cukup familiar di telinganya.

"Maaf ya Sayang, tadi aku bantuin Dev dan yang lain untuk nyiapin rencana mereka," kata orang itu.

"Dev? Chaca? Jangan-jangan ...." Lisa mengintip dibalik buku menu yang menutupi wajahnya, dan benar saja firasatnya tadi, orang itu adalah Jeck dan Sinta kakak tirinya.

"Tuh kan, itu beneran suara mereka ... tapi ... kok mereka juga ada di negara ini? Apa tujuan mereka datang ke negara ini? Dan rencana apa yang Darent maksud?" tanya Lisa membatin.

"Yaudah gak papa, yang penting rencana kita untuk ngehancurin hubungan Chaca dkk udah berhasil." Sinta tersenyum licik.

"Maksud si cacing krimi apa ngomong kek gitu?" tanya Lisa yang lagi-lagi membatin curiga.

"Iya dong Yank, bentar lagi Chaca dan yang lain pasti bakal celaka, siapa suruh mereka membuat kamu dan yang lain di keluarin dari agensi, balasan itu pantas untuk mereka dapatkan hahahaha." Mereka berdua tertawa hingga terbahak-bahak.

"Itu gak boleh terjadi, Chaca dan yang lain dalam bahaya, gue harus secepatnya memperingatkan mereka," Lisa secepatnya pergi dari kafe itu.

Tapi ... tanpa dia sadari, ternyata Jeck dan Sinta melihatnya dari kejauhan.

"Itu bukannya—" ucapnya terpotong.

"Sial! Dia pasti udah dengar semua percakapan kita, kita harus secepatnya beritahu Dev dan yang lain." Jeck segera menelepon Devon, namun sama sekali tidak diangkatnya.

"Bang*at! Gak di angkat lagi," kesalnya.

"Yaudah, gak ada cara lain ... kita yang harus bertindak menghalangi Lisa memberitahu Chaca dan yang lain, kalau tidak ... semua rencana kita pasti akan hancur berantakan." Perkataan Sinta langsung di setujui oleh Jeck, mereka pun langsung bergegas mengikuti Lisa secara diam-diam.

Maaf jika ada yang bosan dengan flashback yang kelamaan, author cuma mau menuntaskan semua cerita awal mula Chaca dkk bisa meninggal, agar para pembaca lebih tahu tentang kejadian sebenarnya dari awal🤗

1
Nunung Sunarti
asik juga ceritanya penuh denga halu 🤭🤭🙏
un3's
Luar biasa
IndraAsya
lanjut
IndraAsya
jejak 🐾
IndraAsya
🌷🌷🌷
IndraAsya
👣👣👣 Jejak 💪💪💪😘😘😘
azka aldric Pratama
jiwanya yg di tuker ,😏😏😏😏 bener gk Thor 🤭🤭🤭🤭
azka aldric Pratama
punya penyakit hati biasanya perpendek umur 😏😏😏😏
azka aldric Pratama
masih blm hafal am nm2"nya susah di ingat 😌😌😌😌🥺🥺🥺
Dara131
thor kyak nya itu kebalik deh desain chacha n ralia..
semngat thor..
Crystal
sedih banget sumpah
Crystal
sedih banget sumpah
Alyafirinda27
Next kak, semangat
Alfimunji
lanjutin dong kak
kucing kecil💅
kak kok gk lanjut sih :(
Sifazara
kok gk dilanjut lanjut sih thor...
pada nunggu nih kita kita
apa ni crita mau di berhentikankah thor
Smonnelly
up up up up up up up up up up up Thor
Nuri Ahfiani nasution
lanjutaanya?
ᴍ֟፝ᴀ Odette🏁
Omo Omo 🙈🙈🙈🙈🙈

kok udah habis sih 🥺🥺🥺🥺

Lagi dong, please🙏🙏🙏🙏🙏🙏

Next....
Semangat buat kelanjutan ceritanya ya...
Semangat....
ᴍ֟፝ᴀ Odette🏁
Omo Omo 🙈🙈🙈🙈🙈

ih jahat banget sih🥺🥺🥺🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!