jasmine seorang gadis yang yatim piatu yang tinggal bersama bibinya harus hidup mandiri dan mencari uang sendiri.
dia merantau pergi ke kota untuk mencari pekerjaan dan bertemu dengan ceo yang dingin dan tampan jasmine bekerja diperusahaannya bernama argantara ditya,lalu mereka saling mencintai.
lalu apakah kekayaan dan status sosial mempengaruhi hubungan mereka?
dan ada orang ketiga,siapakah yang arga pilih?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syaeba salshabilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
15 tahun kemudian...
Aroma masakan yang di masak oleh ibunya tercium saat austin sedang tidur nyenyak,dia pun langsung bangun merapikan tempat tidur lalu pergi mandi dan memakai seragam sekolahnya.
Saat ini austin baru sedang duduk di kelas 1 SMA,hari ini adalah hari pertamanya bersekolah.
"pagi ibu...." sambil menarik kursi makan dan duduk di sana menunggu ibu memasak.
Jasmine memasakkan bubur ayam untuk sarapan austin putra tunggalnya bersama arga,dia menjadi ibu sekaligus ayah untuk austin.
Jasmine menaruh bubur pada mangkuk austin,jasmine sangat memanjakannya karena austin tidak mempunyai ayah.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka jasmine kembali bekerja bersama perusahaan milik liyan walaupun harta yang di tinggal arga juga ada namun jasmine tidak ingin terlalu bergantung pada itu saja.
Jasmine mengendarai mobil sambil mengantarkan austin ke sekolah,setelah sampai di pintu gerbang austin berpamitan dan menyalami jasmine.
jasmine pun pergi kerja saat austin mau masuk malah ada beberapa anak laki-laki yang mengejeknya.
"hahah dasar anak manja,anak mami....." katanya pada austin dan teman-temannya yang ikut tertawa.
Austin tidak menghiraukan ejekan mereka dan terus berjalan menuju kelas,namun anak nakal itu masih saja membuntutinya.
Karena hari ini adalah hari senin mereka pun berkumpul untuk upacara bendera,austin adalah salah satu murid teladan.
Upacara pun di mulai namun ada seorang cewek yang menjadi pusat perhatian semua orang di sana,dia berjalan santai di tengah lapangan menuju barisannya dia melanggar aturan sekolah dengan memakai sepatu berwarna-warni,rambut bersemir,baju seragam kekecilan dan rok yang pendek.
Cewek itu berjalan santai saja para guru pun sepertinya sudah geram untuk menasehatinya.
"haiii aku karina...." katanya yang baru berbaris di samping austin,austin tidak menjawabnya dan memilih untuk diam.
"bisu ya..." ucapnya lagi.
Panas terik sedang menghantam mereka yang sedang berbaris,karena austin tinggi karina pun mencoba berlindung dari teriknya matahari pada austin.
Karina menunduk-nunduk untuk berlindung para anak cowok melihat rok nya yang pendek,austin mencoba melindungi karina dari mata jahil anak cowok di belakang.
Karina melihat perlakuan austin padanya lalu tersenyum pada austin.
akhirnya upacara pun telah selesai,austin pergi ke kelas duluan sedangkan karina mencari austin.
"heiiii tunggu...." ucap karina yang kehilangan nafas karena berlari mengejar austin.
Austin merasa karina adalah cewek yang aneh dia pun tetap berjalan saja tanpa meladeni karina.
karina berhenti mengikuti austin yang masuk dalam kelas.
Karina merasa austin adalah cowok yang dingin sehingga susah untuk di dekati tapi itu adalah type idamannya.
Karina mengumpulkan para cewek yang lumayan nakal di belakang sekolah dia akan membentuk sebuah geng,dan di dalam gengnya itu sudah ada 3 orang termasuk dirinya sendiri.
Perkenalkan geng cecan's (cewek-cewek cantik)
1.karina alexandrinna (ketua geng)
2.angel (anak kepala sekolah)
3.ariel ( anak polisi)
Mereka bertiga adalah gengs yang melanggar aturan sekolah,guru pun memanggil gengs ini untuk memasuki ruang bimbingan konseling.
Karina sebagai ketua gengs pun mengajar anggotanya untuk menuruti perintah guru dan mendengar keluh kesah mereka terhadap gengs yang dia buat.
sepanjang perjalanan mereka bertiga menjadi pusat perhatian karena mereka baru juga masuk sekolah tapi sudah di panggil oleh guru,bahakan ada geng kakak kelas yang menghalangi jalan mereka.
"apa-apaan ini jangan menghalangi jalan kami,minggir..." teriak ariel.
Namun ariel di tolak oleh kakak kelas itu dengan cukup kuat,angel membatu ariel untuk berdiri.
"heh kalian mau apa? Emangnya ini jalan nenek moyang kalian?" ucap karina dengan marah.
setelah beradu mulut mereka pun berkelahi seperti anak cewek pada umumnya,banyak anak-anak yang melihat karena merasa seru sehingga menarik perhatian para guru.
"hentikan kalian semuanya..." teriak bu wati dia adalah guru yang sangat garang.
Mereka pun berhenti dengan keadaan yang berantakan,bu wati mengajak mereka semua untuk masuk ke dalam ruangan konseling.
Setelah lama di nasehati kedua geng ini pun akhirnya di hukum semua,geng karina membersihkan toilet sedangkan geng kakak kelas membersihkan seluruh sekolah karena mereka memberikan contoh yang tidak baik bagi para murid di sekolah itu.
"karina aku tidak pernah memegang penyapu dan pel bagaimana ini?" ucap angel yang memegang jijik pada alat pembersih itu.
"iya aku juga,iyuwww..." kata ariel sambil melempar lap.
Karina hanya diam saja dan menunggu beberapa siswi untuk masuk di dalam toilet.
ada 2 siswi yang masuk mereka pun mengunci pintu toilet dan menyuruh mereka untuk membersihkannya secara paksa.
Para siswi itu tidak berani karena takut dengan ancaman angel mereka akan di keluarkan dari sekolah jika tidak menuruti perintah mereka.
karina,angel,dan ariel menunggu sampai toilet telah selesai di bersihkan mereka bertiga duduk santai sambil menyilangkan kaki dan merokok.
"hahahah..." tawa karina saat melihat hpnya.
dua siswi itu pun sudah selesai membersihkan toilet dan mereka mengizinkannya untuk pergi.
"begitu caranya girls,jadi kalian tidak perlu khawatir cara mengatasi kesulitan..." kata karina merasa bangga dengan idenya.
"wahhh ayo kita kembali ke dalam kelas..." ajak angel.
mereka bertiga memasuki kelas pada pelajaran ke empat semua murid menatap sinis pada mereka.
"apa lihat-lihat..." ucap ariel yang geram pada tatapan mereka.
Karina melihat bangku kosong di samping austin dan segera duduk di sana,dia melihat nickname milik austin.
"austin putra ditya..." ucap karina sambil tersenyum genit.
mereka memulai pelajaran karina merasa bosan lalu tertidur menyusul angel dan ariel yang sudah tidur duluan dengan kepala di atas meja.
Guru menyuruh austin untuk mengumpulkan tugas di kantor setelah selesai,austin pun mengumpulkan tugas karena dia adalah ketua kelas sudah menjadi kewajibannya untuk melakukan itu.
Austin membangunkan karina tapi karina tidak bangun lalu austin mengambil air dan meneteskannya pada wajah karina,angel,dan ariel.
"aaaa....basah" teriak angel.
"heh apa-apaan kamu,bedak aku jadi luntur" teriak ariel.
Karina yang baru tersadar karena merasa wajahnya basah.
"kalian kalau mau tidur jangan di kelas lebih baik pulang saja sana,cepat kumpulkan tugas kalian sekarang..." kata austin.
Karina tersenyum karena baru ini mendengar austin bicara dengan banyak kalimat dia pun suka melihat wajah serius austin.
"tugas apaan,kumpulkan aja sana..." jawab angel melemparkan buku kosong.
Karina pun angkat dari tempat duduknya dan menghampiri austin selangkah demi selangkah dia maju sedangkan austin melangkah mundur,angel dan ariel heran melihat tingkah karina.
"kamu mau ngapain lagi?" tanya austin.
Karina menunjukkan bukunya yang kosong pada austin.
"sepertinya aku ketinggalan mengerjakan tugasnya,bisakah kamu membantuku..." ucap karina.
Austin merasa kesal dan pergi meninggalkan mereka.