Devanya putri Benata biasa yang di kenal Vanya putri bungsu Benata yang sekarang tumbuh menjadi gadis yang cantik , kulit yang putih, hidung yang mancung dan banyak yang bilang jika Vanya gadis yang sempurna.
Di balik kecantikan yang Vanya punya dia juga memiliki sifat bar-bar yang jarang di ketahui oleh banyak orang kecuali keluarga Benata .
Bagaimana kisah selanjutnya jangan lupa saksikan terus cerita Vanya !!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lili Anti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
24
Jika Vanya dan Robert sekarang bahagia maka berbanding balik dengan seorang wanita yang duduk manis Menikmati secangkir jus dengan satu koper yang masih berada di samping nya dan tidak lupa dia melihat pemandangan pandangan yang gelap tidak ada tanda awan cerah untuk menerangi bumi tempat dia berpijak.
Wanita yang dia sayangi dan sangat berjasa dalam hidupnya harus pergi untuk selamanya meninggalkan dirinya seorang diri sedangkan Daddy nya ah dia sudah melupakan nya .
Jika semua orang akan menganggap Daddy adalah cinta pertama iya benar tapi tidak untuk dirinya semua itu musnah .
Pria uang dulu dia kenal sangat baik , sayang padanya dan setia tapi ternyata dia salah semua itu hanya dusta tanpa sepengetahuan dirinya dan mom tercinta Daddy menikah lagi dengan wanita yang sialnya Sahabat nya sendiri.
Sahabat yang selalu bersama nya dan dengan bodohnya mereka menyambut kedatangan Sahabat dengan baik tak hayal mommy juga menganggap putrinya sendiri tapi ternyata dia ibu tiri nya dan madu mommy nya.
Dulu pria yang selalu dia bangga bangga kan tapi sekarang semua itu berubah menjadi kebencian di mana di hari meninggalnya wanita yang dia sayangi dengan tega Daddy membawa wanita lain di mansion mereka dan Karna itu dia memutuskan untuk pergi.
"Semua hancur Karna mu " ucap nya sambil menatap langit-langit yang mulai gelap pertanda akan hujan segera turun.
"Mommy tenang lah semua akan terbayar kan " ucap nya berjanji pada dirinya jika semua yang menimpa dirinya akan terbalas kan , tidak ada yang gratis di dunia ini nyawa di balas nyawa .
Dan tak lama terdengar Guntur yang sangat nyaring seakan akan ingin menghancurkan dunia bukan nya masuk dia malah membiarkan dirinya terguyur hujan yang turun tak lama setelah Guntur terdengar.
Pertanda apa ini, apa dunia tertawa atas apa yang dia alami atau sebaliknya dia sendiri tidak paham semua itu .
Cukup lama dia terguyur hujan sampai hampir 1 jam lamanya dia terguyur hujan akhirnya dia mengakhiri semua nya dan langsung masuk dalam kamar hotel .
Iya sekarang dia sedang di kamar hotel sampai waktu yang tidak dia tentukan kapan.
"Aaaaarrrrrrggggggg " teriak nya menyebabkan suara menggema di dalam kamar tersebut dan tak lama dia langsung menangis meremas rambut sendiri duduk di pojok dalam keadaan yang basah kuyup jika orang lain melihat nya mungkin sudah mengatakan jika dia tidak waras.
Tapi dia tidak peduli atas penilaian orang lain yang penting sekarang dia akan membalas semua nya, iya dia akan merasakan pada orang di luar sana atas apa yang dia alami.
***
Sedangkan di mansion Benata Vanya yang sibuk dengan laptop tiba-tiba langsung menutup laptop saat mendengar langkah kaki seseorang yang menghampiri .
"Kenapa di sini " ucap seorang wanita cantik yang duduk di samping nya .
Wanita cantik dengan sejuta kelembutan dan kasih sayang tanpa merasa lelah merawat mereka dan selalu sabar menghadapi tingkah lakunya yang begitu luar biasa menyebalkan .
"Bunda " ucap Vanya .
Iya Dinda wanita cantik Yang sekarang sudah mulai keriput Karna faktor usia dan lain sebagainya .
"Berjanjilah apa pun itu jangan sembunyikan dati bunda " ucap Dinda seakan mengerti jika putrinya sedang tidka baik-baik saja.
Walau tubuh nya sedang baik baik saja tanpa ada luka satu pun bahkan tanpa goresan tapi percayalah hati-hatinya seakan berkata tidak baik saja tapi apa itu apa akan terjadi sesuatu .
"Vanya tidak paham maksud bunda " ucap Vanya.
Dinda langsung menggenggam kedua tangan Vanya seakan dengan genggaman itu bisa memberi ketenangan pada Vanya .
"Tidak ada pernikahan yang berjalan dengan lurus apa pun yang terjadi nanti selesai kan dengan kepala yang dingin " ucap Dinda dengan penuh kelembutan .
Vanya diam jujur memang itu yang sedang dia pikirkan apa dia bisa mengatasi semua nya suatu saat nanti secara dia seperti anak kecil yang begitu manja dan kadang menyebalkan.
"Semua akan baik-baik " ucap Dinda .
Vanya langsung menganggu seakan ucap yang bernada kelembutan obat dari segalanya .
"Sekarang istirahat lah dan tersenyum saat kau membuka mata dan saksikan kejutan demi kejutan di hari yang akan datang " ucap Dinda dan setelah selesai akhirnya mereka masuk kembali dalam mansion .
rekomendasi visual dari reader kesayangan
...Robert
...
Yang tertuju bisa komen di bawah ya kesayangan otor 🤗
apalagi aqeela gemes banget kaya ara pas waktu kecil lucu bnget ..
tetap semangat dan sukses selalu buat semua karya2 kakak yng lain nya ,,dan aku pasti mampir jga k novel KK yng lain nya .... semangat kak dan sehat selalu 💪💪
bagaimana kl gk Dadakan, mungkin ngundang satu Propinsi 😜🤣🤣🤣