Zhe Zhe Zinanda, berdiri lima jam di altar pernikahan. Hari ini pengantin pria yang seharusnya menemaninya mengucap janji suci pernikahan, tidak datang. Hingga semua tamu undangan yang hadir satu persatu pergi dan meninggalkan tempat resepsi.
Zhoe Khaman, pergi ke luar negeri di hari pernikahannya. Apa sebenarnya yang terjadi? Kenapa Zhoe pergi meninggalkan pernikahannya?
Saksikan kisah mereka di sini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sekar Laveina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 23. Nyonya Khaman
Zhe Zhe kembali ke dalam kamarnya, tepat disaat ponsel Zhoe berdering. Zhe Zhe mengambil ponsel Zhoe dan menolak panggilan itu. Zhe Zhe tahu bahwa Zhoe menderita insomnia sejak kejadian tiga tahun lalu. Karena itu Zhe Zhe berusaha agar tidurnya Zhoe tidak terganggu. Tapi ponsel itu terus berdering. Akhirnya Zhe Zhe memutuskan menerima panggilan itu di kamar mandi.
“Halo," sapa Zhe Zhe.
“Halo, ini nomor Zhoe kan?” jawab suara wanita di ujung telpon yang lain.
“Iya, benar. Tapi suami saya sedang tidur. Bisakah Ibu menelepon kembali nanti?” ucap Zhe Zhe.
“Suamimu? Zhoe sudah menikah?” tanya wanita itu.
Zhoe terbangun dan mengetuk pintu kamar mandi.
“Sayang, kamu masih di dalam?” tanya Zhoe. Suaranya terdengar oleh wanita di ujung telpon.
“Bu, sepertinya suami saya sudah bangun. Saya akan berikan teleponnya!” ucap Zhe Zhe. Dia lalu keluar dari kamar mandi dan memberikan ponsel Zhoe.
“Mas, ini ada telepon. Karena tadi mas tidur, jadi aku yang mengangkatnya. Maaf sudah lancang,” ucap Zhe Zhe.
“Tidak masalah, lagipula kau itu istriku, jadi hal yang wajar kalau kau menerima telepon untukku,” jawab Zhoe.
Zhe Zhe memberikan ponselnya dan menjauhi Zhoe keluar dari kamar. Zhoe kemudian menyapa orang yang menelponnya.
“Halo,” sapa Zhoe.
“Zhoe, ini Mama. Kamu sudah menikah nak? Kenapa tidak memberitahu Mama?” tanya wanita yang ternyata Nyonya Khaman, ibu dari Zhoe.
“Nyonya Khaman. Untuk apa lagi anda menelepon?” tanya Zhoe dengan sinis.
“Zhoe. Siapa nama menantu Mama? Boleh Mama bertemu dengannya?” tanya ibu Zhoe.
“Kenapa? Untuk apa? Untuk menyingkirkan lagi orang yang dicintai putramu karena harta? Nyonya Khaman, saya sudah tidak ada sangkut paut dengan keluarga Anda. Jadi sebaiknya tidak perlu mengganggu saya dan istri saya!” Zhoe menutup telponnya secara sepihak tanpa menghiraukan ibunya yang memanggil hingga panggilàn diakhiri Zhoe.
Zhoe mulai merasa kesakitan. Zhe Zhe yang mendengar Zhoe meringis, segera masuk dan menghampiri Zhoe.
“Ada apa, Mas?” tanya Zhe Zhe khawatir. Zhoe mengunci pintu dan menghempaskan tubuh Zhe Zhe ke ranjang. Zhoe memeluk erat Zhe Zhe yang berbaring di bawah tubuhnya. Zhe Zhe membalas pelukan Zhoe sambil mengusap punggungnya pelan.
“Kenapa? Siapa dia?” tanya Zhe Zhe lembut.
“Mama," jawab Zhoe. Zhe Zhe menjadi tegang mendengar jawaban Zhoe. Perlahan rasa sakit kepala Zhoe mereda dan Zhoe berguling turun dari tubuh Zhe Zhe. Mereka tidur berdampingan menatap langit-langit kamar Zhe Zhe.
“Apa dia menyuruhmu pulang?” tanya Zhe Zhe dengan perasaan resah. Zhe Zhe ingat jika Zhoe mengatakan ibunya yang memisahkan mereka. Zhe Zhe takut kali ini dia juga berniat memisahkan Zhoe dengannya. Zhoe membalik tubuhnya miring dan menatap Zhe Zhe.
“Tidak perlu khawatir! Percayalah kali ini aku tidak akan pernah meninggalkanmu! Tidak akan pernah, Zhe," ucap Zhoe.
Zhe Zhe menggeser tubuhnya lebih dekat ke arah Zhoe. Mereka kembali berpelukan, kali ini tangan nakal Zhoe menggerayangi punggung Zhe Zhe. Zhe Zhe diam saja, kemudian Zhoe mencium Zhe zhe. Perlahan tapi pasti, nafsu menguasai kedua orang berlainan jenis itu. Pengantin baru yang sedang ketakutan akan dipisahkan kembali oleh orang yang sama.
Zhe Zhe yang awalnya selalu menolak disentuh Zhoe, kali ini hanya diam tak menolak seperti biasanya. Dan mereka pun melakukan malam pertama mereka di tengah rasa takut akan berpisah, jika Nyonya Khaman menemukan mereka. Mereka tersenyum bahagia sambil berpelukan dan tertidur selepas melakukan penyatuan diri mereka.
--------------------------------------
Tinggalkan jejak kalian ya reader.
Terima kasih buat yg sudah like n vote
Mampir jg disini yuk!
-Pengasuh Cantik Sang Putri CEO (END)
-Cinta Ada Karena Terbiasa (season 3)
-Cinta Ada Karena Terbiasa (END)
-Status Gantung Miss CEO
-Kupilih Hatimu (END)
-Putri Yang Tergadai
-Aunty Opposite Door I Love You
I Love you, readers ♥️♥️♥️
sukses thor
semangat
semangat