NovelToon NovelToon
Selir Presdir (REVISI)

Selir Presdir (REVISI)

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:979.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: MilkyWay

REVISI!
Sasha Jessica Tom adalah anak sulung dari keluarga Tom. Terlilit utang dengan mafia besar membuat Sasha harus banting tulang untuk melunasi utang keluarganya.

Hal yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya dan segala keterpaksaan yang harus ia pertimbangkan, akhirnya Sasha menyerahkan dirinya untuk menjadi seorang selir untuk seorang presdir.

Semua kontrak sudah ia tanda tangani selama ia menjadi seorang selir, namun untuk tidak pernah menaruh perasaan kepada presdir itu sudah tidak bisa Sasha taati.

Sasha mulai mencintai seseorang yang tidak seharusnya ia cintai. Perbedaan kasta membuat Sasha sadar bahwa perasaan ini hanya akan melukai dirinya sendiri.

Note : Buang buruknya dan ambil baiknya (jika ada)

Happy Reading :)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MilkyWay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

[24] Jalan-Jalan Lagi

Sasha kembali ke rumah jam empat sore. Ia sama sekali belum makan. Saat mertuanya menawarinya makanan, Sasha sama sekali tidak memakannya. Dan berakhir pada dirinya yang sangat lapar sesampainya di rumah. Namun walaupun begitu, Sasha tidak ada mood untuk makan.

Satu jam berlalu, Sasha masih betah berada di ruang keluarga. Ia merebahkan tubuh lelahnya di sofa ruangan itu. Beberapa kali pelayan menawarkan dirinya untuk makan, tapi Sasha menolaknya.

Tepat pukul lima, Arion sampai di rumah. Bunyi mesin mobil dari luar membuat Sasha senang. Ia sangat menunggu kepulangan Arion.

Arion yang melihat Sasha tengah berbaring langsung menghampiri istri cantiknya itu.

"Sudah makan sayang?" Tanya Arion.

Cup~

Satu kecupan mendarat di kening Sasha. Ia hanya tersenyum tipis pada Arion. Sungguh ia hanya merasakan lelah hingga membuat dirinya begitu malas untuk bergerak.

"Aku belum makan. Ayo jalan-jalan. Aku bosan" Rengek Sasha pada Arion. Sejak pernikahan mereka, Sasha lebih mudah merasa bosan jika sedang sendirian di rumah. Tidak ada hal yang menarik baginya.

"Kau belum makan. Mommy juga bilang padaku bahwa kau tidak makan bersamanya tadi. Kenapa? Kau ingin sesuatu?" Tanya Arion lagi perhatian pada istinya. Ia tidak mungkin membiarkan Sasha tidak makan, karena Sasha butuh banyak energi apalagi sedang berbadan dua.

"Iya, aku ingin jalan-jalan" Jawab Sasha lagi.

Arion membuang nafasnya panjang. Tidak mungkin menolak keinginan Sasha jika ia benar-benar menginginkannya untuk jalan-jalan keluar. Lagipun Sasha juga butuh jalan-jalan setelah seharian berada di rumah.

"Ya sudah, ayo jalan-jalan. Tapi janji, kau harus makan nanti" Ucap Arion pada istrinya. Ia memperhatikan wajah istrinya yang tersenyum padanya.

Sasha duduk dari tidurnya, Ia hendak mengambil tongkatnya untuk berdiri tapi malah Arion menjauhkan tongkat itu darinya.

"Kenapa?" Tanya Sasha menatap Arion yang sedang berdiri di depannya.

"Aku tau kau tidak nyaman menggunakannya. Sini biar aku gendong saja ke mobil" Sasha mengangguk senang.

Sasha menatap wajah Arion dari jarak yang begitu dekat. Ia sangat senang bisa diperlakukan sebagai seorang putri oleh Arion.

"Sayang, terima kasih. Terima kasih sudah menerima diriku apa adanya. Aku sangat mencintaimu" Bisik Sasha pada Arion.

Arion tersenyum dan menatap Sasha yang berada di gendongannya ini, "Aku juga mencintaimu" Balas Arion.

Arion menggendong Sasha hingga masuk ke dalam mobil. Setelah itu, ia segera melajukan mobilnya menuju pusat kota. Arion harus mencari makanan yang mau Sasha makan.

"Sha, mau makan apa?" Tanya Arion menolehkan kepalanya ke arah samping.

"Aku mau makan ayam saja tapi sambil jalan-jalan" Ucap Sasha masih terlalu senang bisa kembali menikmati pemandangan kota malam hari. Dulu ia sangat sering berada di luar rumah tapi sejak ia menikah, Sasha bahkan sangat jarang bisa keluar rumah.

Arion sangat khawatir dengan kesehatan Sasha jika istrinya itu tidak mau makan. Apalagi tadi Arion melihat Sasha begitu pucat.

"Apa aku terlalu sibuk? Apa perlu cuti sehari untuk menemani Sasha di rumah?" - Batin Arion.

Arion sudah menawarkan Sasha untuk mempekerjakan seorang sopir untuknya. Tapi Sasha tidak mau. Ditambah lagi kehadiran Dania di sekitar mereka, Arion takut mantan istrinya itu akan berlaku jahat pada istrinya.

Setelah memarkirkan mobilnya, Arion keluar dari mobil menuju salah satu restoran ayam yang berada di seberang jalan. Mungkin Arion akan membeli lebih banyak supaya Sasha bisa makan banyak.

"Ini ayamnya. Makan dulu" Ujar Arion pada Sasha.

Sasha menerima makanan yang dibeli Arion. Saat hendak memakannya, Sasha menolehkan kepalanya pada Arion. Suaminya itu diam saja tidak ikut makan bersamanya.

"Apa kau tidak ikut makan bersama ku?" Tanya Sasha pada Arion. Arion menggelengkan kepalanya, "Aku bisa makan di rumah"

Lagi selera Sasha hilang mendengar jawaban Arion. Suaminya ini tampak sangat kelelahan tapi dirinya dengan tidak tahu dirinya meminta Arion untuk membawanya jalan-jalan.

"Aku tidak mau makan, kita pulang saja" Ucap Sasha kembali memasukkan ayam itu ke dalam box.

Air mata menetes, Sasha sangat sedih dan merasa bersalah pada Arion. Ia membelakangi Arion menatap ke arah luar jendela untuk menyembunyikan tangisannya.

Arion merasa aneh dengan tingkah Sasha yang tiba-tiba tidak mau makan. Sasha bahkan menghindari tatapannya.

"Sayang kenapa?" Tanya Arion lembut. Jika sudah seperti ini akan sulit membujuk Sasha untuk makan.

Sasha hanya diam menghindari Arion. Rasa bersalah begitu besar membuat dirinya malu untuk menoleh pada suaminya itu.

"Jangan membuatku khawatir. Makan Sha" Ucap Arion membujuk Sasha. Tapi tetap saja Sasha diam tanpa menoleh padanya.

Akhirnya Sasha menoleh pada Arion. Air matanya sudah membasahi pipi istrinya. Arion bahkan sedikit terkejut mendapati Sasha yang tengah menangis.

"Hey, kenapa menangis? Ada yang sakit? Ada yang terluka? Atau mau makan yang lain?" Tanya Arion khawatir. Ia tidak tau mengapa istri cantiknya bisa menangis seperti itu.

"Maaf membuatmu susah, kau bahkan belum sempat mengganti pakaian kerjamu. Dan sekarang aku mengajakmu jalan-jalan. Kau pasti sangat lelah kan pulang kerja?" Ucap Sasha sambil menangis.

Arion ingin tertawa sekarang, namun ia mencoba menahannya. Ia tidak mau Sasha semakin sedih. Tapi wajah merah Sasha terlihat sangat menggemaskan.

"Sayang, kau bahkan tidak pernah menyusahkan ku sama sekali. Aku senang kau mengatakan apa yang kau inginkan. Aku akan berusaha untuk memenuhinya. Jangan berpikir seperti itu lagi, okay? Sekarang makan, kasihan baby kita belum makan. Aku janji besok kita akan jalan-jalan lagi" Ucap Arion mengusap puncak kepala Sasha. Istrinya begitu sensitif sekarang, mungkin ia harus lebih berhati-hati lagi dalam berbicara.

Selama Sasha makan, Arion melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Sembari menikmati suasana kota yang begitu tenang malam ini, sesekali Arion menoleh pada Sasha. Ia senang Sasha bisa makan dengan lahap. Arion tidak ikut makan sama sekali. Ia lebih memilih makan di rumah saja.

"Kita berhenti di depan sebentar. Aku ingin membeli handphone baru" Ucapan Arion dibalas anggukan oleh Sasha.

Arion keluar dari mobil dan segera memasuki toko itu. Ia akan membeli handphone yang dihargai puluhan juta itu. Tidak hanya satu, ia membeli dua untuk dirinya dan juga Sasha. Lagipun ia belum memberi hadiah apapun untuk pernikahan mereka.

Cukup lama Arion berada disana. Ia khawatir Sasha akan bosan jika dirinya terlalu lama disana.

Setelah mendapatkan dua handphone itu, Arion berlari kecil memasuki mobilnya. Namun saat ia masuk, ia melihat Sasha sudah ketiduran. Istri kecilnya sudah tertidur pulas karena dirinya terlalu lama.

Arion memperbaiki posisi Sasha. Ia juga membuka jas kerjanya untuk menghangatkan tubuh Sasha. Hujan mulai turun di luar, ia yakin Sasha akan kedinginan.

"Tidur yang nyenyak sayang. Maaf aku terlaku sibuk dengan pekerjaanku sampai lupa dengan istriku" Lirih Arion.

Ia kemudian melajukan mobilnya untuk segera pulang. Ia tidak mau melihat Sasha terlalu lama tidur dengan posisi yang tidak nyaman itu.

Arion sudah membulatkan keputusannya, besok ia akan mengambil cuti untuk beberapa hari kedepannya untuk menemani Sasha di rumah. Lagipun mereka adalah pengantin baru yang harus meluangkan lebih banyak waktu untuk bersama dan saling mengenal satu sama lain, mengingat dirinya belum mengenal Sasha dengan baik.

1
Rhmad Flash
kasihan bangat Sasa moga aroon mau tanggung jwb
Rhmad Flash
orang ky ku gitu.buat aron jth cinta dan saya hml,biar asyiiik toor
Budi Suprihatin
julukan selir itu jika pria sudah memiliki isteri kemudian menikah lagi
Budi Suprihatin
Dunia halu, jadi serba haluuu
Sondang Situmorang
aduh ngak seru
Sundari Sekariputi
bgs thor ceritanya 👍
🌻Ruby Kejora
Semangat kk😊
Elisa Nursanti Nursanti
❤️
Elisa Nursanti Nursanti
arion holang kaya masih suka gratisan apalagi awak 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Elisa Nursanti Nursanti
😍😍😍😍🥰🥰🥰🥰♥️♥️
Elisa Nursanti Nursanti
😃😃😃😃😃😃😃😃😃
Elisa Nursanti Nursanti
waaaah 👏👏👏👏👏👏👏😃😃😃
Elisa Nursanti Nursanti
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Elisa Nursanti Nursanti
😍😍😍😍😍😍😍
Elisa Nursanti Nursanti
🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗
Elisa Nursanti Nursanti
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Elisa Nursanti Nursanti
😶😶😶😶😶😶😶
Elisa Nursanti Nursanti
🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔
Elisa Nursanti Nursanti
😢😢😢😢😢😢😢
Windy Lyana
berarti Arion pelit.bayar nya nyicil.kayak kerja di pabrik gajian mingguan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!