Raisa bailey merupakan seorang anak yang tidak di inginkan oleh keluarganya sendiri sehingga dia mendapatkan siksaan yang mengerikan.
Suatu hari ibunya membius Raisa dan menghantarnya kesebuah rumah pria tua untuk menjalin kerjasama diperusahaan.
Setelah sadar Raisa sangat kaget melihat seorang pria melihatnya dengan tatapan penuh nafsu dan ingin merobek bajunya.
Mampukah Raisa menyelamatkan dirinya dari seorang pria tua yang menginginkan tubuhnya? dan juga apakah raisa akan jatuh cinta pada pria yang sudah menolongnya selama ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hruga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dia akan kembali
Pelayan itu segera menghampiri Annie yang sedang berbicara dengan kepala pelayan mereka.
Saat melihatnya Annie menghentikan pembicaraan mereka,dia segera melihat pelayanya dengan tanda tanya dihatinya,dimana Martin?
“Dimana dia?”
“Tuan Muda dia”pelayan itu tampak ragu mengatakannya.
“Dia kenapa?”
“Tuan Muda sedang?” wajahnya tampak memerah dan dia sedikit ragu.
Tidak perlu ditanyakan lagi,Annie tahu apa yang ingin disampaikan pelayanya dan dia meminta pelayan itu untuk pergi karena dia ingin berbicara berdua denganya.
“Apa kau tahu siapa wanita yang dibawa Martin”
“Nona Raisa nyonya”
Annie tersenyum,cepat juga kerja anaknya menjerat gadis itu dan dia memilih tunggu dibawah karena tidak ingin menganggu waktu mereka.
Dikamar Raisa segera naik keatas ranjang dengan nafas memburu,semua gara-gara Martin tidak ingin melepaskannya sehingga pinggangnya terasa sakit.
Martin keluar dari kamar mandi dengan kepuasan terpancar dari wajahnya,dia segera naik keatas ranjang dan memeluk Raisa dengan erat.
“Sayang apa kau lelah?”
“Menurutmu?!” Raisa menatap Martik dengan tajam.
“Apa kau ingin bermain sekali lagi?”
“Wanita bodoh saja yang ingin bermain sekali lagi denganmu!” Raisa memalingkan wajahnya dan menatap kesamping.
Martin tertawa dan memeluk Raisa dengan erat,dia ingin mereka seperti itu sebentar sehingga Raisa memalingkan wajahnya kembali dan memandang Martin.
“Hey Martin aku lapar”
“Baiklah tunggu sebentar” Martin segera bangun dari tidurnya dan keluar dari kamarnya.
Ketika dia turun dan ingin menuju dapur matanya melihat seorang wanita paruh baya sedang duduk diruang keluarga.
Tampa bertanya kepada pelayanya dia segera datang menghampiri wanita itu dan benar saja dugaannya wanita itu adalah ibunya.
“Mom kapan kau datang?” tanyanya seraya duduk dihadapan ibunya.
“Martin sayang bagaimana dengan harimu?”
“Hmm?”
“Aku dengar kau sudah menjerat wanita itu”
“Ck pasti yan yang memberitahu mommy bukan?” ucap Martin seraya memandang kepala pelayanya.
“Aku penasaran sayang,karena itu aku datang kemari”
“Sudahlah aku tahu mommy tidak akan datang kesini melainkan ada hal penting bukan?” Martin menatap ibunya dengan serius.
“Hahaha kau memang anakku,dia akan kembali tiga bulan dari sekarang”
“Siapa?”
“Sunny roberts” jawab ibunya.
“What? kenapa begitu cepat mom”
“Manaku tahu dia sudah menghabiskan kontraknya”
“Ck sialan kalau dia pulang,dia pasti menghancurkan rencanaku!”
Martin kembali berpikir,kalau benar sunny pulang rencananya ingin membuat Raisa melahirkan anaknya pasti terganggu karenanya.
“Kau pikirkanlah bagaimana agar sunny tidak menganggu rencana kita” ucap ibunya seraya bangkit berdiri.
“Mommy mau kemana?”
“Aku ada janji dengan temanku,kau pikirkanlah setelah itu beritahu aku”
Martin bangkit berdiri dan menghantar ibunya sehingga ibunya masuk kedalam mobil,setelah itu dia segera kedapur karena dia melupakan sarapan buat Raisa.
Dikamar Raisa mengumpat kesal kerana sarapanya tidak kunjung tiba,sudah lima belas menit berlalu kenapa Martin tidak masuk kedalam kamarnya.
Kerana kesal dan lapar,Raisa segera keluar dari kamarnya mengunakan kimono dan mencari Martin didapur rumahnya.
“Martin!”
“Ouh darling kenapa kau turun kebawah?” tanyanya seraya meletakkan makanan diatas meja.
“Aku hampir mati kelaparan dikamar!” Raisa berjalan mendekati Martin.
“Sudah jangan marah,kemari duduk disini” Martin menepuk kedua pahanya.
Raisa berjalan dan duduk dikerusi sebelahnya,dia tidak mau duduk diatas paha Martin,bisa-bisa Martin menerkamnya saat dia ingin sarapan.
Karena kesal Raisa tidak duduk diatas pahanya membuat Marti bangkit berdiri dan mengangkat Raisa dan mendudukannya diatas pahanya.
“Martin aku ingin sarapan!”
“Aku tahu” ucap Martin seraya mencium lehernya.
“Kenapa kau mencium leherku!”
“Aku menginginkan dirimu sayang”
“Tadikan sudah!”
“Aku belum puas”
“Astaga” Raisa kehabisan kata katanya.
Martin tertawa dan kembali mencium leher Raisa setelah itu dia hanya melihat Raisa makan diatas pahanya,akan dia lanjutkan setelah Raisa habis makan sarapanya.
Dikamar hotel Alesya bangun dari tidurnya dan duduk disisi ranjang,dia masih berpikir bagaimana membuat Martin membenci Raisa sehingga memandangnya saja membuat Martin kesal.
Saat itu seorang pria bangun dan memeluknya dari belakang,dia juga mencium pipinya dengan lembut.
“Ada apa sayang?”
“Nothing,aku hanya berpikir tentang saudaraku”
“Kenapa kau memikirkannya,dia sudah merampar pacarmu!”
“Aku hanya ingin membuatnya menyerah pada pacar lamaku,karena itu kau harus membantuku” pintanya seraya memasang tampang memelas.
“Jangan khawatir sayang,bukankah aku sudah berjanji akan membantumu dan ingat janjimu setelah itu kau harus tinggalkan pacarmu itu”
“Aku orang yang menepati janji sayang”
“Bagus and satu hal lagi,bagaimana kalau kita?” pria itu mer*mas kedua gunung kembar milik Alesya.
“Aahh,hmm” desahnya saat tangan pria itu mulai bermain dibawah sana.
Pria itu menarik Alesya sehingga mereka berdua kembali berbaring diatas ranjang,pria itu sangat menikmati permainan itu tapi tidak bagi Alesya,dia tidak akan tenang selagi Raisa bersama Martin.
#Alesya Bailey
#Sunny Robets
klo bisa di benahi lg y,biar yyg bc berikutnya nyaman.🙏🙏
maaf ,sekdr mengiingatkan
serasa gak puas dgn pembalasan dr keluarga raisa karena gak sampai dibuat mati martin dan izumi itu
berasa mau mnta bantuan Monica sruh dteng trus bantai tuuhh manusia2 bejat alias izumi sama martin...
#emosi tingkat iblis ini kynya...🤯🤯🤬🤬🤬🤬🤬
KSih pertolongan donk