Perhatian novel ini mengandung teori dan misteri
Jika kalian tim yang lebih mementingkan judul, dari pada alurnya silahkan berpikir dulu sebelum membaca, takutnya tidak suka alurnya malah berakhir hate koment🙏🏻
Setelah bertengkar hebat dengan orang tua nya Serin memutuskan untuk pergi dari rumah dan hidup sendiri
hidupnya berubah ketika dirinya mengenal Glen yang tidak lain adalah seorang Presdir tampan yang sukses di usia yang terbilang muda
ikuti keseruan cerita mereka di PENGAWAL CANTIK
yang mau info up bisa follow ig
@sweetdream
Mohon maaf jika ada kesalahan atau typo soalnya ini karya pertama autho, happy reading🥰🙏🏻
cerita ini hanya fiktif belaka murni karangan author, jadi mohon maaf jika ada kesamaan nama tokoh, judul atau tempat, itu semua murni kebetulan
jika kalian suka ceritanya jangan lupa like, tambah kedaftar favorit, vote dan tentunya tinggalin jejak dengan koment ya🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sweetdream, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Akan kubalas
Kembali dari taman belakang, Serin masuk ke kamarnya dan bersiap untuk pergi kesebuah butik
Terdengar suara ketukan dari luar kamarnya, membuka pintu ia melihat Kelvin yang berdiri di depan pintu kamarnya
“apa sudah siap?” tanyanya
Mengambil tasnya yang ada di kasur, ia pergi bersama Kelvin yang memang sudah di suruh David, untuk mengurus acara pernikahan anaknya
"......"
Tidak butuh waktu lama mereka sampai di sebuah wedding organizer, keduanya masuk kedalam dan di sambut ramah oleh para pegawai di tempat itu
Setelah selesai mengurus masalah tempat, wanita itu pergi untuk menemui Glen di perusahaannya, ia berpisah dengan Kelvin saat di tempat tadi
...****************...
Keluar dari lift, Serin melangkah masuk kedalam ruangannya, tidak lupa wanita yang pernah bekerja di tempat itu menyapa sekertaris Glen
Karena sebelumnya sempat diberi tahu Vina bahwa Glen sedang meeting, maka Serin masuk keruangan Glen untuk menunggunya selesai meeting
Duduk di sofa, Serin meraih majalah yang ada di meja, untuk mengisi waktunya yang sedang menunggu Glen
Serin menatap kearah pintu ketika mendengar pintu kaca tersebut di buka, dan memperlihatkan seorang pria yang ia kenal, siapa lagi kalau bukan Ryan sepupu Glen
“ternyata ada kau disini!” ucapnya seraya duduk di sofa, dan hanya mendapat anggukan dari Serin
“menunggu Glen?” tanyanya dan kembali di angguki oleh serin, begitu juga dengan dirinya yang mengangguk pelan
Setelah pertanyaan terakhir dari Ryan, suasana di ruangan Glen, kembali sunyi hanya ada suara dari kertas majalah yang di baliknya, dan suara ponsel yang sedang Ryan mainkan
“apa ada yang aneh denganku” tanya Serin tanpa beralih dari majalahnya, ia merasa jika pria yang berada di ruangan yang sama dengannya itu, sedang menatapnya
“ahh tidak...” sahutnya lalu kembali lagi pada ponselnya, tiba-tiba pria yang duduk sambil menyilangkan kakinya itu kembali bersuara, tapi kali ini suaranya terdengar sedikit aneh
“Rin…” lirihnya menatap kearah pundak Serin
“ada apa?” sahutnya, seraya menatap kearah Ryan yang terlihat pucat seperti sedang melihat sesuatu yang menakutkan
“ada yang hinggap di pundakmu” ucapnya pelan namun sukses di dengar oleh Serin
“ada apa dengan pundakku?” tanyanya lagi
“cicak...” ucapnya, yang masih tidak mengalihkan pandangannya, dari cicak yang hinggap di pundak Serin
“apa!!!” kagetnya, karena sebenarnya wanita itu juga takut dengan binatang tersebut, bukan takut tapi lebih tepatnya jijik dan geli
Saat mereka berdua bingung ingin melakukan apa, tiba-tiba saja binatang itu melompat kearah Ryan, dan tentu saja pria itu tidak tinggal diam, ia langsung melompat kesofa panjang yang sedang Serin tempati
Mereka masih berjaga-jaga jika cicak itu kembali melompat ke arah mereka, dan benar saja tidak beberapa lama cicak itu berbalik arah menuju tempat Ryan dan Serin berada
Sontak teriakan pecah di antara mereka berdua, bahkan sampai di dengar oleh Vina yang kini masuk keruangan bosnya
Ia melihat sepupu dan mantan pengawal bosnya itu, sedang berpegangan tangan satu sama lain tanpa sadar
Belum sempat sekertaris Glen itu melontarkan pertanyaannya, Glen masuk keruangannya, pria itu menatap sinis keduanya, yang kini tengah berpegangan tangan
“sedang apa kalian?” tanyanya dengan nada datar, sontak dua insan yang sedang berpegangan tangan tanpa sadar itu, melepaskan tautan mereka satu sama lain
Karena sudah ada bosnya, Vina keluar dari ruangan itu, meningalkan Glen, Serin dan Ryan
Glen masih melayangkan tatapan sinisnya pada sepupu dan calon istrinya
Glen duduk di sofa single dengan kaki yang menyilang
“apa ada yang bisa menjelaskan suasana yang tadi ku lihat?” ucapnya datar
“anu... tadi ada cicak” sahut Ryan dan di angguki setuju oleh Serin
Glen menatapnya diam, entah kenapa pria itu kesal ketika melihat Serin dan Ryan tadi sempat berpegangan tangan
“Ryan untuk apa kau datang ke sini?” tanyanya dingin
“aku bosan makanya ke sini” sahutnya singkat, ia tau jika sepupunya itu sedang bosan, maka dia akan uring-uringan
“apa para jal*ngmu itu tidak menghiburmu?” tanyanya tanpa mengalihkan pandangannya dari Serin, yang duduk diam di samping Ryan
“aku bosan dengan mereka” sahutnya enteng, sontak Serin langsung memukul belakang kepalanya
“Akhh... kenapa kau memukulku? Sakit tau!” tanyanya kesal
“aku juga wanita jaga bicaramu” ucapnya dengan nada penuh penekanan, mendengar pembicaraan kakak adik ini membuat Serin yang juga wanita sedikit tersinggung atas percakapan mereka, walaupun dia bukan jal*ng, tapi tetap saja yang mereka bicarakan adalah wanita
“dan Serin untuk apa kamu datang?” tanyanya menatap Serin, “mengajak bapak untuk memilih, wedding dress” sahutnya
Mendengar ucapan Serin sontak sepupu Glen itu menoleh padanya, “wedding dress siapa?” tanyanya bingung, Serin hanya menjawab dengan menunjuk dirinya sendiri
“What... lalu mempelai prianya siapa? Glen!!” ucapnya dan di angguki oleh keduanya
“Glen apa ini sebenarnya? apa kau benar-benar menghamilinya?!” tanyanya lagi menatap Glen dengan tatapan tidak percaya
“plakk..”
Serin kembali memukul belakang kepala Ryan, karena ucapannya yang mengatakan jika dirinya hamil diluar nikah
“Akhh... Yak! berhenti memukulku” keluhnya, karena kesal Serin kembali memukulnya
“makanya jangan bicara sembarangan, kau kira aku wanita apa, jadi sampai membiarkan diriku hamil diluar nikah!!” jawabnya kesal
“kapan akan pergi?” tanyanya, sehingga menyudahi perdebatan antara sepupu dan calon istrinya
“sekarang!!” sahutnya dan langsung beranjak dari duduknya, meraih tasnya ia melenggang pergi lebih dulu, diikuti Glen yang menyusulnya, meninggalkan Ryan yang masih kesal, sedang duduk sambil memegangi belakang kepalanya yang masih terasa sakit karena pukulan Serin
...****************...
Kini Glen tengah duduk di sofa berukuran sedang, menunggu Serin selesai memakai pakaiannya, tidak beberapa lama pegawai membuka tirai, dan memperlihatkan punggung mulus Serin yang tertutup kain transparan dari dressnya
Glen menelan kasar salivanya, ketika melihat lekuk tubuh indah, calon istrinya yang terbalut dress putih yang memiliki desain ala ekor duyung
“bagaimana?” tanyanya, “apa dressmu kurang kain, ganti!!” ucapnya enteng, Serin menghela pelan nafasnya, dan kembali mencoba satu gaun lagi
Dengan desain yang sama yaitu ala ekor duyung, namun kali ini bagian leher ke dadanya agak terbuka, tentu saja pria yang sedang duduk dengan menyilangkan kakinya, menyuruh Serin untuk kembali mengganti pakaiannya
“apa yang salah dengan yang satu ini?” tanyanya tidak terima, karena sebelumnya ia sudah memilih ini
“terlalu seksi, kau ingin menggoda tamu pria yang datang?!” ucapnya, padahal ia saja yang tidak ingin, aset istrinya di lihat banyak pria
Wanita yang masih berbalutkan dress cantik itu, hanya bisa menghela kasar nafasnya
“oke... ini terakhir” gumamnya mengingat dirinya hanya memilih 3 gaun, dan 2 sudah di pakai dan hanya tersisa satu yang memang sesuai dengan fashionnya
Ia selesai memakai dress ketiga yang tadi di pilih, “bagaimana yang ini?” tanyanya lagi pada Glen, yang masih setia duduk ditempat-nya
Glen diam sebentar sambil menyilangkan tangannya
“kau pakai apa saja cantik, tapi aku tidak ingin pria lain melihat pemandangan indah ini, hanya aku yang boleh melihatnya” gumam Glen dalam hati seraya menarik tipis senyumnya
“Glen!!!” panggil Serin, ketika melihat pria itu malah melamun
“kau terlihat gemuk pakai itu... ganti!!” ucapnya enteng, mendengar ucapan Glen, Serin hanya bisa berdecak kesal, pasalnya para pegawai terkekeh kecil karena ucapan Glen, dan itu membuatnya malu
“kalau gitu bapak saja yang pakai Dress, aku yang pakai setelah jas” ucapnya kesal seraya mengenggerkan kedua tangannya ke pinggang
“apa tidak ada gaun yang lebih lebar, yang tidak terlalu memperlihatkan lekuk tubuhnya?” tanya Glen pada pegawai butik yang sedang berdiri di dekatnya
“ada Tuan tapi Nona Serin sudah memilih gaunnya sendiri” jawab pegawai
“gantikan gaunnya dengan yang ini...” ucapnya seraya menunjukkan sebuah gaun pengantin yang ada di dalam majalah
Pegawai mengangguk dan mengikuti apa yang di pinta oleh Glen, saat tirai terbuka, ia menarik tipis senyumnya
"nah itu kan pas...” ucapnya lalu tersenyum kearah Serin, tapi entah kenapa wanita itu merasa jika pria yang ada di depannya itu, tersenyum karena merasa menang dari dirinya
Setelah mengganti pakaiannya dengan baju yang tadi ia kenakan, Serin pergi menghampiri Glen yang masih duduk di tempatnya, dengan senyum kemenangan yang tertarik di bibirnya
“apa disini ada pakaian untuk mempelai pria?” tanyanya pada salah satu pegawai butik tersebut
“ada Nona, apa mempelai pria ingin mencobanya” sahut pegawai wanita
“tidak perlu, aku sudah memesan setelanku” sahutnya enteng, dan beranjak dari duduknya meninggalkan Serin
Wanita berparas cantik itu, lantas menyusul Glen yang sudah lebih dulu masuk kedalam mobilnya
“hishhh... awas saja akan ku balas nanti” gumamnya yang masih kesal karena pria itu, terus saja menyuruhnya untuk mengganti gaunnya, dan alhasil ia memakai gaun pilihan Glen
...****************...
.
.
.
AKU CUMA MAU KASIH TAU GUYS UNTUK ILUSTRASI EMANG SENGAJA AKU POTONG, AKU SUDAH MELETAKKAN ILUSTRASI PEMAIN DI EPESODE PERTAMA, UNTUK SISANYA ITU HANYA UNTUK ILUSTRASI PAKAIAN BUKAN PEMAIN, JADI HARAP PAHAM!!!😊
Jangan lupa dukung author ya chingu dengan Like Vote dan Coment ya biar author semangat untuk update epesode barunya🥰🥰🥰
.
.
.