Kisah antara Deven dengan keluarganya yang telah membuang dirinya membuat dirinya berada di tengah tengah keluarga George dan Xeyla yang dipenuhi dengan musuh musuh
Selain kisah Deven disini juga ada kisah Clarine dan kedua saudara kembarnya yang terpisah dengan kedua orang tuanya karena salah satu musuh terbesar kedua orang tua nya yang iri akan usaha kedua orang tua nya yang sangat maju
Banyak pengorbanan dan air mata yang harus di lalui oleh Clarine untuk menyingkirkan satu persatu musuh musuh nya untuk mencapai kebahagiaan nya
Sedangkan Deven harus berjuang untuk menyingkirkan amarah dan kecewa di dalam hatinya untuk memaafkan keluarga nya yang telah membuang dirinya
Bukan hanya hal itu saja Deven harus menghadapi saudara kembarnya yang membencinya karena kehadirannya membuat perhatian keluarganya teralih
Bagaimana kah perjuangan satu keluarga untuk menggapai kebahagiaan?
Pastinya akan membutuhkan banyak pengorbanan untuk hal itu
Apakah mereka bisa menghadapi hal ini sampai selesai?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Memulai
"Ada apa mengapa kau sampai melakukan perubahan pada mobilmu" tanyanya
"Tadi aku hampir ketahuan" ucap Clarine santai sambil memasukkan dokumen yang dia bawa dari kantornya di rak
"Whatt!!"
"Besok dia akan membawa mereka ke Rusia" ucap Clarine kemudian duduk di kursi dan mulai membuka laptopnya
"Lalu apa yang harus dilakukan" tanya Gabriel
Ya mereka adalah Gabriel Helin dan Vera
"Apa kita butuh bantuan pada.. "
"Tidak belum waktunya" sela Clarine
"Lalu bagaimana" tanya Vera
"Aku butuh kau dan kk Gabriel" ucap Clarine sambil tetap fokus pada laptop nya
"Apa yang harus kita lakukan" tanya Gabriel
"Lihat ini" ucap Clarine sambil memperlihatkan layar laptop nya
"Keamanan bandara Rusia sangat sulit untuk di tembus"
"Coba ku lihat" ucap Vera kemudian menarik laptop Clarine ke hadapannya
Mencoba mengotak atik laptop Clarine hingga beberapa menit
"Bagaimana" tanya Helin
"Aku sudah membuka bagian ini dan yang bagian ini hanya kau yang bisa" ucap Vera menjelaskan
Clarine menarik laptop miliknya ke hadapannya
"Berhasil" ucap Clarine setelah dia bisa membobol sistem keamanan bandara
"Besok aku ingin kk Gabriel dan anggota kakak membuat kekacauan" ucap Clarine
"Dan Vera bagi anggota mu menjadi tiga dan buat kekacauan di berbagai tempat" ucap Clarine
"Ok lalu.."
"..."
"..."
"..."
Pembicaraan masih berlanjut hingga pukul tiga pagi
Tanpa beristirahat kini mereka berempat mulai menjalankan misi mereka
Kenapa mereka tidak menunggu pagi?
Karena feeling mereka mengatakan jika dia akan membawa seseorang yang akan mereka selamatkan di pagi buta untuk menghindar dari keramaian bandara dengan segala aktivitas nya
Dan benar saja kini seseorang tersebut sudah berada di bandara untuk melakukan perjalanan ke Rusia
"Pa,, pliss bebaskan aku" ucap seorang wanita dengan memohon
"Semuanya akan di mulai dan ini tidak akan bisa di elakkan lagi" ucap seorang pria bertubuh besar dengan nada angkuh
Saat mereka hendak masuk ke dalam pesawat sebuah keributan terjadi di berbagai titik hingga membuat dia kebingungan karena dia hanya membawa pengawal dengan jumlah sedikit
Senyum sinis terlihat di wajah dua wanita cantik
"Kalian berpencarlah dan hentikan keributan ini" perintahnya dengan sedikit gelisah
Tembakan bertubi tubi terarah ke mereka hingga menghambat langkah mereka menuju pesawat yang masih berjarak sepuluh meter
Sebuah helikopter terlihat mendarat dan memperlihatkan seorang wanita cantik dan berjalan menuju ke arah mereka dengan anggun
"Hai tuan Keyle" sapa seorang wanita cantik dengan senyum sinis sambil membuka kaca matanya
"Siapa dirimu" tanya Keyle
"Kau tidak perlu tau siapa diriku bebaskan mereka dan nyawamu akan selamat" ucap wanita tersebut yang tak lain adalah Clarine
"Silahkan jika kau bisa" tantangnya dengan menodongkan senjata ke arah Clarine
"Oh wait lihat sisi lain selain diriku" ucap Clarine memperingatkan
Keyle melihat ke arah kanan kiri dan belakang nya terlihat tiga orang menodongkan senjata ke arahnya
Dia kalah telak seluruh pengawal sudah mati tergeletak
"Bebaskan mereka atau..." ucap Clarine menggantung dengan ikut menodongkan senjata
"Kau kalah telak tuan" ucap sinis Helin yang berada di belakang Keyle
Sedangkan Gabriel di sisi kanan dan Vera di sisi kiri
Masih masing dari mereka membawa senjata yang tak main main karena jika sekali tembak maka akan mati di detik itu juga
"Ok bawa mereka dan pergilah.. " ucap Keyle sambil berjalan perlahan
Clarine memerintahkan pengawalnya untuk membawa dua orang wanita cantik yang menjadi sandera Keyle
Dorr...
Tembakan dari Keyle mengarah ke arah Clarine namun Clarine dengan cepat menghindar
Peluru tersebut kini menembus bahu Clarine dan mengeluarkan darah segar
Sedangkan kini Keyle berusaha lari menuju keluar bandara
Dorr....
Clarine melesatkan peluru dari senjatanya dan kini menembus kaki Keyle hingga dia kesulitan untuk berlari
"Kejar dia" perintah Helin
Pengawal Clarine berlari mengejar Keyle namun seperti ditelan bumi dia tiba tiba menghilang
"Maaf nona muda dia berhasil kabur" ucap Pengawal itu dengan menunduk
"Biarkan lebih baik kita sekarang kembali ke Amerika" ucap Clarine
Saat ini mereka ber enam masuk ke dalam jet pribadi Clarine untuk menempuh perjalanan ke Amerika
"Terima kasih" ucap seorang wanita dengan tulus
"Kau saudaraku bukan mengapa harus berterima kasih" ucap Clarine pada seorang wanita yang bernama Claudia
"Kakak" ucapnya terharu kemudian memeluk Clarine
"Aku masih belum mengerti dengan semuanya" ucap Clarine dengan bingung
Atau otak ku yg cetek ya
Tp semangat buat author dah nulis
sekedar komen ya Thor
Thor, Sd apaan ya ☝️☝️☝️
dan Ray....hendaknya menepi, kalau memang ingin mengambil hp itu