NovelToon NovelToon
MY LITTLE HUSBAND

MY LITTLE HUSBAND

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: athania

Dijodohkan dengan lelaki yang lebih muda 5 tahun darimu, apa kamu mau?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon athania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjagamu

Olivia mengedarkan pandangannya, kini ia berada di dapur. Tepat setelah Rey mematikan sambungan video call dengan keluarganya, Olivia memilih untuk menjernihkan kepalanya, setidaknya dengan menenggak segelas air putih.

Bletak

Suara gelas itu di dorong cukup keras ke arah meja.

"Bagaimana bisa dia mengatakan tentang tidur bersama kepada keluarganya? juga aku hamil? jangankan melakukan hubungan suami istri, disentuhnya pun tidak. Hanya bibir saja yang menempel mana bisa menimbulkan kehamilan. Haruskah aku menjelaskan kembali pelajaran tentang reproduksi kepadanya? tidak tidak, memalukan!" celotehnya berbicara sendiri. Olivia menuangkan satu gelas lagi air putih dari dalam teko dan meminumnya.

"Kenapa tidak sekalian mengambilkan air minum untukku?" suara Rey tiba-tiba dari arah belakang membuatnya terkejut.

"Akkhh!! kau bisakah tidak mengendap-ngendap!" tegasnya dengan bahu terangkat.

"Maaf, tolong ambilkan aku air" pintanya kemudian duduk di kursi depan meja makan. Olivia sempat mendengus karena belum terbiasa menuruti permintaan calon suaminya namun meski begitu ia tetap melaksanakannya.

"Ini tuan muda" ledeknya sambil meletakkan segelas air mineral.

"Terima kasih" senyumnya tidak tersinggung dengan perkataan Olivia. "Hari ini kau mau mengajakku kemana? kau tidak berniat untuk menyekapku terus-terusan di dalam rumah kan?"

Olivia mendelik, lelaki muda ini memiliki banyak permintaan. Mengunjungi Olivia mungkin seperti tamasya baginya sedangkan Olivia terus merasa seperti sedang momong anak.

"Ada tempat yang ingin kau kunjungi selama berada di sini?" tanya balik Olivia, walau setengah hati ia tetap tidak tega menolak permintaan Rey.

"Aku ingin melihat patung kepala singa itu"

"Maksudmu Merlion park?" Rey menganggukkan kepalanya. "Baiklah aku akan membawamu ke sana, cepatlah mandi"

"Iya" jawabnya singkat kemudian Rey melangkahkan kakinya menuju kamar mandi.

Tak berselang lama.

Ceklek

"Aww!!" Olivia menutup matanya dengan kedua tangannya. "Apa yang kau lakukan!" teriaknya setelah melihat Rey hanya mengenakan celana boxer berjalan melewatinya.

"Aku lupa belum membawa pakaian tadi, hehe" ucapnya enteng sambil membuka koper dan memilah beberapa potong pakaian, kemudian dia masuk ke kamar mandi kembali melanjutkan kegiatan membersihkan tubuhnya.

Olivia sempat mengintip untuk memastikan Rey sudah tidak di sana.

"Hhhuuhhh" ia menarik napas cukup panjang. "Apa aku tidak salah lihat? gambar pada celana boxernya tadi itu kuda poni?" mengingat hal barusan membuat Olivia terkikik. "Seleranya sangat aneh terkadang dia tidak suka jika aku memperlakukannya seperti anak kecil tapi yang dia miliki bukan milik orang dewasa, saat dia nanti tumbuh dewasa mungkin kuda poninya akan berubah jadi kuda liar, hahahaha" gadis itu tertawa renyah mentertawakan tunangannya.

***

Olivia dan Rey kini berada di Merlion Park Singapura, mereka tiba setelah menaiki MRT untuk menuju ke sana, mereka langsung berkeliling melihat pemandangan landscape kota. Olivia dan Rey juga bisa melihat Marina Bay Sands, Esplanade, Singapore Flyer dan masih banyak tempat lainnya namun Olivia merasa tidak sanggup lagi berjalan, kakinya terasa pegal.

"Apa kau tidak lelah?" tanya Olivia pada Rey, lelaki itu nampak asyik mengedarkan pandangannya dan menggeleng.

"Kalau begitu bisakah kau belikan aku minuman? kakiku sakit, bukankah saat ini aku sedang jadi pemandu wisata untukmu? setidaknya berikan upah untuk pemandu wisata amatir ini" rengeknya dengan memasang wajah memelas.

"Baiklah, tunggu di sini" perintahnya kemudian Rey pergi meninggalkannya, bibir gadis itu melengkungkan senyuman, tenggorokannya sudah tidak sabar ingin merasakan sebuah minuman dingin dan manis.

**5 Menit

10 Menit

15 Menit

20 Menit

30 Menit**

Olivia terus memperhatikan jam yang melingkar di tangannya, bukankah terlalu lama untuk Rey pergi hanya untuk membeli sebuah minuman?.

"Apa dia tersesat?" pikir Olivia, perasaanya menjadi tidak enak ada kekhawatiran yang melingkupi hati kecilnya, tentu tempat ini masih asing untuk Rey, akhirnya ia memutuskan untuk mencarinya sambil terus menghubungi nomor ponselnya namun panggilannya tidak di angkat.

"Kemana si cebol ini pergi" Olivia berkeliling, mencari Rey di setiap sudut taman. Tiba-tiba pandangannya tertuju pada punggung seorang lelaki di ujung sana yang mengenakan kaos dengan warna yang sama dengan yang di pakai Rey, Olivia mencoba mengejarnya namun ada pemandangan tak lazim yang terjadi beberapa detik kemudian.

Bruukkk

Dari kejauhan Olivia dapat melihat punggung Rey yang menabrak seseorang.

"Ya ampun kalau jalan lihat-lihat dong adik kecil, kenapa malah menabrakku?" Rey jadi terdiam, beberapa teman wanita yang di tabraknya tadi mengerumuni Rey.

"Hey terhadap seorang lelaki yang manis jangan terlalu galak, lagi pula anak ini terlihat sangat tampan" Sahut temannya yang lain, beberapa wanita di hadapannya ini memiliki tubuh yang tinggi dan penampilannya tidak biasa, memiliki banyak tato dan tindikan di telinganya.

"Kamu tersesat ya adik kecil? dimana orang tuamu? kamu lapar? apa kamu mau ikut kami?" ajak wanita yang lain sambil menaruh sikunya di bahu Rey.

"Aku bukan anak kecil!!" Rey menatap datar ke arah mereka dan tetap bersikap stay cool.

"Tapi kamu sendirian saja, jadi lebih baik kamu ikut kami" salah satu dari mereka menarik tangan Rey untuk terus mengganggunya.

"Lepaskan!!" ucap Rey memberontak, ini bukanlah situasi yang tidak dapat di kendalikannya.

"Dia semakin manis saat memberontak" lirik dan senyum smirk dari salah satunya.

Wanita-wanita ini terlalu besar dan menakutkan untuk di lawan Rey, dia seperti anak kecil yang berada dalam bahaya. Meski begitu dia masih berusaha memberontak.

"Lepaskan dia!!"

Olivia menghadang mereka, Rey langsung menarik tangannya begitu cengkraman tangan mereka sedikit melonggar kemudian dia berlari dan bersembunyi di belakang Olivia.

"Berani sekali kalian macam-macam padanya!" bentak Olivia dengan tatapan tajam.

"Santai sis, kami kira dia hanya seorang anak yang tersesat. Kami tak ingin mencari masalah. Kalau begitu sampai jumpa anak manis lain kali jangan berkeliaran lagi sendirian" mereka meninggalkan Olivia dan Rey.

Olivia langsung berbalik dan menatap Rey yang sepertinya cukup panik.

"Apa kau baik-baik saja? apa mereka melukaimu?" Rey tidak menjawabnya, tangan Olivia mengulur ke depan dan menarik Rey ke dalam pelukannya.

"Tenanglah" Rey memejamkan matanya mencoba menenangkan diri, pelukan Olivia terasa hangat namun kemesraan ini tak bertahan lama, Rey mendorong tubuh Olivia menjauh darinya.

"Aku baik-baik saja" ucap Rey mengalihkan pandangannya, dia merasa cukup malu dan segan karena posisinya yang terbalik malah di lindungi oleh gadisnya. Rey memberikan satu jinjingan plastik berisi minuman ke tangan Olivia langsung dan berjalan pergi.

"Hey kau mau kemana? arah jalan pulang bukan ke sana" teriak Olivia membuat langkah Rey terhenti, dia memutar tubuhnya berbalik arah sambil menundukkan kepala.

"Bukan ke arah sana juga" ujar Olivia berjalan lain arah tak peduli dengan Rey yang entah akan mengikutinya atau tidak.

Seketika Olivia menghentikan gerakannya, ia merasa ujung kaosnya ada memegang.

"Tunggu aku, aku ikut" ucapnya dengan pipi yang merona.

"Kemarilah, aku takut kekasih kecilku ini di culik oleh wanita lain" lirih Olivia sambil tersenyum, ia menarik tangan Rey dan mengapitnya pada siku tangannya.

"Hhhaaahhh, aku malu Olivia" Rey akhirnya memilih jujur, beberapa pandangan orang lain mulai mengarah pada mereka.

"Tidak usah malu, biarkan aku menjagamu" nada bicara Olivia mulai meledek. Rey hanya bisa pasrah, tentu saja dia tidak mau menemui kesulitan seperti tadi.

***

Semoga suka dan terhibur ya 💕

1
Ninu3
novel lucu bagus lanjuuut baca
starchaser
Luar biasa
A&R
lumbis
Diana diana
kok aku ikutan malu sech . . wkwkwkwkwk
Diana diana
siapapun akan malu klo punya pacar masih pake seragam sekolah . .
Diana diana
cocok visualY . .
Diana diana
jangan bilang klo burung pipit kamu pake helm bogo yg klo d pake malah mengurangi kadar ketampanan pemakainya . . wkwkwk
Diana diana
cebol . . wkwkwkwk
Diana diana
balik lagiiiii . . wkwkwk
kangen sma pasangan ini
Thania: wah makasih byk kaka /Smile/
total 1 replies
Diana diana
kayak anakku , tiap demam emank gak pernh pergi berobat . cukup pake timun dan bawang merah yang d parut campur minyak herbal trus d balur k seluruh tubuh sambil d pijat pijat . .
Diana diana
jadi iklan tolak angin dah . .
Diana diana
Rey , kamu tuch pinter tapi masih banyak pengetahuan yang belum kamu fahami . .
Diana diana
wkwkwk . . kayak korban keroyokan
Elizabeth Zulfa
ku kira " Pipit " tuh tdi nama orang trnyata burungnya Rey 😅😅😅
Elizabeth Zulfa
mampiiirr...

keknya seru
🌹🪴eiv🪴🌹
aku disini 🤗
Diana diana
gak bisa memberikan komen apapun selain like & fav
seru soalnya
abdan syakura
Alhamdulillah.
senangnya..
see u Rey dan Oliv...🥰🥰🙏💪
abdan syakura
gak mau ah
cukup. Rey dan Oliv aza
Daniel di novel lain aj kak
abdan syakura
Miss u, kak Thor....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!