NovelToon NovelToon
Under The Autumn Canopy

Under The Autumn Canopy

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Dunia Masa Depan / Tamat
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: air sungai

​Di bawah langit kelabu Inggris yang selalu basah oleh gerimis, Aurora "Rory" Vance melangkah masuk ke kampus paling bergengsi di Britania Raya hanya berbekal koper tua, beasiswa penuh, dan keteguhan hati. Sebagai gadis dari kalangan menengah ke bawah yang realistis dan tak punya waktu untuk urusan cinta, prioritas Rory hanya satu: bertahan hidup dan mempertahankan IPK-nya.
​Namun, tradisi Freshers' Week (PKKMB) di kampus elit ini jauh dari kata ramah. Para senior panitia yang keras dan disiplin tanpa ampun siap menyaring siapa yang pantas berada di sana. Di tengah tekanan fisik dan mental itu, Rory bertabrakan dengan Julian Edward Radcliffe senior tingkat tiga sekaligus ketua panitia kedisiplinan yang berasal dari salah satu dinasti bangsawan terpandang di Inggris.
Julian adalah definisi kesempurnaan yang dingin, tampan, cerdas, kaya, dan tak tersentuh. Namun, di balik tatapan tajam dan wibawanya yang mendominasi, Julian menyimpan beban ekspektasi keluarga yang mencekik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon air sungai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pembuktian di Ruang Sidang Senat

Pintu kayu mahoni yang tebal dan berat mengayun tertutup, mengisolasi Ruang Sidang Senat St. Jude’s College dari kebisingan koridor luar. Udara di dalam ruangan beratap tinggi itu terasa dingin, dipenuhi aroma kertas tua dan kayu ek yang dipoles.

Di hadapan meja semi-melingkar, duduk lima anggota Komite Etik Akademis Kampus, dipimpin oleh Profesor Alistair Vance seorang akademisi senior yang dikenal sangat kaku, tidak kompromi, dan kebetulan tidak memiliki hubungan kekerabatan apa pun dengan Rory. Di sisi sebelah kiri, berdiri Profesor Evans yang tampak cemas namun berusaha mempertahankan gestur netralnya.

"Mr. Radcliffe, Miss Vance, silakan duduk," suara Profesor Alistair bergema datar, membetulkan kacamata berkulit penyu yang bertengger di pangkal hidungnya.

Julian memundurkan kursi kayu untuk Rory terlebih dahulu dengan gestur penuh penghormatan yang alami, sebelum ia sendiri duduk di sebelahnya. Sikap tenang dan elegan dari keduanya sama sekali tidak mencerminkan dua orang tersangka pencurian kekayaan intelektual.

Profesor Alistair mengetukkan pulpen emasnya di atas berkas laporan. "Saya yakin kalian berdua sudah mengetahui alasan pemanggilan mendadak ini. Pagi ini, Komite Etik menerima laporan resmi mengenai dugaan pelanggaran integritas riset. Terdapat tuduhan bahwa skema sintesis gugus fluorin C-4 yang kalian ajukan dalam proyek Helios Foundation menggunakan draf paten milik laboratorium riset Radcliffe Corp secara ilegal."

Profesor Evans memotong pelan, "Profesor Alistair, tuduhan itu hanya berdasar pada unggahan anonim di sistem internal"

"Laporan anonim itu disertai dengan salinan dokumen kasar skema reaksi yang identik, Profesor Evans," potong Alistair tegas. Ia menatap Julian dan Rory bergantian. "Dalam dunia ilmiah, kemiripan formulasi lebih dari delapan puluh persen tanpa lisensi resmi adalah pelanggaran berat. Jika tuduhan ini terbukti, rekomendasi hibah Helios akan dibatalkan, dan status akademis kalian akan ditinjau ulang."

Ruangan menjadi sangat hening. Di balik jendela kaca patri, bayangan beberapa anggota senat mahasiswa yang mengintip termasuk Victoria tampak samar-samar.

Julian hendak membuka suara, namun Rory menyentuh punggung tangan Julian secara halus di bawah meja. Rory memajukan duduknya, menatap langsung ke arah kelima anggota komite etik dengan mata cokelatnya yang jernih dan tajam.

"Profesor Alistair, Komite," sapa Rory dengan nada bicara yang amat terstruktur dan penuh percaya diri. "Kami menyambut baik sidang klarifikasi ini. Sebab, integritas ilmiah adalah satu-satunya hal yang menjaga martabat seorang peneliti."

Rory merogoh tas kerjanya, mengeluarkan sebuah drive penyimpanan terenkripsi berwarna perak dan sekumpulan dokumen tebal bersampul keras, lalu meletakkannya di atas meja sidang.

"Dokumen yang diunggah secara anonim itu memang memiliki kemiripan formulasi awal dengan milik Radcliffe Corp," lanjut Rory tenang. "Namun, pembuat tuduhan tersebut melakukan satu kesalahan fatal: mereka tidak memahami kronologi dan logika penemuan data tersebut."

Rory membuka halaman pertama berkasnya.

"Dokumen yang diklaim milik Radcliffe Corp tercatat didaftarkan pada draf internal perusahaan pada tanggal 12 Oktober lalu. Namun, draf awal pencetusan ide mengenai mekanisme stabilisasi C-4 ini telah ditulis, diuji secara komputasi kuantum, dan diunggah ke server cloud terenkripsi independen oleh saya dan Julian pada tanggal 28 September dua minggu sebelum draf perusahaan itu ada."

Salah seorang anggota komite berkerut kening. "Tanggal unggah digital bisa dimanipulasi, Miss Vance."

"Tanggal lokal bisa, tetapi tidak dengan cryptographic hash timestamp dari jaringan blockchain akademi publik," sahut Julian, mengambil alih pembicaraan dengan suara baritonnya yang mantap dan berwibawa. "Setiap kali kami menyelesaikan iterasi kode kimia di Cambridge, data mentah tersebut terkunci secara otomatis dalam peladen terbuka berstandar internasional yang tak bisa diubah retroaktif oleh siapa pun termasuk oleh Radcliffe Corp."

Julian berdiri, menyambungkan drive perak milik Rory ke proyektor ruangan. Seketika, layar besar di belakang komite menampilkan deretan baris kode digital, timestamp terverifikasi, serta grafik perbandingan spektroskopi yang sangat detail.

"Jika Anda semua memeriksa log perubahan data ini," tunjuk Julian pada garis waktu bercahaya biru di layar, "Anda akan melihat bahwa draf milik Radcliffe Corp yang diklaim 'dicuri' itu sebenarnya adalah versi formulasi kami yang belum sempurna versi yang sempat saya tinggalkan di komputer laboratorium pusat St. Jude’s sebelum saya mengundurkan diri."

Seketika, bisik-bisik kaget terdengar dari beberapa juri komite.

Rory menyambung dengan lugas, "Dengan kata lain, Profesor siapapun yang mengunduh draf tersebut dari laboratorium kampus dan menyebarkannya hari ini, dialah yang sebenarnya melakukan tindakan pengambilalihan data tanpa izin. Kami tidak mencuri ide Radcliffe Corp. Sebaliknya, seseorang di dalam lingkaran itu mencoba memakai draf mentah kami untuk menjebak kami."

Profesor Evans menepuk mejanya pelan, matanya berbinar bangga. "Data times tamp blockchain ini tidak bisa diganggu gugat, Alistair! Ini bukti otentik yang sah secara hukum internasional!"

Profesor Alistair membetulkan kacamatanya lagi, menatap layar proyektor dengan cermat selama sepuluh menit penuh yang terasa mencekam. Ia meneliti setiap digit enkripsi dan tanda tangan digital independen milik Rory dan Julian.

Perlahan, ketegangan di raut wajah dosen kaku itu memudar, berganti dengan kilat kekaguman yang tersembunyi.

"Pencatatan data yang luar biasa presisi, Miss Vance, Mr. Radcliffe," panggil Profesor Alistair akhirnya. Ia merapatkan berkas di mejanya dengan bunyi plak yang mantap. "Komite Etik menyatakan bahwa tuduhan pelanggaran integritas riset terhadap kalian berdua tidak terbukti dan batal demi hukum."

Profesor Evans menghela napas lega yang panjang, sementara dua juri lainnya mengangguk setuju.

"Lebih dari itu," tambah Alistair, menatap lurus ke arah pintu kaca tempat para mahasiswa berkerumun di luar. "Komite akan memerintahkan Departemen Teknologi Informasi untuk melacak alamat IP pengunggah dokumen anonim tersebut atas dugaan pencemaran nama baik dan manipulasi barang bukti di lingkungan akademis."

Julian dan Rory berdiri, memberikan penghormatan formal kepada komite. "Terima kasih atas keadilan dan waktunya, Profesor."

Ketika pintu ganda ruang sidang kembali terbuka, suasana koridor mendadak hening.

Victoria Montgomery yang berdiri di dekat pilar tampak memucat begitu melihat ekspresi lega Profesor Evans dan langkah mantap Julian serta Rory yang keluar dari ruangan dengan kepala tegak.

Julian berjalan mendekati Victoria. Langkah kakinya yang berat dan auranya yang dominan membuat beberapa mahasiswa di sekitar Victoria mundur secara teratur.

"Tim IT kampus sedang melacak IP pengunggah laporan itu, Victoria," kata Julian dengan suara rendah, dingin, dan mematikan. "Aku sarankan kamu segera menghubungi pengacara keluargamu sebelum surat pemanggilan resmi dari kepolisian Oxford sampai di mejanya."

Wajah Victoria berubah dari pucat menjadi sangat panik. "Julian... aku tidak"

"Kami tidak punya waktu untuk permainan anak-anakmu lagi, Miss Montgomery," potong Rory tajam, menyunggingkan senyum paling anggun namun sarat akan keunggulan mutlak. "Sebab, fokus kami adalah menyelesaikan penemuan ilmiah ini, bukan melayani rasa cemburumu."

Rory menyusupkan jemarinya ke dalam genggaman tangan Julian. Julian menggenggam balik jemari Rory dengan erat di hadapan seluruh pasang mata yang menyaksikan di koridor utama St. Jude's.

Tanpa berpaling lagi, mereka melangkah bersama menyusuri koridor kaca yang diterangi sinar matahari pagi, meninggalkan kepalsuan dan tuduhan kotor di belakang mereka. Di panggung akademis ini, kebenaran dan kecerdasan mereka telah menang mutlak dan ikatan di antara mereka kini berdiri makin kokoh tak tertandingi.

1
stevany indri
maya sang cucu sj usianya sdh 50thn,,,, bgmn mgkn kejadian antara kakek Julian&nenek aurora terjd 50thn yg lalu... ada2 sj
stevany indri
aurora lahir thn 1969....kejadiannya thn 1968, bgmn mgkn terjd.... 😳
stevany indri
u maya... kakek&nenek tp u Julian junior mestinya uyut deh
Forta Wahyuni
maya tapi cucu, koq manggil ayah dan ibu n bingung thor. Julian cicit krn anak maya, hadeh suka2 thor lah. 🙏🙏🙏
Maya Elvin
siap kk👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!