NovelToon NovelToon
DRAMA KEKASIH GELAP

DRAMA KEKASIH GELAP

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Single Mom / Balas Dendam
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: Lel

Tania Kartika harus menelan pil pahit saat alat tes kehamilan menunjukkan dua garis merah yang cukup jelas. Ia hanya bisa memejamkan mata, mengingat malam panas sebulan yang lalu bersama Lingga Perdana, sang mantan terjadi tanpa pengaman. Sungguh Tania tak menyangka hanya sekali melanggar, langsung jadi.

Bagaimana nasib Tania sekarang? haruskah ia menghilangkan janin ini, apalagi Lingga sudah menjadi suami dari seorang model? Beginilah nasib percintaan yang kalah akan strata sosial.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KONTRAKSI

Bangun tidur dengan pikiran fresh karena tidurnya sangat berkualitas, tentu diharapkan setiap ibu hamil, tapi tidak dengan Tania pagi ini. Tangannya mendadak gemetar, niatnya hanya melihat jam saja, tetapi notifikasi dari akun media sosialnya membuat dia penasaran, tak biasanya seramai ini. Awalnya berpikir penjualannya meningkat pagi ini, nyatanya saat ia membuka media sosialnya banyak yang DM dan tag akun Tania terkait video yang diunggah oleh Lingga.

Tania langsung terduduk lemas, saat tahu isi video tersebut, tangannya semakin bergetar saat followernya meminta Tania untuk klarifikasi, bahkan Siska yang sudah lama tak menghubunginya, ikut mengirim pesan.

Pak Lingga memojokkan kamu terus, ada apa memang? Begitu isi pesan Siska, namun Tania tak punya daya untuk sekedar membalasnya. Arus komentar para netizen begitu cepat, ketakutan Tania hanya satu, akibat video Lingga ini akan mempengaruhi jualannya. Tania tak bisa membayangkan kalau jualannya diboikot, bagaimana dia mencari makan nanti.

Pikiran kalut, hati cemas tentu berpengaruh pada kehamilannya, mendadak perutnya mules, Tania tersentak saat tendangan si bayi begitu keras sekali, tapi kemudian disusul rasa mules tak tertahan, sampai Tania mengadu dan keluar keringat dingin. Ia pun ke toilet, berpikir mules karena sakit perut, maklum biasanya ada orang gugup yang menjalar ke rasa mules juga.

Lama ia menunggu, ternyata tak keluar, malah makin mules. Tania belum sadar kalau saat ini ia mengalami kontraksi. Ia masih melakukan aktivitas jualan, dan makan hanya sekedar roti, tak berselera dan badannya tak kuat untuk berdiri lama.

"Dek, kamu kok gak gerak," baru sadar kalau hanya sekali pagi tadi gerakan si bayi terasa, sampai menjelang sore Tania tak merasakan lagi. Perut makin mules, dan puncaknya jam 9 malam saat akan ke kamar mandi, celana Tania muncul flek darah segar, matanya mendelik seketika. Panik, dan ia baru kembali pegang ponsel, sejak tadi ia mengabaikan komentar para netizen, bahkan untuk jualannya saja via laptop.

Buru-buru ia ke rumah sakit, membawa hospital bag yang sudah ia siapkan sebelumnya, sadar kalau hidup sendiri, mau tak mau mempersiapkan kebutuhan melahirkan harus sejak awal. Ia langsung masuk mobil, membuka pagar pun harus menguatkan diri.

Jangan tanya perutnya serasa diremas banyak orang, dan dia merasakan saat menginjak pedal, ada cairan seperti air kencing. Ia memejamkan mata, paham kalau itu adalah air ketuban. "Berarti aku lahiran sekarang? Anakku gimana?" tanya Tania ketakutan, sembari gemetar dan menyetir mobil. Selama menuju rumah sakit, ia menahan kontraksi hebat tersebut, hatinya terus berucap anakku harus selamat. Tania tentu khawatir karena kehamilannya baru 35 minggu. Ia menangis, bergantian menyeka air mata dan juga keringat dingin.

"Sumpah, hamil tanpa pernikahan sangat menyiksa!" Tania mengalihkan rasa sakit dengan mengoceh sendiri, rasa sesal dan amarah pada Lingga muncul dengan hebat.

"Kamu telah menyakitiku dengan sangat kejam, Ngga. Kamu tidak akan pernah merasakan jadi seorang ayah sampai kapan pun, anak ini hanya milikku!" sumpah serapah Tania terucap seiring gelombang cinta yang datang, bahkan bibirnya bergetar hebat.

Mobil ia parkir di depan IGD, ia keluar sembari menahan perutnya, dan jalan layaknya pinguin. Pak satpam mendekat mungkin akan mengarahkan ke area parkir, namun Tania langsung berucap, "Maaf, Pak. Saya mau lahiran, tolong pindahkan mobil saya ya, saya sudah tak kuat!" ujar Tania sembari berpegangan pada lengan pak satpam tersebut.

Spontan satpam memanggil perawat dan berteriak, Tania pun diarahkan ke ruang bersalin. Pak satpam yang baik hati pun memindahkan mobil Tania dan ada hospital bag sekalian dibawa untuk diserahkan ke perawat.

Tania sudah tak punya tenaga, seharian ini berarti ia menahan kontraksi sendiri. Naik ke bankar, bidan langsung mengecek jumlah pembukaan, ketuban sudah pecah, dan Tania langsung diinfus, "Tahan ya, Bu!" ucap Bu Bidan, perawat lain mengecek buku KIA, dan sedikit kaget karena kehamilan Tania masih 35 minggu. Mereka pun menghubungi dokter kandungan yang tahu riwayat kehamilan Tania.

"Ini sakit sampai kapan Bu Bidan, aku gak kuat!" ujar Tania sudah sangat kesakitan, namun Bu Bidan dengan sabar menenangkan Tania, dan meminta Tania untuk miring ke kiri.

Bidan lain pun mengecek detak jantung bayi dan sangat lemah, kembali menghubungi dokter, dan diminta untuk menyiapkan ruang operasi, karena pembukaan belum bertambah. Tania sendiri sudah lemas, khawatir tak bisa mengejan. Saat dipindah ke ruang operasi, Tania pun hanya bisa memejamkan mata, sudah lepas tangan akan apa yang terjadi. Ketika diarahkan untuk menekuk badan pun Tania tampak sangat lemas sekali, giliran pihak administrasi yang bingung terkait siapa yang akan menanda tangani berkas operasi.

Sayup terdengar di telinga Tania, dengan suara pelan ia bilang nanti yang tanda tangan saya saja, dok. Saya hidup sebatang kara, bahkan ayah bayi ini tak diakui oleh ayahnya. Yang penting dilahirkan saja dulu, setelah itu Tania tertidur akibat bius, dan dia tak tahu apakah bayinya selamat atau tidak.

Tania bangun saat tengah malam, dia berada di ruang nifas. "Suster," panggilnya lemah.

Perawat pun mendekat, dan segera mengecek kondisi Tania. "Bagaimana bayi saya, suster?" tanyanya lagi.

"Bayi Ibu perempuan, cantik, nanti kalau ibu sudah pulih, adik bayinya akan diberikan ke ibu ya," ucap suster dengan lembut, lalu suster pun mengganti pembalut Tania, karena akan dipindah ke kamar inap. Perasaan Tania tak tenang, ia masih ingin melihat sang putri. Ingin memastikan sendiri kondisinya.

Masuk kamar inap, Tania melihat dokter Salman berdiri di depan kamarnya, Tania awalnya hanya memejamkan mata, namun saat perawat menyapa, "Sudah di sini rupanya dokter Salman," barulah Tania membuka mata dan menatap ke Salman yang tersenyum.

Para suster merawat Tania dengan begitu telaten, rasanya Tania ingin menangis saja. Saat dia kesakitan begini, ternyata masih ada orang baik yang mau merawatnya. "Terimakasih suster," ucap Tania pelan.

"Sama-sama Bu Tania, kalau ada apa-apa langsung pencet tombol di atas ini ya, Bu. Mari dokter Salman," pamit suster tersebut.

Setelah kepergian suster, barulah Tania dan Salman saling pandang. "Dokter kok tahu saya melahirkan?" tanya Tania sembari menahan tangis.

Salman tersenyum, "Saya baru sampai pulang, dan dichat sama dokter IGD kalau tetangga saya lahiran, ya saya balik lagi."

"Makasih dok," ujar Tania dengan menggigit bibirnya. Menahan tangis. Salman menepuk lengan Tania, sekedar menenangkan. Pertahanan Tania runtuh seketika. Ia menutup matanya dengan satu lengannya. Salman membiarkan saja, sebagai dokter ia tahu perasaan seorang ibu saat melahirkan ingin ditemani oleh suami dan keluarga, tapi kondisi Tania berbeda dan sangat wajar bila Tania sangat sedih. Apalagi kalau dia tahu sang putri masuk inkubator karena berat badan belum mencapai 2,5 kg.

"Sabar, Tania!" ucap Salman menenangkan.

1
falea sezi
laki kayak lingga di buang ke sungai yg ada buaya nya laki mulut lemes kayak. banci🤣 moga aja g mau balikan ma laki plin plan lemah goblokk kayak gini
Lel: begitu memang...enaknya dibuang aja
total 1 replies
Nurul Boed
pagi² mewek 😭😭😭
GO go Tania semangat
Lel: siapin tisu ya kakk
total 1 replies
falea sezi
kuat lahhh demi anak soal laki ke sekian nanti jangan goblok lagi y
Lel: siap kakak
total 1 replies
falea sezi
cwek goblok uda pergi jauh sana bloon nya masih satu kota sama mantan masih gatel. kah🤣
Lel: kalau pindah nanti dapat uang dr mana
total 1 replies
Lia Kiftia Usman
kuat yaà tania... 👍
Lel: kuat banget
total 1 replies
falea sezi
pergi jauh lah bloon besarin anak sendiri bego nya astaga bkin lah surat cerai. palsu klo tetangga baru nanya blg uda janda beres
Lel: sabar bukkk🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
falea sezi
makanya jd cewek jual mahal pelacur aja di bayar mbk nah lu di pake gratisan🤣 skg hamil ngomel2 resiko di tanggung penumpang lahh🤣
Lel: betul...yg rugi si cewek kan
total 1 replies
falea sezi
cowok. goblokkk cocok kalian
Lel: sepaket deh
total 1 replies
falea sezi
pasangan bejat cocok
falea sezi
laki pengecut bangke 🤣
Lel: sabar bukkk🤣🤣🤣
total 1 replies
Lia Kiftia Usman
cowok kok ceriwis gitu... g banget😑
Lia Kiftia Usman: sini ... kalo deket aq yg tabok..
boleh yaa thor..😊
total 2 replies
Nurul Boed
Bego banget dech si Lingga,, bukannya dia taruh mata² deket Tania,, ngak pernah tania keluar bareng cowok juga.. dudu gak sabar nunggu penyesalan nya lingaaa 😡😡😡
Nurul Boed: ya kak,, tpi sama Salman gk ada aktifitas yg mencurigakan,, cmn ya kembali esmosiiiii 🤭🤭 cemburu nya diduluin
total 2 replies
Nurul Boed
sedih nya 😭😭 Semangat Tania,, semoga dipertemukan dengan laki² yg baik.. ngak rela klo sama lingga lagi 😔😔
Lel: kemungkinan gak bisa buka hati sih
total 1 replies
Erni Purwaningsih
aku selalu suka dengan ceritamu mbak, tokoh perempuan nya berapa karakter banget, semangat mbak up nya
Lel: terimksh😍😍
total 1 replies
Nurul Boed
penyesalan tu selalu dibelakang
Lel: betul...kalau di awal namanya pendaftaran
total 1 replies
Nita Yusnia
pliiiiiss walau pun mereka salah krn living together tpi mrk sama sama baik jgn dijauhkan semoga mereka bisa nikah ka🙏
Lel: sabar ya kakk
total 1 replies
Nita Yusnia
aku speechless sama otak kamu thor,, ko yo bisa buat karakter papa lingga dgn otak seperti ini
Lel: 😄😄😄😄 sekali kali ada karakter jahat
total 1 replies
Nita Yusnia
kenapa lingga dijadikan jahat ka,, jangan dong mereka pacaran 4 thn baik² saja walaupun iving together aku ga setuju bgt tapi intinya lingga baik & cinta bgt sama tania jadi jgn dibikin jahat..
Lel: sabar ya bukk
total 1 replies
Nita Yusnia
begonya kebangetan deh nih lingga,, knp harus nunggu ter upload knp ga sewa org buat upload kelakuan si cwe wc umum.. biar ortumu liat spek menantu idaman mu sprt apa., lagian kasian tania otw hamil tuuuh kayanya
Lel: nanti disebutkan apa penyebabnya kok kak
total 1 replies
Ahmad Sutrisno
saya harap ini kisahnya gak sama kaya "Tanpa Restu",,, end' nya si Tania bukan sama lingga,,, karena kn di awal di jelaskan kalo nanti dia hamil sama lingga,,, saya mau ngatur pokok nya,, si Tania harus sama si lingga,,, & tolong karakter lingga jgn di jadikan sebagai antagonis,,,
Nita Yusnia: betul sih ka,, lingga ga jahat ko cuma krn keadaan ninggalin tania jdi jgn jadiin lingga jahat.. kasih karma buat calista z ka
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!