NovelToon NovelToon
Hilang Ingatan, Aku Ganti Calon Suami

Hilang Ingatan, Aku Ganti Calon Suami

Status: tamat
Genre:CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:14k
Nilai: 5
Nama Author: Nadia

Viola Denada Danuarta, itulah namanya, seorang gadis berparas cantik memiliki darah keturunan Belanda. Ia adalah anak kedua dari keluarga Danuarta yang cukup berpengaruh.

Namun, memiliki ekonomi yang serba berkecukupan tak bisa membuat seorang Viola bahagia. Karena ujian nya ada di kisah asmara nya.

Di kali kelima dia menunggu sang kekasih, tepatnya didepan kantor catatan sipil untuk mendaftarkan pernikahan, dia kembali di bohongi dan di hianati oleh sang tuanangngan.

Setelah dia memutuskan untuk melupakan segalanya tentang laki-laki itu dia malah mengalami kecelakaan hebat, pada akhirnya kecelakaan tersebut merenggut ingatan Viola selama tiga tahun terakhir, tak hanya itu dia juga di nyatakan lumpuh sementara.

****

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab #23

Namun di saat yang seperti itu, tiba-tiba Zehan kembali dan membuka pintu mobil.

"Tuan muda, kenapa kembali?" tanya Erik dengan goblok nya.

"Menurut mu?" ucap Zehan segera mengendong Viola keluar dari dalam mobil tersebut dan membawa nya pergi tanpa kursi roda.

"Ohh, istri nya, ketinggalan." Kata Erik polos.

"Kak lepaskan aku, kak Zehan lepaskan," ucap Viola merasa risih karena Zehan mengendong nya sampai ke kamar.

"Lepaskan sekarang? Yakin?" ucap nya sambil melihat ke wajah Viola.

Viola menatap ke bawah, dan seketika rasa takut nya membuat ia reflek mengeratkan pegangan ke Zehan.

Sementara Zehan yang jahil hanya tersenyum tipis dan kemudian membawa Viola masuk ke kamar.

"Maafkan aku untuk hari ini, lain kali aku akan mencarikan mu dokter yang lebih baik, dia pasti akan membuat mu berjalan kembali dalam waktu singkat," jelas Zehan setelah meletakkan Viola di pinggiran ranjang.

"Kenapa? Kau begitu terburu-buru untuk mengobati ku, apa kau malu punya istri lumpuh seperti ini?" ucap Viola lagi dengan tatapan yang tak bisa di artikan.

Zehan terdiam, dia sudah menduga kalau Viola akan selalu berfikir negatif tentang dirinya, hatinya terasa sakit karena mengingat dulunya Viola tidak pernah berfikir demikian untuk Liam meskipun laki-laki itu beberapa kali menyakiti dirinya.

"Viola, kenapa kau selalu berfikir buruk tentang ku? Kenapa kau tidak mempercayai ku saja? Apakah aku terlihat sangat jahat di matamu? Apakah di dunia ini hanya Liam satu-satunya orang yang sangat baik?" ucap Zehan keceplosan karena ia saat ini benar-benar sudah sangat emosional.

Viola yang baru kali ini melihat Zehan marah-marah seketika tercengang,dia tidak menyangka kalau suaminya terlihat sangat tampan bahkan saat sedang marah.

"Jadi kapan?" ucap Viola.

"Kapan apa!?" ucap Zehan dengan tatapan tajam nya.

"Kapan kau akan terlihat jelek?" ucap Viola tampa sadar.

"Maksud mu?" ungkap Zehan tak bisa mengerti apa yang di ucapkan oleh istrinya.

"Ah tidak-tidak, bukan begitu maksud ku, aku, aku minta maaf, oh ya, siapa Liam?" ucap Viola sambil berusaha mengingatnya kembali.

"Ah, aku lupa kalau dia hilang ingatan," batin Zehan menggerutu.

"Sudahlah, diam, jangan coba-coba untuk mengingat orang lain, karena sekarang kau adalah istri ku," ucap Zehan.

Dia membantu Viola untuk berbaring di tempat tidur dan menyelimuti nya dengan selimut.

"Cuaca dingin, istirahat lebih banyak, jika membutuhkan sesuatu panggil saja aku," setelah mengatakan hal tersebut, Zehan pun berlalu pergi dari kamar Viola.

"Dia tidak seburuk yang ku bayangkan," batin Viola sebelum ia memejamkan mata nya.

Sementara itu di kamar Zehan.

"Apa aku terlalu berlebihan? Bagaimana kalau dia semakin membeci ku? Sial, aku tidak tau bagaimana caranya membuat dia suka padaku, apa yang aku lakukan selalu membuat nya merasa tidak nyaman," ucap Zehan yang saat ini kecewa dengan dirinya sendiri karena merasa ia tak kan pernah bisa membuat Viola jatuh cinta kepada nya.

Sore harinya ...

"Nona muda, aku benar-benar minta maaf, aku tidak bisa menemanimu lagi untuk waktu yang cukup lama, aku harus kembali ke kampung ku karena orang tua ku sedang sakit," ucap bi Sirah kepada Viola yang saat ini bersiap-siap hendak pergi.

Ya, beberapa menit yang lalu, bi Sirah mendapatkan panggilan mendesak dari keluarga nya yang ada di kampung, terjadi sedikit kecelakaan kepada orang tuanya yang sudah sangat tua dan renta, adik dari BI Sirah tak bisa merawat mereka sendirian jadi mereka meminta bi Sirah untuk segera kembali ke kampung halaman nya.

"Tapi bi, kau pasti akan kembali kan?" kata Viola dengan mata berkaca-kaca.

"Ya, pasti nona, tapi aku tidak tau kapan waktu nya," jelas bi Sirah.

"Jangan khawatir, ada aku," ucap Zehan iba melihat Viola yang akan segera berpisah dari pengasuh nya sejak kecil.

"Tuan muda, jika saya pergi, tolong jaga nona baik-baik, " pesan BI Sirah kepada Zehan, dia sangat menyayangi Viola.

"Ya, aku tau bi, mobil sudah siap, sopir akan mengantarkan mu sampai ke tirminal," ucap Zehan dengan sopan.

"Baik, nona, kalau begitu bibi permisi dulu," ucap bi Sirah sambil melambai-lambaikan tangannya kepada Viola.

"Hati-hati Vi, jaga dirimu baik-baik," ucap Viola yang mulai menitikkan air matanya.

Mobil yang mengantar bi Sirah pun segera melaju meninggalkan kediaman Zehan dan Viola.

Air mata Viola yang tak terbendung lagi pun segera pecah membasahi pipinya.

"Ssst, jangan menagis, mata mu bisa membengkak jika seperti ini," ucap Zehan dengan lembut mengusap air mata Viola sambil berlutut di depan sang istri yang duduk di kursi roda.

"Tapi, hiksss, tapi apa yang bisa aku lakukan tanpa nya, aku tidak terbiasa," kata Viola sambil terisak.

"Ada aku, kau bisa mengandalkan ku," ucap Zehan tak tega.

"Tapi rasanya beda," lirih Viola lagi.

"Beda apanya? Viola, dengarkan aku, aku adalah suamimu sekarang, alangkah bagusnya jika kau mengandalkan ku mulai sekarang," ucap Zehan dengan tatapan lembut.

Viola menatap suaminya, wajah tampan, sorot mata penuh perhatian itu entah kenapa membuat Viola sangat nyaman.

"Ke, kenapa jantung ku berdegup kencang setiap kali kak Zehan berada dekat dengan ku? Aroma, aroma parfum yang dia kenakan juga sepertinya benar-benar tidak asing di hidung ku, seperti pernah mencium nya, tapi di mana ya?" batin Viola.

"Ayo masuk, cuaca buruk, kau tidak boleh terlalu lama di luar." Zehan berdiri dan kemudian mendorong kursi roda Viola masuk ke dalam rumah.

Malam harinya ...

Viola berusaha keras untuk memejamkan mata nya, namun sayang sekali itu tidak bisa, sejak kecil ia selalu sangat takut dengan angin kencang dan hujan badai.

"Ya tuhan, kenapa angin dan hujan nya tak kunjung berhenti, aku sangat takut, tidak bisa tidur," ucap Viola gelisah.

Baru saja mengucapkan hal tersebut, petir dan kilat pun mulai menyambar.

Duar ...

"Aaaaa!" jerit Viola, karena panik dia pun berusaha turun dari ranjang untuk naik ke kursi roda nya.

Namun karena terburu-buru ia malah terjatuh dan membuat jidatnya terbentuk ke ujung kursi meja riasnya.

"Ah sakit," ucap Viola sambil memegang jidatnya.

"Viola!!"

Brak ...

Pintu kamar terbuka, terlihat Zehan dengan wajah panik nya menghampiri Viola.

"Apa yang terjadi? Kenapa kau ada di bawah seperti ini?" ucap nya segera memperhatikan Viola.

"Kak, kak Zehan, kepala ku sakit," ucap Viola sambil memegang kepala nya yang terbentur.

"Astaga Viola," Zehan menatap kepala istri nya yang saat ini memerah karena terbentur.

"Tenang lah, tenang aku akan mengobati mu," Zehan pun mengendong Viola untuk naik kembali ke atas ranjang.

Namun saat hendak meninggalkan nya, Viola segera memegang ujung kemeja yang di pakai Zehan saat ini.

"Aku mohon jangan tinggalkan aku sendirian," ucap Viola yang saat itu benar-benar ketakutan.

Zehan melihat ke arah jendela, dia kini ingat sesuatu.

"Sial, aku lupa kalau Viola takut dengan cuaca buruk," batin Zehan.

"Kak Zehan, jangan pergi, aku mohon, aku sangat takut," ucap Viola tak melepaskan tangan nya dari ujung kemeja sang suami.

Ini pertama kalinya Zehan mendengar Viola memohon kepada dirinya untuk tidak meninggalkan Viola.

"Ba, baiklah, aku akan menemanimu di sini, tapi kepala mu harus di obati," ucap Zehan duduk di pinggir ranjang sambil mengelus kepala Viola.

"Nanti saja, aku tidak mau sendirian aku takut," ucap Viola dengan suara kecil.

"Kalau begitu, bisakah aku memeluk mu?" lirih Zehan lagi.

Tanpa banyak basa-basi, Viola langsung menarik tangan Zehan dan kemudian memeluk nya.

Badai terus berlanjut, dan Viola benar-benar merasa tenang di dalam pelukan Zehan, dia akhirnya bisa memejamkan mata nya dan tertidur lelap.

Biasanya BI Sirah lah yang menemani Viola di keadaan yang seperti ini, namun sekarang bi Sirah sudah tidak ada di sana.

"Viola, ini pertama kali nya kau tidur di pelukan ku, aku merasa ini seperti mimpi, benar-benar seperti mimpi, seandainya aku lebih cepat dari Liam, kau mungkin tidak akan pernah menderita," lirih Zehan sambil memeluk Viola.

Dalam artinya jika Liam memiliki cinta pertama nya ya itu Laura, sedangan Zehan juga memiliki cinta pertama dan selalu jadi yang pertama di hatinya, itu adalah Viola.

Tapi sayang nya Zehan tidak pernah mengungkapkan semua itu sehingga ia kehilangan Viola untuk waktu yang cukup lama.

"Aku sudah kehilangan Viola satu kali, makan aku tidak akan kehilangan nya lagi untuk kali ini, aku bersumpah," ucap Zehan lagi, dalam hatinya.

Tak terasa karena hujan yang cukup deras dan angin yang berhembus kencang, membuat keduanya kini sama-sama tidur lelap dan saling memeluk satu sama lain.

Sementara itu di sisi lain ...

"Viola, di mana kau sebenarnya? Kenapa kau tidak pernah menghubungi ku lagi untuk waktu yang cukup lama?" batin Liam sambil menatap langit malam yang cukup gelap itu.

Kilat menyambar di kaca apartemen nya tak membuat nya getir sedikit pun, dia tetap berdiri di sana melihat derasnya hujan yang turun.

Drrrrt ...

Drttt ...

Drttt ...

Tiba-tiba ponselnya berdering, menandakan ada sebuah panggilan telpon yang masuk.

Liam merogoh sakunya untuk mengambil ponsel tersebut.

Nama seseorang tertera di layar ponsel itu membuat mata Liam sedikit memancarkan harapan.

Ia pun segera mengangkat telpon tersebut dengan menekan tombol hijau.

Call on,

"Hallo boss, aku sudah menemukan informasi nya," ucap seseorang di sebrang telpon.

"Apa? Benarkah? Katakan kepada ku sekarang juga," ucap Liam dengan penuh semangat.

"Tidak bisa bos, sepertinya kita harus bertemu, ada beberapa hal penting yang harus aku katakan secara langsung kepada mu," kata orang tersebut.

"Baiklah, besok pagi datanglah ke apartemen ku," ucap Liam yang kemudian menutup panggilan telpon tersebut secara sepihak.

Call off.

Liam membayar seseorang untuk menyelidiki keberadaan Viola dan segala hal tentang Viola, jika dulu dia tidak peduli satu inci pun dari kehidupan Viola, setelah Viola menghilang dia malah menyelidiki semua nya.

****

1
Sulati Cus
menarik walaupun typo bertebaran tp msh bisa di pahami
Felycia Fernandez
kenapa gak ikut ke dalam???
Felycia Fernandez
naaah...naaaah... akhirnya Pandu jadian juga ma Sekar...
gimana dengan sekretaris nya yang galak itu ya🤔
Felycia Fernandez
otw unboxing ini malam...
siap siap gak bisa jalan besok nya Vio 😆😆😆😆
Felycia Fernandez
dokter abal Abal ini 🤣🤣🤣🤣🤣
Felycia Fernandez
nambah masalah lagi CEO ogeb ini 🤣🤣🤣🤣
malah lari,bukannya hadapi istri🤦🏻‍♀️
Felycia Fernandez
itu kebodohan mu...
lebih telak lagi kalau vio sadar dia malah tidak ingat kamu suaminya,malah ingat Liam kekasih nya🤣🤣🤣🤣kapok😏
Felycia Fernandez
ya ampun...
tragis bener nasib mu Vio...
Bener2 bodoh plus ogeb pemikiran si Liam ini 🤣🤣🤣🤣
yang ada Viola bakalan koma atau meninggal...
Liam bakalan masuk bui ini karena kasus tabrakan yng di sengaja
Felycia Fernandez
jangan jadi bumerang nantinya Zehan...
kalau viola salah paham kamu bakalan dipisahkan sama Pandu.
udah tau gimana gila nya kk ipar mu itu.mending dibicarakan deh.bukannya suami istri itu harus saling komunikasi
Felycia Fernandez: abisnya si Zehan sok main rahasia rahasia sih,sekali ketahuan pandu auto di depak dari suami Viola..
udah tau gimana liarnya Laura,malah ikutan permainan..
Segabut itu CEO satu ini😆😆😆
total 2 replies
Felycia Fernandez
bener kaaaan...🤣🤣🤣
Author Nadia🪷: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Felycia Fernandez
pasti Laura ini ,si uget2 jalang
Felycia Fernandez: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Felycia Fernandez
bersatunya duo uget²
Felycia Fernandez: Harus kk,atau Pandu bakalan ngamuk ke Zehan
total 4 replies
Felycia Fernandez
Liam gak ada apa2 nya di bandingkan Zehan dan keluarga Danuarta...
Mereka lebih dari seorang Liam..
apalagi Zehan sekarang suaminya Vio.
siap2 Liam di hajar Zehan kalau coba menyakiti atau menculik istrinya
Author Nadia🪷: ang ang ang liam cari masalah sih kalau sampai ngusik viola
total 1 replies
Felycia Fernandez
Biasanya orang kaya ada Rungan ganti nya...
Felycia Fernandez
Jangan sering kabur Vio..
hadapi ulat bulu dengan elegan
Felycia Fernandez
ya ampun Celine🤣🤣🤣🤣
Felycia Fernandez
dasar gak peka 🤣🤣🤣
istrimu sedang cemburu Zehan...
Felycia Fernandez: 😆😆😆😆😆😆
total 4 replies
Felycia Fernandez
kayak dracin kata katanya...👍
Author Nadia🪷: iya bener tapi aku paling suka genre kerajaan lihat mereka pakai hanfu adalah hal paling penting 🤭🤭
total 3 replies
Felycia Fernandez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
kesian Zehan sih udah suami istri malah udah cinta tapi gak bisa nyentuh Viola...
Felycia Fernandez
good Hans👍👍👍
Author Nadia🪷: hihihihihi
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!