Jodoh yg tak pernah kita ketahui...mungkin karena sering disakiti oleh seseorang yang selama ini bersamanya. Setelah sekian lama menikah masalah tidak ada habisnya.
Seorang Istri melihat sang Suami membawa selingkuhannya ke rumah. Setelah di introgasi oleh keluarganya rupanya sudah 4 tahun suaminya selingkuh dengan cinta pertamanya. Betapa sakitnya Dia,sehingga dengan adanya kenyataan ini Dia memutuskan bercerai dengan suaminya atas dukungan keluarga besar suaminya yang menyayanginya.
Galuh selama ini tidak mengetahui ada rahasia tentang dirinya selama ini yang di tutupi oleh Ibunya,selama ini yang Dia ketahui Ibunya adalah Ibu kandungnya.
Siapakah Galuh sebenarnya? Rahasia apa yang di sembunyikan Ibunya tentang Galuh?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Jasmine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jodoh ke2 #23
Potongan Bab Sebelumnya
Setelah menerima telfon dari Tuan Besar, Asisten Rico mengajak Galuh untuk kembali ke Perusahaan. Setelah pamit kepada Pelatih Robert.
Perjalanan ke Perusahaan menempuh 15 menit karena memang jalanan sangat lengang tidak ada kemacetan. Asisten Rico mengambil Hpnya untuk menelfon Tuan Besar.
"Hallo Tuan,Saya sudah di depan apakah Tuan banyak yang akan di bawa?biar Saya dan Galuh ke atas untuk membawa berkas."
tanya Asisten Rico
"Naik dulu ada berkas yang harus di bawa,sekalian bawa senpi yang kosong untuk di isi ulang" terang Tuan Besar
"Baik Tuan..."jawab Asisten Rico
Asisten Rico dan Galuh turun dari mobil kemudian langsung masuk ke Perusahaan. Setelah sampai di depan Ruangan Presedir Asisten Rico mengtuk pintu
Tok...tok...tok
"Masuk"ucap Tuan Besar
"Selamat Siang Tuan..."sapa Asisten Rico dan Galuh kepada Tuan Besar
"Siang...Sudah datang,bagaimana latihannya?"tanya Tuan Besar
"Untuk laporan pelatihan sudah Saya email Tuan"kata Asisten Rico
"Baiklah..."kata Tuan Besar,lalu menelfon Sekretaris Izam
"Sekretaris Izam sudah siap berkasnya?Kita segera berangkat"kata Tuan Besar
Tak lama Sekretaris Izam datang ke Ruangan Presedir dengan membawa berkas, lalu Tuan Besar masuk ke sebuah ruangan hanya sebentar lalu memberikan box berisi peluru untuk senpi jenis FIVE SEVEN (FN) kepada Galuh.
Visual Senpi FN
"Ini Kamu isi dulu senpinya cek jangan sampai kosong,dan ini sabuknya"kata Tuan Besar kepada Galuh
"Baik Tuan"jawab Galuh
Galuh membuka tempat peluru dan mengisinya dengan teliti tidak ada yang terlewat satupun.Tuan Besar,Asisten Rico,dan Sekretaris Izam hanya menonton Galuh mengisi ulang peluru senpi dengan cekatan.Hanya butuh waktu 3 menit untuk 3 senpi.
Setelah semua siap lalu mereka berangkat menggunakan mobil anti peluru dengan Asisten Rico sebagai supir. Mobil melaju dengan kecepatan sedang hanya butuh 20 menit untuk sampai restoran bintang 5 XXX.
"Galuh,Kamu pakai peralatan dan maskermu agar tak terlihat kamu seorang wanita dan untuk Asisten Rico bawa 1 senpi" kata Tuan Besar
"Siap Tuan"Jawab Asisten Rico dan Galuh kompak
"Baik Kita turun sekarang"ucap Tuan Besar
Lalu mereka turun Asisten Rico berjalan di depan,Tuan Besar dan Sekretaris Izam di tengah sedangkan Galuh paling belakang mengikuti dan mengawasi sekitar.
'Sebenarnya ada masalah apa ya kok kayaknya Tuan seperti takut,atau ada sangkut pautnya dengan masalah penembakan tadi pagi dengan orang yang akan bekerja sama dengan Tuan Besar'batin Galuh.
Setelah sampai di Privacy Room,Tuan Besar bersalaman dengan Kliennya dan duduk berhadapan terpisah dengan meja yang cukup besar.Setelah beramah tamah dan berbasa-basi mereka membahas kerja sama,dan mulai ada ketegangan dalam membahas keuntungan,dan bagi Galuh itu hal biasa saja karena bagi Dia itu tak ada hubungan dengannya,yang Dia tau harus melindungi Tuan Besar dan Keluarganya.
Setelah berdebat selama 1jam,Tuan Besar tetap tidak setuju dengan perbandingan keuntungan yang di lampirkan dalam berkas kerjasama.Karena bagi Tuan Besar,Dia adalah adalah pemegang saham terbesar jika kerjasama itu terjadi.
"Kami dari Grup SIS tidak akan tanda tangan jika hasilnya seperti ini,lebih baik kalian cari investor lain untuk Perusahaan kalian yang sejalan dengan kalian. Terima Kasih. Mari kita pulang..."ucap Tuan Besar
"Jika kalian tidak mau kerjasama dengan Kami jangan harap bisa keluar dari sini...Hahaha...ini Hotel milikku dan orang-orangku sudah bersiap menghabisi kalian semua....Hahaha..."kata Tuan Darwin
"Oh...begitu jadi kamu menggertakku Tuan Darwin?"tanya Tuan Besar
"Bisa di bilang begitu,apa Kau takut?"tanya Tuan Darwin
"Apa yang Aku takutkan?Aku bisa membuatmu bangkrut hanya dengan hitungan jam"jawab Tuan Besar
Bersambung
(Senpi singkatan Senjata Api)