NovelToon NovelToon
Dia Milikku

Dia Milikku

Status: tamat
Genre:CEO / Romantis / Putri asli/palsu / Chicklit / Romansa / Konflik etika / Saling selingkuh / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: farhati fara

Sandrina nekad tidur dengan pria yang dijodohkan dengan kakaknya, Bastian Helford. Lantaran kakaknya telah tidur dengan tunangannya.
Semua miliknya direnggut, dan Sandrina berjuang untuk mendapatkan kembali yang menjadi miliknya
"Dia satu-satunya milikku yang kurebut kembali"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon farhati fara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ibu Mertua

Hari sudah menjelang siang ketika akhirnya Bastian memutuskan untuk pulang. Pikirannya kini terpusat pada Sandrina yang mungkin akan cukup bosan seharian di apartemennya.

"Apa aku perlu membelikan semacam makanan untuknya dirumah?" pikir Bastian saat dirinya termenung dalam mobil di kursi penumpang. Entah kenapa Bastian merasa seperti ada seorang istri yang sedang menunggunya pulang di rumah.

"Tolong mampir dulu ke restoran untuk membeli makanan!" ucap Bastian tiba-tiba mengejutkan sang asisten merangkap supir yang terkejut mendengarnya

"Ah, iya..." sahut sang asisten bernama Andy Spear kebingungan. Pasalnya dalam pengetahuan Andy, atasannya itu tidak pernah mau memasukkan makanan ke dalam mobilnya disebabkan bau yang mungkin akan sangat menyengat memenuhi mobilnya.

"Apa baunya akan baik-baik saja bagi Anda?" tanya Andy hati-hati

"Ya, tidak apa-apa." sahut Bastian

"Baiklah"

Setelah jawaban itu keheningan kembali tercipta. Bastian memang tidak terlalu banyak bicara dengan sang asisten dan juga tidak terlalu banyak menyuruh. Itulah sebabnya kenapa Andy betah dan merasa nyaman bekerja dengan pria itu.

Setelah makanannya didapatkan, Bastian menatap bungkusan itu dengan senyum tipis diwajahnya. Dia membayangkan bagaimana Sandrina akan berekspresi nantinya saat menyambutnya pulang

"Apa makanan ini akan sesuai dengan seleranya?" batinnya bertanya-tanya apa Sandrina akan menyukai makanan yang dibawa pulang olehnya atau tidak. Bastian sekarang bagaikan bocah remaja yang sedang di mabuk cinta. Dia menjadi kacau hanya karena seorang wanita.

Sesampainya di apartemen dimana dia menyuruh Sandrina untuk tetap disana, Bastian melangkah dengan wajah tersenyum sembari menenteng bungkusan makanan yang dibelinya. Dengan sandi yang sudah begitu dihafalnya, pria itu mulai membuka pintu seraya berucap

"Aku pulang!" namun tidak ada tanggapan apapun, malah ruangan apartemen itu terlihat kosong, lengang tanpa ada tanda-tanda kehidupan di dalamnya.

Bastian masih mencoba berpikir positif, mungkin Sandrina lagi tertidur di dalam kamar. Setelah masuk dan meletakkan makanannya di meja makan yang sudah bersih dari pecahan piring tadi pagi akibat ulahnya. Bastian tersenyum memikirkan Sandrina melakukan pekerjaannya dengan baik, lalu melangkah menuju kamar

Klek... Pintu kamar terbuka, namun Bastian masih tidak menemukan Sandrina disana. Pria itu bergerak mencari di kamar mandi dan kosong, tidak ada Sandrina juga disana

"Pergi kemana dia?" desisnya yang mulai kalang kabut meraih ponselnya dan mulai menghubungi nomor Sandrina, namun panggilannya sama sekali tidak ditanggapi.

Bastian mere mas kuat ponsel ditangannya, kekesalan mulai memenuhi dirinya lagi. Jika Sandrina berani memilih kabur lagi darinya, maka---

Sebuah bunyi notifikasi pesan masuk menghentikan pemikiran buruk Bastian. Dia membaca sederet kalimat yang tertulis dari pesan itu

'Saya sedang bersama Nyonya Imelda, ibunya Bastian. Saya akan kembali setelah menyelesaikan urusanku'

Begitulah bunyi pesan yang akhirnya membuat Bastian tenang. Wajahnya langsung tersenyum, merasa bodoh sendiri dengan pemikiran awalnya tentang gadis itu

"Ternyata dia pergi menemui ibu." ucapnya pelan masih menatap pada pesan di ponselnya.

Tidak, Bastian mulai punya firasat buruk. Tidak mungkin ibunya yang menghubungi Sandrina secara pribadi, karena Bastian jelas tahu kalau ibunya tidak memiliki nomor pribadi Sandrina. Pasti ada orang lain yang terlibat hingga Sandrina bisa bersama ibunya saat ini, dan Bastian punya tebakan bagus tentang siapa orang itu.

Bergerak cepat menghubungi nomor supir pribadi keluarganya, karena jelas kalau ibunya pergi pasti akan meminta tolong untuk diantarkan oleh supirnya itu

"Pak, ini aku Bastian. Ibu ada dimana sekarang?" tanya Bastian langsung tanpa basa basi begitu panggilannya tersambung. Dia perlu bergerak cepat, kalau tidak entah apa yang akan terjadi pada Sandrina. Menilai dari sifat Sandrina, Bastian sudah dapat menebak kalau wanitanya itu pasti akan kesulitan dengan ibunya

"Direktur?" terdengar nada terkejut dari seberang, namun tidak berlangsung lama ketika sang supir juga bersegera menjawab memberitahu

"Nyonya sekarang ada di toko Fashionis Mall X."

"Baiklah. Terima kasih pak." Bastian memutuskan sambungannya dan bersegera menuju Basement parkiran mengambil mobilnya yang dikemudikannya dengan cepat menuju alamat yang baru saja sopir ibunya beritahu

🍀🍀🍀

TOKO FASHIONIS, MALL X

Sandrina hanya berdiri termenung sembari menonton dua orang wanita beda usia didepannya yang sibuk memilih milih baju dan tas

"Ibu, aku dengar warna caramel sangat sulit didapat dari merek G. Aku sudah bertanya pada SPG yang bertugas." ujar sebuah suara yang sangat dibenci Sandrina. Wanita itu berucap sok akrab dengan ibunya Bastian, seakan ingin menunjukkan pada Sandrina kalau dia lebih istimewa daripada Sandrina karena dekat dengan ibunya Bastian

"Ya ampun, benarkah?" sahut suara wanita paruh baya seumuran ibunya Sandrina dengan antusias seraya memegang pakaian merek G yang berwarna caramel. Wanita paruh baya itu adalah ibunya Bastian yang terlihat begitu akrab dengan wanita muda didepannya, wanita yang tidak lain adalah Odette geisler

"Ibu terlihat cocok dengan warna oranye karena kulit ibu berwarna hangat dan wajah ibu cerah, hingga ibu terlihat 10 tahun lebih muda" lanjut Odette dengan lancarnya seakan ingin membuktikan pada Sandrina kalau dia lebih unggul. Unggul tentang pengetahuan akan Fashion dan unggul dalam mendapatkan hati calon ibu mertuanya.

"Benarkah?" Nyonya Imelda semakin tertarik pada baju itu begitu mendengar pujian Odette padahal faktanya, tidaklah sebagus itu. Kulit cerah bertemu dengan warna cerah adalah kesalahan untuk orang yang memang mengerti tentang fashion. Tapi apa yang diketahui Odette, wanita itu hanyalah tong kosong yang nyaring bunyinya, dalam artian harfiahnya bodoh.

Sudah lebih dari dua puluh menit sejak Sandrina dipanggil untuk menemani calon ibu mertuanya berbelanja, namun dia diperlakukan seperti orang yang tidak terlihat. Sandrina merasa dia tidak dibutuhkan disana karena jelas pakaian-pakaian mewah yang terpajang itu lebih menarik daripada dirinya. Lalu kenapa Sandrina diajak kesana?

Gadis itu tidak percaya saat melihat tatapan penuh kepuasan dan kebanggaan yang Odette tampilkan. Wanita yang berstatus kakaknya itu dengan sengaja menciptakan tempat untuk memamerkan hubungannya dengan ibunya Bastian didepan Sandrina.

Sandrina sudah pernah memperkirakan kalau Odette pasti tidak akan terima keputusan Bastian dan akan mengganggu pernikahan ini. Tapi yang tak Sandrina sangka adalah, Odette akan menggunakan ibunya Bastian seperti ini.

"Odette, kata-katamu sangat indah. Terima kasih atas pujianmu, nak." ucap ibunya Bastian tersenyum lembut penuh jiwa keibuan pada Odette

"Tentu saja ibu, aku tidak bisa berbohong." timpal Odette yang ingin sekali Sandrina ketawai. Tidak bisa berbohong katanya? Terus yang dilakukannya sejak umur 7 tahun hingga sekarang apa? Pada dasarnya hidup Odette sendiripun merupakan kebohongan dengan mencuri identitas orang lain.

"Jika Angela masih hidup, mungkin akan sangat seru jika kita bertiga pergi berbelanja bersama. Akhir-akhir ini aku sangat merindukannya," kata Nyonya Imelda tiba-tiba bergumam. Dari sorot matanya sudah terlihat kalau ibunya Bastian itu begitu tulus menyayangi sahabatnya, Angela harper.

.

.

.

1
ayu cantik
suka
Aniek Ganekonio
kalau di adaptasi ke drama pasti seru cerita nya sampai terbawa nangis terus di part yg sedih huhu
Fara F: Makasih sudah mampir 🙏🏻🤗
total 1 replies
Sofia Azzahra
aku kesel kalo sama sandrina ini, letoy Kya gx di kasih makan aja🤣 Badas dikit dong jangan mau di tindas 🤣🤣
Evy
Mungkin Bastian memang telah mengenal Sandrina...kalau tidak.. rasanya tidak mungkin akan mau ikut karena orang golongan atas bukan lelaki murahan...
Vivi Kareen
👎duuhhh betapa banyak nya orang yg kelaparan di luaran sana,biar pun cuma cerita,aku tetep ga respek sama orang yg suka buang2 makanan,di dunia nyata pun aku jengkel banget sama yg modelan begini
Anre1201
Akhirnya selesai juga 😃
Welcome baby Damian 🙏

Buat Author, maaf kalau saya bacanya banyak di Skip, soalnya nunggu Sandrina balas dendam tapi kok cuman wacana doang, ga ada tindakan tegas yg sat set ala-ala wanita tegas, mandiri dan ga plin plan.. 😃🙏
Fara F: Terima kasih sudah mampir... maaf jika ceritanya kurang menarik🙏🏻... cuma ini kemampuan saya untuk pengembangan cerita ini... tapi jujur saya merasa senang dengan semua komenmu... terima kasih🙏🏻😘😘
total 1 replies
Anre1201
Jadi Sandrina benar-benar ga ada melakukan balas dendam ke keluarga besar nya??? 🤔🙄 Benar-benar Cuman Wacana doang???
Anre1201
Cuman part ini doang yg aku suka dari sekian panjang baca cerita nya.. Terima kasih buat Bastian yg sudah mau mencari + menemukan makam asli ibu nya Sandrina..🙏🙏
Lagi pula orang kaya, CEO cerdas, pengusaha terkenal pula tapi kalau ga bisa cari hal kecil seperti ini mah.. Kelewatan 😃😃🤣🤣🤣
Anre1201
Cuman segitu doang balas dendam nya?? 🙄
Kalau cuman segitu doang, harusnya dari dulu Bastian juga bisa, dan harusnya dari dulu Sandrina juga bisa melakukan kan sudah nikah dengan Bastian 🙄😤
Anre1201
Nih intinya sampai Bab ini Sandrina cuman wacana doang untuk mau balas dendam nya??? 😃🤣🤣
Anre1201
Bastian ga bisa bela diri yaaa??
Kan pengusaha terkenal 🤔🙄 minimal ada basic bela diri untuk melindungi diri sendiri 🙄 atau punya insting kuat jika ada bahaya.. Apa Bastian juga ga punya Bodyguard yang kuat untuk melindungi Boss nya?? Kan datang ke wilayah musuh harus nya ada persiapan matang 🙄😤 apalagi katanya bapaknya Sandrina seorang Senator / pejabat.. Harusnya tahu dong musuh yg dihadapi seperti apa 😤😤
Anre1201
Kok bisa Bastian nego dengan orang licik?? Kenapa ga langsung tegas suruh anak buah nya obrak abrik tuh RS Jiwa 🙄, Upsss maaf, baru sadar, kalau Bastian bukan type laki-laki tegas yg sat set yg akan bikin orang yg ganggu keluarga nya menderita 😃 kan orang kaya, masa ga bisa bayar 10 Bodyguard tangguh untuk melindungi istrinya hingga kecolongan🙄🤔
Anre1201
Kelamaan Ihhhhhh 😤
Sandrina bisa nya nangis doang 😤
Anre1201
Sand, kenapa ga gampar muka Odette sih?? 🙄🤔 Jangan cuman di jambak doang 😃🤣🤣 sesekali di tonjok mukanya, dijambak sambil putar kepalanya 🤣🤣🤣
Anre1201
Pantas saja Sandrina menjadi pribadi yang penakut, lemah, plin plan, tidak tegas dan mudah di bodohi🤔
Ternyata dari kecil sudah banyak disiksa + disakiti mental nya 🙄 matanya dia ga punya keinginan untuk berontak / melawan, krn pasti disiksa tubuh + mental nya
Anre1201
Buat Sandrina, cinta boleh.. Tapi Jangan TOLOL karna cinta 😤
Lo udah tahu Bastian ga cinta, cuman anggap diri Lo pemuas nafsu yg berlabel istri sah 😃 tapi masih juga diam ga ada perlawanan. Di perlakuan seperti pelacur, bukannya bangkit dan buat Bastian lihat dirimu lebih berharga dari pelacur.. Ehhhh malah pasrah dan diam saja 😤
Kalau begini terus, ya sudah.. Terima nasib saja jadi perempuan bodoh yg tidak bisa berjuang untuk mendapatkan kebahagiaan. 😤
Masalah warisan ibu mu + balas dendam tentang kematian nya belum selesai tapi dirimu masih saja fokus + pasrah jadi pemuas nafsunya Bastian 🤣🤣🤣
Anre1201
Bastian kayak pria manipulatif yg suka memanfaatkan lawannya disaat lawan lemah, bodoh, penakut dan labil, sehingga dia bisa ambil kendali atas lawannya. Sebenarnya Bastian tidak sepenuhnya cinta ke Sandrina, dia ada butuh tempat untuk melampiaskan nafsu birahi nya. Dan kebetulan Sandrina bisa memenuhi kebutuhan sex nya Bastian. Walaupun diperlakukan seperti pelacur, Sandrina hanya bisa pasrah krn Sandrina type wanita lemah yang terbiasa di hina + diBully jadi sangat susah untuk berubah jadi wanita tegas dan berprinsip. Dalam situasi terjepit pun, Sandrina lebih suka di aniaya, bukan nya membalas semua yang menyakiti nya, tapi cuman bisa pasrah dan diam.. 🙄
Jujur.. Sedih + prihatin lihat Sandrina.. Semoga otaknya terbuka dan bisa digunakan agar tidak terus dimanfaatkan orang lain.. Minimal.. Sandrina bisa menghargai dirinya sendiri dan sadar kalau dia berhak untuk bahagia dan mendapatkan laki-laki yang benar-benar mencintai nya dengan tulus 🙏🙏
Anre1201
Selain jadi budak sex, ga ada perkembangan lain ya Sandrina 🙄🤔
Ga bisa apa berbuat sesuatu agar potensial diri bertambah, harga diri tetap utuh dan membuat Bastian terbuka otak nya untuk menghargai kamu sebagai istri nya??
Sudah bab berapa ini tapi kok ga ada perubahan nya, masih saja lemah, masih saja mau ditindas, masih saja mau di manfaatkan 😤 trus balas dendam nya kapan??? 🙄🤔
Jujur, benci banget lihat perempuan lemah yg tidak bisa tegas buat diri sendiri agar bisa dihargai orang lain dan suami, bukan cuman dimanfaatkan doang tanpa ada tindakan tegas 😤
Anre1201
Pusing lihat Sandrina yg ga bisa tegas untuk diri sendiri, dan terlalu lemah untuk orang lain. Di manipulasi berkali-kali bukannya bangun dan berjalan Tegak tapi tetap aja berharap ke orang lain. Apakah di sakiti dari kecil akan seperti Sandrina 🙄🤔 sedangkan saya yg disakiti ibu Tiri dari umur 3 Thn ga pernah berharap banyak sampai detik ini. Justru saya berjuang agar bisa berdiri di kaki sendiri tanpa bantuan keluarga besar 😭
Anre1201
Gregetan lihat Sandrina yg masih saja ga bisa tegas 🤔 ingin balas dendam tapi sampai sekarang ga ada realisasi nya.. Cuman wacana, hanya Bastian yg bertindak 😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!