NovelToon NovelToon
Cincin Sistem

Cincin Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Mafia / Sistem
Popularitas:920.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: DzAFaR

MC kita bernama ZARKEN. suatu hari, dia melihat ada benda jatuh dari langit didepan rumahnya. Tanpa berpikir lagi, dia mengambil benda tersebut dan setelah itu....
Apa yang akan terjadi kepada ZARKEN?...

°°°°°

Penasaran?? Ayo ikuti perjalanan ZARKEN sekarang juga!!!...

👉»Mulai Baca«👈

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DzAFaR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pukulan Santai

...[ SELAMAT MEMBACA ]...

Wolf melihat Zarken yang acuh tak acuh kepadanya di buat jengkel, lalu dia mulai menyerang Zarken dengan pukulan yang di arahkan ke wajahnya.

Zarken melihat pukulan yang akan datang ke wajahnya, dia langsung menangkap kepalan tangan Wolf dan mencengkeram dengan kuat.

"Krrrtk! ..." terdengar suara tulang yang retak.

"Arrgh! ... Lepaskan tangan saya!" Wolf berteriak kesakitan.

Zarken tidak melepaskan tangan Wolf, melainkan dia langsung meninju dadanya dengan santai.

"Bugh! …"

"Krrrtk! ..."

"Urgh! ..."

Wolf muntah seteguk darah dan tulang rusuknya patah. Kemudian dia pingsan dengan kondisi tangan yang masih di pegang Zarken.

Beruntungnya Wolf memiliki kekuatan di Alam Langit tingkat dua, jadi dia tidak sampai mati oleh pukulan santai Zarken.

Kemudian Zarken melepaskan tangan Wolf, lalu dia melihat ke kelompok Rama.

"Apa ada lagi yang mau memberi saya pelajaran?" tanya Zarken dengan santai sambil melihat ke Rama.

Rama dan yang lainnya sangat terkejut, melihat kondisi Wolf yang terkapar di tanah, dan mereka tidak percaya dengan apa yang baru saja mereka lihat.

"Kamu sangat berani melukai Kapten kami! Saya akan memberikan kamu pelajaran yang berat!" salah satu Pria yang datang bersama Wolf berkata dengan sangat marah, lalu dia mengeluarkan dua karambit, dan mulai menyerang Zarken.

Dua Pria yang lainnya juga mulai menyerang Zarken dengan pisau.

Zarken hanya tersenyum dingin ke mereka yang mulai menyerangnya, lalu dia menendang wajah Pria yang memegang karambit sampai Pria tersebut terbang kebelakang.

Pria tersebut jatuh ke tanah dengan kondisi hidung patah berlumuran darah dan pingsan di tempat.

Zarken menggunakan keterampilan Taekwondo kepada Pria tersebut.

Kedua Pria yang melihat gerakan kaki Zarken yang sangat cepat dan tepat dibuat takut. Mereka berdua tidak jadi menyerang Zarken, karena mereka tahu kalau Zarken memiliki kekuatan di atas Kaptennya.

"Dua semut sudah tersingkirkan, sisa dua lagi yang masih bisa berdiri." Zarken berkata dengan senyuman yang dingin.

"Tidak Tuan ... Maafkan kami berdua! Kami hanya mengikuti perintah dari Kapten untuk datang bersamanya kesini, jadi tolong biarkan kami berdua pergi, Tuan." salah satu Pria yang tidak jadi menyerang Zarken.

"Saya akan membiarkan kalian pergi, asalkan kalian berdua mematahkan salah satu tangan dari kedua orang itu." Zarken berkata sambil menunjuk kepada Rama dan Bima.

Rama dan Bima yang masih terkejut dengan kejadian barusan, lalu mereka mendengar Zarken menyuruh untuk mematahkan salah satu tangan mereka berdua dibuat takut.

"Jika kamu berani mematahkan tangan saya, Ayah saya tidak akan melepaskan kalian berdua, walau kalian berdua pergi ke ujung dunia sekalipun!" Rama berkata dengan keras sambil melihat ke kedua Pria tersebut.

Kedua Pria tersebut di buat bimbang antara memilih menyelamatkan diri sekarang atau mengalami kesakitan seperti Kaptennya.

Melihat kedua Pria itu yang merenungkan pilihannya, Zarken berkata kepada mereka.

"Sekarang kalian berdua pilih antara selamat sekarang atau menderita sekarang?" tanya Zarken dengan santai.

Kedua pria tersebut tidak punya pilihan lagi, mereka langsung menjawab pertanyaan Zarken dengan cara mematahkan tangan kanan Rama dan Bima.

"Krrtk!,..."

"Krrtk! ..."

"Arrghh!! ... Arrghh!! ... Tolong tangan saya!" Rama berteriak histeris.

"Arrghh!! ... Sakitt!! ... Tolong!! ..." Bima berteriak kesakitan.

Teman-temannya yang melihat tangan Rama dan Bima patah, mereka berempat tidak menolongnya, melainkan pergi melarikan diri.

Zarken yang melihat mereka melarikan diri, dia hanya melihatnya, dan tidak mengejarnya.

Kedua pria berjalan ke arah Zarken, lalu berkata.

"Saya sudah menyelesaikan apa yang Tuan suruh. Apa sekarang kita boleh pergi?" tanya salah satu Pria.

"Kalian boleh pergi, asalkan kalian menjawab pertanyaan saya." Jawab Zarken.

"Apa yang ingin di tanyakan Tuan?" tanya Pria botak.

"Siapa Ayah dari orang itu?" tanya Zarken sambil menunjuk kepada Rama.

"Ayahnya adalah CEO dari perusahaan GAM ELEKTRONIK ." jawab Pria botak.

"Perusahaan GAM ELEKTRONIK? Berapa banyak bawahan yang dia miliki?" tanya Zarken.

"Bos hanya punya 80 bawahan." Jawab Pria botak.

"Baiklah, kalian boleh pergi." Zarken berkata.

"Terima kasih Tuan." kedua Pria berkata dengan hormat.

Kemudian mereka berdua berjalan pergi dengan cepat.

Nasya, Putri, dan Rangga sangat terkejut, ketika Zarken mengalahkan mereka semua hanya dalam beberapa menit saja.

"Ken, apa kamu baik-baik saja?" tanya Nasya yang khawatir dengan kondisi Zarken.

"Aku baik-baik saja, lebih baik kita pergi dari tempat ini sekarang." jawab Zarken sambil tersenyum.

Nasya mengangguk.

Kemudian mereka berempat berjalan pergi menuju tempat mobil mereka di parkir.

Di depan mobil Rolls Royce dan mobil Range Rover, terlihat K-60, Supir, dan Pengawal sedang menikmati rokok yang ada ditangan mereka. Tiba-tiba mereka melihat kelompok Zarken berjalan datang ke mobil, mereka bertiga langsung mematikan rokoknya masing-masing.

"Master." sambut K-60 sambil membungkuk.

Zarken mengangguk.

"Apakah Nona sudah selesai bermainnya?" Tanya Supir sambil tersenyum.

"Ya, selanjutnya kita akan pergi ke Senayan City Mall." jawab Nasya.

"Baik, kalau begitu apa kita langsung berangkat ke Senayan City Mall?" tanya Supir.

"Ya." jawab Nasya.

Kemudian mereka berangkat menuju Senayan City Mall.

.....................

Kembali ke pintu keluar.

Rama dan Bima sedang menahan rasa sakit di tangannya.

"Ram, cepat telepon Ayah kamu sekarang!" Bima berkata dengan wajah kesakitan.

"Baik, tunggu sebentar." balas Rama, kemudian dia mengeluarkan Smartphone miliknya lalu menelepon nomor kontak Ayahnya dan dijawab.

"Halo Rama, Ada apa?" tanya Ayahnya.

"Ayah tolong selamatkan saya sekarang!" jawab Rama sambil menangis.

"Apa yang sedang terjadi kepada kamu?" tanya Ayahnya yang bingung.

"Ayah, tangan kanan saya dan Bima di patahkan oleh dua bawahan Ayah." jawab Rama.

"Dua bawahan? Bawahan yang mana?" tanya Ayahnya yang terkejut.

"Bawahan yang bersama Bang Wolf." jawab Rama.

"Bukannya tadi mereka pergi untuk membantu kamu? Coba kamu jelaskan semuanya dan bagaimana bisa tangan kamu patah oleh dua bawahan?" tanya Ayahnya yang bingung penjelasan Rama.

"Awalnya saya menyuruh Bang Wolf untuk memberi pelajaran kepada seorang yang seumuran dengan saya, tetapi Bang Wolf kalah hanya dengan sekali tendang di dadanya dan sekarang Bang Wolf masih pingsan. Kemudian ketiga bawahan juga mulai menyerang orang tersebut, namun salah satu bawahan terkena tendangan di mukanya lalu terbang kebelakang dan pingsan. Kedua bawahan yang tersisa tidak jadi menyerang, mereka berdua memohon untuk di biarkan pergi, tetapi orang tersebut memerintahkan mereka berdua untuk mematahkan salah satu tangan saya dan Bima. Setelah mematahkan tangan saya, bawahan tersebut pergi melarikan diri, dan orang tersebut juga sama." Rama menjelaskan kejadian yang terjadi barusan.

Ayahnya yang bernama Romi sangat marah mendengar hal tersebut.

"Siapa Pria yang menyerang Wolf?" tanya Romi dengan nada marah.

"Saya tidak tahu, Pria tersebut seumuran dengan saya, dia memiliki ciri-ciri tubuh kurus tapi berotot, rambut hitam pendek, dan tingginya kisaran 180 cm. Dia juga bersama dengan satu pria dan dua wanita." jawab Rama sambil menahan rasa sakit.

"Yasudah, Ayah akan mencari orang tersebut, dan juga Ayah akan mengirim orang untuk membawa kamu ke rumah sakit." Romi berkata.

"Ya, Ayah." balas Rama.

Kemudain Romi menutup telpon.

'Siapa pemuda yang bisa mengalahkan Wolf? Wolf memiliki kekuatan di Alam Langit tingkat dua tapi dia kalah dengan mudah oleh pemuda misterius itu.' Romi bergumam.

Kemudian dia memerintahkan bawahannya untuk membawa Romi dan Bima ke rumah Sakit. Dia juga memerintahkan mereka untuk mencari dua bawahan yang mematahkan tangan anaknya.

...****************...

...Like, favoritkan, rate bintang 5, tinggalkan komentar, vote, follow author, dan kalian juga bisa memberikan tip lho~...

...[ TERIMA KASIH ] ...

^^^Written by : DzAFaR^^^

1
Bioone4
ayo lh knp make bahas baku gitu jgn terlalu formal lh
Andie $
👍👍
keep on going..
DigiDaw
Ke temen sekolah sampe pake bahasa "Saya"/Smug/
Inyoman Raka
koq bukanya si jack yg jadi bawahannya yg baik mau nolongin ngantar wek wwk , tapi malah sitiger
Ya Fi
Luar biasa
pembaca
up lagi ?
Gusti Rahmat
akhirnya update Thor setelah sekian lama
Tuan Bertopeng
Lanjutkan Thor!!!/Scream/
Muhammad Naqiuddin Bin Hassan
Kaya akatsuki deh
Didi Wahyudi
Luar biasa
Ridha Ansari
lnjt thor
Zarabex
lanjut Thor 👍 mantap cerita nya bagus banget
Tasrifin ipin
ok
Jimmy Avolution
Cukup menarik...
Ismar Rizal
mana boss sambungan tolong jangan lama-lama
Ismar Rizal
ceritanya seru banget boss semoga banyak cerita super rich
Iing Nasikhin
bukanya membahagikan, orang tua dulu, malah nyenengin kawan dulu
Iing Nasikhin
mc ya pelit gk pernah, kasih duit ke bawahan,
Samsul Wanci
lanjutkan Thor makin seru ni
Aa
sayang gak ada adegan wikwik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!