NovelToon NovelToon
My BOSS

My BOSS

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Cintamanis / Fantasi / Tamat
Popularitas:822.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sinho

Seorang wanita yang hidup dengan mengandalkan pekerjaannya sebagai seorang pengacara.
Perawakan yang tegas, tak takut apapun dan terkadang Brutal menjadikannya sosok kuat yang sangat di perhitungkan.
Akhirnya mendapat kesempatan emas menjadi salah satu orang kepercayaan Bos Besar yang ternyata punya keterkaitan di masa lalu di waktu kecil.
Bagaimana kisah wanita salah satu kerabat Keluarga Nugraha? Yuk kita ikuti jalan ceritanya.

Salam Sukses, Sehat, Semangat dan jangan lupa Bahagia.
Author Sinho.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sinho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MB 23

Semua sibuk mempersiapkan acara, lebih tepatnya gaun untuk berpesta, ada pengumuman dari Boss jika ulang tahun perusahan yang ke 3 ini akan di adakan di sebuah gedung yang berada di hotel mewah.

Sudah empat bulan lamanya Queen menjalani pekerjaannya dan itu sangat membuatnya bahagia dan puas akan hasil yang didapatkan.

"Kita harus pilih gaun yang elegan dan mewah, bagaimana menurutmu?" Tanya Elsa yang sudah menemani berbelanja di butik berkelas.

"Aku sih apa saja, yang penting nyaman dan pantas" sahut Queen dengan tangannya yang sibuk memilih-milih gaun yang ada di sana.

Tak kalah sibuknya, Elsa dengan kecerewetannya juga bersemangat kesana kemari memilih gaun yang nanti akan di pakai ke pesta, maklum satu tahun sekali, dan ingin memberi kesan spesial di hari penting perusahaan.

Berakhir dengan keringat yang membanjiri wajah kelelahan, Queen dan Elsa terpaksa segera pergi setelah mendapat kabar dari Arron akan mengajaknya berkumpul dengan komunitas orang-orang kepercayaan nya, siapa lagi kalau bukan dengan Diky dan Sammy.

Tiba di sebuah Resto, ketiga laki-laki tertawa melihat kedatangan mereka berdua.

"Aku menyuruh kalian datang kesini, bukan lomba lari" ucap Arron.

"Tapi perintah anda kelihatan sangat genting tuan, lain kali ditambahkan lagi kata-katanya, santai saja gitu" ucap Elsa sambil menata nafasnya.

Sementara Queen mendapat sambutan dari Sammy untuk duduk di sebelahnya.

"Makasih Kak Sammy" ucap Queen lalu mengambil minuman dan langsung menghabiskannya, sementara Arron hanya memperhatikan sekilas saja, memastikan jika Queen tak sampai dehidrasi.

"Kenapa kita harus ngumpul disini?" Tanya Queen penasaran.

"Makan siang saja, lama kita tidak ngumpul kan?" Jawab Diky sambil tersenyum.

"Kalian sudah selesai belanjanya?" Sambung Arron.

"Sudah Kak"

Gubrak

Semua terdiam, ada yang aneh, dan ketiga orang itu langsung menatap Queen.

"Ada apa?" Queen merasa menjadi terdakwa.

"Kamu tadi manggil Tuan Arron apa?" Tanya Elsa yang takut salah akan pendengarannya.

"Kak Arron, memangnya kenapa?" Tanya Queen santai sambil menyomot makanan yang sudah melambai-lambai pada dirinya.

Elsa yang baru saja mendengar hal itu langsung terkejut dan tangannya memeriksa suhu badan Queen yang berada disampingnya.

"Kenapa sih, aku sehat, ini lagi pengen makan banyak" Queen melempar tangan Elsa yang menyentuh dahinya.

"Kita sudah sepakat, jika tidak berada dalam kantor atau bersama orang-orang kantor, Queen aku suruh panggil kak, sebutan Tuan terasa tua buatku" ucap Arron.

"Oh" ketiga orang yang baru tau langsung ber oh ria, akhirnya mengerti apa yang sudah terjadi.

Tidak masalah sih, tapi entah kenapa Sammy dan Diky merasakan sesuatu yang berbeda dialami oleh sahabat lamanya yang tak lain adalah Arron Gustavo.

"Ada rasa?" Tanya Diky berbisik ke telinga Arron.

"Jangan ngawur" jawab Arron dan membuat kedua sahabatnya tertawa.

"Kalau kamu tidak mau, aku akan gass" sahut Sammy.

"Jangan macam-macam!" Ancam Arron yang kedua kalinya sukses membuat sahabatnya tertawa.

"Aku serius, dia bukan tipe wanita yang bisa diajak main-main saja, kalau okey aku ingin menjalin hubungan" sahut Sammy.

"Benarkah?, aku tidak yakin kamu akan tahan dengan satu perempuan"

Arron pun langsung tertawa, disusul dengan Diky dan juga Sammy.

"Aku pecinta kebebasan, mana mungkin mau terikat dengan yang namanya pernikahan" ucap Sammy ditengah-tengah tawanya.

Diky menyambung pembicaraan, tentang keberangkatan di acara pesta yang akan diadakan besok malam, tentunya bepamit pada semua teman jika akan berangkat bersama dengan keluarganya.

Sammy menawarkan tumpangan mobil mewahnya kepada Queen dan juga Elsa, keduanya setuju dan bersemangat untuk berangkat bersama, bagaimana dengan Arron?, tentu sang tuan rumah akan di dampingi oleh wanita tersayangnya.

Akhirnya waktu makan siang sudah dilakukan, saatnya semua kembali lagi.

"Aku antar saja, bagaimana?" Ucap Sammy.

"Tidak usah, biarkan mereka berdua aku antar" sahut Arron.

"Tidak perlu kak, aku dan Elsa bisa pulang sendiri, lagi pula Elsa bawa mobil juga"

"Oh, okey" Arron dan Sammy membalas lambaian tangan Queen dan Elsa.

Tepat diseberang jalan, Queen seperti melihat seseorang, sebelum masuk mobil dirinya diam mengamati.

"Wanita itu, bukannya?" Gumam Queen bicara sendiri.

"Ada apa?!" Seru Elsa saat melihat Queen masih terpaku di tempatnya.

"Tunggu bentar!" Jawab Queen masih terus memperhatikan.

"Cepat, kerjaan masih banyak, jam istirahat siang sudah habis ni!" Teriak Elsa.

Terpaksa Queen masuk dan mengikuti kemana mobil Elsa pergi, tentu saja ke perusahaan, mau kemana lagi, menyelesaikan tugas dan segera pulang tanpa harus lembur lagi, itulah cita-cita keduanya hari ini.

Tiba di dalam kantor, Queen langsung masuk ruangan begitu saja, Elsa sampai menggelengkan kepala melihat kediaman Queen yang terlihat aneh baginya.

"Kesambet apa itu anak" gumam Elsa sebelum melangkahkan kaki menuju ke ruangannya sendiri.

Bagaimana dengan Queen?, duduk termenung di kursi kerjanya, matanya menatap ke sebuah dinding, nampak sekali disana sedang mencari kejelasan.

"Aku yakin, wanita itu adalah_"

"Queen?" Sebuah suara memutus pemikirannya.

"Ya Tuan, ada apa?"

"Besok malam datang lebih awal ya, kasih tau Elsa, aku butuh kalian untuk menyambut semua tamu undangan, aku percayakan hal itu ke kalian"

"Siap Tuan"

"Kak, lupa?" Arron membenarkan.

"Oh, iya kak, siap"

Queen lalu mengambil ponsel dan segera mengirim pesan penting ke Elsa.

*

*

Akhirnya tiba juga waktu yang ditunggu, jam 7 malam Queen dan Elsa sudah berada ditempat, bersama dengan Sammy yang menepati janji menyusul keduanya.

"Aku akan bergabung dengan para tamu undangan" ucap Sammy berpamitan.

"Iya kak Sam" jawab Queen dengan senyuman yang membuat Sammy terkadang tak bisa berpaling begitu saja.

"Jangan terlalu banyak senyum Queen, akan banyak hati yang terluka" Sammy bicara sambil tersenyum dan melenggang pergi.

"Ck, ada-ada saja" ucap Queen yang kini tengah memastikan acara berjalan seperti yang diharapkan.

Mengecek semua persiapan yang ada, Queen sesekali harus cepat bertindak jika ada satu saja hal yang kurang pantas terlihat oleh mata, maklum sang Boss wanti-wanti acara harus berjalan tanpa mengecewakan.

Terlihat wanita berpakaian merah tengah menebar senyum dan pesona dengan pakaian yang lumayan seksinya, terlihat cantik memang, dengan menonjolkan semua bentuk tubuh dan kulit yang lebih mirip hampir tela-njang.

Queen hanya mengangkat bahunya saat Elsa dari sebrang sana tertawa akan sosok kekasih Boss nya.

Tak lama kemudian, terlihat Arron menghampiri.

"Terimakasih Queen, semua nampak sempurna"

"Sama-sama kak"

"Aku pergi dulu"

"Okey" sahut Queen sesaat menatap Arron yang pastinya menjemput sang pujaan hati, lalu segera berbalik_

Brug

"Shiit!, apa-apaan kau_" seorang laki-laki yang tertabrak oleh Queen membeku di tempat saat matanya menatap utuh ke wajah Queen yang mau meminta maaf.

Begitu juga Queen yang sepertinya tak asing dengan wajah laki-laki didepannya, dan baru-baru ini melihatnya bersama seorang wanita yang sangat dikenalnya.

"Maaf Tuan, saya tidak sengaja" ucap Queen dengan segera.

"Oh tidak apa-apa, maaf tadi sempat berkata kasar padamu"

"Tidak apa-apa, saya yang salah, tidak sengaja menabrak anda"

"Tidak masalah, kau cantik sekali, siapa kamu?" Tanya laki-laki itu dengan tatapan matanya yang aneh bagi Queen, dan sepertinya dia harus waspada.

"Saya Queen, bekerja di perusahaan tuan Arron"

"Oh, jadi anak buah Tuan Arron, tapi pakaian mu sangat aneh dan tertutup, bukan orang yang dipekerjakan di Club kan?"

Ini laki-laki memang sepertinya tampang penggoda, mau mencari mangsa rupanya, dasar buaya, belum tau sedang berhadapan dengan siapa.

"Perkenalkan, saya direktur ke dua perusahaan Gustavo Company"

Laki-laki itu terkesiap, lalu terdiam menatap Queen yang semakin risih.

Bersambung.

Siapa kira-kira laki-laki itu?, yuk jangan lupa KOMENnya, LIKE, VOTE, HADIAH dan tonton IKLANNYA.

1
nurlizan lizan
kak kok mahal amat biaya oprasinya, knapa tdk ikut bpjs saja sih kan kurang mamp, walaupun ad pembayaran tdk akan semahal itu💪
nurlizan lizan
the power of queen👍👍👍👍👍
Novita Sari
Luar biasa
Anonim
❤️❤️❤️
Neng Tuti
ga ikut BPJS nya ibunya Dini mahal banget biaya RS nya
Atiek Endang Mintarti
halalan toyyiban gak tuh🤣
Murawaroh
lanjut. ceritanya
Itse
keren bgt
Rina Arie
sukaaaa
Anonim
gw nunggu dr tadi..aneh kok kaisar d kel nugraha ga pantau queen...aneh ni othor..gw nunggu aksi kel nugraha..ehh malah muter2 cerita si victoria..
Anonim
bertele2
⋆.˚mytha🦋
baguuuuuussss bangeettt
⋆.˚mytha🦋
seruuu... berasa kaya nonton film goblin /Angry//Determined/
⋆.˚mytha🦋
maaf kak thor, fee yg bener kak thor bukannya vie🙏🏻
Erna Pohan
apapun yg penting duit 🤣🤣🤣👏👏👏
Fielov
gmn dg Elsa dan Ella,,,blm ada kejelasannya....
Siti Sopiah
ratu devil dari neraka lah ini serakah semua orang mau di bunuhnya
Siti Sopiah
ratu perangai macam devil 👿👿👿
altanum
cerita tentang keluarga nugraha memang tidak ada habisnya,tentang keseruan serta keakraban yg terjalin.
apalagi dikemas dengan apik oleh author jadi nyaman membacanya sambil berimajinasi dengan pertarungan2 mereka.
keren thor
untuk ella dan elsa yang belum terkuak disini
terus semangat berkarya thor 🥰🥰🥰
Siti Sopiah
waduh dah jd cinta segitiga ni.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!