Revisi . Kisah seorang Kinanti Rara Abibawa puteri seorang pengusaha sukses , yang hasil diculik dan hidup dalam kesengsasaraan dan kepedihan , di saat usia Kinanti sembilas tahun , kinanti bertemu dengan seorang pria yang membuat keduanya saling jatuh hati tetapi cinta mereka pun terhalsng restu ibunda Brataseno . bagaimanakah cinta mereka untuk selanjutnya ? mari kita simak
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azizah sulaeman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BALAS DENDAM
Disebuah hotel bintang lima , Sisilia dan edwar sasongko biasa bertemu menghabiskan malam malam syahdu nya dengan kenikmatan yang tak bisa di katakana dengan kata kata .
Sayang terus sayang “ ehmm , Sisilia menggeliat kegelian .bibir tebal nya edwar terus menjilat menghisap leher jenjang Sisilia .
“ Lumatan Edawar terus turun ke bawah , menjilat dan menyesap sementara tanganya Edawar meremas kedua gundukan besar Sisilia .
“ di penghujung bercinta mereka , kedua nya meneriakkan nama masing masing.
“ ooooooh baby kau sangat hebat , edwar mencabut penyatuannya setelah dirinya mengeluarkan cairan kental yang terasa bau bau pandan .
“ Perselingkuhan Sisilia terus berlanjut ia tidak merasa berdosa , karena ? ia melakukannya untuk ajang balas dendam dan menghancurkan hidup dan kekayaan Brataseno .
“ Aku , mau kau melakukan sesuatu untuku Baby ucap edwar . flashback empat tahun yang lalu .aku bisa membantu papa mu , keluar dari jeratan hukum asal kau bisa menghancurkan hidup seorang Brataseno. ujarnya dengan kilatan amarah yang terlihat dari sorot matanya .
Ya aku akan melakukanya asal kau bantu aku , dengan cara aku harus bertemu dulu denganya ujarnya
Ya aku akan membantu jalanya , kau bikin Brataseno jatuh hati padamu ucapnya dan jangan lupa ambil alih semua asset nya , dan untuk hasilnya kita bagi dua rata ucapnya dengan tegas .
“ Ok deal ucap meraka bedua .
“ Kek , kenapa ? kalau bayu ngak di ajak umma dan abi ke kota ? Bayu pingin ikut sama umma dan abi . rengek Bayu pada kakeknya ,
Iya , nanti kita ke Umma dan ke Abi , kalau kakek udah selesai kerja di sawah sahut kakenya .
“ Rahadi bagaimana perizinan pembangunan untuk pabrik di desa saka ucap Brataseno ?
Udah selesai semua tuan . jawab Rahadi .
“Siapkan sekarang untuk perjalanan ke desa itu Rahadi , ucap Brataseno sambil membereskan berkas berkas yang sudah di tanda tanganinya .
Baik tuan , jawab Rahadi
Brataseno berjalan di ikuti oleh Rahadi , sesampai di basement ,Rahadi membukan pintu mobil buat tuanya , dan sang tuan pun masuk dengan duduk di jok belakang .
Mobil pun mulai bergerak berjalan , keluar dari area perusahaan Brataseno , dan sopir pun mulai menancapkan gas nya menambah kecepatan mobil , Brataseno pergi ke desa saka sebetulnya bukan untuk melihat pabrik yang sedang di bangunya , tetapi untuk mencari tahu sosok anak laki laki yang beberapa bulan ini jadi pikiranya , karena melihat wajah anak laki laki itu sangat mirip denganya .
Mobil pun mulai masuk jalanan desa , waktu yang di tempuh dari ibu kota ke desa saka memakan waktu empat jam .
Tuan , apa kita ke hotel dulu , apa langsung ke pabrik tanya Rahadi .
Rahadi , pesanan saya kemaren apa di bawa ? tanya Brataseno tanpa menjawab pertanyaan Rahadi .
Sudah saya bawa semua tuan , ada di bagasi jawabnya . oh ia tuan kita langsung saja ke rumahnya pak lurah usul Rahadi, saya mendengar dari warga disini yang tahu tentang asal usul anak kecil itu hanya pak lurah ucapnya .
Hmm ….baiklah , masih jauh dari sini ? tanya Brataseno
Di depan belokan yang kedua tuan balas Rahadi
Mobil pun berhenti di sebuah rumah yang cukup besar , tampak kelihatan seorang laki laki setengah baya duduk di teras rumah .
Rahadi keluar duluan , membukakan pintu intuk tuanya .
Permisi pak , Rahadi membungkukan tubuhnya ke si pemilik rumah ,
Oh pak Rahadi , sapanya dengan ramah.
Pak lurah , beliau tuan Brataseno .ujar Rahadi menunjuk tuanya dengan sopan .
Oh iya , selamat datang tuan Brataseno .
Pak lurah mengulurkan tangan dan langsung di sambut oleh tangan Brataseno .
dan satu lagi setelah kata itu tanda koma atau titik tidak ada spasi.
baru setelah ada tanda titi atau koma ada spasi untuk kata selanjutnya...
punyaku di Bab 1 sampai 10 masih belum baik peletakkan tanda koma dan titiknya, tapi dari Bab 11 sampai sekarang Alhamdulillah udah ada perbaikan...
Bayu membalas pelukan Brataseno dan kepala kecilnya menelisik ke dada sang ayah.
Satu Minggu setelah Bayu di culik, pencarian dari pihak kepolisian setempat dan keluarga Gilang masih belum.
pengen gue 👊👊 😡😡