menceritakan tentang saidah yang harus menikah dengan laki-laki pilihan ayahnya yang sedang sakit keras.untuk memenuhi permintaan terakhir ayahnya akhirnya saidah setuju menikah dengan laki-laki pilihan ayahnya.akankah pernikahan ini akan berakhir bahagia disaat laki laki yang disukai saidah kembali ke dalam hidupnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sylvia Rosyta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23
sementara itu Hasan yang tidak memikirkan akan dirinya sendiri akhirnya tertabrak mobil yang melaju dengan cepat.DDDUUAARRR......tubuh Hasan terpelanting jauh akibat tabrakan itu.seluruh jalanan di penuhi oleh darah hasan
semua tubuh Hasan mengeluarkan darah.sementara saidah yang melihat hal itu langsung berlari menuju ke arah Hasan.ia menjerit keras karena kejadian itu.ia sandarkan tubuh Hasan yang penuh dengan darah itu pada pangkuannya.tidak henti hentinya saidah menangis kencang
"mas........mas.... bangun mas...... kumohon bangunlah mas......" teriak saidah yang mencoba untuk menyadarkan hasan.
sementara Hasan yang setengah sadar berkata kepada saidah bahwa ia senang saidah bisa selamat.
"saidah.... syukurlah kalau kau tidak apa-apa.karena kalau tidak aku....aku....." ucap Hasan dan langsung kehilangan kesadarannya
"ha... tidak mas.... jangan pernah sekalipun untuk meninggalkan saidah sendirian..... tolong aku panggilkan ambulance...... cepat..........."ucap saidah yang ketakutan akan kehilangan hasan.
tidak lama kemudian ambulance datang dan segera membawa Hasan ke rumah sakit umum.sesampainya di rumah sakit, saidah tidak pernah melepaskan tangannya dari tangan hasan.ia terus menggenggam tangan suaminya dengan erat
.tapi genggaman erat itu harus saidah hentikan atas perintah dari suster dan dokter yang menangani hasan.saidah akhirnya melepaskan genggaman tangannya dari tangan suaminya.dan membiarkan suster membawa tubuh Hasan ke kamar ICU.sementara itu saidah memohon kepada dokter agar menyelamatkan nyawa suaminya.
"dokter.....aku mohon selamatkan nyawa suamiku dok......aku tidak punya siapa siapa lagi selain suamiku dok...." pinta saidah sambil menangis
"ibu.....tenang dulu.saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menyelamatkan nyawa suami ibu....."ucap dokter dan langsung masuk ke kamar ICU
sementara itu di kamar ICU, tubuh Hasan dibersihkan dari darah yang keluar akibat kecelakaan itu.banyak darah yang keluar dari tubuh Hasan.hal itu membuat Hasan semakin kritis dan melemah.
melihat hal itu dokter langsung memberikan alat bantu pernapasan pada hasan.bukannya membaik melainkan tubuh dan detak jantung Hasan tetap saja melemah dan makin menurun drastis.
dokter kemudian memerintahkan kepada suster dan perawat agar memberi kejut jantung untuk mengembalikan detak jantung Hasan yang melemah.berulang kali dokter memberikan alat kejut jantung pada Hasan tapi masih tidak ada reaksi.tapi setelah yang terakhir, akhirnya detak jantung Hasan kembali.
"suster tolong bilang kepada istrinya bahwa suaminya sedang kritis.dan ia butuh donor darah o positif secepatnya."minta dokter pada suster.
"baik dokter....."jawab suster.setelah itu suster keluar dari kamar ICU dan memberitahukan kondisi Hasan saat ini pada saidah.
"suster.... bagaimana keadaan suami saya sus ?....."tanya saidah dengan cemas
"suami ibu sedang kritis saat ini.dia banyak kehilangan darah.dokter menyuruhku untuk memberitahu pada ibu, untuk segera membawa donor darah o positif secepatnya untuk suami ibu." jawab suster.
"darah sus...."
"iya Bu.disini jarang sekali tersedia darah o positif, karena darah itu sangat langka bu.hanya sedikit orang yang memiliki darah itu." ucap suster.
"tapi di keluarganya cuma ibunya yang punya darah o positif itu.tapi ibunya mas Hasan sudah meninggal sus.sedangkan saya dan ayahnya suami saya itu golongan darahnya B positif." jawab saidah
"kalau begitu ibu secepatnya untuk mendapatkan donor darah itu."jawab suster Dan langsung meninggalkan saidah sendiri dalam keadaan cemas dan bingung
nyicil dulu bacanya yaa thor, aku lagi kejar deadline
sangat berbanding jauh jika novel suami yang selingkuh , pasti suami dibuat dapat karma, menderita, nangis2 menyesal, mengemis2 maaf, berjuang mati2an dapat kesempatan, dan istri dibuat tegas pergi dan tidak mudah memaafkan, akan dihadirkan lelaki lain yang baik pada istri dan berpeluang besar menggantikan posisi sang suami