"Satu-satunya yang menjadi alasanku adalah, seorang Wanita Malam sepertiku tidak akan pernah menjadi Bidadari Surga untuk Lelaki setulus, Om Garret."
"Saya tidak peduli Haura, saya tahu ini berat untuk kamu, tapi bagi saya, Bidadari Surga bisa datang dari tempat manapun bahkan dari tempat paling ternoda."
Dikhianati suaminya yang menikah lagi dengan perempuan lain, Haura seorang istri yang terpaksa menjadi wanita malam karena masalah Ekonomi, harus menelan pil pahit tersebut.
Depresi, sedih, dan kehilangan arah, Haura semakin larut dalam dunia malam, sebuah insiden membuat Haura tidak sengaja mencelakai seseorang yang sangat berpengaruh.
Melarikan diri, didalam pelariannya Haura bertemu Garret, Mantan Pelanggannya yang membawa dirinya untuk sembunyi di Mansion keluarganya dengan status seorang Istri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 23 | Rencana Besar Untuk Haura
Beberapa waktu berjalan setelah kejadian rahasia besar itu terungkap, Haura sudah melewati masa iddahnya, tentunya sulit karena gangguan terus datang dari Helena, tapi hari ini mereka benar-benar akan melangsungkan pernikahan mereka.
Garret dan Haura kini datang bersama di kantor Wedding Organizer ternama di kota xxx yang juga merupakan kenalan dari Garret.
"Kamu sudah siap?" tanya Garret kepada Haura yang membuat Haura mengangguk yakin.
Gadis berjilbab hitam dengan setelan berwarna senada, kini berjalan bersama Garret yang tampak memakai kemeja putih masuk ke dalam kantor yang akan mereka datangi.
Sesampainya mereka di dalam kantor tersebut mereka langsung, dihadapkan pada seorang manager yang penuh semangat. Mereka berdua telah lama menantikan momen ini, saat mereka dapat merencanakan pernikahan impian mereka.
"Kami ingin pernikahan yang sederhana tapi modern," ucap Garret dengan suara tegas, menatap Haura dengan penuh keyakinan. Haura setuju dengan senyum tulus di wajahnya.
Karena ini sudah menjadi kesepakatan mereka bersama, sebelumnya.
Manager itu mengangguk, mencatat dengan cermat permintaan mereka. "Sederhana tapi modern, saya paham. Apakah Bu Haura dan Pak Garret, punya ide lain atau tema tertentu yang ingin Anda terapkan dalam pernikahan ini?"
Haura berbicara dengan lembut, "Kami berdua sangat menyukai warna-warna netral dan clean lines. Kami ingin pernikahan ini mencerminkan kesederhanaan dan keindahan dalam hal-hal yang sederhana."
Garret mengangguk setuju, "Kami ingin suasana yang hangat dan akrab, di mana keluarga dan teman-teman kami merasa nyaman. Bukan pernikahan yang mewah dan megah."
Manager Wedding Organizer itu terlihat senang mendengar preferensi mereka. "Saya memiliki beberapa ide yang mungkin cocok dengan apa yang Anda inginkan. Misalnya, dekorasi dengan nuansa modern minimalis, dengan penggunaan banyak elemen kayu dan bunga-bunga segar yang cantik."
Haura tersenyum puas, "Itu terdengar indah. Kami juga ingin acara ini berlangsung di luar ruangan, jika memungkinkan, untuk menciptakan atmosfer yang lebih santai."
Manager itu mengangguk setuju, "Tentu, saya memiliki beberapa lokasi yang cocok untuk pernikahan outdoor. Ini akan menjadi pilihan yang bagus."
Garret dan Haura merasa semakin bersemangat, mereka telah menemukan seseorang yang dapat membantu mewujudkan pernikahan impian mereka. Dalam pembicaraan lebih lanjut, mereka membicarakan detail-detail seperti catering, musik, dan lainnya, dan semakin yakin bahwa pernikahan sederhana mereka akan menjadi hari yang indah dan berkesan, setelah setuju dengan hal itu, Haura dan Garret segera berpamitan kepada Manager tersebut untuk segera menuju lokasi selanjutnya.
"Kita udah reservasi sama Ahli Perhiasan, dia punya Toko di kota ini jadi kita gak harus ke kota sebelah, kita bakalan kesana yah," jelas Garret membukakan pintu untuk Haura.
Setelah memastikan Haura masuk ke dalam mobil, Garret juga masuk ke dalam mobil untuk duduk di bangku setir.
Haura menatap Garret yang tampak menyimpan satu hal di pikirnya.
"Ada apa, Mas?" kata Haura. "Kayaknya Mas Garret, lagi mikirin sesuatu?"
Garret memang memikirkan pernikahan mereka. Namun, bukan itu yang menjadi masalah, melainkan, Arash.
"Arash pasti sudah tahu rencana pernikahan kita," jawab Garret. "Mas takut, dia berbuat nekat."
Haura terdiam, dia sangat setuju dengan hal tersebut. "Tapi dia belum ada tindakan."
"Memang belum, tapi tenang aja, Mas akan memperketat pengamanan nanti."
-
Sementara itu di tempat lain.
Helena dan Arash bertemu di sebuah kafe, dimana Helena yang mengajak Arash, sebenarnya Helena sudah tahu maksud dan tujuan Arash kepada Garret dan Haura maka dari itu, dia merekrut Arash dalam hal ini. Mereka duduk di sudut yang terpencil, menjauh dari mata orang lain, memastikan bahwa pembicaraan mereka akan tetap rahasia.
"Adik dari Garret, lama tidak bertemu, ada perlu apa?"
Helena menatap Arash dengan pandangan tajam, "Arash, kamu dan aku memiliki kepentingan yang sama dalam menghancurkan rencana pernikahan Haura dan Garret."
Arash mengangkat alisnya, menunjukkan ketertarikannya. "Apa yang kamu rencanakan, Helena?"
Helena tersenyum licik. "Kita harus berkolaborasi dalam menggagalkan pernikahan mereka. Kita tahu bahwa mereka berdua kuat bersama, tapi jika kita bekerja sama, kita bisa menemukan cara untuk memisahkan mereka."
"Apa bisa?"
"Bisa, keinginan kita sama kan?"
"Tapi, tujuan kita yang berbeda," balas Arash. "Tapi apa keuntungan yang akan kamu berikan."
"Kau bisa mendapatkan Haura!"
Arash mengangguk, mengingat dendamnya terhadap Garret. "Saya setuju. Apa yang kamu punya dalam pikiran kamu sekarang?"
Helena mulai menjelaskan rencananya. Dia menjelaskan kepada Arash bahwa dia mempunyai bukti bahwa Haura pernah bermain dengan Daniel, Ayahnya dan Arash setuju.
"Kita akan membuat pernikahan itu menjadi mimpi buruk bagi mereka," kata Helena dengan nada tajam. "Kita akan membalaskan dendam kita dan menghancurkan kebahagiaan mereka."
Arash tersenyum setuju, "Kita adalah tim yang mematikan, Helena. Mereka tidak akan pernah tahu apa yang menghantui mereka."
Dengan kesepakatan mereka, Helena dan Arash mulai merencanakan langkah-langkah jahat mereka untuk menggagalkan pernikahan Haura dan Garret. Mereka tahu bahwa perjuangan mereka akan penuh dengan intrik dan tipu daya, tetapi mereka berdua sama-sama berkomitmen untuk mencapai tujuan mereka yang gelap.
Padahal Helena sekarang tengah di peralat oleh Arash secara tidak langsung, seperginya Helena, Arash tampak diam di kursinya dan tersenyum licik. "Selain itu, aku akan membeberkan bukti bahwa Loki adalah mantan suami Haura, seberapa berantakan keluarga kalian setelah ini."
-
bodo mau aja kerja sama dgn arash, mlh hsncur sdr kamu