NovelToon NovelToon
CINTA LUAR BIASA - CHAPTER TWO

CINTA LUAR BIASA - CHAPTER TWO

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:437.2k
Nilai: 5
Nama Author: laplusbelle

Ini tentang kisah Aura Lika Girindrawardhana dan Aurora Kila Girindrawardhana

Si kembar yang berbeda, sifat dan pilihan pria.

Akankah mereka mendapatkan pria yang seperti ayahnya? Raditya Bayuaji Girindrawardhana?

[sebelumnya harus baca Cinta Luar Biasa part 1]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon laplusbelle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Found Love at a Bookstore

Kila mempercepat keberangkatannya ke Jerman hanya berselang dua hari setelah video call pertamanya dengan Hugo. Ia rindu dan kerinduan itu sudah mencapai puncaknya, ia juga sangat menyayangi pria itu, Kila tidak ingin Hugo memendam perasaan yang sama dengannya.

Dalam dua hari Kila menyerahkan pekerjaannya - Girindrawardhana Timberland kembali kepada Radit, ayahnya. Dan ayahnya sangat mengerti tentang keputusan anak bungsunya, mendukung sepenuhnya kepergian Kila ke Jerman.

Cinta harus di jemput, bukan ditunggu.

Kila juga sempat menggelar rapat dengan Hendra beserta anggota Black Panther, menyerahkan segalanya kepada Hendra dan Windra baik Hauptsitz dan komunitas mereka. Kila benar-benar melepaskan semuanya demi satu orang yang dicintainya sepenuh hati.

35 jam kemudian...

Wanita bertanktop putih dengan rambut hitam yang dibiarkan tergerai terlihat asyik membaca koran lokal yang berbahasa inggris di restoran hotel, wanita yang tak lain adalah Kila. Semalam ia tiba di Berlin, namun memilih belum mengabari Hugo perihal kedatangannya. Nanti sore Kila akan mengabarkan kepada pria tersebut, selepas jam kantor.

Sembari menunggu sore tiba Kila akan berjalan menikmati suasana musim panas di Kota Berlin, musim yang sama saat bertemu Hugo 4 tahun yang lalu.

Kila menyesap tegukan terakhir hot cocoa menu sarapannya yang dipadukannya dengan bread rolls. Cukuplah membuatnya kenyang, Kila berencana akan makan siang di luar, mungkin doner kebab yang sangat terkenal kota ini.

Setelah berjalan menyusuri pedestrian hingga berapa blok dari hotel tempatnya menginap, mata Kila kemudian terpaku pada toko di depannya. Bangunan tua berlantai satu berdinding bata kuning, kaca besar melengkung memperlihatkan buku-buku yang tersusun di meja beserta rak-rak tinggi di dalamnya. Alam bawah sadar Kila yang kemudian membuatnya memutar kenop pintu toko tersebut.

...

Hugo yang termenung menatap lalu lintas yang tidak begitu ramai untuk ukuran jam 11 pagi hari itu, ia baru saja bertemu dengan rekan bisnisnya di sebuah restoran kecil di Gabriel Street, hanya sebuah sarapan santai diselingi pembahasan bisnis yang mereka kerjakan.

Jika berkaitan dengan pekerjaan Hugo akan meminta sopir pribadinya - Mr. Alard untuk menjemput dari rumah, tentunya Freddy asistennya juga ikut.

Sejak 3 hari yang lalu Hugo selalu membawa ponselnya kemana pun, itu karena ada gadis yang selalu sukses membuatnya tersenyum sekaligus merindu ketika membaca balasan-balasan pesan darinya.

"Mr. Alard saya mau singgah di Butcher sebelum ke kantor" kata Hugo melihat rute jalanan.

"Baik Mr. Navarro" sahut Mr. Alard.

Lamunan membawanya kepada Eric Navarro -papanya. Akhir-akhir ini Eric seperti mencari-cari alasan agar Hugo datang ke Navarro Pusat, yah ia tidak berkantor sama dengan papanya. Mr. Navarro yang jahat itu berkantor di Navarro Pusat yang berada di barat kota Berlin, sebuah bangunan yang lebih wah dibandingkan bangunan kantor Hugo yang hanya bertingkat 7 namun berada di pusat kota.

"Kita sudah sampai Mr. Navarro" kata Mr. Alard sopirnya yang langsung turun dan membukakan pintu untuknya.

"Kalian tunggu di mobil saja" kata Hugo dengan tatapan mengarah ke Freddy asistennyam

Hugo sempat berhenti menatap bangunan berbata kuning klasik dengan jendela kaca yang melengkung, Bucher adalah sebuah toko buku tertua yang berada di Kota Berlin, Mr. Hans sang pemilik toko mengabarinya pagi tadi bahwa buku yang dicarinya telah ada. Sebuah buku dari Margaret Atwood berjudul "Alias Grace" terbitan tahun 1996.

Adalah Kila yang meracuninya dengan buku-buku yang ditinggalkan di Villa Adonara. 4 hari setelah itu 2 buku karangan Margaret Atwood ditamatkannya, membuat Hugo jatuh cinta dengan membaca dan pengarang tersebut.

"Hai Mr. Navarro... Saya tidak menyangka kamu akan datang sepagi ini di tokoku" sapa Mr. Hans riang "aku pikir kamu adalah orang yang sangat sibuk" lanjutnya menguraikan senyuman lebar.

Hans tahu betul siapa Hugo Navarro, hampir se kota ini hapal dengan pewaris tunggal Navarro Group. Kedatangan pria muda di depannya seminggu lalu membuatnya kaget, apalagi Hugo mencari sebuah novel lama yang sudah tidak ada di tokonya. Namun Hans bersikukuh akan mencarikan buku itu, harganya tak seberapa tapi ia menginginkan sebuah jalinan pertemanan dengan orang terkaya di kota Berlin.

"Demi novel itu aku rela kesini Mr. Hans" sahut Hugo tersenyum simpul.

"Ini__saya mendapatkannya di Vienna, Austria. Toko buku kerabatku" sahut Hans pria paruh baya berumur pertengahan 50 tahun itu tertawa ringan menyerahkan novel bersampul putih kepada Hugo.

"Wow... Terima kasih banyak Mr. Hans. Saya akan membayar harga buku beserta biaya pengirimannya" ujar Hugo.

"Tidak ... Tidak perlu. Buku ini saya berikan secara gratis, demi pertemanan kita" tolak Hans menaikkan kedua tangannya.

"Saya akan berutang jika kamu melakukan itu Mr. Hans"

"Sama sekali tidak, demi pertemanan" ucap Hans menjulurkan tangan kanannya

Hugo tersenyum lebar membalas jabatan tangan Hans yang ekspresinya terlihat sangat bahagia.

"Mr. Navarro, apakah kamu sudah mempunyai kekasih?" Tanya Hans setelah jabatan erat tangan mereka terurai.

"Ya.. aku sudah punya..." Jawab Hugo pelan yang mulai membuka halaman depan novel di tangannya.

"Sayang sekali__ " gumam Hans. Sudah menjadi rahasia umum jika Hugo Navarro telah bercerai dengan istrinya 6 bulan lalu, berita perceraian mereka menghiasi koran lokal dan majalah bisnis di Jerman.

"Kenapa?" Tanya Hugo menatap lurus ke arah Hans.

"Seorang gadis yang sangat cantik tadi menanyakan buku sama yang kamu cari, andai kamu belum mempunyai kekasih mungkin bisa mencoba mendekatinya dengan meminjamkan bukumu. Gadis itu masih di sini__ sudah berjam-jam di pojok sana" kata Hans sambil menunjukkan arah ujung tempat gadis yang dimaksudnya.

Hanya dalam sedetik kemudian Hugo tersenyum lebar.

O**h Tuhan, ini tidak mungkin !! Teriak bahagia Hugo, dirinya melihat bagian punggung gadis yang disebut Hans, ia sangat yakin jika itu adalah Kila, cintanya. Bahkan sekarang dirinya seperti jatuh cinta lagi kepada gadis yang sama 4 tahun yang lalu.

"Dia adalah kekasihku yang aku maksud" kata Hugo tertawa ringan membekap bibirnya, kembali menatap ke arah Hans.

Hans hanya melongo, tidak percaya seorang Navarro berekspresi seperti remaja yang baru jatuh cinta.

Wajah berbinar, senyum mengembang penuh dengan jantung berdegup sangat kencang membawa Hugo berdiri tepat di belakang Kila, gadis yang sama sekali tidak merasakan kehadirannya mungkin si cantik ini terlalu asyik membenamkan diri pada bacaan dan musik mengalun di handsfreenya.

"Selamat datang di Kota Berlin, my baby girl" kata Hugo langsung menyusupkan kedua tangannya ke dalam pinggang ramping itu lalu membenamkan wajahnya ke bahu Kila.

Kila tersentak kaget dengan kedua lengan kokoh memeluknya dari belakang, aroma maskulin yang sangat dikenal menguar di inderanya.

"Hugo !!!!" Pekik kecil Kila langsung berbalik menatap wajah pria yang sangat dirindukannya, dia lalu membenamkan wajahnya dalam dada hangat Hugo "Aku rinduuuu..." teriaknya dalam pelukan.

"Aku lebih rindu Kei.... Kapan kamu datang dan kenapa tidak mengabariku?" Tanya Hugo dengan kedua tangannya merengkuh erat punggung Kila, bibirnya mencium puncak kepala kekasihnya.

"Tadi malam... Rencananya nanti sore baru akan mengabarimu" sahut Kila menengadah menatap wajah Hugo yang bertanding senyuman bahagia dengannya.

"Jahat.... kamu menambah semalam siksaan kerinduanku, berarti pesawat yang kamu tumpangi bisa internet? Karena kita tidak pernah terputus pesannya kecuali sejam yang lalu"

"Iyahhh... Aku sengaja memilih penerbangan dengan layanan internet, biar kamu tidak curiga" kata Kila tertawa dengan wajah berseri-seri.

"Ahhhhh... Kei. Jadi kamu ingin memberikanku kejutan?"

"Huum" jawab Kila mengangguk.

"Kamu tahu jika aku sangat merindukanmu, thank you my baby girl sudah datang" ucap Hugo senang, kembali merengkuh tubuh Kila beberapa saat.

"Ayo kita pergi dari tempat ini, sebelum Hans mengusir kita. Buku mana yang kamu pilih?" Tanya Hugo.

Kila kemudian berjongkok mengambil buku-buku yang dipilihnya, ada 5 buku dengan pengarang yang berbeda lalu menyerahkannya ke tangan Hugo.

"Ini buatmu Kei" kata Hugo memberikan novel yang dicari Kila.

Kila tertawa riang begitu melihat sampul buku yang diberikan kekasihnya.

"Hans, aku beli buku-buku ini" kata Hugo meletakkan novel pilihan Kila di atas meja kasir kemudian menarik 2 lembar uang pecahan 500 euro dari dompetnya

"Heii .. itu kebanyakan Mr. Navarro"

Hugo menggelengkan kepala.

"Kamu mempertemukan aku dengan kekasihku, itu tidak sebanding Hans" timpal Hugo menyimpan uang di atas meja, lalu memasukkan novel-novel tersebut ke dalam tote bag Kila yang kemudian disampirkan di bahunya

"Jadi benar dia kekasihmu?" Tanya Hans masih tidak percaya.

"Yahhh... Sudah 7 tahun aku mencintainya" jawab Hugo berseri-berseri "selamat tinggal Hans" lanjutnya kemudian berbalik dan merangkul tubuh Kila dalam lengannya.

"Sungguh pria yang sangat beruntung" gumam Hans melihat pasangan yang tertawa dan saling memandang penuh cinta berjalan keluar dari tokonya

...

Freddy dan Mr. Alard saling berpandangan penuh arti, ada senyuman tipis di bibir mereka, semburat bahagia melihat kemesraan dari jok belakang mobil. Tawa bahagia dari Hugo, boss mereka adalah hal baru yang mereka dengar selama menjadi bawahan pria muda tersebut.

Selama mengenal Hugo Navarro mungkin hanya beberapa kali melihatnya tersenyum itu pun bukan sebuah senyuman yang tulus. Namun sekarang mereka seperti menyaksikan adegan percintaan film genre romantis di dalam mobil. Gadis cantik itu sedang duduk dengan kedua pahanya di atas paha Hugo, sementara tangan mereka saling memeluk satu sama lain.

"Aku masih tidak percaya kamu ada di sini" kata Hugo sambil mencubit manja pipi Kila.

" Ini bukan mimpi, Kakak Hugo" balas mencubit pipi Hugo agak keras.

"Ahhhh, sakit...."

Hugo meringis memegang pipinya tapi tetap bibirnya menyunggingkan senyuman.

"Aku ingin menciummu Kei, tapi aku tidak momen ciuman pertamaku di lihat orang" ujar Hugo sambil menukikkan senyumannya ke bawah.

Wajah Kila merah merona mendengar perkataan Hugo.

"Kita sudah sering berciuman..." Cicit Kila dengan mata menari dan memuja Hugo.

"Tapi bukan dengan hubungan kita yang sekarang...." Sahut Hugo membelai lembut pipi Kila

"Memangnya hubungan kita apa sekarang?"

"Teman makan teman" balas Hugo tertawa, diikuti gelak tawa oleh Kila.

...

Mobil mewah tersebut berhenti di depan bangunan bertingkat 7 yang lantai bawahnya adalah showroom mobil pabrikan perusahaan Hugo, semuanya mengkilap dari dinding kaca putih bening, lantai marmer lebar dan mobil-mobil berbagai jenis dan warna yang dipamerkan tanpa ada debu sedikit pun yang menempel bahkan orang bisa menjadikannya sebagai cermin.

Awalnya Kila menolak untuk masuk mengingat pakaiannya hanya tanktop putih dengan jaket kulit hitam dipadukan jeans denim berbanding terbalik dengan Hugo yang menggunakan suit berwarna dark brown, dengan sepatu boot suede berwarna senada, rambutnya di cepol seperti biasanya.

Tapi bukan Hugo namanya jika mau menerima penolakan Kila, dengan genggaman tanpa ragu pria itu menarik Kila mengikuti langkahnya memasuki bangunan Navarro Group. Pandangan pegawai Hugo pun tertuju ke arah mereka, atau lebih tepatnya kepada Kila.

"Jangan menunduk kekasihku... Kamu nyonyanya perusahaan ini. Tunjukkan nyali leader Black Panthermu" kata Hugo sembari melirik Kila yang berjalan tidak percaya diri.

Kila membalasnya dengan senyuman merekah, begitu pun Hugo membalas raut wajah yang sama.

...

Ruangan kantor Hugo didominasi dengan warna hitam dan ornamen kayu berwarna coklat, lantai marmer berwarna dark grey, sebuah rak buku tinggi di belakang meja kerjanya. Di sebelah kiri terdapat meja panjang untuk meeting untuk 8 orang yang dilengkapi dengan kursi kulit berwarna hitam. Dan Kila duduk di sofa kulit senada dengan warna kursi-kursi yang berada di ruangan tersebut.

Kila memandangi Hugo yang sedang membaca dengan seksama satu persatu map di depannya, pria itu sama sekali tidak meliriknya, tetap fokus dengan pekerjaannya, terkadang Hugo terlihat menuliskan sesuatu di kertas memo berwarna di depan map.

Ini pertama kali Kila melihat Hugo bekerja dengan suit yang membalut tubuhnya, dan pria itu terlihat sangat serius di belakang meja, wajahnya tenang sesekali mengerutkan dahi, bibirnya kadang mengumpat kecil.

Bibir tipis dan manis itu saat melabuhkan ciuman membuat Kila lupa diri. Sekarang hatinya berdesir hebat, jantungnya memompa lebih cepat, andai ia tidak dididik dengan tata krama sejak kecil, Kila pastinya sudah melompat ke pangkuan Hugo berapa menit yang lalu.

"Sudah !!!" Teriak Hugo langsung berdiri dan beranjak ke arah Kila "ayo baby girl, kita pergi dari sini"

"Eh..... " Sahut Kila tidak percaya, ternyata ini alasan Hugo tidak meliriknya selama 45 menit karena kekasihnya ingin cepat menyelesaikan pekerjaannya.

"Kita makan siang dulu, terus kita ke rumah" kata Hugo menarik tangan Kila.

Tadi Hugo meminta kunci kamar hotel Kila sebelum turun dari mobil dan menyuruh Freddy untuk melakukan proses cek out kamar hotel kekasihnya.

Saat keluar dari ruangan kantor, Hugo berbicara dengan 3 wanita yang duduk di meja panjang sebelah kiri pintu ruangan Hugo. Kila menduga bahwa wanita-wanita berparas cantik itu adalah sekretaris Hugo.

Kila mendengar setiap perkataan Hugo di depannya namun dirinya sama sekali tidak mengerti apa yang dibicarakan oleh pria tersebut. Berikutnya Kila dikenalkan kepada ketiga wanita itu dengan Bahasa Inggris dengan percaya diri Hugo mengatakan Kila ada kekasihnya yang sebentar lagi akan jadi istrinya.

"Kita bebas sekarang, baby girl, aku sudah mengatakan kepada mereka untuk mengosongkan jadwalku" kata Hugo dengan senyum jahilnya

"Apaan...." sahut Kila dengan membulatkan matanya

"Honeymoon is coming....!" Seru Hugo tertawa menyeringai.

"Don't you dare.... Aku bisa membantingmu"

"Memangnya kamu berani sekarang?" Goda Hugo tiba-tiba mendaratkan kecupan ringan di pipi Kila.

Arrghhhh... Pipinya pasti merona maksimal apalagi kecupan barusan di hadapan puluhan mata memandangi mereka.

"Kei..... sejak awal aku tercipta sebagai pawangmu. Sebuas apa pun kamu di luar, tetapi satu-satunya yang bisa menaklukkanmu itu cuma aku" kata Hugo terkekeh tak lupa tangannya merangkul bahu Kila, kemudian satu kecupan basah kembali mendarat di pipi gadis itu

###

alo kesayangan 😄

jumat nih, hahahaa

artinya author libur update sabtu n minggu, yeahh 👻

tapi weekend author mau bikin novel baru

dan senin selalu dengan paket double cheese dari Kila dan Hugo

love,

D 😘

1
Cicak Speed
nekad lungo Kei
Cicak Speed
sampe keselek2 mas Hugo mesakne rekk
Cicak Speed
kamu kesuweenn Hugo chan
Cicak Speed
sky n Kai
Cicak Speed
melase Hugo dibilang hantu
Cicak Speed
wet q lupa D kenapa Rien rambutnya pirang ya,,emak bapak nya Indo
Cicak Speed
sedihhh...
Cicak Speed
HUGO CHAN NAVARO
🌼mami cia🌼
ini kali ke tiga aq baca hugo-kila sumpah ini sangat2 manis 😀
Wied Indah Widyastuti
Dari semua karya mu ada garis merah yg bisa ku tarik, bahwa hidup ini indah, berwarna, bahagia bila di landaskan oleh saling mengasihi dengan tulus. Drama dan kawan kawan nya itu hanya milik mereka yang belum paham arti hidup yg semestinya. Terima kasih, keluarga adalah fondasi yang utama dlm meniti kerasnya hidup ini. 🤗🥰
Fawas Aficieanna
ni cerita tentang cinta luar biasa hugo ke kila 🥺
Reyma Bustami
kok aq jatuh cinta ya sama CLB 1 ma 2,,,
Reyma Bustami
cwe bnget dia klo dgn rambut hitam, siapa nama asli aktor ini?
Pak Eko
Dylan aja jgn LG Hugo, enak aja jd laki2 n salah sendiri TDK tegas.
lidya makadada
plontos kyknya lebih jantan🤭🤭
susan
hhh.. hembuskan nafas.
susan
duuuh... berkeping2
L A
ini baca yg kedua kalinya .....
tetap ada di novel favorit ...🌹
Radit Girindrawardhana: ohh haiiii 🥳❤️
total 1 replies
L A
penasaran.....tinggi author berapa yah ini semua tokohnya diatas 170 cm hmmmm
L A: 160 kak hehehehe
total 2 replies
ㅤㅤ
terus berkarya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!