ini lanjutan season pertama jadi baca juga season pertamanya ya ,,,
keysa anak biasa saja, tidak pintar, dan juga tidak diharapkan keluarganya.
Hingga tiba saat dia dipertemukan dengan sahabat Papanya yang memberinya banyak cinta seperti cinta pada anak kandungnya, bukan hanya cinta dari sahabat Papanya tapi juga cinta dari anak-anaknya, tapi penderitaannya belum berakhir.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi Karyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23
"Ao pergi makan " ajak Clarisa
"Kalian berdua pergi saja ,saya masih ada urusan " kata Reno
"Tapi kita sudah lama gak makan bersama " ucap Clarisa
"Nanti kalau ada waktu baru makan bersama "
Evan melihat ke arah Clarisa yang terlihat kecewa.
Malam hari
Reno pulang kerja dan mendengar berisik di lapangan belakang.
Reno berjalan mendekat dan melihat papa nya bermain basket bersama Keysa, Raysa dan Reza.
Eenata menoleh ke arah Reno
"Reno kamu sudah pulang ? ayo mama siapkan makan malam. " ucap Renata
"Gak usah ma,tadi sudah makan di luar, "
Keysa tersenyum ke arah Reno
Reno hanya senyum tipis lalu berlalu pergi masuk ke rumah.
Setelah selesai bermain semuanya masuk
"Kalian harus mandi, " suruh Vino
"Iya pa "
Reno sedang membaca buku di ruang keluarga sendirian ,Keysa mendekat.
"Kak...! " panggilnya
"Ya kenapa? "
"Akhir pekan ayo kelapangan tenis " ajak Keysa
Reno menatap Keysa
"Kalau kakak gak sempat juga gak apa,mungkin lain kali saja " Keysa ingin berlalu pergi.
"Sempat kok,kita pergi pukul 8 pagi ,aku akan menjemputmu "
Keysa berhenti berjalan dan langsung tersenyum mengangguk
"Kau penuh keringat cepat sana mandi "
"Iya."
Raysa dan Reza baru datang.
"Kalian ngobrolin apa ? " tanya Raysa
"Bukan apa-apa " jawab Reno
Raysa dan Keysa mandi bersama
"Key akhir pekan kita jalan mau gak ? " ajak Raysa
"Gue sudah janjian sama teman ,maaf ya Raysa "
"Ah iya gak apa,loe janjian sama siapa? " tanya Raysa lagi
"Itu ,teman kampus "
Akhir pekan
"Ma, pa aku keluar dulu " kata Reno
" Mau kemana? " tanya mamanya.
"Ketemu teman,duluan ya "
Raysa dan Reza juga pamit pergi.
Keysa menunggu Reno di depan kontrakan sambil berjalan mondar mandir.
"Cha,maaf nunggu lama ya? " ucap Reno yang baru datang
"Gak kok kak "
"Ayo naik, pakai helmnya " Reno memberikan helm
"Iya " Keysa tersenyum saat memakai helm.
Mereka melaju kelapangan tenis
Reno memberikan raket ke Keysa.
"kau suka main tenis? " tanya Reno
"Iya ,saat bermain tenis hati kita menjadi tenang,ayo main " jawab Keysa
Mereka mulai main
Keysa menghela nafas karna kalah.
"Ayo main sekali lagi kalau kau menang kau boleh minta apa aja " kata Reno
"Benarkah? "
Reno mengangguk
"Baiklah ayo mulai lagi " ucap Keysa semangat
Keysa dengan semangat mengambil bola
Reno sengaja kalah untuk membuat Keysa senang.
Keysa melompat bahagia.
"Mau minta apa? " tanya Reno
"Taapi jangan marah,"
"Iya apa?katakan saja "
"Belikan makanan 45 bungkus "
Reno tertawa "untuk apa makanan sebanyak sebanyak itu "
"Nanti baru di ceritain,tapi mau gak ? " tanya Keysa lagi
"Iya ayo "
Reno memesan makanan
Keysa tersenyum saat mereka menunggu.
"Ini mas totalnya 800ribu " ucap pelayan
Reno langsung membayarnya.
Keysa naik kemotor "jalannya pelan-pelan ,soalnya aku gak pegangan "
"Iya,terus mau kemana lagi "
"Kesana hanya 500 meter dari sini "
"Baiklah "
Reno berhenti di sebuah gedung.
Keysa berjalan masuk,Reno mengikuti dari belakang.
Anak-anak berlari menyambut Keysa
Reno kaget melihat banyak anak kecil.
"Kakak ganteng ini beliin kalian makanan " ucap Keysa sambil menunjuk Reno.
"Terima kasih kakak "
Reno tersenyum
Sepanjang jalan Reno hanya senyum memikirkan kejadian tadi.
Raysa dan Reza melihat mereka .
"Bukankah itu Keysa dan kak Reno ,kok mereka bisa sama- sama " ucap Raysa bingung.
Reza menatap ke arah Reno dan Keysa.
Jadi ini alasan Keysa menolakku batin Reza
"Sejak kapan mereka dekat ? " kata Raysa
"Mungkin mereka gak sengaja ketemu di jalan " ucap Reza
"Cha nanti sore kita ke tepi pantai liat matahari terbenam mau gak ? " ajak Reno
"Mau kak "
"Sekarang kita cari makan dulu "
"Kakak traktir kan? ". tanya Keysa
" Iya "
Keysa senyum bahagia .
Benar kata orang kita senang, bahagia atau sedih kita sendiri yang ciptakan, apa gunanya perjuanganmu selama ini?
apakah keisya akan terjebak dengan cinta kakak beradik?
selalu menanti ni