NovelToon NovelToon
Mencintaimu Sekali Lagi

Mencintaimu Sekali Lagi

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Beda Dunia / Romansa Fantasi
Popularitas:31.9k
Nilai: 5
Nama Author: Senajudifa

Andaikan waktu bisa kuputar kembali, aku ingin bertemu denganmu di saat yang tepat dan di waktu yang tepat untuk bisa mencintaimu sebagai manusia seutuhnya dan bukan hanya sekedar menjadi bayanganmu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senajudifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 Teror Hantu

Memangnya ada apa sih??" tanya pak Rudi penasaran juga.

"Pokoknya serem banget pak, penghuninya ngamuk karena bukan Sena yang ada di sana, semua penghuninya keluar menampakan diri pada kami berdua, jadi maaf saja jika ditaruh di situ hanya berdua aku dan Amir, kami nggak sanggup!!" kata Anto yang langsung diiyakan oleh Amir!!

"Ahhh...alasan kalian aja nih!! bilang aja kalau di tempatkan di situ kalian tidak bisa berdekatan dengan Siti sama Maisaroh, kan??" kata pak Rudi masih tidak percaya.

"Sudah, sekarang gini ajalah pak...nanti sehabis maghrib bapak jangan pulang dulu, ikut kita kesana sambil bantuin kita, oke?? kita berdua akan buktikan ucapan kita itu benar atau nggak!!" kata Amir sedikit kesal karena ucapannya tidak digubris oleh pak Rudi sebagai supervisornya.

"Oke, saya akan ikut kalian nanti malam jika kalian benar maka akan saya tambahkan teman untuk kalian tapi jika kalian salah mau nggak mau kalian harus tetap berdua di sana sampai Sena masuk kerja kembali!!" kata pak Rudi.

"Cari alasan aja!!" kata pak Rudi sambil berlalu.

Tibalah saatnya selesai maghrib para perawat hemodialisa satu persatu pulang semua.

"Ayo pak Rudi, temani kita!!" kata Anto dan Amir.

Mereka bertiga mulai mengerjakan pekerjaan di sana. Pak Rudi mengelap semua meja-meja pasien dan meja kerja para perawat sedangkan Anto dan Amir berbagi tugas ada yang mengangkat sampah dan ada juga yang menyapu lantainya.

"Coba Amir, kalau kerja ya kerja aja...nggak usah colek-colek pantat saya!!" kata pak Rudi kesal karena dia pikir Amirlah yang mengerjai dia yang sedang mengelap meja dan list kayu jendela pojok ruangan.

Tapi dia sangat terkejut saat dia mendengar suara Amir ada di ruangan lain sedang bertegur sapa dengan Anto yang sedang membereskan sampahnya.

"Kalau Amir ada di sana...terus yang mencolek-colek pantatku ini siapa??" kata pak Rudi mulai cemas.

Perlahan dia menoleh kebelakang untuk memastikan saja, siapa yang ada di belakangnya.

Sosok putih berbungkus seperti lontong diapit dua bocah lelaki berwajah sangat mirip berdiri di samping si bungkusan lontong.

Jika wajah mereka tidak penuh darah tentu mereka adalah dua bocah yang lucu, sayangnya wajah mereka penuh darah dan bagian perut mereka bolong dan robek besar.

Semasa hidup si kembar yang di panggil Sena sebagai Lean dan Leon itu adalah korban penculikan dan organ dalam tubuh mereka diambil oleh si penculik lalu dijual sementara tubuh si kembar dikubur di area sekitar rumah sakit ini sebelum ruangan hemodialisa ini dibangun.

Sementara pocong yang duduk di kursi pojokan dekat jendela yang di panggil Sena dengan sebutan om Cong adalah preman pasar yang ditebas kedua kakinya oleh musuhnya maka dari itu dia hanya bisa duduk saja di pojok ruangan itu.

Mata Pak Rudi mendelik melihat ketiga sosok mahluk itu. Apalagi dia melihat darah menggenang di sekitaran kaki pocong itu tersebut.

Aarrgghhhh...

Pluk...pluk

Dia melempar dua kain yang dia pegang satu kearah pocong dan yang satu kearah bocah hantu itu.

Amir dan Anto lari bersamaan mendengar teriakan pak Rudi dan mereka bertiga bertabrak di samping pintu.

Gubrak...

Mereka bertiga jatuh terduduk dengan jidat yang benjut karena kerasnya tabrakan mereka tadi.

"Bapak kesurupan ya...kok teriak-teriak??" tanya Anto kesal sambil memegang dahinya yang memerah.

"Kesurupan kepalamu yang benjut itu, saya habis di senyumin pocong sama dicolek hantu bocah kembar yang wajah sama perut penuh darah karena perut keduanya bolong!!" kata pak Rudi kesal dan juga takut.

"Nah tadi saya dan Anto bilang juga apa? bapak ngeyel sih, jadi bagaimana ini??" tanya Amir.

"Nggak ada jalan lain kita harus beramai-ramai membersihkan ruangan itu, kalau nggak besok kita bisa kena complain oleh perawat dan pasiennya." jawab pak Rudi.

"Tapi apa pak Rudi yakin...itu pak Rudi sudah ngompol di celana!!" kata Anto.

"Hussshh, jangan nyaring-nyaring...kamu juga jika di posisiku pasti ngompol!!" kata pak Rudi nggak mau disalahkan.

"Pak...itu apa??" kata Anto sambil tangannya lurus menunjuk loker perawat tempat biasa mereka menaruh baju.

"Apa???" kata Amir dan pak Rudi bersamaan.

"itu yang duduk sambil uncang-uncang kaki di atas lemari??" tunjuk Anto dengan bibir gemetar.

Sontak keduanya mengikuti arah tunjukan Anto.

Tampak kuntil anak Kanti duduk senyum-senyum manja di atas loker sambil menatap mereka.

"Ya Allah....Astaghfirullah..." kata pak Rudi ketakutan setengah mati.

Kita benar-benar di teror mahluk penunggu hemodialisa ini!!" teriak pak Rudi lalu lari terlebih dahulu meninggalkan Amir dan Anto.

"Kenapa kalian memandang pacarku seperti itu, kalian suka sama dia ya!!" kata sebuah suara di belakang mereka.

Serentak mereka menoleh dan menjerit bersamaan melihat hantu laki-laki dengan seluruh permukaan wajahnya rata!!

"Lari Mir!!" kata Anto sambil mendorong si muka rata itu.

Mereka berlari keluar ruangan tanpa berani menoleh kebelakang lagi diiringi tawa kuntil anak Kanti dan kekasihnya si muka rata.

Sementara itu Anthony hanya termenung. Sudah dua hari Sena pergi tak memberi kabar apapun kepadanya, menurut yang dia dengar tadi sore saat perawat bertanya pada Anto dan Amir, kata mereka Sena cuti pulang kampung selama dua minggu!!

"Kok kamu tidak mengabari aku Sena, aku khawatir pada keselamatanmu dan keluargamu tau?? tanpa kamu memanggil namaku dan membayangkan aku, maka aku tidak bisa keluar dari tempat terkutuk ini." Kata Anthony.

"Apa kamu sengaja menghindari aku Sen?? Aku tau kok aku hanyalah hantu penasaran, mana layak seorang manusia sepertimu bersanding dengan hantu penasaran seperti aku." Gumam Anthony sedih.

"Benar-benar ganas nih para hantu di ruangan itu, tapi Sena kok berani ya??" tanya pak Rudi.

"Benar-benar Sena lah yang menjadi pawang para hantu tersebut." Kata mereka bertiga.

"Aku sampai malu sama Sena, masa dia perempuan sendirian tapi dia mampu menghadapi hantu ruangan hemodialisa itu!!" kata pak Rudi.

Sementara jauh di desa transmigran tempat paman Said dan istrinya tinggal....

Waktu telah lewat ba'da ashar. Sesuai dengan pesan Juan tadi siang, Toyib hanya mengajak Basri tanpa mengajak Hasan seperti biasanya.

"Ayo cepat Bas...sebelum Hasan menyadari kita tidak mengajaknya ke kota hari ini!!" kata Toyib.

"Memangnya ada apa sih bos...nggak biasa-biasanya kita pergi ke kota tanpa Hasan??" kata Basri.

"Nanti saja ceritanya jika kita sudah tiba di tempat tujuan, Bas!!" kata Toyib menutup truck pick upnya dengan terpal agar sayuran yang dipesan oleh pihak restoran di kota, tetap segar tidak terkena matahari sore.

Lalu keduanya bergegas naik ke dalam pick up dan mulai bergerak meninggalkan rumah Toyib tanpa Toyib sempat berpesan pada bapaknya agar jika Hasan datang disuruh menunggu saja di desa nggak usah ikut ke kota hari ini.

*

*

***Bersambung....

Bagaimana lanjutan kisah cinta antara dua anak manusia yang berbeda dunia itu??

Jangan lewatkan ya...ikuti terus kisah mereka dan jangan lupa dukungannya...

1
Nur Syamsi
Berarti Antony dmsudah bisa masuk dirumah Sena
Nur Syamsi
deg degan terus bacanya
Nur Syamsi
Siapa Sena sbnarnya ya, knpa mrk pada jatuh hati pdanya sprt Anthony, Baron, Firre dan Bian....
Nur Syamsi
Bagaimna nasibnya roh Ningsih ...
Nur Syamsi
🙈🙈🙈🙈🙈
Nur Syamsi
deg degan terus bacanya thor
Nur Syamsi
Tabrani, RT yg menumbalkan warganya, ayo Paman usir pak RT mu dg Pirre
Nur Syamsi
seraaaaam thor
Nur Syamsi
Tdk ada penyesalan didepan yg ada hanya pembukaan, makanya berfikir sblum bertindak,
Nur Syamsi
Bagus Sena itulah jawaban yg tepat PD keluarga yg Tdk tanggung jawab, ayo Sena panggil Antony biar dihajar tu Mertuamu dan anaknya
ulni wati
bagus ceritanya...tapi ngeri² sedep😀
Elisabeth Ratna Susanti
top 👍
Fenti
laaahhhh
Fenti
setangkai bunga 🌹 mendarat 😁
Fenti
setangkai bunga 🌹 mendarat 😁
Fenti
ada apa tuu???
Fenti
heeee kayak dia masih muda saja🤭🤭
Elisabeth Ratna Susanti
keren 👍
Fenti
ya ampyuuun masih aja bertengkar😅😅
Elisabeth Ratna Susanti
lanjut like 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!